Monday, 18 May 2015

Wismen Buka Sirkuit, Andy Tancap Gas



PENARIK – Kemarin berlangsung kejuaraan daerah grasstrack putaran ke 3, di serkuit permanen BST KJS Penarik. Acara yang disponsori oleh Bakal calon bupati Mukomuko, Wismen A Razak ini berjalan spektakuler, ribuan masyarakat tumpah ruah di lokasi, menyaksikan aksi para pembalap-pembalap tangguh yang menguasai arena. Namun yang menarik perhatian, ikut turun Andy Suhary Racing team. Mereka datang dengan konpoi kendaraan dengan berbagai jenis yang dihiasai spanduk Andy. Bahkan timnya mampu memenangi hampir sebagian besar kelas grastrack yang diselenggarakan.
Diminta tanggapannya, Wismen mengaku tidak mempersoalkan, jika Andy numpang kren dalam kegiatan yang diselenggarakannya. Yang jelas tujuan ia menyelenggarakan kegian, untuk menghibur masyarakat dan juga memberi kesempatan pada pecinta balapan untuk unjuk diri. Pada acara tersebut, ia menyediakan doorprize bagi masyarakat dan hadiah untuk peserta.
‘’Biarkan saja, ada yang numpang kren, yang jelas kita mengadakan acara ini bukan soal kalah atau menang. Mereka yang turun paham dengan sistem dan sportifitas dalam bertanding. Tujuan utama kita adalah untuk menghibur masyarakat dan memberi kesempatan kepada mereka peminat balapan,’’ Kata Wismen.
Lanjutnya, kedepan ia akan berusaha bagaimana membina generasi muda dengan baik, di berbagai arena. Karena potensi olahraga dalam berbagai bidang di Mukomuko cukup bagus, hanya belum ada yang peduli. Maka sebagai calon kuta bupati, Wismen mencoba bagaimana membangkitkan semangat masyarakat dan generasi daerah.
‘’Kita mulai membaca kemampuan generasi muda dengan mengajak masyarakat bersama-sama mendukung. Selama ini siapa yang peduli, hanya bisa menyaksikan, yang dibutuhkannya perhatian khusus,’’ ungkap Wismen.
Manager Andy Suhary Racing Team, Anggi Silvis, mengatakan pihaknya berhasil meraih 7 piala dari berbagai kelas pada kejuaraan grasstrack. Anggi menyebutkan, kemenangan ini berhasil ditoreh dari berbagai kelas kejuaraan yang diadakan.
‘’Pada kejuaraan kelas Free For All (FFA) yang paling bergengsi berhasil meraih juara 1. Kemudian juara 2 kelas 2 tak lokal non juara, juara 3 kelas Free For All. Tak kalah saing, kita juga meraih juara 3 kelas bebek 2 tak modifikasi, juara 3 kelas bebek campuran non juara dan juara 3 kelas bebek campuran lokal. Dari beberapa kelas yang kita ikuti, semuanya berhasil meraih juara,’’ kata Anggi.
Dia menjelaskan, pada ajang grasstrack kali ini pihaknya menurunkan crosser-crosser lokal diantaranya, Pindo Sumatera, Kuncung Baros, Waris Benk-Benk, Riska Aprian, Teguh Junior, Hendriansyah, Topik Markuez, Erik Singo dan kawan-kawan serta seluruh crew Eman Motor.
‘’Mereka adalah crosser lokal sebagai joki 20 unit motor yang kita turunkan,’’ imbuhnya.
Andy ketika diminta komentarnya, pihaknya ikut berpartisipasi meramaikan kegiatan olahraga grasstrack kali ini. Dengan harapan, kedepannya olahraga grasstrack ini bisa lebih maju dan berkembang sehingga mampu bersaing dengan daerah lain. Sebagai bakal calon Bupati Mukomuko, ia mengakui cukup mendukung cabang olahraga motor cross ini.
‘’Kita himpun crosser-crosser lokal dari berbagai kecamatan. Langkah ini sebagai bentuk kepdulian kita terhadap olahraga grasstrack yang juga banyak disukai masyarakat. Dengan demikian, perlu kita berdayakan dengan menghimpun dalam bentuk tim. Harapan kita kedepannya lebih maju dan mampu bersaing dengan daerah lain,’’ demikian Andy.(nek)
Huda Pede Menghadapi Pilkada
POLITIK RM – Selaku calon kandidat kuat Bupati Mukomuko, Choirul Huda,SH makin percaya diri (pede) menghadapi persaingan politik Pilkada. Ia tidak persoalkan banyaknnya bakal calon bupati. Bahkan wakil bupati aktif yang dikenal ramah ini berpendapat, semakin banyak pasangan yang maju, maka semakin besar pembagian suara. Sehingga untuk menang ia tidak perlu menguasai 50 persen suara. Walaupun sejauh ini Huda optimis, dukungan untuknya lebih dari 60 persen pemilih di Mukomuko.
Dikatakan Huda, banyaknya calon yang berniat maju pilkada sangat bagus, karena itu sebagai bukti Mukomuko memiliki banyak tokoh yang punya niat yang sama untuk membangun daerah. Masyarakat harus terbuka bagi semuanya, tinggal lagi memilih siapa yang dipercaya. Ia juga berharap semua kandidat bisa bersaingan dengan sportif dan menjaga ketertiban bersama-sama.
‘’Kita tidak persoalkan banyaknya pasangan yang akan maju, kita berharap Pilkada bisa berlangsung dengan sportif sehingga masyarakat menikmati pesta demokrasi nanti. Semua calon punya niat untuk membangun daerah, tinggal masyarakat akan menentukan,’’ tutur Huda.
Lanjutnya, banyaknya calon yang maju tentu akan berdampak pada dukungan suara. Jika hanya dua pasangan, maka jumlah suara yang dibutuhkan untuk menang lebih dari 50 persen. Dengan kandidat yang mencapai 5 orang, maka pembagiannya lebih banyak. Yang jelas ia akan berusaha semaksimal mungkin dan berharap dukungan dari semua masyarakat. Karena tujuannya bukan untuk  menang semata, melainkan menyatukan warga untuk bersama membangun daerah.
‘’Kita berharap dukungan lebih banyak, dengan kebersamaan maka apapun bisa kita wujudkan dengan baik. Tidak ada istilah dapil ataupun suku dan tingkatan sosial, mari bersama untuk kemajuan,’’ paparnya.
Terkait dengan persiapannya sendiri, Huda optimis akan mendapat dukungan dari banyak partai politik. Baginya semakin banyak kawan, maka semakin ringan tugas kedepannya. Untuk pergerakan di lapangan, Huda terus memperkuat jaringannya.
‘’Kita berusaha mencari kawan sebanyak-banyaknya, sehingga tugas kedepan lebih mudah. Termasuk dengan calon lain kita berkawan, pemikiran setiap orang penting untuk mewujudkan pembangunan,’’ tutupnya.(jar)


Burhandari Bisa Kuasai Dapil III
POLITIK RM – Hingga sekarang Burhandari,S.Pd,M.Si masih terus berjuag untuk bisa menyerahkan berkas pencalonannya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Juli mendatang. Untuk mewujudkannya, mantan anggota DPRD Provinsi ini meski mengantongi mandat dari PKS ditambah dengan 3 kursi parpol lainnya, atau berklaborasi dengan calon lain, baik sebagai bupati maupun wakil bupati.
Jika nama Burhandari masuk sebagai salah satu kontestan Pilkada, maka keberadaannya tidak bisa dianggap remeh. Karena sejauh ini dari beberapa nama tokoh Dapil III maupun tokoh Pekal yang berniat maju sejak awal, hanya dirinya yang masih komit. Sementara nama-nama lain menghilang begitu saja. Artinya Burhandari bisa menjadi wakil satu-satunya dapil III dan masyarakat pekal untuk menjadi nomor 1. Karena nama-nama lain, baru diisukan untuk pendamping saja.
Diminta tanggapannya, menantu dari tokoh Ipuh, Mukhsinin ini mengaku akan terus berusaha. Saat ini tengah menunggu keputusan final dari PKS, mengenai siapa calon akan diusung. Ia yakin, sampai sekarang namanya masih sebagai calon terkuat dari PKS. Selain itu, dirinya juga direkomendasikan oleh beberapa partai politik untuk diusung.
‘’Kita masih menunggu keputusan PKS, semoga semuanya sesuai dengan keinginan. Juga beberapa partai lain membuka ruang bagi kami sebagai calon,’’ katanya.
Burhandari juga memastikan siap bersaing dengan kandidat mana saja pada Pilkada kelak. Sebagai wakil satu-satunya dari Ipuh dan sekitarnya untuk calon bupati, peluang dirinya menang cukup besar. Apalagi kiprahnya selama menjabat anggota dewan kabupaten maupun dewan provinsi diakui oleh masyarakat. Untuk peluang menjadi wakil, Buhandari mengaku semuanya sesuai dengan pertimbangan politik. Yang jelas untuk saat ini ia fokus untuk maju menjadi bupati, bukan wakil.
‘’Kita siap bersaing, mudahan saja mendapat mandat. Mengenai bersaing dengan calon lain, kami yakin bisa menang, sebab banyak faktor pendukungnya,’’ tutup Burhandari.(jar)


Gelar Rapimda, PPP Tetapkan Cabup

POLITIK RM – Jika tidak ada aral melintang, hari ini akan berlangsung Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Mukomuko. Akan hadir seluruh pengurus kabupaten yang dipimpin Masripani Maas,SH dan pengurus kecamatan. Juga akan hadir Pucuk Pimpinan PPP Provinsi Bengkulu serta Waka Sekjen Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Kemungkinan besar, pada acara yang dilangsungkan di salah satu hotel ternama ini, PPP akan memutuskan siapa kandidat calon bupati Mukomuko akan diusungnya.
Disampaikan Ketua DPD Mukomuko, Masripani acara ini sudah diagendakan sejak awal. Adapaun tujuannya untuk memperkuat PPP di Mukomuko serta langkah akurat menghadapi Pilkada dan pemilu berikutnya. Terkat dengan penetapan calon bupati, Masri mengaku kemungkian juga menjadi agenda. Namun bukan memutuskan langsung, melainkan menetapkan 2 nama untuk diajukan ke pusat dari beberapa nama yang mendaftarkan diri.
‘’Ada 5 nama calon yang muncul di PPP, namun hanya 2 akan kita ajukan ke pusat, kemungkinan pada Rapimda ini akan diputuskan. Yang jelas melalui Rapimda ini PPP ingin memperkuat diri untuk kedepannya,’’ papar Masri.
Untuk persiapan rapat, sudah rampung tinggal pelaksanaannya. Mereka juga mengundang dari pihak pemerintah, pemuda dan parpol lain untuk bisa hadir  pada Rapimda PPP hari ini. Kepada pengurus PPP ia harapkan dapat datang secara keseluruhan pada waktu yang ditetapkan. Karena cukup banyak agenda yang bakal dibahas pada hari ini, termasuk soal perubahan nama kepengurusan dari tingkat kabupaten hingga desa.
‘’Semoga saja acara berjalan dengan baik, maka kita sangat berharap kehadiran dari semua pengurus dan undangan sesuai waktu yang ditetapkan,’’ tutupnya.(jar)

Monday, 11 May 2015

Jagoan ‘’Cendana’’ Diisukan Mundur


//Bupati : Kita Sedang Lobi 3 Parpol
METRO – Belakangan berkembang isu, jagoan keluarga ‘’cendana’’ untuk Bupati Mukomuko 2015-2020, Andy Suhary,SE,M.Pd mundur dari bursa pencalonan. Tidak tahu jelas dari mana kabar ini beredar, yang jelas warga mulai bertanya-tanya. Namun kabar ini dibantah oleh Andy dan juga Bupati Drs. H Ichwan Yunus,CPA,MM. Bahkan menurut bupati saat ini tengah dilakukan lobi dengan 3 partai politik untuk mengusung Andy.
Dihubungi, Andy mengatakan, kabar itu tidak benar, kemungkinan sengaja diisukan oleh pihak tertentu. Yang jelas jika partai mengusungnya, terkhusus mendapat rekomendasi dari PKS, ia siap bersaing pada Pilkada kelak. Saat ini proses survey oleh parpol masih berlangsung, pihaknya juga berjuang untuk mendapatkan dukungan dari partai lainnya.
‘’Kalau sekarang belum ada rencana untuk mengundurkan diri dari rencana pencalonan. Masa belum mencalon sudah mengundurkan diri, kita siap jika diusung partai politik. Kami akan mundur kalau partai tidak mengusung, karena itu syarat,’’ tegas Andy.
Bahkan menurutnya sosialisasi ke masyarakat masih terus dilakukan oleh timnya. Begitupun sosialisasi melalui media dan alat peraga. Ia yakin saat ini belum ada satupun partai yang memutuskan pencalonan seseorang, karena sedang dilakukan survey. Sebab partai politik tidak akan mendukung calon jika tidak siap dari segala segi.
‘’Partai ingin mengusung calon yang bisa bersaing di segala sektor, maka belum ada yang membuat keputusan resmi. Isu partai sudah menetapkan calon, itu sebatas klaim dari yang bersangkutan saja,’’ tuturnya.
Ichwan yang diminta tanggapannya, menegaskan jika keluarga ‘’cendana’’ tetap akan mengusung calon. Untuk sementara kandidatnya adalah Andy Suhary, karena dinilai paling siap di segala sektor. Bahkan saat ini ia sedang melobi beberapa partai politik sebagai perahu Andy nantinya. Ia optimis Andy bisa bersaing dengan kandidat lainnya. Bahkan tim serta baliho sudah tersebar dimanamana.
‘’Saya yakin dan percaya bahwasanya ia bisa mengurus Mukomuko kedepannya. Segala persiapan terus berjalan, karena tim dan balihonya juga sudah terlihat dimana-mana. Dan saat ini tinggal ia mencari calon pasangannya untuk maju nanti,’’ ungkapnya.
Disampaikan, meski saat ini belum mendapatkan kepastian partai namun saat ini tengah melirik 3 kemungkinan parpol pendukung. Sementara terkait dengan adanya isu UU hubungan keluarga, Bupati menyebutkan tidak menjadi masalah. Karena Andy tidak memiliki hubungan darah sercara langsung.
‘’Sedangkan untuk partai kita masih mencari beberapa kemungkinan, seperti partai PKS, Garindra dan juga PAN. Terkait dengan UU pilkada, ia menegaskan keponakan tidak jadi masalah untuk maju. Kecuali ia ada hubungan darah langsung dengan saya baru tidak boleh,’’ demikian Bup.(cw1)



Calon PPK Lalui Tes Wawancara
METRO – Mulai dari kemarin para calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) pemilihan Gubernur dan Bupati mengikuti tes wawancara. Mereka adalah 10 besar yang sebelumnya dinyatakan lulus tes tertulis oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko. Tes wawancara berlangsung hingga besok, yang bertempat di sekretariat KPU Mukomuko.
Hari pertama tes terdiri dari beberapa kecamatan, diantaranya Ipuh, Malin Deman, Teramang Jaya, Pondok Suguh, Penarik dan Lubuk Pinang. Hari ini dijadwalkan kecamatan berbeda. Pada pelaksanaan tes, peserta dipanggil satu persatu ke ruangan dan diuji oleh 4 orang Komisioner KPU. Yaitu terdiri dari Dawud, S.Ag, Syofia Diana,SE, Dedy Desponsory, S.HI dan AH. Siregar, S.Ag, M.Pd.
Dawud mengatakan tes wawancara adalah tahapan terakhir sebelum ditetapkan siapa yang lulus. Selain tes wawancara dan tertulis, penilaian paling penting lainnya adalah rekam jejak dari peserta itu sendiri. Dalam hal ini terkait hubungannya dengan calon cakada, dengan partai politik serta kesibukan lain yang diperkirakan dapat mengganggu tugasnya selaku PPK.
‘’Sebelumnya kita sudah umumkan ke publik nama-nama mereka yang ikut wawancara. Kalau ada yang bermasalah masyarakat diminta melapor ke KPU, maka tes tertulis dan wawancara tidak semata-mata menentukan,’’ papar Dawud.
Dawud juga memastikan penjaringan PPK murni berdasarkan hasil penilaian dari KPU, tidak ada pengaruh dari pihak manapun. Karena mereka mencari petugas terbaik yang bisa bekerja maksimal menyukseskan pemilihan bupati dan gubernur kelak. Dari hasil tes sementara diakuinya pemint dari PPK cukup banyak, mereka juga memiliki latar pendidikan yang baik sehingga memahami prihal menyangkut dengan Pilkada.
‘’Tugas PPK cukup berat, maka kita perlu mereka yang mampu bekerja dan paham dengan pekerjaan yang akan digelutinya,’’ tegas Dawud.
Diana juga menegaskan dalam penilaian mereka melihat kesiapan dari peserta. Karena Pilkada merupakan pesta demokrasi yang sangat penting bagi daerah ini. Mereka tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan lantaran petugas kurang profesional melaksakan tugasnya.
‘’Kita berusaha sebaik mungkin, maka sejak awal KPU berkomitmen menyukseskan Pilkada. Itu akan terwujud dengan profesionalitas petugas,’’ tutupnya diamini Dedy.(jar)


Ichwan Makin Pede, Maju Jalur Independen

METRO – Bupati Mukomuko Drs. H Ichwan Yunus, CPA. MM makin percaya diri (Pede) bisa mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU)Provinsi Bengkulu sebagai bakal calon Gubernur Bengkulu melalui jalur independen. Saat diminta tanggapannya, Ichwan mengklaim sekarang relawannya sudah mengumpulkan 120 ribu poto copy KTP. Targetnya jumlah dukungan mencapai 200 ribu. Di Mukomuko sendiri Ichwan menargetkan mendapat dukungan sebanyak 80 ribu.
Dikatakan Ichwan sebagaimana rencana awal, ia akan maju dengan jalur independen. Saat ini tim relawannya masih terus berjuang mengumpulkan dukungan sebanyak-banyaknya. Poto copy KTP berasal dari seluruh kabupaten dan kota di Bengkulu. Selain itu tahapan sosialisasi ke masyarakat juga tetap berlanjut, baik melalui alat peraga atau secara langsung.
‘’Kita yakin bisa maju sebagi calon independen, karena saat ini sudah terdapat ada 120 ribu dukungan. Untuk wilayah kita ini ditargetkan ada sekitar 80 ribu dukungan,’’ ungkapnya.
Disebutkan, sejauh ini persiapan untuk maju terus berjalan dengan baik. Relawan Ichwan for gubernur terus dibentuk dan bergerak untuk mendapatkan dukungan sebagai calon independen. Ia sendiri sebagai orang nomor satu di Mukomuko serta bakal calon Gubernur, belakangan ini jarang terlihat. Hal ini diakuinya karena banyak kesibukan diluar, selain dari mengurusi urusan pemerintahan ia juga sibuk dengan urusan politik.
‘’Sekarang kita terus jalan, tim yang sudah kita bentuk juga terus bergerak. Sekarang hampir disetiap daerah sudah ada tim kita yang sudah kita bentuk. Memang sakarang ini saya agak sibuk jadi jarang ada di Mukomuko, namun  hal ini tidak mengganggu roda pemerintahan,’’ demikian Ichwan.(cw1) 

Sunday, 10 May 2015

Sapuan Mulai Sisiri Warga Mukomuko di Rantau

Gelar Pertemuan di Bengkulu dan Menjadi Narasumber Unib
POLITIK RM – Bakal calon kuat Bupati Mukomuko, H. Sapuan,SE,Ak,MM,CA mulai menyisiri warga Mukomuko yang ada di luar daerah, terutama para sesepuh dan orang-orang berpengaruh lainnya.  Malam tadi kabarnya Sapuan menggelar pertemuan dengan sesepuh Kabupaten Mukomuko di Kota Bengkulu. Hadir beberapa praktisi, mahasiswa dan perantau asal ‘’Kapuang sakti ratau batuah’’ lainnya. Siang ini Sapuan dijadwalkan menjadi pemateri seminar nasional di Unib dengan materi berkaitan dengan perkembangan ekonomi global.
Meski hanya bersifat silaturahmi, namun tidak dipungkiri dibalik pertemuan ini tergambar misi politik menghadapi Pilkada akan datang. Apalagi seperti diketahui Sapuan adalah satu-satunya kandidat yang sudah berada di titik aman untuk mendaftar ke KPU, setelah beberapa partai merekomendasikan dirinya untuk memimpin Mukomuko periode mendatang.
Novesta Herman membernarkan adanya pertemuan Sapuan dengan beberapa tokoh dan warga Mukomuko di Bengkulu ini. Acara tersebut mendapat sambutan hangat dari warga, karena baru kali ini ada pertemuan yang dipromotori oleh tokoh yang peduli dengan daerah. kehadiran Sapuan di Bengkulu sekaligus memenuhi permintaan dari pihak Unib untuk mengisi seminar.
‘’Kabarnya pertemuan ini dihadiri sekitar 100 orang, memang tidak seluruhnya dilibarkan melainkan para sesepuh dan tokoh. Kemungkinan berikutnya akan ada pertemuan yang lebih luas. Kebetulan pula Sapuan hadir di Bengkulu lantaran diminta mengusi materi seminar di kampus Unib,’’ tuturnya.
Apakah ini pertanda Sapuan mulai mengerahkan kekuatannya untuk menghadapi Pilkada? Herman mengaku tidak  terlalu menjurus ke politik, melainkan silaturahmi dan untuk meminta pendapat dan searing tentang daerah lainnya. Karena orang-orang Mukomuko di luar, juga punya pemikiran gemilang dalam hal pembangunan. Untuk fokus ke daerah, kemungkinan akhir bulan ini, sebab Sapuan dalam waktu dekat ada agenda di Eropa dan beberapa negara lainnya.
‘’Kemungkinan untuk full menyiapkan Pilkada mulai akhir bulan ini, karena Sapuan masih banyak agenda di luar. Yang jelas komunikasi dengan semua pihak terus dilakukan,’’ tutupnya.(jar)

DPC Gerindra Tegaskan Belum Tetapkan Calon
//Bashendri : Semua Masih Berpeluang
POLITIK RM – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerinra Kabupaten Mukomuko, Bashenri,SE membantah keras pernyataan dari Korwil DPD Partai Gerindra Provinsi Bengkulu untuk wilayah khusus Kabupaten Mukomuko, Risqan Nazar,SH, yang menyebutkan Gerindra sudah bulat usung Choirul Huda,SH berpasangan dengan Hadir,S.IP. Versi DPC Mukomuko, sakpai sekarang Gerindra belum membuat keputusan. Untuk calon yang paling gencar dan kemungkinan lebih berpeluang adalah Ir. Gafrie Zainuddin.
Dikatakan Bas, pernyataan tersebut salah, ia mempertanyakan kapasitas dari pemberi keterangan ini. Yang akan memutuskan adalah DPP, jika belum ada surat keputusan resmi, Gerindra masih terbuka bagi siapa saja. Bisa Huda, Gafrie dan Andy Suhary atau calon lainnya. Teknisnya DPC mengusulkan ke DPD dan DPP, nanti akan dijaring oleh DPP.
‘’Kalau Ketua DPD Provinsi mungkin bisa diterima karena bisa jadi sudah mendapat info resmi dari pusat. Saya pikir pemberi keterangan kapasitasnya tidak jelas, apa ada SK mereka. DPD sama DPP saja masih bekerja kok sudah memutuskan. Kalaupun ada, kami di DPC duluan diberi informasi,’’ kata Bas.
Lanjutnya kalau berdasarkan pantauan DPC, Gafrie memang calon yang paling gencar bergerak di Gerindra. Ia juga sebagai kader partai dengan posisi penasehat. Terus mengenai Huda sebagai wakil DPD Gerindra, Bas menilai ia kurang paham. Gerindra tetap profesional dalam menjaring calon, sebab targetnya menang bukan sebatas ingin maju. Untuk menang tentu kemapuan calon jadi patokan utama.
‘’Kalau pak Huda pengurus, Gafrie juga sama, tapi bukan itu patokannya, bisa saja Gerindra usung calon lainnya,’’ tegas Bas.
Gafrie saat diminta tanggapannya, enggan bicara banyak. Ia akan mengikuti mekanisme saja, mendaftar di DPC, kemudian diuji DPD dan pengurus pusat. Kalau memang dirinya dianggap layak maka akan diusung oleh partai Gerindra. Biarlah semuanya berjalan sesuai dengan aturan saja.
‘’Kita ikutu alurnya saja, mudahan nanti orang lain yang mengklaim, tapi SK akhirnya mengusung kami,’’ tutup Gafrie.(jar)





Sekarang Wismen Terlihat Dimana-Mana
POLITIK RM – Siapa calon Bupati Mukomuko? Jika pertanyaan ini timbul, nama Wismen A Razak kerap menjadi nomor satu disebutkan. Tidak hanya itu, diperkumpulan tidak resmi masyarakat, seperti di warung kopi dan lokasi lainnya, masyarakat kerap membahas calon bupati, nama Wismen juga paling sering disebutkan. Fakta ini membukti, dalam kurun waktu kurang dari 1 bulan, Wismen mampu booming di ‘’kapuang sakti ratau batuah’’ ini.
Ada beberapa faktor pendukungnya, pertama gerakan perubahan yang diusung Wismen beriringan dengan gebrakan yang ia lakukan. Hampir setiap sudut, seperti di persimpangan,di pohon kayu, di warung dan di gerobak penjual es atau ikan keliling, selalu tampak hambar Wismen disertai dengan selogannya. Mungkin tidak berlebihan dikatakan, dimanapun melihat di daerah ini selalu tampak wajah Wismen.
Salah warga, Hendri mengatakan sekarang paling banyak memang gambar Wismen, dimana saja ditemukan. Mulai dari pinggir jalan, di pohon kayu, tiang listrik di rumah warga dan berbagai tempat lainnya. Mau di kota, di desa bahkan di ladang ada terlihat poto Wismen di pasang warga. Sekarang Wismen dianggap sebagai calon paling banyak dilihat.
‘’Wajar orang  mengenalnya dengan cepat, sebab dalam sekejap gambarnya ada di mana-mana. Kalau calon lain baru baliho dan spanduk, itupun di lokasi tertentu saja,’’ tuturnya.
Ketua DPD NasDem Busril, mengatakan kader NasDem selalu ingin menjadi yang terdepan. Wismen targetnya memenangi Pilkada, maka ia berusaha melakukan sosialisasi secara full. Sekarang memang sudah saatnya calon bergerak, apalagi Wismen yang notabenenya baru, sebelumnya tidak punya rencana seperti kandidat lain yang sudah bergerak. Berkat sambutan hangat dari masyarakat, dalam waktu singkat namanya bisa dikenal luas oleh masyarakat.
‘’Memang sudah waktunya, kalau sekarang calon berlum berbuat tentu masyarakat pertanyakan. Meski belum lama bergerak, sekarang nama Wismen sudah tidak asing, dimana-mana orang menyebutkan nama Wismen,’’ tutupnya.(jar)

Jelang Pilkada Banyak Isu Negatif

//Pemerintah Harus Cermat
POLITIK RM – Pemerintah harus cermat dalam menyikapi isu yang berkembang di masyarakat. Lebih lagi menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) dihelat, banyak isu yang sengaja diciptakan. Sehingga terbentuk suasana yang tidak kondusif di tengah-tengah masyarakat. Khusus di Kabupaten Mukomuko, banyak pemodal asing maupun lokal yang berinvestasi di daerah ini. Rentan dimanfaatkan oleh pemangku kepentingan untuk menciptakan kisruh jelang pesta demokrasi berlangsung. Dengan demikian, setiap persoalan yang terjadi di masyarakat, pemerintah harus bersikap tegas.
‘’Jelang Pilkada, pemerintah harus mampu menciptakan suasana yang kondusif di tengah-tengah masyarakat. Sebab bakal banyak isu yang bakal dikembangkan. Lebih lagi di daerah kita banyak perusahaan investasi, dan cendrung dijadikan isu sebagai pemicu kisruh,’’ kata Sekretaris Camat Kota Mukomuko, Budi Yanto, S.Hut kepada Radar Mukomuko (RM) kemarin.
Saat ini mulai beriak, warga mulai mengembangkan isu sebuah perusahaan perkebunan yang diduga bermasalah dalam kegiatan pertambangan. Menurutnya, pemerintah sebagai pemangku kebijakan harus menyikapi serius persoalan ini. Disamping menjaga keamanan dan kenyamanan perusahaan investasi, ia berharap juga memperhatikan keinginan masyarakat. Sebagai penyelenggara pemerintahan yang baik, pengambil kebijakan mesti mengambil titik penyelesaiannya.
 ‘’Apapun persoalan yang diapungkan masyarakat, pemerintah harus cepat tanggap. Dengan mencari benang merah, sehingga terciptanya solusi terbaik. Pemerintah harus bersikap tegas, kalau salah katakan salah, jika benar harus disampaikan sesuai dengan realita yang ada. Sehingga tidak terjadi pemikiran lain di masyarakat yang bisa menjadi pemicu masalah di daerah ini,’’ imbuh mantan Kabid Kehutanan DP3K ini.
Budi Yanto yang juga salah seorang mahasiswa pasca sarjana Universitas Mercu Buana Jakarta ini, cukup menyayangkan jika iklim investasi di dareah ini tidak terjamin kenyamanan dan keamanannya. Begitu juga sebaliknya, munculnya gejolak di masyarakat berawal dari persoalan yang diakibatkan karena pihak invetasi yang kurang mentaati aturan. Menyikapi hal ini, ia menilai adalah tugas pemerintah, melalui dinas terkait dalam mengawasi dan mengontrol setiap kegiatan perusahaan.
‘’Sebagai penengah persoalan adalah pemerintah. Jika terbukti adanya kesalahan, harus ditindak. Apakah melalui tindakan preventif atau dituntut secara hukum pidana. Sehingga masyarakat tidak lagi dirong-rong dengan pemikiran lain-lain terhadap pemerintah. Kita yakin, jika pemerintah konsisten dan konsekuen dalam menegakkan aturan, akan memperkecil kemungkinan terjadinya gejolak di masyarakat. Kalau benar tidak sesuai dengan aturan, segera mengambil kebijakan nyata supaya masyarakat tidak bertanya-tanya dengan independensi pemerintah dalam menyikapi persoalan yang terjadi,’’ demikian Budi. (nek)

Wednesday, 6 May 2015

Dapil 2 Minim Perwakilan


Balon Bupati Didominasi Dapil 1, Cawabup Dapil III
METRO – Calon Bupati Mukomuko masih didominasi oleh kandidat yang berasal dari Dapil I. Diantaranya Choirul Huda,SH, Ir. Wismen A Razak, Andy Suhari,SE,M.Pd dan Ir. Gafrie Zainuddin. Hanya Burhandari,S.Pd,M.Si dan Sapuan,SE,Ak,MM,CA yang berasal dari Dapil berbeda. Sementara isu untuk calon wakil, diprediksi didominasi oleh tokoh Dapil III. Meski bukan jaminan untuk bisa memperoleh dukungan maksimal, namun Sapuan, asal Kecamatan Teramang Jaya berpeluang menjadi kandidat tunggal mewakili 5 kecamatan dengan mata pilih sekitar 34 ribu ini.
Faktor utama yang kemungkinan menjadi  pertimbangan cabup, sehingga kurang melirik tokoh Dapil II adalah, karena posisinya di tengah, antara Dapil III dan Dapil I. Para kandidat yakin, untuk Dapil II bisa dijangkau dari Dapil III dan Dapil I.
Salah seorang tokoh tersohor Dapil II yang juga adalah mantan Waka 1 DPRD Mukomuko, H. Yusmardi,SH mengaku sedikit kecewa, beberapa kandidat yang selalu mengklaim wakil diutamakan dari Dapil III. Dengan alasan basis suara dan ketokohan lainnya. Juga dibenarkannya, Sapuan akan menjadi perwakilan tunggal Dapil II. Namun perlu diingat, tidak ada jaminan dalam Pilkada masyarakat akan memilih orang yang satu wilayah dengannya.
‘’Kemungkinan saja Sapuan akan menjadi wakil tunggal Dapil II, namun itu bukan jaminan ia bisa menang di wilayah ini. Tapi bagaimanapun kita agak kecewa, jika kandidat selalu berpatokan dengan Dapil untuk menetapkan calon wakil,’’ paparnya.
Lebih tegas Yusmardi, mengingatkan masyarakat untuk tidak simpatik kepada kandidat yang bicara dapil atau ras dan asal usul pada Pilkada. Artinya kandidat tersebut sudah mengkotak-kotak masyarakat. Fakta sudah mencatat, beberapa kali Pilkada di Mukomuko kolaborasi tokoh dari dapil berbeda tidak menjamin. Pilkada pertama Ichwan berpasangan dengan Supardji sama-sama dapil I menang, begitupun pada Pilkada kedua saat Huda sebagai wakil. Calon dengan wakil dari Dapil berbeda malah tidak berkutik, jauh dikalahkan Sapuan yang tiba-tiba maju dengan wakilnya juga bukan dari dapil berbeda.
‘’Kami tidak masalah hanya Sapuan wakil dari Dapil II, tapi kami meminta masyarakat tidak simpatik kepada calon yang selalu berpikir Dapil. Kandiat yang tepat adalah, mereka yang peduli dan berusaha menyatukan masyarakat, dari mana saja dapil dan asalnya tidak masalah. Karena di Mukomuko sudah tidak ada istilah pendatang dan pribumi, semuanya sudah menyatu dan hidup rukun,’’ tuturnya.
Tokoh Mukomuko yang juga dosen Unib,H. Hamdani Makir,SH,M.Hum juga sependapat. Masyarakat tidak akan memilih calon karena asal dan sukunya. Mereka butuh pemimpin yang merakyat dan peduli dengan nasib warga. Pertama bisa memperjuangkan kenaikan harga sawit atau hasil tani lain, kemudian bisa menjamin kehidupan warga, seperti mengimbangi monopoli lahan oleh investor dan orang kaya lainnya.
‘’Masyarakat sudah cerdas, sehingga tidak terpengaruh oleh isu ras dan asal, seperti dapil. Karena bagi masyarakat, mau Jawa, pribumi, batak, minang atau selatan, tidak masalah. Mereka berpikir tidak ada pengaruhnya,  mereka beruntung jika pemimpinnya merakyat dan bisa memperjuangkan haknya,’’ tutup Hamdani.(jar)


16 Calon PPK Dipastikan Tidak Lulus Tes Terulis

METRO – Sebagaimana jadwal semula, kemarin berlangsung tes tertulis calon Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pilbup dan Pilgub. Dipastikan 16 calon peserta dari 265 gugur pada tahap ini, lantaran tidak mengikuti tes yang bertempat di aula Bappeda. Total yang mendaftar 295 orang, 30 orang gagal saat ferifikasi. Diperkirakan dari hasil tes tertulis ini akan ada puluhan peserta lagi yang tereliminasi sebelum tes berikutnya.
Secara umum pelaksanaan tes kemarin berlangsung dengan baik, walau ada beberapa peserta yang datang tidak tepat waktu. Selain pihak KPU, tampak hadir mengawasi dan menyaksikan tes, dari Panwaslu Mukomuko, pihak Polres dan pemerintah daerah sediri.
Ketua KPU Mukomuko Dawud,S.Ag mengatakan tes tertulis wajib diikuti oleh semua peserta yang terdaftar. Maka bagi yang tidak mengikuti tes dianggap mengundurkan diri dan tidak ada tes susulan. Hasil tes akan diperiksa oleh tim seleksi. Mereka yang dinyatakan lulus bakal mengikuti tes berikutnya. Hingga ditetapkan 5 orang anggota PPK setiap kecamatannya. Ia juga memastikan hasil tes murni menentukan kelulusan.
‘’Hasilnya ditentukan oleh kemampuan para peserta tes, soal tes sifatnya rahasia, KPU sendiri tidak mengetahui apa saja soal yang diuji,’’ ungkapnya.
Anggota KPU lainnya, AH. Siregar,S.Ag,M.Pd juga menyampaikan hal senada, seleksi tim PPK betul-betul murni. Maka sejak awal pendaftaran sudah diatur sedemikian rupa, mereka yang 2 kali menjabat PPK tidak lagi dibolehkan. Setelah tes tertulis masih ada tes wawanca yang akan dilakukan dalam waktu dekat. Juga diakuinya bakal ada peserta yang tereliminasi dari hasil tes tertulis.
‘’Tahapan tes sesuai dengan aturan yang ada, juga penjaringannya cukup ketat, maka ada peraturan mereka yang telah 2 kali dilarang,’’ tuturnya.
Syofia Diana,SE juga berharap peserta yang mengikuti tes ini bisa mengikuti semua tahapan yang ditetapkan. Karena apa bila ada salah satu tahapan tidak diikuti, maka yang bersangkutan dipastikan gugur. Ia juga memastikan sistem perekrutan murni, tidak ada istilah peserta yang dianak emaskan.
‘’Siapa saja bisa lulus dan tidak lulus, semua terserah dengan kemampun mereka,’’ tutupnya.(jar)

3 Parpol Merapat, Huda Menguat
//Kandidat Berpeluang 4 Pasang
METRO – Sempat tertatih-tatih mengejar perahu, Choirul Huda,SH tiba-tiba kembali mencuat sebagai calon kuat Bupati Mukomuko. 3 Partai politik diisukan merapat untuk mengantarnya mendaftar ke KPU Mukomuko. Bahkan Partai Gerindra dan Hanura sudah hampir final mendukung ‘’sang kapten’’ sebagai calon bupati. Ia juga tengah gencar menggaet PDI Perjuangan, PAN dan Golkar. Bisa jadi Huda akan menjadi kandidat dengan dukungan parpol mayoritas.
Selain hampir pasti diusung partai politik, Huda juga dikabarkan hampir pasti akan berpasangan dengan mantan anggota DPRD Mukomuko, Haidir,S.IP asal Kecamatan Sungai Rumbai yang merupakan wilayah dapil III. Haidir sejak awal direkomendasikan oleh Gerindra untuk mendampingi siapapun bupati yang diusung Gerindra.
Korwil DPD Partai Gerindra Provinsi Bengkulu untuk wilayah khusus Kabupaten Mukomuko, Risqan Nazar,SH membenarkan kabar ini. Nama duet Huda dan Haidir sudah disampaikan ke pusat dan telah melalui seleksi. Saat ini pihaknya tinggal menunggu SK penetapan akhir dari DPP. Ia juga membenarkan untuk koalisi Garindra adalah Partai Hanura. Tidak menutup kemungkinan juga beberapa partai lagi akan merapat mendukung Huda.
‘’Yang jelas syarat wajibnya sudah ada, yaitu Gerinra dan Hanura, mudah-mudahan saja ada parpol lain juga merapat. Dalam waktu dekat SK pengusungan kandidat ini akan keluar dan sudah bisa diperlihatkan,’’ papar suami dari salah seorang pejabat teras Kabupaten Bengkulu Tengah ini.
Lebih lanjut anggota badan seleksi kepala daerah (Baleksi Kada) Gerindra Bengkulu ini mengatakan, ada beberapa alasan penting Gerindra mengusung Huda. Pertama Huda tercatat sebagai wakil DPD Gerindra Provinsi Bengkulu. Selain itu dari hasil survey ke lapangan, sosoknya cukup diterima oleh masyarakat dan bakal menjadi kepala daerah berikutnya.
‘’Alasannya yang pertama pak Huda adalah wakil ketua DPD Gerindra Provinsi Bengkulu, selain itu memang ia sosok yang layak memimpin Mukomuko. Untuk wakil memang kita juga siapkan kader lainnya,’’ tutur adik kandung kepala Dinsosnakertrans Drs. Hariadie Nazar ini.
Choirul Huda diminta tanggapannya terkait dengan kabar ini, mengakui tengah dipersiapkan segalanya. Sesuai dengan komitmen awal, ia akan maju sebagai calon bupati yang diusung partai politik. Bukan saja Gerindra dan Hanura, ia yakin akan ada beberapa partai lagi akan bergabung. Karena sekarang masih dalam proses di pusat. Diantaranya PDI perjuangan, PAN dan Golkar juga parpol lainnya.
‘’Insyaallah kita akan maju diusung partai politik, kemungkinan merupakan koalisi besar parpol. Prosesnya masih terus berlanjut dan mudahan semuanya lancar,’’ tutup Huda.(jar)


Nasib 3 Kandidat Bupati Diujung Tanduk

METRO – Titik terang mengenai arah partai politik semakin jelas, besar kemungkinan calon bupati hanya 3 orang atau paling banyak 4 pasang. Kabar teranyar Choirul Huda,SH sudah hampir final maju sebagai calon bupati diusung partai politik, sama halnya dengan Ir. Wismen A Razak,M.Si dan Sapuan,SE,Ak,MM,CA. Artinya nasib 3 kandidat lainnya, yaitu Andy Suhary,SE,M.Pd, Burhandari,S.Pd,M.Si dan Ir. Gafrie Zainuddin diujung tanduk alias terancam kalah sebelum ‘’perang’’. Salah satu diantaranya bisa maju andai Huda, Sapuan dan Wismen tidak diusung koalisi besar.
Sapuan walau sudah hampir pasti diusung PKB dan PKPI, ia juga kabarnya masih mengincar PDI Perjuangan dan PKS. Sementara Huda yang kabar terkini sudah mengunci Gerindra dan Hanura juga makin gencar mengejar PAN dan Golkar. Begitupun Wismen yang baru memastikan 3 kursi NasDem dipastikan akan berusaha keras menggaet parpol lainnya. Yang menjadi targetnya kemungkinan PDI Perjuangan, PPP dan beberapa parpol lainnya. Jika peta dukungan parpol demikian adanya, hampir pasti 3 kandidat lain akan gigit jari. Untuk maju dengan jalur independen saat ini sudah tidak mungkin.
Diminta tanggapannya, Gafrie mengaku optimis akan memperoleh tiket Pilkada. Saat ini ia sedang berada di Jakarta dalam rangka memenuhi panggilan beberapa partai politik. Ia dikabarkan gencar mengincar PAN, PPP dan Golkar.
‘’Mudah-mudahan semuanya bisa berjalan dengan baik, kita sekarang lagi di Jakarta dalam rangka menemui pengurus partai. Ada beberapa parpol yang kita temui,’’ ungkapnya.
Andy sendiri juga masih sangat optimis akan maju dengan diusung partai politik. Apalagi saat ini ia sudah mengantongi 2 kursi PKS, artinya hanya butuh 3 kursi lagi untuk mencalonkan diri. Pada saatnya nanti akan jelas, sebab banyak jurus dalam politik.
‘’Sekarang masih dalam tahapan, kita lihat saja nanti, ada jurus tersendiri dalam dunia politik. Sekarang saatnya belum tiba,’’ ungkap Andy.
Huda yang dikabarkan semakin dekat dengan beberapa parpol, kala dihubungi mengaku semuanya siap. Dengan dukungan semua pihak terkhusus parpol yang sepakat dengan dirinya, maka ia akan mendaftar ke KPU sebagai calon bupati pada saatnya kelak dengan diusung koalisi besar.
‘’Insya Allah kita siap, maju sebagai calon dengan diusung partai politik,’’ tutupnya.(jar)

 

Monday, 4 May 2015

SPN dan WAR Siap Perang, 4 Kandidat Masih Galau


METRO – Posisi Sapuan,SE,Ak,MM,CA yang juga akrab dengan sebutan SPN dan Ir. Wismen A Razak,M.Si yang disingkat WAR percaya diri (Pede) menatap pemilihan bupati (Pilbup) yang diselenggarakan desember nanti. Keduanya diisukan sudah memastikan tiket mendaftar ke ruang Komisi Pemilihan Umum (KPU). WAR bakal didukung NasDem dan Hanura juga masih mengincar beberapa parpol lain. SPN sendiri dikabarkan sudah mengantongi SK dukungan dari PKB dan PKPI dan meski sudah memenuhi syarat, ia juga dikabarkan makin dekat dengan PDI Perjuangan dan Partai Demokrat.
Sementara 4 kandidat lain, Choirul Huda,SH, Andy Suhary,SE,M.Pd, Ir. Gafrie Zainuddin ataupun Burhandari,S.Pd,M.Si masih galau. Alasannya mereka diisukan belum bisa memastikan partai pengusung, walau diisukan telah mendapat pengakuan  dari beberapa parpol. Apalagi mengingat jumlah kursi dewan kurang, dipastikan ada diantara mereka yang harus gigit jari atau banting arah menjadi calon independen maupun bergabung dalam satu paket pasangan.
Sapuan alias SPN saat dihubungi memastikan diri akan maju dengan diusung oleh beberapa partai politik. Namun terkait partai apa saja yang sudah dipastikan digaetnya, SPN masih mengelak. Menurutnya yang menjelaskan itu adalah partai politik. Ia hanya menjalankan mandat atau kepercayaan yang diberikan oleh partai tersebut.
‘’Insyaallah sesuai dengan rencana awal, kita siap maju dengan diusung partai. Kalau independen kita tidak ada berpikir kesana, sebab politik itu hubungannya dengan parpol. Kalau partai mana saja, silahkan tanya sendiri dengan orang parpol,’’ katanya.
Wismen alias WAR memastikan ia diusung oleh NasDem, namun partai apa lagi yang akan berkoalisi mendukungnya, WAR belum juga mau memberi keterangan lebih jelas. Yang pastinya ia akan maju sebagai calon bupati Mukomuko diusung koalisi besar dan siap bersaing. Ia terus mematangkan diri dengan meminta pendapat dan doa restu dari masyarakat Mukomuko.
‘’Kita diminta untuk maju, insyaallah siap dari segala segi, termasuk mengenai partai pendukung itu sudah jelas,’’ ungkapnya.
Gafrie diminta tanggapannya mengaku masih menunggu SK dari parpol, namun partai mana saja yang sudah siap mengusungnya, ia belum mau jelaskan. Yang kelas ia hanya akan maju melalui partai politik, tidak tertarik dengan jalur independen.
‘’Sekarang masih menunggu, mudahan saja bisa. Karena SK belum kita pegang, maka untuk saat ini mengenai partai kita menunggu,’’ tuturnya.
Sekjen DPC PKB Mukomuko, Himawan Mufti,S.Pd tidak menafik jika parpolnya akan mengusung SPN sebagai calon bupati. Namun untuk keterangan lebih jelas, menurutnya menunggu instruksi dari pusat. Kabar yang ia dapat, salah satu syaratnya adalah wakil harus dari PKB.
‘’Kalau informasinya memang ke Sapuan, tapi karena SK nya belum kami pegang maka bagaimana bentuk dukungannya kita belum paham,’’ ungkapnya.
Ketua DPD NasDem Mukomuko, Busril memastikan jika NasDem mengusung Wismen untuk bupati. Karena ini merupakan keputusan dari pusat. Selaku kader tentu mereka menyambut baik, apalagi Wismen termasuk orang penting di dalam parpol ini. Mereka siap memenangi Wismen pada Pilkada kelak, seluruh pengurus, kader dan simpatisan akan diminta bergerak.
‘’Kita sudah pasti mengusung Wismen, ini langsung pentintah dari pusat, seluruh kader dan simpatisan diminta bergerak menuju kemenangan,’’ tutupnya.(jar)

30 Calon PPK Tak Lulus Administrasi
//Besok Tes Tertulis di Aula Bappeda
METRO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko sudah menyelesaikan pemeriksaan adminstrasi para peminat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Dari ratusan pendaftar, kurang lebih 30 pendaftar dinyatakan tidak lulus administrasi. Mereka yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) dipastikan gagal mengikuti tes berikutnya. Bagi peserta yang dinyatakan lulus administrasi dijadwalkan pagi besok mengikuti tes tertulis yang bertempat di aula Bappeda Mukomuko.
Tes diselenggarakan Pukul 10.00 WIB, peserta diminta hadir 30 menit seblumnya. Pakaian bebas namun harus pantas dipandang mata, juga membawa papan LJK dan alat tulis sendiri. Untuk mengetahui nama-nama yang lulus verifikasi administrasi serta ketentuan lain pada saat tes berikutnya, silahkan lihat langsung di pengumuman halama dalam koran ini, atau ke kecamatan dan KPU.
sekretaris KPU Mukomuk, Aran,S.Pd mengatakan terkait dengah hasil ini, sudah melalui proses yang cukup teliti dari Komisioner KPU Mukomuko. Para peserta diminta memperhatikan jadwal yang sudah diumumkan, jangan sampai tidak mengikuti tes berikutnya.
''Kita minta pada peserta memperhatikan pengumuman ini, jika melanggar ketentuan maka kerugian bagi mereka sendiri. Karena tidak diberlakukan tes ulang,'' kata Aran.
Salah seorang Komisioner KPU, Syofia Diana,SE juga menyampaikan hal senada. Hasil verifikasi ini sesuai dengan aturan yang berlaku. Mereka yang dinyatakan tidak memenuhi syarat disebabkan oleh beberapa hal, termasuk kekurangan syarat dan lainnya. Bagi yang dinyatakan lulus administrasi akan mengikuti tes berikutnya, jika tidak hadir maka secara otomatis dianggap mengundurkan diri.
''Ini adalah ketentuannya, bagi peserta kita minta perhatiannya. Juga bagi masyarakat yang mengetahui nama-nama yang diumumkan bermasalah, silahkan sampaikan ke KPU,'' tuturnya.
Pihak Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Mukomuko, meminta KPU lebih selektif dalam melakukan verifikasi berkas peserta yang mengikuti tes. Panwaslu mengantongi identitas 4 peserta yang diduga bermasalah. Selain mereka terindikasi terlibat partai politik (parpol), juga diduga eks PPK.
‘’Kita telah menerima data, beberapa nama peserta tes PPK yang dinyatakan lulus verifikasi administrasi. Dari hasil penelusuran sementara, kita menemukan empat nama yang terindikasi bermasalah. Dengan demikian, jelang pelaksanaan tes tertulis yang akan dilaksanakan pada Selasa 5 Mei nanti, kita minta KPU untuk meninjau kembali persyaratan mereka. Berangkat dari informasi yang kita terima, dua orang diketahui pernah menjadi peserta pemilu legislatif, satu orang pernah menjabat anggota PPK periode lalu. Sedangkan satu orang lagi yang kita curigakan, karena adanya kesamaan nama dengan salah satu pengurus partai,’’ kata Ketua Panwaslu Kabupaten Mukomuko, Sujarwanto, S.Sos kepada Radar Mukomuko (RM) kemarin.(jar/nek)


Diam-Diam SPN Mulai Gencar
METRO – Para bakal calon Bupati Mukomuko mulai gencar bergerak menjaga asa untuk menduduki BD 1 N. Diam-diam ditengah euforia kandidat lainnya, ternyata sejak beberapa hari lalu H. Sapuan,SE,Ak,MM,CA juga show ke berbagai tempat di Mukomuko. Meski ia menyebutkan hanya silaturahmi dengan kerabat, sanak saudara dan tokoh masyarakat lainnya, namun tidak dipungkiri lagi, aksinya adalah dalam rangka menjaga konsentrasi para pendukungnya.
Sebagai kandidat yang punya pengalaman, dimana pada Pilkada 2010 lalu, ia mampu memberi persaingan sengit pada incumbent, Sapuan punya jurus tersendiri mengejar kursi nomor wahid di daerah ini. Pastinya ia tidak perlu lagi banyak memperkenalkan diri kepada masyarakat. Mungkin hampir seluruh warga Mukomuko mengenal nama dan sosoknya. Selain sebagai calon bupati, ia juga merupakan pengusaha sukses yang peduli dengan daerah yang ditunjukkan lewat aksi sosialnya. Seperti menyantuni anak yatim, orang miskin dan bantuan lain dan paling penomenal adalah, keberadaan 3 unit ambulace yang disumbangkannya untuk masyarakat Mukomuko.
Dihubungi via telepon genggam, Sapuan mengakui jika ia sedang ada di Mukomuko. Tujuan utama menghadiri undangan di Selagan Raya juga kunjungan ke berbagai tempat lainnya.
‘’Hanya bersilaturahmi saja, memang ada undangan dari masyarakat untuk menghadiri doa bersama. Kalau mengenai Pilkada kita isyaallah sudah siap secara perahu,’’ katanya.
Untuk kegiatan full menghadapi pemilihan, diakuinya belum dilakukan karena ia masih konsentrasi dengan pekerjaa. Selain Pilkada belum dimulai, juga menurutnya masyarakat belum pantas disibukkan oleh masalah dukung mendukung. Ada baiknya untuk saat ini konsentrasi melakoni pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidup.
‘’Kalau sudah waktunya kita pasti bergerak, karena targetnya memenangi Pilkada. Untuk sekarang biar masyarakat tenang melaksanakan kegiatannya, kita juga butuh bekerja untuk bisa memenuhi kebutuhan. Kasian kalau jauh-jauh hari warga sudah dikacaukan dengan dukungan calon,’’ tutupnya.(jar)

Wednesday, 29 April 2015

3 Cabup Amankan Tiket Pilkada, Tersisa 6 Kursi

 METRO – Kabarnya tiga bakal calon Bupati Mukomuko sudah mengamankan tiket Pilkada. Masing-masing adalah H. Sapuah,SE,Ak,MM,CA diusung oleh 7 kursi parpol di dewan, Ir. Wismen A Razak (WAR) 6 kursi dan Ir. H Gafrie Zainuddin 6 kursi. Artinya masih tersisa 1 tiket dengan total 6 kursi partai politik di DPRD Mukomuko.  Ada kemungkinan menjadi milik Andy Suhary,SE,M.Pd ataupun Choirul Huda,SH. Dengan demikian ada peluang calon bupati tetap 5, jika salah satu diantaranya melalui jalur independen.
Adapuan perkiraan parpol pendukung masing-masing calon untuk sementara adalah, Sapuan diusung PKB, PKPI dan PDI Perjuangan. Sementara Wismen diusung NasDem dan Hanura juga kemungkinan Partai Demokrat. Sementara Gafrie dikabarkan mendekati kesepakatan dengan PAN dan Gerindra. Artinya dengan demikian masih tersisa kursi PPP, Golkar dan PKS dengan total 6 kursi. Sedangkan syarat maju melalui jalur parpol adalah menimal 5 kursi.
Dihubungi, Sapuan belum mau terbuka mengenai parpol pengusungnya. Namun soal kabar sudah ada keputusan dari PKPI dan PKB juga sudah hampir deal dengan PDI Perjuanga, Sapuan mengaku hanya orang parpol yang memahaminya. Yang jelas ia mengikuti mekanisme sesuai dengan permintaan parpol, dimana mendaftar di kabupaten, kemudian dipanggil pihak provinsi dan pusat. Bahkan hampir seluruh partai dilamarnya.
‘’Kalau pastinya hanya orang partai yang paham, saya ikuti mekanisme sebagaimana yang diminta saja. Seluruh partai kita lamar dan dipanggil, kalau memang saya dianggap layak, maka akan disetujui. Andai tidak, saya juga berkawan dengan semua orang,’’ kata Sapuan.
Gafrie juga masih belum mau terbuka, namun sesuai dengan apa yang  ia lakukan, kemungkinan untuk diusung cukup besar. Mengenai PAN dan Gerindra, menurut Gafrie dua parpol tersebut sudah dilamar dan dilalui tahapan penjaringannya. Memang ada permintaan dari pusat untuk menghadap. Kemungkinan besar dalam 2 minggu kedepan, sudah bisa dijelaskan dengan rinci. Ia juga berharap diusung PPP dan Golkar serta partai lainnya.
‘’Kalau sekarang saya belum bisa katakan pasti, sebab surat pernyataan mengusung belum dipegang. Tapi intinya insyaallah saya diusung oleh partai politik, kalau independen nampaknya belum minat,’’ kata Gafrie.
Begitupun dengan Wismen belum mau terus terang mengenai partai yang akan berkoalisi dengan NasDem. Namun yang jelas gabungan dari partai pemenang Pilkada. Saat ini ia masih fokus untuk membangun komunikasi dengan semua lapisan masyarakat.
‘’Nanti kita baru buka seluruhnya, kuncinya kita diusung gabungan partai politik. Untuk saat ini kami akan bangun komunikasi dulu dengan semua lapisan masyarakat,’’ tutupnya.(jar)


PKPI Usung Sapuan, Alfian Ngaku Bingung
POLITIK RM – Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (DPP-PKPI) sudah mengeluarkan surat keputusan (SK) mengenai penetapan H. Sapuan,SE,Ak,MM,CA sebagai calon Bupati Mukomuko. Kabarnya ketua DPC PKPI Mukomuko, Alfian,SE merasa terkejut lantaran keputusan itu tidak diketahui oleh dirinya.
Dihubungi Via telepon genggam, Alfian mengaku kurang paham dengan keputusan dari DPP tersebut. Yang jelas ia belum membuat rekomendasi untuk mengusung Sapuan, walau salah satu nama calon yang mendaftar ke PKPI adalah Sapuan. SK keputusan DPP juga belum ia terima sampai kemarin. Namun apakah ia setuju atas keputusan itu? Alfian tetap patuh dengan keputusan pimpinan tertinggi dalam partainya.
‘’Saya kurang jelas, karena merasa tidak ada merekomendasikan itu, sampai sekarang SK dari DPP belum saya terima. Kalau itu memang dari bos (pimpinan partai red) mau bagaimana lagi, kita nurut saja,’’ kata Alfian.
Novesta Herman, mengatakan SK dukungan kepada Sapuan dari PKPI sudah mereka pegang, tidak mungkin belum diterima pihak kabupaten. Mengenai sikap dari Alfian yang terkesan kurang respon, menurut Herman itu urusan dalam lingkurang partai. Yang jelas, Sapuan mendaftar ke PKPI sejak awal dengan cara profesional, mulai dari tingkat kabupaten, provinsi kemudian masuk ke pusat.
‘’Kalau putusan pusat sudah ada, artinya sudah sah demikian adanya, sejak awal Sapuan mendaftar di PKPI, niatnya baik dan caranya juga sesuai aturan yang berlaku. Jika ada pendapat lain, silahkan yang bersangkutan tanyakan ke pusat,’’ katanya.
Selain sudah mendapat kepastian dari PKPI, Sapuan juga akan diusung oleh PKB, kemudian PDI Perjuangan serta Gerindra yang masih dalam tahap pengurusan akhir. Juga masih ada beberapa parpol lain juga diajak untuk bersama-sama. Dalam proses permohonan pengusungan dari partai mana saja, Sapuan selalu berpijak pada aturan.
‘’Sekarang untuk syarat sebetulnya sudah cukup, tapi kita ingin kawan sebanyak-banyaknya, maka semua partai diajukan lamaran,’’ tutupnya.(jar)

Calon Anggota PPK dan PPS Padati KPU
POLITIK RM – Sejak pendaftaran dibuka, setiap hari puluhan peminat menjadi anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) tampak memadati ruang penerimaan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mukomuko. Hingga kemarin sudah puluhan pendaftar memasukkan berkasnya. Namun kabarnya belum memenuhi kuota kebutuhan petugas di setiap kecamatan. Diperkirakan hari ini akan lebih banyak lagi yang mendaftar.
Salah seorang komisioner KPU, Syofia Diana,SE mengatakan jumlah pendaftar sudah cukup banyak. Sebagaimana yang diumumkan, hari ini adalah terakhir memasukkan berkas ke KPU Mukomuko. Pendaftaran dimulai sejak pagi hingga berakhirnya jam kerja kantor. Diakuinya dari formulur yang disampaikan ke kecamatan ada penambahan dan bisa langsung dilengkapi di KPU.
‘’Hingga sekarang ada puluhan pendaftar, kita tidak batasi, bagi yang cukup syarat dapat mengajukan lamarannya. Pendaftaran terakhir 29 april, setelah itu tidak lagi diterima,’’ katanya.
Lanjut Diana, berkas masing-masing pendaftar langsung dicek, jika belum lengkap diminta segera melengkapinya. Jika tidak bisa dilengkapi maka secara otomatis dinyatakan gagal. Bagi peserta yang sudah dua kali menjadi PPK, tetap tidak diterima karena terbentur dengan aturan yang berlaku.
‘’Kita langsung cek syarat mereka, jika kurang diminta melengkapi sebelum waktu habis. Khusus yang sudah dua kali dipastikan tidak bisa. Kalau tetap memasukkan berjas percuma,’’ tegasnya.
Anggota KPU lainnya, Dedy Desponsory,S.HI juga mengakui untuk pelamar yang sudah dua kali menjabat tidak bisa diproses. Maka diminta membuat surat pernyataan. Walau mereka mendaftar dan membuat pernyataan palsu, pasti akan ketahuan. Karena ada data petugas yang lama dan peserta lain juga mengetahuinya.
‘’Calon yang dua kali tetap tidak bisa, walau bagaimanapun akan ketahuan,’’ tutupnya.(jar)

Parpol Diborong Wismen dan SPN, Huda Siap Maju Jalur Independen
METRO – Persaingan merebut tiket menuju Pilkada Mukomuko semakin seru. Kabarnya posisi Choirul Huda,SH, Andy Suhary,SE,M.Pd, Ir. H Gafrie Zinuddin dan Burhandari terjempit. Pasalnya Wismen A Razak dan H. Sapuan,SE,Ak,MM,CA diisukan memborong beberapa partai besar. Sehingga sisa kursi diperkirakan hanya cukup untuk satu pasangan kandidat lagi, yang paling berpeluang adalah Gafrie. Huda kemungkinan, jika memang parpol buntu, akan banting stir maju melalui jalur independen.
Wismen diisukan mengklaborasikan NasDem dengan Hanura, PPP juga PKPI, walau partai ini dikabarkan sudah dikunci Sapuan. Sementaran Sapuan sendiri kemungkinan akan diusung oleh PKB, PKPI, Gerindra, PDI Perjuanga dan Demokrat. Artinya partai yang tersisa adalah PAN, PKS, dan Golkar dengan total 9 kursi. Dengan demikian hanya bisa mengantar 1 calon saja.
Novesta Herman, mengakui PKB dan PKPI sudah hampir final mengusung Sapuan, saat ini masih mengincar Gerindra dan PDI Perjuangan, dalam waktu dekat ada kepastian. Setelah semuanya terang, maka Sapuan akan mengumumkan secara terbuka ke publik sekaligus deklarasi pencalonannya.
‘’Kalau sekarang sudah melebihi syarat, namun kita berupaya mengajak parpol lain untuk bersama, maka dalam waktu dekat sudah jelas dan langsung kita siapkan deklarasi,’’ tuturnya.
Wismen sendiri saat diminta keterangannya belum mau terbuka soal partai mana saja, yang jelas ia akan diusung oleh koalisi besar partai politik.
‘’Nanti kita sampaikan secara jelas, sekarang biar dulu semuanya berjalan, kita enggan terlalu umbar,’’ ungkapnya.
Politisi PAN Mukomuko, Badrun Hasani,SH mengaku saat ini PAN belum membuat keputusan siapa calon bupati akan diusung. Namun diakuinya kandidat yang paling berpeluang sejauh ini ada Gafrie sesuai dengan rekomendasi yang diberikan tim 5 dan juga atas dasar komitmen lainnya. Namun tidak menutup kemungkinan yang diusung nantinya, Choirul Huda, karena keputusan akhir tetap di provinsi dan pusat.
‘’Kalau pasti belum, kemungkinannya Gafrie memang lebih besar, tapi kita lihat saja nanti,’’ tuturnya.
Huda mengaku masih menjalin komunikasi dengan beberapa partai. Huda optimis masih ada partai yang ingin benar-benar berjuang untuk masyarakat dan tidak mengedepankan kepentingan partai. Bagaimana jika tidak kebagian partai? Huda menyampaikan dirinya sangat yakin masih ada partai yang siap berjuang bersama mensejahterakan masyarakat. Tapi jika benar-benar tidak dapat perahu, tidak tertutup kemungkinan untuk maju melalui jalur independen.
‘’Saya masih melakukan pendekatan dengan beberapa partai. Saya percaya dengan teman-teman di partai memiliki misi yang sama, membangun Mukomuko. Jalur independen menjadi alternatif terakhir,’’jelas Huda.
Huda berharap calon bupati yang muncul bisa memberi contoh yang baik kepada masyarakat. Termasuk dalam hal mendapatkan simpatik. Sehingga tidak menimbulkan rasa benci kepada kandidat yang lain.
‘’Jangan ajari masyarakat bermusuhan. Sehingga tatanan masyarakat yang sudah baik ini tetap terjaga. Jangan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan jabatan. Jabatan bukan segala, tapi merupakan proeses dan salah satu cara untuk mengabdi kepada masyarakat,’’tambah Huda.(dul/jar)


Monday, 27 April 2015

Wismen Deklarasi Maju Pilbup



Dihadapan Ribuan Pendukungnya
METRO – Ir. Wismen A Razak, M.Si akhirnya menjadi kandidat pertama yang mendeklarasikan diri sebagai calon Bupati Mukomuko. Kemarin bertempat di Kelurahan Bandar Ratu, Kecamatan Kota Mukomuko, didampingi istrinya Direktur Eksekutif Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem menyatakan diri siap bersaing pada Pilbup nanti. Ia minta doa restu sekaligus dukungan dari ribuan massa yang memadati lokasi acara diselenggarakan.
Rangkaian acara, Wismen dan rombongan langsung disambut di perbatasan Mukomuko dan Bengkulu Utara oleh para pendukungnya. Berikutnya massapun konvoy mengiringi kendaraan yang membawa bakal calon dengan slogan ‘’ perubahan segera datang’’ ini. Di lokasi acara diselenggarakan, massa yang datang dari berbagai penjuru sudah menunggu, Wismen disambut dengan penuh semangat dan rasa haru. Berselang beberapa saat acara dimulai, dengan sambutan dari para tokoh dan Wismen sendiri. Dalam sambutannya Wismen sempat berlinang air mata, karena haru begitu besarnya harapan masyarakat kepadanya. Acara dilanjutkan dengan jamuan makan dan silaturahmi.
Dalam sambutannya Wismen menyatakan, ia siap bersaing sebagai calon bupati Mukomuko periode 2015-2020. Rencana ini sudah ia tanamkan sejak jauh sebelumnya. Selain itu, ia mencalon juga merupakan mandat dari pendiri partai NasDem Surya Paloh. Seperti diketahui Partai NasDem memiliki satu fraksi di DPR RI yang siap menyokong pemerintahannya kelak. Atas dasar itu pula, ia yakin bisa memenangi Pilkada dan membangun Mukomuko lebih baik lagi kedepannya.
‘’Pada 14 April ketika menyebut Mukomuko, Pak Surya Paloh langsung bilang khusus Mukomuko, saya minta Wismen menjadi bupati. Semuanya terdiam dan tidak ada bergeming, kenapa karena intensitas pekerjaan saya sangat tinggi mengingat Pilkada yang lebih besar. Terus saya sampaikan, posisi saya untuk menghadapi Pilkada di Mukomuko belum maksimal, karena aktivitas saya lebih banyak di luar Mukomuko. Hal ini langsung ditanggapi oleh pak Surya Paloh, dan meminta saya ambil cuti satu bulan untuk  persiapan dan kerja politik dan pulang ke Mukomuko, kamu menjadi Bupati Mukomuko. Itu bahasanya, bukan calon bupati, tetapi persiapkan diri menjadi Bupati Mukomuko. Inilah yang membuat saya berfikir, hingga tak tidur sehari semalam memikirkannya. Kenapa, karena waktu satu bulan yang diberikan kepada kami itu adalah waktu yang sangat sempit untuk sebuah persiapan. Namun alhamdulillah, semua jalan dapat kami lalui, akhirnya hari ini (kemarin,red) kami sampai ke kampung halaman. Secara pribadi dan secara keluarga dan secara partai, saya menyatakan siap maju dan siap menang untuk Pilkada 2015,’’ ujar Wismen.
Soal pendamping, ia mengakui hingga saat ini belum ditetapkan, karena masih menunggu hasil survey. Begitu juga dengan partai pengusung, ia menyebutkan, sesuai dengan hasil pembicaraan dan lobi politik di tingkat pusat, berkemungkinan besar akan diusung sebanyak 11 kursi di parlemen.
‘’Penetapan calon wakil, berdasarkan hasil survey dan mulai minggu depan akan dilaksanakan survey LSI dengan mengambil sample sebanyak 800 orang, sesuai standar partai. Selain Partai NasDem, kolaisi partai belum masih menunggu kepastian, ada saatnya akan dideklarasikan. Untuk sementara ini, mungkin koalisi partai dengan jumlah 11 kursi di dewan,’’ paparnya.
Wismen juga menegaskan kesiapannya mengatasi masalah yang dihadapi masyarakat di daerah ini. Seperti yang terganjal dalam mengolah lahan dan menerbitkan sertifikat lahan karena masuk kawasan hutan. Hal ini juga telah dibicarakan, dan pemerintah pusat siap melakukan terobosan itu agar terciptanya ekonomi yang berkembang pesat untuk kesejahteraan masyarakat.
‘’Saya sebelum datang ke Mukomuko telah konsultasi dengan dua orang menteri yang cukup dekat dengan saya. Menteri Agraria dan Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup. Saya minta kepada mereka, apa program yang akan saya sampaikan kepada masyarakat Kabupaten Mukomuko. Alhamdulillah, dua kementerian ini sudah mempunyai kerja sama dalam pemberian hak atas tanah kepada masyarakat yang belum memiliki sertifikat, bagi masyarakat penyangga hutan, bagi masyarakat penggarap HPT akan dibebaskan atau dialihkan dan menjadi hak milik mereka. Dalam waktu dekat, BPN Mukomuko akan diperintahkan untuk menginventarisir jumlah HPT yang digarap masyarakat dan itu akan disesuaikan dengan peta yang ada di Kementerian Kehutanan dan BPN pusat. Dan kemudian akan menerbitkan sertifikat gratis,’’ tandas Wismen.
Tokoh masyarakat Mukomuko, Arna Rizal, berharap jika Wismen diamanahkan untuk memimpin daerah ini, benar-benar berangkat dari niat untuk membangun. Ia berharap, setelah menjadi pemimpin, harus memikirkan nasib masyarakat.
‘’Kami berharap, jika niat Wismen tercapai untuk memimpin daerah ini, bisa menampakkan kemajuan. Selain itu, kami siap memberi dukungan dan doa restu,’’ demikian Arna Rizal.(nek)


Kantongi Rp 18,1 Miliar, KPU Pede Hadapi Pilkada
//Dawud : Kabupaten Rp 14 M, Provinsi Rp 4,1 M
METRO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko percaya diri (Pede) menatap pemilihan Bupati Mukomuko dan gubernur Bengkulu yang dihelat Desember kelak. Pasalnya saat ini mereka hampir pasti mengantongi Rp 18,1 miliar anggaran khusus untuk menyukseskan pesta demokrasi di Mukomuko. Masing-masing dana dari kabupaten Rp 14 miliar akan disahkan pada APBD Perubahan dan kemarin mendapat kepastian dana searing dari Pemda Provinsi Bengkulu Rp 4,1 miliar.
Ketua KPU Mukomuko, Dawud,S.Ag mengatakan untuk pendanaan sekarang sudah bisa dikatakan aman, setelah mendapat kepastian anggaran dari pemda Rp 14 miliar dan ditambah dengan bantuan dana dari Provinsi sebesar Rp 4,1 miliar. Kepastian anggaran searing dari provinsi didapat kemarin, saat dilangsungkan rapat KPU se Provinsi Bengkulu. Dengan demikian ia menyatakan bahwa KPU Mukomuko sudah sangat siap menyukseskan pemilihan bupati sekaligus pemilihan Gubernur.
‘’Saya rasa dengan kepastian anggaran ini, Pilkada di Mukomuko tidak ada kendala lagi, karena memang dari awal kuncinya dipendanaan. Kemarin rapat di Provinsi kita mendapat tambahan Rp 4,1 miliar dan sebelumnya pemda sudah sepakat dana pilkada 14 miliar,’’ paparnya.
Lanjutnya, dari sekarang KPU mulai melaksanakan tahapan Pilkada sesuai dengan petunjuk yang sudah diatur di dalam PKPU. Dimana tahap awal adalah penerimaan PPK dan PPS. Selanjutnya pendataan pemilih pilkada berdasarkan DP4 dari pemerintah daerah. Untuk pendaftaran calon juli mendatang, khusus calon independent pendaftaran pada bulan depan sudah dimulai. Sementara pemilian sejauh ini tidak ada perubahan, yaitu dilaksanakan serentak pada 9 Desember mendatang.
‘’Sekang kami mulai fokus melaksanakan rangkaian kegiatan yang sudah ada, kita berusaha semaksimal mungkin tidak ada tahapan yang terlambat dari jadwal,’’ tuturnya.
Sementara, Asisten III Pemprov, Ir. H. Sudoto, M.Pd mengatakan Anggaran Pilgub sudah disepakati, yakni sebesar Rp 91 miliar. Ini berdasarkan hasil rapat antara Pemda Provinsi dan KPU Provinsi Bengkulu, pada Jumat (24/4) sekitar pukul 18.15 WIB.
‘’Sedangkan untuk penandatanganan MoU Hibah akan dilaksanakan pada 27 April besok (Hari ini, red). Dipastikan sebelum 30 April kelak sudah selesai,’’ kata Sudoto.
Lanjutnya, dari total anggaran tersebut, rinciannya meliputi, Rp. 69 miliar untuk KPU, dan Rp. 22 miliar untuk Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Jumlah anggaran ini sebenarnya masih di bawah usulan KPU Provinsi sebelumnya yang mencapai Rp 111 miliar.
‘’Usulan awalnya untuk KPU Provinsi adalah Rp. 82 miliar, namun yang diakomodir Rp. 69 miliar. Sedangkan untuk Bawaslu awalnya Rp. 29 miliar, namun yang diakomodir justru Rp. 22 miliar,’’ jelas Sudoto.
Sementara untuk anggaran dana searing ke Kabupaten/kota, seperti Mukomuko, Kaur, Bengkulu Utara, Lebong, Rejang Lebong, Kepahiang, Seluma, dan Bengkulu Selatan. Yang ikut menyelenggaran Pilkada, dananya ditanggung 50 persen dari APBD Provinsi dan 50 persen lagi dari APBD Kabupaten.
‘’Artinya anggarannya 50:50. Berbeda dengan daerah yang tidak menyelenggarakan. Seperti, Kota Bengkulu dan Benteng. Itu dananya ditanggung APBD Provinsi 100 persen,’’ tegas Sudoto.
Sementara Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu Khairul Anwar, BSc mengatakan pihaknya mengharapkan dana yang dialokasikan untuk Pilgub betul-betul tidak memboroskan keuangan daerah. Sebab masih banyak program yang bersentuhan langsung ke masyarakat belum terakomodir. Seperti dana untuk alat peraga kampanye itu harusnya tidak perlu besar-besar. Karena selama ini para kandidat sudah melakukan sosiaslisasi.
‘’Pada dasarnya kita ingin Pilkada di Bengkulu lancar dan tidak terkesan pemborosan anggaran. Sehingga kami selama ini ingin dihitung betul-betul kebutuhannya. Tidak bisa dana diusulkan berdasarkan keinginan,’’ tutupnya.(jar/cw9)



KPU Mukomuko Buka Pendaftaran PPK dan PPS
METRO – Terhitung sejak 25 April kemarin, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko membuka pendaftaran Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Petugas Pemungutan Suara (PPS). Bagi yang berminat dapat mengambil formulir pendaftaran di kecamatan masing-masing ataupun di sekretariat KPU Mukomuko. Umur paling rendah dibatasi 25 tahun dan belum pernah 2 periode menjabat sebagai anggota PPK atau PPS. Lamaran diantar langsung ke KPU Mukomuko, paling lambat 29 April.
Syarat lainnya, tidak pernah menjadi anggota partai selama kurun waktu 5 tahun dibuktikan dengan surat keterangan. Untuk pendidikan menimal SLTA atau sederajat. Juga tidak pernah dipidana dengan putusan hakim tetap dengan sanksi penjara 5 tahun atau lebih. Untuk syarat lain dapat ditanyakan langsung ke KPU atau lihat pengumuman di Radar Mukomuko.
Ketua KPU Mukomuko, Dawud,S.Ag menjelaskan penerimaan PPK dan PPS dilakukan bersamaan. Khusus PPS harus utusan dari desa minimal sebanyak 6 orang. Untuk lamaran langsung diserahkan ke KPU sesuai dengan petunjuk yang ada. Pelamar akan melalui beberapa kali tahapan tes, diawali dengan tes administrasi, test tertulis dan wawancara. Juga diingatkan sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 3 tahun 2015 disalah satu pasalnya disebutkan bahwa anggota PPK, PPS dan KPPS tidak boleh bekerja lebih dari dua kali periode.
‘’Bagi yang berminat silahkan mendaftar dengan melengkapi syarat yang ditentukan. Pendaftar tidak dibatasi, hanya waktu terakhir penerimaan berkas pada 29 April nanti, KPU mengutamakan kompetensi, SDM serta kelengkapan berkas persyaratan calon,’’tuturnya.
Anggota KPU, Syofia Diana,SE mengatakan formulir sudah disampaikan ke kecamatan, bagi yang berminat dapat memperbanyaknya. Tes dilakukan secara terbuka, yang jelas petugas yang dipilih harus siap bekerja dengan baik dan tidak memihak kepada salah satu pasangan. Pelamar menyertakan surat pernyataan bermaterai yang sudah tersedia form nya, foto kopi ijazah terakhir yang dilegalisir, foto kopi Kartu Tanda Penduduk (KTP), surat keterangan kesehatan, pas foto berwarna 4×6 sebanyak dua lembar, dan Daftar Riwayat Hidup (DRH). Berkas kelengkapan administrasi pendaftaran diserahkan ke Kantor KPU. Untuk keterangan lebih lanjut bisa ditanyakan langsung ke KPU Mukomuko.
‘’Untuk persyarakat sesuai dengan pengumuman, untuk formulir dapat diambil di kecamatan masing-masing. Yang pasti mereka harus siap  bekerja keras dan bertanggungjawab,’’ tuturnya.
Sekretaris KPU Mukomuko, Aran,S.Pd menambahkan syarat untuk menjadi anggota PPK dan PPS harus memenuhi aturan yang ditetapkan oleh KPU. Tidak ada keistimewaan, semua pendaftar sama. Selain harus mematuhi aturan pelamar juga harus mematuhi aturan administrasi.
‘’Setiap pelamar harus membuat surat lamaran, surat pendaftaran bermaterai, Pas photo 3x4 tiga lembar, KTP, Surat keterangan berbadan sehat, dan surat pernyataan yang ditentukan KPU,’’ ujarnya.(jar)

Kader PDIP Mukomuko Bawa Randang Untuk Megawati

METRO – Seperti diinformasikan, besok (5/2) Presiden Joko Widodo bersama, megawati, Ketua DPR RI Puan Maharani dan Kemensos akan datang k...