Monday, 6 July 2015

Relawan Ichwan ke PTUN


//Tidak Diloloskan KPU
METRO – Tim relawan Ichwan Yunus For Gubernur, tampaknya belum juga menyerah, untuk memastikan jagoannya bersaing pada Pilgub kelak. Setelah dua kali ditolak oleh pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU), relawan Ichwan akan bawa persoalan ini ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negar (PT TUN) di Medan. Alasannya mereka menduga banyak kejanggalan dalam proses penghitungan dan penetapan TMS calon independen Ichwan-Rachmad.
Ketua tim relawan Ichwan for Gubernur, Asra, S.Sos.I membenarkan rencana ini. Hari ini mereka akan langsung menuju PTUN untuk menyampaikan gugatan atas keputusan KPU.
‘’Kita melakukan gugatan ini, karena menganggap bahwa hasil dari keputusan KPU tersebut masih banyak kejanggalan. Maka dari itu, kami akan melakukan gugatan besok pagi di Medan,’’ kata Asra.
Asra mengaku mereka tidak puas dan sangat menyayangngkan atas beberapa kejanggalan yang dilakukan oleh KPU Provinsi Bengkulu. Seperti salahsatunya, adanya ribuan dukungan dari Ichwan Yunus yang hilang dan tidak dihitung oleh KPUD Provinsi Bengkulu.
‘’Ada suara hilang sebanyak 17.000 ribu di 3 Kabupaten (Rejang Lebong, Bengkulu Utara dan Kota Bengkulu) yang tidak bisa di jelaskan oleh KPUD Provinsi Bengkulu,’’ jelas Asra.
Asra juga menegaskan, atas kejanggalan tersebutlah, tim pendamping kami tidak melakukan tandatangan terhadap dukungan yang tidak dihitung itu.
‘’Tetapi anehnya pihak KPU tetap melakukan Pleno terhadap verifikasi tersebut,’’ tegasnya.
Untuk diketui pada waktu sebelumnya, hasil atau jumlah dari suara Ichwan Yunus dan Rachmad Elfi hanya mencapai 166.000 suara. Padahal jumlah suara yang diperlukan yakni harus mencapai 192.000 suara.
‘’Salah satukejanggalana lagi, yakni ketika diketahui jumlah sebelumnya yang mencapai 174.000 suara, namun berubah akhirnya menjadi 166.000 suara,’’ tutup Asra. (kei)

Dukungan terus mengalir ke sultan
//Keluarga soeprapto dukung penuh sultan
BENGKULU RM – Makin hari dukungan politik terhadap Sultan B. Najamudin sebagai calon Gubernur Bengkulu semakin menguat, kali ini dukungan muncul dari keluarga mantan Gubernur Bengkulu yang cukup melegenda Soeprapto. BA. Salah seorang putra Soeprapto, Agus Prihantono Soeprapto secara lugas menyampaikan dukungan ini karena menurutnya dalam diri Sultan terdapat semangat dan niat baik untuk membangun Bengkulu layaknya pak prapto dulu.
‘’Kita sudah berteman baik lama dengan Sultan dan saya lihat dia punya semangat itu (membangun Bengkulu.red), dan jika itu untuk kebaikan masyarakat Bengkulu kenapa tidak didukung,’’  ungkap Agus yang sekarang tekun menjalani usaha perbankan ini.
Agus menambahkan memang tidak mudah untuk menyandingkan seseorang dengan nama besar Soeprapto, terlebih Gubernur yang memerintah Bengkulu selama 11 tahun itu dikenal keberhasilannya dalam memimpin Bengkulu.
‘’Kalo kita tanya sekarang, masyarakat masih banyak menyandingkan pemimpin Bengkulu itu dengan bapak (Soeprapto.red), jadi memang perlu hati-hati dalam memilih pemimpin yang standarnya sudah baik seperti bapak dan kita melihat itu dari diri pak sultan sama seperti kita dlu pernah melihat Agusrin kakanya yang begitu semangat dalam menjalankan kepemimpinan sehingga Bengkulu menjadi lebih baik,’’ terangnya.
Agus melanjutkan, ide-ide cerdas dalam membangun sangat dibutuhkan Bengkulu untuk melepaskan status sebagai salah satu provinsi termiskin di wialayah barat indonesia saat ini.
Selain itu menurutnya secara sejak tahun 2005 dan 2010 dirinya konsisten mendukung Agusrin dalam suksesi gubenrur sebelumnya dan pilihan itu menurutnya tidak salah jika melihat progres pembangunan yang dihasilkan oleh  Gubernur 35 tahun itu.
‘’Dan sekarang giliran Sultan untuk berjuang melanjutkan itu miriplah dengan pak prapto dulu” ungkapnya
Soeprapto. BA sendiri adalah putra jawa kelahiran Pulorejo, Ngoro, Jombang, Jawa Timur, 27 Agustus 1929 dan  meninggal 7 Oktober 2003 pada umur 74 tahun dan menjabat Gubernur Provinsi Bengkulu, menjabat sejak 1978 hingga 1989. Semasa pemerintahannya, ia merupakan gubernur dengan masa pemerintahan terlama. Secara normal, gubernur menjabat selama 5 tahun atau 10 tahun jika menjabat selama dua periode. Ia menjabat sebagai Gubernur Bengkulu selama 11 tahun lamanya.
Soeprapto, BA adalah Gubernur Bengkulu yang ketiga setelah M. Ali Amin, SH dan Drs. Chalik. Tanpa mengurangi nilai darma bakti dan rasa hormat kepada para gubernur sebelum dan sesudah beliau, masyarakat Bengkulu merasakan dan mengakui bahwa pada masa Pak Prapto Provinsi Bengkulu mengalami kemajuan yang cepat dan mungkin salah satu yang tercepat di Indonesiapada zamannya.
Beberapa hasil karya beliau yang monumental antara lain : membuka isolasi Bengkulu dengan membangun berbagai infrastruktur perhubungan darat di dalam dan ke luar provinsi Bengkulu; pendirian Universitas Bengkulu; pembangunan pelabuhan Samudera Pulau Baai, dan pembangunan berbagai infrastruktur untuk meningkatkan swasembada pangan. Selama menjadi Gubernur Bengkulu, banyak kenangan yang masih segar dalam ingatan orang Bengkulu — khususnya di kalangan pegawai pemerintah. Selain kenangan mengenai kepemimpinan beliau, banyak juga kenangan yang lucu dan terasa rugi untuk dilupakan. Pak Prapto dikenal sebagai gubernur yang suka melakukan kunjungan ke daerah-daerah secara diam-diam dan sangat merakyat. (kei/prw)

Caretaker Bupati, Gubernur Harus Pilih Putra Daerah
METRO – Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamsyah,SAg, M.Pd harus mengusulkan orang yang tepat sebagai Caretaker Bupati Mukomuko. Sebelum dikirim ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), gubernur mesti memiliki dasar pertimbangan yang matang. Jika dilihat dari masa jabatan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Mukomuko, H Ichwan Yunus, CPA,MM- Choirul Huda, SH, tanggal 14 Agustus harus meletakkan jabatan. Secara otomatis akan diganti oleh caretaker bupati.
‘’Kepada Gubernur Bengkulu, selaku yang mengusulkan calon caretaker bupati, kami putra daerah Mukomuko meminta untuk mempertimbangkan segala hal. Sebab caretaker adalah pimpinan kami. Lebih kurang satu tahun daerah ini dipimpin caretaker, hingga pelantikan bupati defenitif.  Jika gubernur salah mengusulkan, jika gagal tentu ikut disalahkan masyarakat. Jadi yang lebih penting adalah pertimbangan yang matang,’’ kata Pemuda Kecamatan Teramang Jayam Agus kepada Radar Mukomuko (RM) kemarin.
Lebih lagi H Junaidi Hamsyah kembali berniat untuk memimpin Bengkulu kedepan. Ia mengingatkan, penetapan usulan caretaker apakah ada dasar untuk memperkuat akar kekuatan massa, sebagai persiapan pencalonan, atau murni untuk pembenahan daerah ini. Dalam hal ini, ia mengakui jika dari Pemerintah Provinsi Bengkulu, hanya dua nama yang dinilai lebih layak dari antara yang layak untuk menjadi caretaker bupati. Kalaupun itu memang sebelumnya telah dipersiapkan, ia juga menyebutkan dua nama yang lebih pantas lagi dari tingkat kabupaten.
‘’Karena Junaidi Hamsyah kembali mencalon jadi Gubernur Bengkulu, apakah ada kepentingan untuk memperkuat basis suara. Mungkin saja itu bukan tujuan, melainkan penempatan caretaker benar-benar kepada orang yang dinilai memiliki kemampuan lebih. Jika Gubernur Bengkulu berkenan, kami pemuda asal Kecamatan Teramang Jaya meminta putra Mukomuko Ir Edi Nevian atau ughang sumando Mukomuko, Ismed Lakoni, SE. Sebab, dua pejabat teras Pemprov Bengkulu ini dinilai faham Mukomuko dan pengalaman birokrasi teruji. Namun sebaliknya, jika gubernur menghendaki dari kalangan pejabat Pemda Mukomuko, ada yang berpotensi, Ir Kasmidi Kasim dan Sekda Syafkani. Namun harapan kita, kedepannya dipimpin caretaker, Pilkada bisa aman dan kondusif dan mampu menjalani roda pemerintahan hingga pelantikan bupati depenitif,’’ demikian Agus. (nek)

Perusakan Alat Peraga Calon Dimulai

POLITIK RM – Seiring dengan semakin dekatnya jadwal pemilihan kepala daerah, baik Bupati maupun Gubernur yang diselenggarakan di Mukomuko, persaingan semakin terasa. Bahkan kabarnya dugaan perusakan terhadap alat peraga atau atribut milik bakal calon yang menghiasi berbagai tempat sudah terjadi. Tidak diketahui pasti siapa pelakunya, ada kemungkinan bukan dari pendukung salah satu kandidat.
Salah seorang pemuda, Ansori mengakui sekarang sudah banyak spanduk atau baliho calon yang dirusak, sebagian kemungkinan sengaja di rusak, juga banyak yang rusak lantaran ditiup angin. Menurutnya pelaku perusakan bisa jadi orang yang tidak menyukai calon tersebut, pihak dari kandidat lain atau orang yang ugal-ugalan saja.
‘’Kalau yang rusak sudah banyak, memang ada yang terlihat seperti dirusah, tapi sebagian memang rusak karena badai, apalagi baliho dipasang kurang kokoh,’’ paparnya.
Ketua Panwaslu Mukomuko, mengatakan seluruh alat peraga bakal calon yang ada saat ini belum masuk dalam pengawasannya. Maka apapun yang terjadi, Panwaslu tidak bertanggungjawab, sebab belum ada calon yang ditetapkan. KPU dan Panwaslu akan bertanggungjawab atas calon yang sudah ditetapkan, bukan bakal calon. Bisa jadi mereka yang memasang gambar bukan sebagai calon nantinya.
‘’Untuk pengawasan dan penertiban atribut yang ada sekarang itu tugas pemda, kita belum ada kewajiban. Karena Panwas baru bisa melakukan tindakan bila sudah ditetapkan sebagai calon,’’ tutupnya.(jar)

Friday, 3 July 2015

Ini, 4 Pasangan Cabup & Cawabup

Usai Lebaran Deklarasi Berpasangan
METRO – Setelah Ir. Gafrie Zainunddin mengibarkan ‘’bendera putih’’, peta politik di Mukomuko berubah drastis. Arah partai politik makin jelas, juga pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati mulai terarah. Diperkirkan setelah lebaran idul fitri 1436 Hijriah kelak, masing-masing pasangan akan mendeklarasikan diri.
Isu terbaru, Ir. Wismen A Razak,M,Si hampir final berpasangan dengan politisi PKPI, Wisnu Hadi,SE. Mereka akan diusung oleh NasDem, PPP, dan kemungkinan PKPI, andai dukungan pada Sapuan benar-benar ditarik. Ke dua, Choirul Huda, SH  berpasangan dengan Haidir,S,IP diusung oleh Hanura, Golkar dan Gerindra. Sedangkan H. Sapuan,SE,Ak,MM,CA kemungkinan besar tetap dengan kader PDI Perjuangan Dedy Kurniawan,S.Sos atau Mujiono,S.IP diusung oleh PKB, PDIP, Partai Demokrat dan PKPI. Selanjutnya PAN dan PKS kemungkinan mengusung, Andy Suhary,SE,M.Pd berpasangan dengan Ir. Inzani Muhammad. Untuk saat ini, khusus partai politik, peluang berubah masih cukup besar. Apalagi diisukan, Gerindra masih perluangan digaet Sapuan dan Andy Suhary, begitupun PAN punya peluang ke Huda atau Wismen.
Dihubungi, Wismen belum mau terbuka soal calon wakilnya kelak, karena ia akan umumkan secara resmi saat deklarasi tanggal 26 juli mendatang. Karena bersamaan dengan jadwal pendaftaran ke KPU, politisi NasDem ini berencana gelar acara dengan mendatangkan artis ibu kota. Soal partai diakuinya, sekarang hampir positif diusung koalisi besar, yaitu NasDem, PKPI, Hanura, PAN dan PPP dengan total 13 kursi.
‘’Untuk wakil ini spesial, akan kita umumkan secara terbuka di tengah masyarakat. jadwalnya kemungkian 26 Juli kelak, sebelum mengantar berkas ke KPU,’’ tuturnya.
Sapuan kala dihubungi juga menyampaikan ia akan umumkan wakilnya setelah lebaran kelak. Mengenai kemungkinan politisi PDIP yang belakangan diisukan, Sapuan mengaku semua ada kemungkinan. Untuk partai, ia mengaku banyak parpol bisa digaet syaratnya komunikasi dan komitmen yang bagus. Yang jelas saat ini untuk syarat ke KPU, ia sudah penuhi.
‘’Wakil pasti ada, namun siapa nanti kita sampaikan, apa yang diisukan kawan-kawan bisa demikian. Mengenai partai dari awal tidak ada masalah,’’ paparnya.
Choirul Huda juga menyampaikan hal yang tidak jauh beda, mengenai wakilnya semua akan dibahas bersama partai pengusung. Bisa jadi kader dari partai itu sendiri. Soal pengumuman nama wakil, akan dilakukan setelah semua partai pengusung menemui titik terang.
‘’Kita mungkin untuk wakil dari partai pengusung, sekarang semuanya sedang dibahas. Karena ada beberapa partai yang masih belum final,’’ ungkapnya.
Andy Suhary saat dihubungi, mengaku wakil belum ada kepastian, walau ada usulan dari partai untuk maju bersama kader sendiri. Saat ini dirinya sedang berada di Jakarta dalam rangka lobi partai politik, ada 3 partai yang sedang ia dekati.
‘’Sekarang kami lagi ada pertemuan dengan partai untuk keputusan final, mudah-mudahan lancar, soal wakil akan kita bahas bersama,’’ tutupnya.(jar)



Bakal Diusung Nasdem, RM Menguat di Mukomuko
BENGKULU RM – Sebelumnya 3 Partai Politik (Parpol) sudah siap mengusung, Dr. H. Ridwan Mukti, SH, MH. Kabar terbaru Partai NasDem juga akan memberi dukungan kepada sosok yang dikenal peduli masyarakat ini. Dengan demikian, pria yang akrab disapa RM ini akan diusung koalisi besar dengan 11 kursi dewan. Di Mukomuko sendiri, RM makin diinginkan oleh masyarakat, setelah banyak yang mengenal siapa RM sebenarnya.
Salah seorang warga, Wahid mengaku menyenangi sosok RM, karena gayanya yang cukup enerhgic dan bersahaja. Selain itu, kesuksesan RM membangun  Musi Rawas menjadi alasan kuat, warga meyakini ia juga bisa membawa perubahan besar bagi daerah ini. Untuk Mukomuko RM diprediksi menang dengan selisih suara cukup besar dengan calon lainnya.
‘’Kalau di Mukomuko sekarang Ridwan Mukti makin disenangi masyarakat, kemungkinannya untuk menang cukup besar. Sosoknya disukai, selain itu warga menilai RM peduli dengan siapa saja,’’ tuturnya.
Tim relawan Ridwan Mukti (RM), Miftahul Jasin mengatakan, pihaknya memang sudah mendapatkan rekomendasi pengusungan dari Partai Nasdem yang memiliki 4 kursi di Bengkulu.
‘’Hanya saja, untuk keputusan dan kepastian tetap dari DPP Nasdem di Jakarta memang masih dalam proses, dan belum keluar. Namun, sudah dipastikan tidak akan berubah. Yang penting kita tunggu saja dulu,’’ kata Miftahul, Kamis (2/6).
Disisi lain, Miftahul menjelaskan, seandainya memang bakal didukung oleh Partai Nasdem. Maka, itu artinya kita sudah mendapatkan 11 kursi, dan artinya kita juga tidak akan mempunyai hambatan lagi dalam maju ke Pilkada Desember mendatang.
‘’Yang sudah mendukung kita yaitu, Partai PKB dengan 4 kursi, Hanura 2 kursi dan PKPI 1 kursi. Ini belum lagi ditambah dengan Nasdem. Jika ditambah, maka hasilnya kita mendapatkan 11 kursi di DPRD Provinsi Bengkulu,’’ jelas Miftahul.
Namun demikian, Miftahul menegaskan, terhadap parpol lain. Pihaknya juga akan tetap terus mencari dukungan kepada Parpol yang belum menentukan sikap mendukung balon Gubernur. Termasuk juga seperti contohnya di Partai Golkar.
‘’Untuk di Partai Golkar yang merupakan partai dari RM, memang kita memiliki peluang. Tetapi itu butuh proses dan kita tunggu saja lah dulu,’’ tegasnya.(jar/prw)


Hubungan Legislatif dan Eksekutif Renggang?
//Dewan : Difasilitasi atau Tidak Kami Tetap Kerja
METRO -  Sejak beberapa minggu terakhir, hubungan legislatif dan eksekutif sedikit renggang. Ini ditandai dengan diundurnya beberapa kali sidang paripurna dan pembahasan lain. Persoalan awal, karena eksekutif batal memberikan pinjam pakai aset berupa mobnas untuk mendukung kegiatan dewan, selanjutnya dewan kecewa karena ada beberapa item APBD yang diduga dirubah oleh pihak eksekutif setelah disahkan oleh para wakil rakyat, tanpa koordinasi.
Ketua DPRD Mukomuko, Armansyah,ST kurang setuju jika dikatakan hubungan eksekutif dan legislatif memanas. Yang jelas sekarang para wakil rakyat ini sudah paham dengan pemikiran pihak sebelah (eksekutif red) terhadap dewan. Maka semua anggota kompak tetap bekerja maksimal sebagai wakil rakyat, meski minim fasilitas.
‘’Kalau memanas tidak, yang jelas sekarang dewan tidak pikirkan lagi apapun soal sikap sebelah (eksekutif red), kami tetap bekerja sebagaimana mestinya. Kawan-kawan siap walau tidak difasilitasi sekalipun, ini tugas yang diberi rakyat,’’ kata Armansyah.
Lanjutnya, untuk pemerintahan sekarang dewan segera menyelesaikan SK untuk usulan pemberhentian bupati dan wakil bupati. Setelah itu selesai, dewan mulai menyiapkan segala sesuatu untuk caretaker nanti. Bisa jadi pemerintahan carateker kelak, ada kordinasi lebih baik dengan dewan. Ia yakin pejabat baru bisa bekerja maksimal dan membuat kebijakan lebih profesional untuk kepentingan daerah.
‘’Kesannya sekarang ini dewan mau apa silahkah, sebagai perwakilan masyarakat seolah kami kurang dihargai lagi. Tapi itu bisa saja, semuanya berputar dengan baik seiring waktu,’’ tuturnya.
Salah seorang anggota dewan, Hermansyah,M.Kom mengakui belakangan ini sempat ada kekecewaan dari dewan terhadap pihak eksekutif, sebab janji memberi fasilitas tidak terlaksana. Yang parahnya lagi, dewan merasa dilecehkan, hasil pembahasan bersama dengan mudahnya diubah oleh pihak eksekutif. Sebagai contoh anggaran hanya Rp 500 juta, tahunya sudah berubah menjadi Rp 1 miliar lebih.
‘’Itu saja persoalannya, tidak ada istilah merajuk dan sebagainya. Andai saling memahami dan menghargai, pasti berjalan baik,’’ tuturnya.
Kepala Bappeda Mukomuko yang juga ketua harian, TAPD Herlian,S.Sos,M.Si mengaku semuanya tergantung dewan untuk pembahasan. Yang jelas pihaknya sudah melaksanakan tugas sebagaimana mestinya. Terkait permintaan dewan untuk diberi fasilitas, ia enggan mengomentari sebab merupakan wewenang sekda.
‘’Kalau kita nunggu, jika diundang paripurna tentu kita siap, soal ada hal lain, itu wewenang sekda,’’ tutupnya.(jar)

Thursday, 2 July 2015

Final! Ichwan Gagal Nyagub


//Hasil Hitung Ulang Dukungan
BENGKULU RM – Perjuangan panjang para relawan Ichwan For Gubernur tampaknya tidak sesuai rencana. Hasil pernghitungan ulang syarat dukungan kepada Ichwan Yunus – Rahmat Alfi sebagai calon independen oleh KPU Provinsi sesuai arahan Banwaslu tetap memutuskan Tidak memenuhi syarat (TMT). Dengan demikian pasangan ini batal total bersaing pada Pilkada kelak, kecuali melalui jalur partai politik.
Ketua KPU Provinsi Bengkulu Irwan Saputra S.Ag, MM  menegatakan  setelah dalam proses perhitungan dan penelitian ulang di KPU Provinsi Bengkulu ternyata hasilnya masih juga Tidak Memenuhi Syarat (TMS).
‘’Kita memang sudah melakukan perhitungan ulang atas instruksi dan rekomendasi dari Bawaslu. Namun, hasil dari syarat dokumen dukungan pasangan Ichwan-Rachmad ternyata masih juga TMS. Itu artinya, sudah dipastikan bahwa pasangan balon Gubernur , Ichwan Yunus tersebut gagal untuk maju melalui jalur independent,’’ kata Irwan.
Dijelaskan Irwan, setelah dilakukan perhitungan ulang. Ternyata dalam hasil tersebut diketahui dukungan untuk Ichwan-Rachmad yang memenuhi syarat (MS) hanya berjumlah 166.000. Ini justru sangat jauh dari jumlah yang dibutuhkan untuk MS  yakni harus mencapai 192.600 dukungan.
‘’Sebelumnya memang diketahui hasil jumlah dukungan dari pasangan tersebut mencapai 174.000. Namun nyatanya, setelah dilakukan penelitian ulang ternyata dukungan tersebut malah semakin berkurang, dan hanya mencapai 166.000 dukungan,’’ jelas Irwan.
Lanjutnya, walaupun pasangan Ichwan-Rachmad tidak bisa lagi maju melalui jalur independent atau perseorangan. Namun, masih ada kesempatan dan jalan lain untuk rencana maju pasangan tersebut. Yakni, melalui jalur Partai Politik (Parpol).
‘’Kesempatan untuk maju melalui independent memang tak bisa lagi. Kalaupun mau, ya harus melalui jalur Parpol. Karena syarat dukungan tersebut kan belum masuk ke tahap verifikasi faktual. Jadi, kalau memang masih mau maju, ya silahkan saja melalui jalur Parpol,’’ tambah Irwan.
Sementara, Ichwan yang sempat ditemui beberapa waktu lalu. Justru menegaskan bahwa dirinya tidak akan maju kembali dalam Pilkada bulan Desember mendatang, jika memang tidak bisa melalui jalur independent.
‘’Jika dalam perhitungan ulang, hasilnya masih saja TMS. Maka, saya lebih baik pension saja. Termasuk juga jika ada tawaran untuk menjadi Calon Wakil Gubernur (Cawagub), saya pun tetap tidak akan maju,’’ tegas Ichwan.(kei)

Sultan, Cagub Peduli Desa dan Kemiskinan
BENGKULU RM – Banyak program uggulan yang ditawarkan oleh kaandidat calon Gubernur menarik simpati bagi masyarakat perbaikan infrastruktur , perbaikan tatakelola pemerintahan , pedidikan dan kesehata serta program lainya. Tapi bagi Wakil Gubernur Bengkulu Sultan B. najamudin membangun desa dan mengentaskan kemiskinan adalah prioritas yang perlu mendapat perhatian dan hal ini dibuktikannya sejak menjadi anggota senator mewakili Bengkulu hingga dilantik menjaadi wakil Gubernur saat ini.
‘’Desa adalah ujung tombak gambaran kesejrhteraan suatu negara, karena mayoritas masyarakat di Indonesia tinggal di desa dan data statistik menyebutkan angka kemiskinan di desa masih cukup tinggi khusunya di Provinsi Bengkulu, saya benar konsen untuk hal ini karena jika saudara-saudaa kita yang ada didesa diperhatikan kesejahteraannya maka secara otomatis pergerakan laju ekonomi suatu provinsi akan terangkat dan angka kemiskinan dapat ditekan seminim mungkin,’’ Terang Sultan yang didaulat sebagai ketua Tim Penanggulangan Kemiskinan Daerah Provinsi Bengkulu.
Sultan menambahkan Negara melalui pemerintah pusat dan daerah mesti bertanggug jawab atas kesejahteraan dan permasalahn kemiskinan yang ada di desa maka menurutnya lagi, program pusat seperti PNPM serta program bantuan untuk desa yang juga di anggarkan dalam APBD Provinsi Bengkulu harus diperhatikan pelaksanaanya dan didorong sehingga benar-benar bermanfaat bagi laju kehidupan ekonomi pedesaan.
‘’Saya sering turun kedesa-desa misalnya meninjau pelaksanan program PNPM serta beberapa program yang ditujukan ke masyarakat desa, saya melihat program ini cukup berhasil untuk membantu saudara kita yang ada di desa dn teman-teman fasilitator juga bekerja maksimal bekerjsama dengan warga setmpat untuk membangun fasilitas yang benar-benar dibutuhkan. Begitupun juga beberapa program daerah yang ditujukan kedesa misalnya program listrik madiri dan pembagian bibit gratis bagi petani, tapi memang disana sini masih perlu perhatian dari pemerintah dan kita punya kewajiban atas itu untuk mendorong agar program mambangun desa porinya lebih besar ditahun mendatang,’’  ujar Sultan saat berdialog dengan fasilitator PNPM dan masyarat di kab. Rejang Lebong.
‘’Saya lihat pak wagub ini konsen sekali memperhatikan program pengentasan kemiskinan yang ada didesa kami merasa bangga karena kerja tim fasilitator didesa diperhatikan  dan pak wagub juga tidak segan bertukar fikiran dan menerima masukan dari bawah, dan ini ini penting sehingga program didesa-desa benar-benar terarah,’’ ungkap Erwin salah satu failitator PNPM di kab.  Rejang Lebong.
Sultan menambahkan sejak duduk sebagi anggta DPD priode lalu dirinya benar-benar konsen memperjuangkan UU dana Desa yang saat ini telah berhasil di anggarkan oleh pemerintah pusat sehingga setiap desa memiliki anggaran bantuan tersendiri untuk membangun desa.
‘’Tahun ini UU desa telah disahkan oleh DPR dan dananya akan seger turun, sekarang tugas kita mendampingi masyarakat desa dan memberikan pengetahun kepada aparat desa tentang penggunaan dan tersebut agar tidak bermasalah dan tepat sasaran,’’ kata sultan.
Sultan menambahkan, generasi muda desa yang tergabung dalam karang taruna juga memiliki andil besar dalam membangun desa. Pihak karang taruna desa yang telah sejak puluhan tahun lalu ini.
‘’Karang taruna desa adalah bagian motor pengerak desa banyak program yang bias dilakukan selain juga menjalankan fungsi pengawaan pembangunan desa hendaknya karang taruna lebih kreatif melaksanakan program kerja kreatif untuk kebaikan masyarakat desa,’’ pungkas ketua karang taruna Povinsi Bengkulu ini.(key)  

Gafrie Nyatakan Batal Nyabup


//Langkah Huda dan Andy Makin Mudah
METRO – Satu persatu bakal calon bupati Mukomuko, menarik diri dari persaingan. Ir. Gafrie Zainuddin yang sempat dikabarkan sudah mendapat mandat dari PAN dan sedikit lagi diusung Partai Gerindra memastikan mundur dari pecalonan. Belum diketahui apa alasan pastinya, informasi didapat, Gafrie menarik diri, karena tidak siap menghadapi kerasnya persaingan untuk mendapat perahu, belum lagi pada saat kampanye nantinya.
Terus siapa lagi yang bakal mundur sebelum turun ke gelanggang?. Yang jelas, mundurnya Gafrie dari persaingan, diperkirakan dapat melancarkan laju Choirul Huda, SH dan Andy Suhary,SE,M.Pd untuk memboking perahu PAN dan Gerindra. Karena keduanya hanya butuh 3 kursi lagi untuk memenuhi syarat pendaftaran ke KPU. Namun lika-liku politik masih panjang, bisa jadi muncul kandidat lain yang bakal mengganti Gafrie sebagai jagoan Gerindra. Salah satu isu yang sempat berkembang, bakal kembalinya Mahyudin Yacub yang akrab disapa Jhon Yacub ke gelanggang.
Via telepon genggam, Gafrie mengatakan ia sudah resmi membatalkan rencananya maju sebagai calon bupati. Surat pernyataan gagal maju ini telah disampaikan ke PAN, Gerindra dan beberapa partai lainnya yang sempat dilamarnya. Selain itu dengan rekan-rekan dan keluarganya juga sudah dibicarakan dengan matang.
‘’Saya menyatakan mundur dari rencana pencalonan, surat penyataan mundur telah kita sampaikan ke PAN, Gerindra dan parpol lain yang tempat saya mendaftar. Juga keputusan ini sudah kita pikir matang-matang,’’ ungkapnya.
Terkait alasan pastinya, Gafrie mengaku ia sudah memeplejari semua situasi dan kondisi politik Pilkada saat ini. Atas dasar itu, ia menarik diri dari pencalonan. Ia memutuskan untuk istirahat dari dunia pemerintahan dan mulai menikmati masa-masa pensiun bersama keluarganya.
‘’Kita sudah pelajari kondisi dan situasinya dengan baik, maka saya memilih istirahat saja menikmati masa pensiun dengan keluarga,’’ tuturnya.
Andy Suhary mengaku sudah mendapat kabar jika, Gafrie gagal mencalonkan diri pada Pilkada kelak. Soal apa alasannya, ia kurang mengetahuinya. Soal peluang dirinya maju, Andy mengaku sangat terbuka dan sekarang sedang mengedilkan kesepakatan dengan beberapa partai politik.
‘’Kabarnya demikian, tapi kita tidak paham bagaimana kisah pastinya. Soal persiapan kami sendiri, terus dilakukan, mudahan semua ini ada hikmahnya,’’ ungkap Andy.
Sekretaris DPC PAN Mukomuko, Eranardi,S.IP mengaku belum menerima surat resmi dari Gafrie Zainuddin. Kemungkinan besar disampaikan langsung dengan DPD Provinsi atau Plt kertua DPC PAN Mukomuko.
‘’Kalau dengan saya belum ada, entah di provinsi atau dengan ketua,’’ tutupnya.(jar)

KPU dan Panwas Minta Mobil, Sekda Tegaskan Tidak Ada
POLITIK- Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Mukomuko dikabarkan pernah mengusulkan pinjam pakai mobil plat merah ke pemerintah daerah (Pemda). Pinjam pakai ini untuk menutupi kebutuhan mobil operasional kantor, sebagai penunjang kinerja penyelenggara pemilu. Sayangnya, pemerintah tak bisa mengabulkan keinginan tersebut.
Sekda Mukomuko, Safkani, SP ketika rapat koordinasi sukses Pilkada serentak di aula pertemuan bupati kemarin menyampaikan. Usulan pinjam pakai kendaraan operasional oleh komisioner KPU dan Panwaslu, dipastikan tidak ada celah untuk dikabulkan. Ia menyebutkan, hal ini telah disampaikan kepada komisioner KPU dan Panwaslu. Menurutnya, sebagai solusi untuk menutupi kebutuhan kendaraan dinas, ia telah menyarankan komisioner KPU dan Panwaslu untuk mengupayakan pinjam pakai dalam bentuk rental mobil.
‘’Sebagai usulan pinjam pakai mobil operasional oleh KPU dan Panwaslu, secara jujur Pemda tidak bisa mengabulkannya. Karena masih banyak SKPD yang membutuhkan kendaraan dinas. Sebagai solusinya, kita telah menyarankan mereka untuk pinjam pakai atau rental ke pihak lain,’’ kata Sekda.
Sebagai pertimbangan untuk tidak mengabulkan usulan tersebut. Ia menyebutkan, untuk pengadaan mobil dinas tidak mungkin lagi, karena anggarannya tidak tersedia. Sementara pinjam pakai mobil dinas di SKPD, ia akui untuk saat ini masih kekurangan.
‘’Untuk SKPD saja masih kurang sekitar 4 atau 5 unit mobil, bagaimana kita mau mengabulkan usulan itu. lebih lagi kalau ingin melakukan pengadaan, mungkin tak terkendala waktu. Sebab hanya bisa setelah RAPBD Perubahan disahkan, baru bisa diperjuangkan anggarannya,’’ demikian Sekda.(nek)


Friday, 26 June 2015

Pemilih Pilkada 125 Rb Jiwa, Kecamatan Penarik Terbanyak


//Berdasarkan DP4 dari Kemendagri
METRO – Sebagaimana prediksi sebelumnya, terjadi perubahan jumlah pemilih di Kabupaten Mukomuko pada Pilkada kelak. Berdasarkan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) untuk Pilkada, mata pilih di Mukomuko sebanyak 125.514 jiwa. Jumlah ini berpotensi berkurang atau bertambah setelah dilakukan pencocokan oleh petugas. Pada Pileg lalu, DP4 tercatat 122 ribu pemilih, setelah dicocokkan menjadi 119 ribu lebih pemilih.
Untuk penyebaran pemilih per kecamatan, terbanyak ada di Kecamatan Penarik dengan total 15.502 jiwa potensi pemilih. Selanjutnya Kota Mukomuko 12.565 jiwa dan Ipuh 12.011 jiwa. Untuk pemilih paling sedikit di Kecamatam Malin Deman dengan total 4.878 potensi pemilih dan di Air Dikit dengan 4.943 jiwa pemilih sementara dan V Koto dengan 5.225 jiwa.
Ketua KPU Mukomuko, Dawud,S.Ag mengakui saat ini DP4 sudah mereka terima dari KPU pusat. Sistem saat ini berbeda dengan sebelumnya, dimana DP4 dari Kementrian dalam negeri. Sebelumnya DP4 dari pemerintah daerah yang diserahkan ke KPU daerah.
‘’Kita sudah menerima DP4 dari pusat, memang data awal jumlah potensi pemilih meningkat dari sebelumnya. Namun jumlah ini baru sementara, bisa jadi berkurang atau bertambah, sebab akan dicocokkan dulu, sebelum menjadi DPS hingga DPT,’’ kata Dawud.
DP4 yang ada baru mereka terima, untuk selanjutnya KPU akan mempersiapkan segala sesuatu untuk pencocokan kembali. Dimana akan dibentuk petugas khusus yang akan mendatangi setiap rumah. Dalam hal ini melibatkan PPK dan PPS. Untuk menghindari ada hal-hal yang mencurigakan, kegiatan pendataan pemilih akan mendapat pengawalan ketat dari Panwaslu.
‘’Prosesnya cukup panjang, namun kita yakin bisa selesai sesuai jadwalnya. Setiap tahapan bakal diawasi oleh petugas dari Panwaslu, untuk menghindari kesalahan,’’ tuturnya.
Kepala Defisi data dan keuangan, Ramadhan Gusti,S.IP juga mengatakan daftar pemilih belum ada, sekarang baru penduduk yang berpotensi memilih. Kemungkinannya DPT Pilkada, bisa melebihi dari data ini  atau berkurang. Untuk memastikan data ini sesiai, maka dilakukan pencocokan lagi. Jangan sampai ada warga yang sudah pindah atau meninggal masih terdaftar sebagai pemilih.
‘’Untuk DPT kita belum bisa prediksikan, yang jelas dasar awal penetapan DPT adalah DP4,’’ tutupnya.(jar)

Bakal Calon Bupati Belum Pasti
//Jadwal Pendaftaran 1 Bulan Lagi
METRO – Sesuai dengan jadwal, yang tertuang dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) tentang tahapan Pilkada. Tahapan pendaftaran calon kepala daerah akan digelar 26-28 Juli 2015. Artinya terhitung dari besok, 1 bulan lagi bakal calon bupati dan wakil bupati Mukomuko akan ke KPU menyerahkan berkasnya. Namun yang jadi pertanyaan, siapa pasangan calon bupati sebenarnya?.
Jika berdasarkan klaim dan isu yang dikembangkan, ada beberapa nama bakal calon bupati ataupun wakil bupati yang muncul. Seperti H.Sapuan,SE,Ak,MM,CA, Choirul Huda,SH, Ir.Wismen A Razak, Andy Suhary,SE,M.Pd, Ir. Gafrie Zainuddin dan Burhandari,S.Pd,M.Si. Untuk wakil ada nama, Mujiono,S.IP, Dedy Kurniawan,S.Sos, Haidir,S.IP dan nama lainnya. Namun hingga sekarang isunya, belum ada 1 yang memenuhi syarat, 20 persen kursi partai politik (Parpol). Sebab partai masih tarik ulur dalam memberi mandat kepada kandidat untuk mencalonkan diri.
Salah seorang tokoh Mukomuko, H. Hamdani Makir,SH,M.Hum mengatakan seharusnya sekarang calon sudah miliki dukungan dari partai dan menentukan pasangannya. Nama-nama yang muncul saat ini belum bisa dipastikan maju dan dipastikan tidak akan maju seluruhnya sebagai calon bupati. Sesuai jumlah partai paling banyak calon bisa diusung hanya 4 pasang saja. Bahkan ia masih yakin calon bupati paling banyak hanya 3 pasangan.
‘’Kalau nama-nama yang ada sekarang dipastikan ada yang gagal maju, karena partai terbatas. Seharusnya sekarang semuanya sudah jelas, tapi tampaknya masih tarik ulur dari partai,’’ katanya. 
Masih disampaikannya, dengan keadaan sekarang akan banyak kejutan-kejutan menjelang pendaftaran kelak. Calon yang sudah begitu semangat bisa gagal, karena tidak ada partai, tidak menutup kemungkinan muncul calon lain yang mendapat partai. Pilkada kali ini juga banyak perubahan dibanding sebelumnya, terutama pengaturan kampanye calon.
‘’Kalau kita melihat isu yang ada, bisa jadi calon kuat tidak mendapat partai nantinya. Yang jelas saya melihat Pilkada kali ini banyak perbedaan,’’ tuturnya.
Ketua KPU Mukomuko, Dawud,S.Ag membenarkan pendaftaran pasangan calon bupati dilakukan pada 26 juli nanti. Untuk syarat dan ketentuan lain, diatur dengan rinci dalam PKPU, termasuk mendapat dukungan dari partai politik bagi setiap calon, kecuali untuk perorangan.
‘’Sesuai jadwal penyerahan berkas pendaftaran pasangan calon bupati dilakukan pada 26 juli nanti. Untuk ketentuan sudah diatur dalam undang-undang, termasuk wajib mendapat dukungan dari 20 persen kursi partai di DPRD,’’ ungkapnya.

Wednesday, 24 June 2015

Gandeng Ustad, Sapuan Gelar Safari Ramadhan


METRO – Diam-diam H. Sapuan,SE,Ak,MM,CA sejak beberapa hari lalu, sudah berada di Mukomuko. Bahkan bersama seorang ustad  yang didatangkannya dari luar daerah, Sapuan bentuk tim safari Ramadhan. Dimana setiap malam tim safari yang dipimpinnya menggelar tarawih keliling sekaligus ceramah ke masjid-masjid. Rencananya kegiatan safari akan dilakukan selama 20 malam, selanjutnya ia akan balik ke Jakarta dan akan kembali ke Mukomuko jelang lebaran kelak. Menurut pengakuannya, kegiatan ini dalam rangka menjalin silaturahmi dengan masyarakat sekaligus untuk memberi siraman rohani kepada masyarakat pada bulan yang penuh berkah ini.
Dikatakan Sapuan, sudah beberapa malam ia mulai keliling, malam kemarin di masjid Desa Bunga Tanjung dan selanjutnya ke masjid-masjid lain. Ia menolak, jika disebut-sebut kegiatan ini, ada hubungannya dengan persiapannya untuk maju pada Pilkada kelak. Tujuan awalnya untuk silaturahmi dan mengawani tim dakwah yang kebetulan bersamanya.
‘’Masa dihubung-hubungkan, kita tulus saja beramal pada bulan Ramadhan ini, masyarakat kita beri pandangan tentang keagamaan melalui ustad yang kita ajak. Memang kadang ada tanya jawab dari masyarakat, tentu kita harus layani,’’ kata Sapuan.
Lanjutnya, kegiatan ini dilakukan selama 20 malam, selanjutnya akan kembali ke Jakarta. Oleh karena itu, tidak mungkin bagi dirinya bisa mendatangi seluruh masjid yang ada di Mukomuko. Ia menggunakan sistem acak, untuk pertama 1 masjid per kecamatan. Kedepan dalam waktu berbeda tentu ia berniat mengunjungi seluruh masjid di Mukomuko.
‘’Karena waktu singkat, kita tidak bisa seluruh desa, hanya beberapa masjid saja, kedepan tentu kita berniat mendatangi semua warga,’’ tutunya.
Menyangkut dengan kesiapannya untuk mendeklarasikan diri sebagai calon bupati, Sapuan mengaku sudah sangat siap. Partai seluruhnya sudah jelas dan tinggal melakukan persiapan penetapan pendamping. Rencannya setelah lebaran akan dijelaskan ke publik.
‘’Kita sudah siapkan segala sesuatunya dengan matang, insyaallah segera kita sesuaikan. Yang jelas sesuai rencana awal, kita berupaya semampunya,’’ tutupnya.(jar)

Burhandari Samai Level SPN dan Huda
//Hasil Survey Internal
POLITIK RM – Burhandari,SE,M.Si belum mau berkomentar banyak soal informasi, PKS sudah mengusung Andy Suhary,SE,M.Pd sebagai calon bupati. Namun diam-diam, selama ini Burhandari juga memiliki tim survey internal. Hasil surveynya sedikit berbeda dari yang di hasikan PKS sebagaimana disampaikan Andy. Adapun hasil survey internal Burhandari, dari 7.500 responden yang ditanyai, dukungan pada dirinya menyamai elektabilias Sapuan,SE,Ak,MM,CA dan Choirul Huda,SH. Hasil lain dari survey yang dilakukannya, sebagian besar masyarakat menginginkan dirinya berpasangan dengan Choirul Huda.
Dikatakan Burhandari, untuk informasi dari partai ia belum mengetahui karena itu wewenang parpol. Namun dari hasil survey internal yang ia lakukan, dukungan masyarakat cukup tinggi. Dimana saat ini elektabilitasnya menyamai Huda dan SPN. Dan yang lebih mengejutkannya, ternyata sebagian besar masyarakat menginginkan dirinya berpasangan dengan Huda.
‘’Soal keputusan partai, itu urusan partai, kita belum bisa jelaskan. Yang jelas berdasarkan hasil survey internal, masyarakat ingin saya maju berpasangan dengan Huda,’’ tuturnya.
Lanjutnya, untuk saat ini ia masih tetap yakin akan maju pada Pilkada kelak. Karena selain di PKS, Burhandari juga mengajukan lamaran ke beberapa partai lainnya. Selain itu, ia juga belum menerima kopian SK resmi dari PKS.
‘’Sekarang belum bisa dijelaskan, yang jelas kita tetap berjuang, mudahan diusung untuk maju,’’ tutupnya.(jar)



Maju Pilbup, Gafrie Semakin Kokoh

POLITIK RM – Langkah Ir. Gafrie Zainuddin menuju pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Mukomuko semakin matang. Selain sudah mengantongi persetujuan dari Partai Amanat Nasional (PAN), mantan Caretaker Bupati Mukomuko ini juga menerima SK pengusungan dari 3 partai lagi. Jika ini terlaksana, artinya Gafrie akan mendapat dukungan 10 kursi dewan.
Dihubungi via telepon, Gafrie mengaku sekarang masih menunggu turunnya SK dari 2 partai lagi, karena ada 2 parpol sudah positif. Untuk syarat mendaftar ke KPU sebetulnya sudah cukup, namun ia tidak ingin hanya sebatas itu. Targetnya ada 3 atau 4 partai yang akan mengusungnya kelak. Karena semakin banyak partai, maka langkahnya menuju kemenangan makin mudah, serta pemerintahannya juga semakin kuat.
‘’Kita masih menunggu SK dari 2 partai lagi, insyaallah segera jelas, karena kita ingin umumkan serentak kepada masyarakat kelak dengan dihadiri oleh seluruh petinggi dan kader partai pengusung,’’ ungkapnya.
Untuk jadwal deklarasi atau diumumkannya pasangan sekaligus partai, Gafrie  belum bisa jelaskan, yang pasti sebelum lebaran ia sudah ada di Mukomuko  untuk persiapan lebih lanjut. Artinya ada peluang deklarasi dilakukan sebelum lebaran atau beberapa hari setelahnya. Bersamaan dengan itu, ia juga akan memulai sosialisasi lebih terbuka lagi kepada masyarakat.
‘’Tenang saja, sebentar lagi setelah semuanya jelas kita balik ke Mukomuko dan persiapan deklarasi. waktunya bisa jadi sebelum lebaran atau beberapa hari setelahnya,’’ tutupnya.(jar)



Tuesday, 23 June 2015

PKS Usung Andy Suhary, NasDem Kukuhkan Wismen

METRO – Akhirnya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menetapkan Calon Bupati Mukomuko periode 2016-2021. Sosok yang dianggap paling layak memimpin ‘’kapuang sakti ratau batuah’’ ini adalah Andy Suhary,SE,M.Pd. Hampir bersamaan Partai NasDem juga sudah mengeluarkan SK resmi penobatan Ir. Wismen A Razak sebagai calon Bupati Mukomuko. Putusan ini tertuang dalam SK Nomor 048-kpts/DPP-NasDem/VI/2015 tentang persetujuan pencalonan Bupati dan wakil bupati Mukomuko. Surat langsung ditandatangi Ketua Umum NasDem, Surya Paloh dan Sekjen Patrice Rio Capella.
Berdasarkan hasil survey tim internal PKS, Ketua DPD PKS sekaligus ketua fraksi pembangunan keadilan DPRD Mukomuko, Andy paling dipilih masyarakat dibanding dengan calon lainnya. Kabarnya SK pengusungan Andy yang sempat disebut-sebut sebagai jagoan ‘’cendana’’ ini sudah berada di tangan Dewan Pengurus Wilayah(DPW) PKS Provinsi Bengkulu. Sementara SK penobatan Wismen oleh PKS sudah dipegang yang bersangkutan dan DPD NasDem Mukomuko.
Diminta keterangannya, Andy mengakui kabar ini, namun ia sendiri belum menerima SK penetapan calon tersebut. Mengenai hasil survey internal PKS diakuinya, ada beberapa nama yang di survey, termasuk seluruh bakal calon-calon Bupati Mukomuko lainnya. Hasil dari survey, andai Pilkada sekarang maka dirinya berpeluang menang di Dapil I, juga di dapil 3 dimenangi oleh kader PKS.
‘’Kabarnya memang kita dipercaya oleh partai untuk maju pada Pilkada kelak, tapi SK nya masih di DPW. Penetapan ini berdasarkan hasil survey, saya sendiri heran, dimana dari survey internal partai ini, nama saya paling tinggi dukungannya,’’ kata Andy.
Terkait dengan persiapannya untuk serius mencalon, setelah mengantongi mandat dari PKS, Andy mengaku terus dilakukan. Sekarang dalam tahap lobi dengan beberapa partai lainnya. Peluang cukup terbuka, setelah mendapat mandat  dari PKS, karena ini adalah kunci utamanya. Soal partai yang berpeluang mengusungnya, ada Gerindra, PAN, PKPI dan beberapa partai lainnya.
‘’Kalau saya lihat sekarang, peluang masih cukup besar. Semua partai belum ada yang menetapkan calon. Seperti ada Gerindra, PAN dan PKPI, ini partai besar, dengan posisi masih kosong calon,’’ tuturnya.
Wismen juga menegaskan jika NasDem sudah menurunkan SK resmi pengusungan dirinya sebagai calon bupati. Sebetulnya dari awal sudah dipastikan, namuan SK resmi  baru keluar kemarin. Dengan ini ia semakin kokoh dan optimis menghadapi Pilkada kelak.
‘’SK resmi baru saja keluar, sebetulnya kepastian kita diusung sudah lama, masa partai sendiri saja tidak dukung. Sekarang SK resmi sudah di tangan dan juga disampaikan ke DPD NasDem,’’ tutupnya.(jar)

Maju Pilbup, Gafrie Semakin Kokoh
POLITIK RM – Langkah Ir. Gafrie Zainuddin menuju pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Mukomuko semakin matang. Selain sudah mengantongi persetujuan dari Partai Amanat Nasional (PAN), mantan Caretaker Bupati Mukomuko ini juga menerima SK pengusungan dari 3 partai lagi. Jika ini terlaksana, artinya Gafrie akan mendapat dukungan 10 kursi dewan.
Dihubungi via telepon, Gafrie mengaku sekarang masih menunggu turunnya SK dari 2 partai lagi, karena ada 2 parpol sudah positif. Untuk syarat mendaftar ke KPU sebetulnya sudah cukup, namun ia tidak ingin hanya sebatas itu. Targetnya ada 3 atau 4 partai yang akan mengusungnya kelak. Karena semakin banyak partai, maka langkahnya menuju kemenangan makin mudah, serta pemerintahannya juga semakin kuat.
‘’Kita masih menunggu SK dari 2 partai lagi, insyaallah segera jelas, karena kita ingin umumkan serentak kepada masyarakat kelak dengan dihadiri oleh seluruh petinggi dan kader partai pengusung,’’ ungkapnya.
Untuk jadwal deklarasi atau diumumkannya pasangan sekaligus partai, Gafrie  belum bisa jelaskan, yang pasti sebelum lebaran ia sudah ada di Mukomuko  untuk persiapan lebih lanjut. Artinya ada peluang deklarasi dilakukan sebelum lebaran atau beberapa hari setelahnya. Bersamaan dengan itu, ia juga akan memulai sosialisasi lebih terbuka lagi kepada masyarakat.
‘’Tenang saja, sebentar lagi setelah semuanya jelas kita balik ke Mukomuko dan persiapan deklarasi. waktunya bisa jadi sebelum lebaran atau beberapa hari setelahnya,’’ tutupnya.(

Relawan Ichwan Belum Nyerah
METRO – Surat keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu, nomor 22/kpts/kpu-prov/007/2015 tentang pasangan calon Gubernur Perorangan tidak memenuhi syarat, terus digugat oleh tim Ichwan Yunus – Rahmad Alfi. Namun hingga kemarin, belum membuahkan hasil yang menggembirakan, karena tim relawan dengan KPU masih berbeda pandangan. Rencananya hari ini, relawan Ichwan akan menghadirkan beberapa orang saksi ke markas Banwaslu.
Ketua posko relawan Ichwan Provinsi Bengkulu, Asra, S.Sos.I mengatakan sekarang semunya belum jelas, pihaknya sudah berulang kali diminta keterangan oleh Banwas. Kemarin sempat berlangsung pertemuan antaran tim relawan dengan KPU yang difasilitasi Banwas, namun hasilnya juga belum ada, karena masing-masing masih berbeda pandangan.
‘’Besok (hari ini red) kita akan hadirkan beberapa orang saksi ke Banwaslu, karena pertemuan sebelumnya tidak menghasilkan apa-apa. Adapun saksi yang kita datangkan adalah saksi tim yang hadir di saat verfikasi di KPU,’’ ungkapnya.
Lanjutnya, tim sangat keberatan dengan keputusan tidak memenuhi syarat oleh KPU. Karena mereka sudah menyerahkan sebanyak 215 ribu lebih dukungan, sedangkan yang diminta KPU sesuai dengan ketetapan adalah lebih kurang 192 ribu dukungan. Artinya ada kelebihan mencapai 20 ribu lebih. Persoalan paling mendasar lainnya, KPU tidak menghitung dukungan yang tidak ditanda tangani, kemudian menganggap TMS dukungan dari PNS.   
‘’Ada 7 poin yang kita sampaikan di dalam laporan ke Banwas, karena kita menganggap itu sah. Kok bisa, hanya kurang lebih 174 ribu yang sah, padahal kita menyerahkan dukungan melebihi kebutuhan,’’ tuturnya.
Terkait peluang Ichwan – Rahmad bisa ditetapkan sebagai calon Gubernur, Asra mengaku sangat optimis, sekarang semuanya masih dalam tahapan ke arah sana. Apalagi KPU sudah memberi ruang waktu untuk penyelesaian masalah yang ada. Ia minta kepada relawan, pendukung dan masyarakat untuk tidak melemah menghadapi pemilihan Gubernur nanti, beberapa hari kedepan Ichwan akan ditetapkan sebagai calon tetap.
‘’Kita masih sangat yakin, maka kepada relawan di daerah, pendukung dan masyarakat sabar menunggu. Kita masih berjuang, mudah-mudahan pasangan calon independen satu-satunya Ichwan-Ramhad ditetapkan sebagai calon Gubernur,’’ tutupnya.(jar)


Kader PDIP Mukomuko Bawa Randang Untuk Megawati

METRO – Seperti diinformasikan, besok (5/2) Presiden Joko Widodo bersama, megawati, Ketua DPR RI Puan Maharani dan Kemensos akan datang k...