Thursday, 19 March 2015

Persaingan Choirul Huda Vs Sapuan Lebih Menyengat

Isu Politik Jelang Pemilihan Bupati
METRO – Meski ada beberapa kandidat yang akan maju pada Pilkada kelak, namun sejauh ini persaingan Choirul Huda,SH dan H. Sapuan,SE,Ak,MM,CA lebih menyengat. Semuanya dinilai wajar, karena dari sekian banyak kandidat, dua calon inilah yang sejak lama sudah menebar pesona di tengah masyarakat. Suasana bisa berubah, kala kandidat lain mulai beraksi secara full untuk persaingan Pilkada. Sapuan dan Huda bisa saja mereka kalahkan.
Dari pantauan, Huda diketahui sejak awal atau sekitar dua tahun silam mulai menampakkan gerakan politiknya, sebagai cikal bakal calon bupati. Posisinya sebagai wakil bupati, mempermudah ia terus membangun komunikasi positif dengan masyarakat dan berbagai kalangan. Upayanya tidak sia-sia, nama Huda saat ini digadang-gadang sebagai calon kuat. Bahkan banyak pihak memprediksi, jika Pilkada dilangsungkan hari ini, maka ia lah bupati Mukomuko. Apalagi belakangan ini mulai secara terbuka, menyatakan niatnya untuk memimpin ‘’Bumi sakti ratau batuah’’ ini.
Sapuan sendiri, walau sosoknya jarang nongol di tengah masyarakat, karena berada di luar daerah. Namun Sapuan sejak usai Pilkada 2010 lalu, ia tidak pernah melonggarkan sedikitpun perhatiannya kepada masyarakat. Bahkan isunya tim pemenangannya pada Pilkada yang sempat membuat incumbent ketar ketir, sampai sekarang masih setia berjuang bersamanya. Ia menanamkan perhatian melalui berbagai bantuan sosial pada masyarakat. Hampir setiap tahun, Sapuan selalu menyisihkan rezekinya untuk membantu, baik langsung pada warga, rumah ibadah, kegiatan pemuda dan sebagainya. Bukti kongkritnya adalah beroperasinya 3 unit ambulan bantuan Sapuan di tengah masyarakat. Tanpa dipungut biaya siap antar jemput warga yang membutuhkan. Walau pihak Sapuan menganggap itu, sebagai aksi sosial semata, namun mau tidak mau, sosialnya sukses menanamkan kekaguman masyarakat padanya. Apalagi kala Sapuan sudah turun langsung nantinya, rasanya tidak terlalu sulit baginya untuk menggapai kursi nomor wahid di daerah ini.
Menanggapi masalah ini, salah seorang orang dekat Sapuan, Novesta Herman mengaku yakin bisa memenangi Pilkada kelak. Sapuan sudah membuktikan pada Pilkada 2010 lalu, walau tidak menang, namun ia bisa mengimbangi incumbent yang kala itu betul-betul kuat. Sekarang persiapan Sapuan sudah jauh lebih matang dan berani. Terkait kegiatan sosial Sapuan, sekali lagi ia menegaskan semuanya hanya sebatas perhatian, karena ia memiliki rizki yang bisa dibagikan dengan masyarakat yang dicintainya.
‘’Bisa jadi Pilkada kali ini sebagai Pilkada yang lebih mudah untuk kita lalui. Yang jelas, Sapuan sudah menyatakan kesiapannya dengan baik dan apapun bentuk persaingan nantinya, Sapuan tidak pernah gentar,’’ kata Herman.
Choirul Huda sendiri, mengaku terus berusaha semaksimal mungkin. Terkait kegiatannya di tengah masyarakat, menurutnya sepenuhnya sebagai tugas selaku wakil bupati. Dimana saat bupati tidak ada di Mukomuko maka ia  akan turun menghadiri undangan dan sebagainya. Terkait dukungan masyarakat yang terus menguat, Huda mengaku semakin pede menghadapi Pilkada kelak.
‘’Isyaallah kita siap, yang jelas sebagai wakil bupati kita berusaha menyelesaikan tugas ini dengan maksimal. Untuk masalah politik, sekarang masih persiapan partai,’’ tutupnya.(jar)

Hanya 4 Kandidat Cabup Berpeluang Punya Perahu
METRO – Sejak beberapa waktu lalu, bakal calon bupati Mukomuko berlomba-lomba memasukkan berkas lamarannya ke setiap partai politik pemilik parlement. Dari data Radar Mukomuko, yang terus memantau perkembangan di setiap partai politik ataupun langsung dengan kandidat dan orang-orang dekatnya, setidaknya ada 9 nama. Tetapi dari sekian banyak nama tersebut, yang diprediksi berpeluang meraih dukungan dari partai hanya 3 atau 4 calon saja. Selebihnya diprediksi akan ‘’layu sebelum berkembang’’. Adapun 3 calon yang punya kans besar mendapat perahu, Choirul Huda, SH, H. Sapuan, SE,Ak,MM,CA dan Ir. Gafrie Zainuddin. Yang ke empat juga diprediksi ada peluang Burhandari, S.Pd,M.Si. Sementara beberapa nama lain, seperti Mahyudin Yacub, Ir. H Sudirman Saleh,MM dan lainnya, juga punya peluang. Namun sejauh ini, belum bisa diprediksi dengan jelas perkembangan lobi partai yang mereka lakukan.
Huda diisukan  sudah mendekati deal dengan 3 partai politik, yaitu Hanura, NasDem dan Golkar. Selanjutnya Sapuan, diisukan punya kans besar bersama, PKP Indonesia, PKB, PDI Perjuangan dan PKS. Sedangkan Gafrie diisukan berpeluang didukung Gerindra dan PPP. Sementara Burhandari bisa bersama PAN jika PKS tidak kembali mendukung Sapuan. Sementara Partai Demokrat sampai sekarang, arah dukungannya belum terbaca. Namun perlu dipahami, peta dukungan partai ini baru sebatas prediksi berdasarkan isu lobi masing-masing.
Ketua DPD II Golkar, Ali Saftaini, SE diminta tanggapannya, mengaku belum ada ketetapan pasti mengenai dukungan partainya. Menurutnya siapa saja punya peluang berada dibawah ‘’beringin’’ tersebut. Kandidat akan melalui beberapa tahapan untuk ditetapkan sebagai calon bupati.
‘’Kita belum tetapkan calon bupati, yang jelas Golkar akan mengusung calon, siapa orangnya kita lihat saja nanti. Semua yang mendaftar punya kans didukung,’’ kata Ali.
Ketua DPD NasDem Mukomuko, Busril menyampaikan hal senada, menurutnya NasDem tengah melakukan penjaringan. Hasil penjaringan di tingkat kabupaten akan disampaikan ke Provinsi dan pusat. Selanjutnya calon yang direkomendasikan akan menghadapi tahapan seleksi di pusat berdasarkan catatan dari bawah.
‘’Calon juga akan melalui uji public, maka sampai sekarang belum ada ketetapan kandidat bupati yang kita usung, bisa jadi kita sendiri yang gunakan partai ini,’’ katanya.
Novesta Herman, yang diketahui sebagai orang dekat Sapuan, mengaku sudah mendekati deal dengan beberapa partai politik. Namun ia belum mau menyebutkan, partai mana saja yang sudah hampir pasti akan mengantar Sapuan ke kursi nomor wahid Mukomuko nanti. Yang jelas Sapuan sudah mengajukan lamaran dan mengikuti tahapan pengujian dengan beberapa partai politik.
‘’Yang jelas kita sudah siap, partai telah diupayakan semaksimal mungkin dan persiapan lain telah dimatangkan. Kalau pastinya partai mana saja, nanti akan kita sampaikan secara resmi,’’ tutupnya.(jar)



Saturday, 14 March 2015

Huda-Risber, Mujiono Wakil Sapuan, Gafrie-Syamsuri, Burhandari-Rosna

Isu Pasangan Cabup dan Cawabup
METRO – Isu politik pemilihan bupati semakin nyaring terdengar. Selain masing-masing kandidat dikabarkan sudah mengunci dukungan dari beberapa partai politik, juga bakal calon bupati mulai dijodoh-jodohkan dengan beberapa tokoh, sebagai wakilnya. Isu terbaru yang kerap terucap oleh beberapa kalangan, Choirul Huda, SH bakal berpasangan dengan Kepala Kantong Lingkungan Hidup (LH), Risber A Razak. Sedangkan Sapuan, SE,Ak,MM,CA dijodohkan dengan PDI Perjuangan yang juga anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Mujiono,S.IP. Sementara Ir. Gafrie Zainuddin dipasangkan dengan eks anggota dewan, H. Syamsuri Rustam yang sebelumnya juga pernah mencalon sebagai wakil bupati. Buhandari, S.Pd, M.Si dikabarkan akan berpasangan dengan anggota dewan Provinsi Hj. Rosna Ichwan. Namun sekali lagi, kabar ini baru sebatas isu, tanpa bukti kuat, juga belum ada pengakuan dari masing-masing kandidat ataupun orang dekatnya.
Selain dipasangkan dengan beberapa nama diatas, masing-masing juga dikait-kaitkan dengan tokoh lain. Seperti Huda, selain Risber, ia juga dikaitkan dengan politis PAN Ir. Inzani Muhammad dan Badrun Hasani asal Dapil III. Begitupun dengan Gafrie, selain bersama Syamsuri, juga diisukan bakal berjodoh dengan tokoh Dapil III lainnya, seperti Burhandari dan Badrun Hasani. Sedangkan Sapuan, selain dikaitkan dengan Mujiono, ia juga diisukan bersama tokoh Jawa asal Dapil I lainnya. Begitu pula Burhandari, selain dengan Rosna, ia juga dikabarkan menjaring beberapa nama lain asal Dapil I, diantaranya Andy Suhary dan eks dewan Ir. Nurlina Zamdial,M.Si.
Salah seorang tokoh Mukomuko, sekaligus dosen Fakultas Hukum Unib, H. Hamdani Makir, SH juga mengakui isu calon mulai tentukan pasangan ini sudah menyebar. Dan menurutnya memang sudah waktunya mereka memastikan siapa wakil yang cocok. Ia memprediksi calon bupati dari kalangan Jawa, cendrung memilih wakil orang pribumi, begitupun sebaliknya, bupati pribumi cari wakil dari jawa. Selain itu, calon berupaya wakilnya bukan dari dapil yang sama.
‘’Memang ada juga isunya, pak Huda bersama dengan Risber, Gafrie sendiri dominan ke Dapil III dan Sapuan kabarnya dari Dapil I. Saya yakin isu itu timbul karena ada gerakan yang terpantau,’’ katanya.
Diminta tanggapannya, Risber tidak membantah isu tersebut, namun ia juga tidak memberi keterangan pasti. Untuk sementara isu ini menurutnya sebatas gosip. Yang jelas Huda memang sudah memintanya, namun ia belum memberi jawaban pasti. Selain perlu izin dari keluarga juga ia harus memastikan untuk bisa pensiun dari PNS lebih dahulu.
‘’Ooh, itu baru sebatas gosip saja, pastinya kalau sudah ada daftar ke KPU dan diumumkan baru pasti. Memang ada ajakan dari pak Huda, tapi saya pikir-pikir dulu. Sebagai PNS tentu banyak pertimbangan, saya baru pensiun 3 tahun lagi,’’ kata Risber.
Novesta Herman, yang merupakan orang dekat Sapuan, juga belum bisa memastikan siapa yang akan menjadi pasangannya. Mengenai nama Mujiono menurutnya belum bisa dijelaskan. Yang jelas kemungkinan dari kalangan Jawa dan Dapil I, akuratnya lagi adalah tokoh partai politik.
‘’Kalau bakal wakil sudah ada, namun siapa belum kita publikasikan, kemungkinan dari partai politik dapil I, nantilah kita sampaikan jelasnya,’’ kata Herman.
Burhandari sendiri mengaku belum menetapkan wakilnya, ia tidak akan fokus dengan dapil, bisa saja sama-sama dari Dapil III atau Dapil I. Namun ia tidak membantah nama ketua DPD PKS masuk kategori.(jar)

Berapapun Butuh, Pemda Siap Danai Pilkada
METRO – Kepala Bappeda Kabupaten Mukomuko, menegaskan kesiapan pemerintah daerah untuk mendanai Pemilihan bupati (Pilbup) yang akan dilangsungkan pada desember kelak. Selagi sesuai kebutuhan berapapun anggaran yang dibutuhkan pemerintah daerah siap. Bahkan untuk dana awal, pemerintah sudah menganggarkan dana sekitar Rp 6,5 miliar.
Dijelaskannya, mengenai dana Pilkada tidak perlu ragu, pemerintah sangat siap mendanainya, berapapun yang dibutuhkan oleh pelaksana Pilkada kelak. Yang jelas kebutuhan dana harus real alias sesuai dengan kebutuhan untuk menyukseskan peda demokrasi ini. Walau dalam rinciannya belum seluruhnya untuk KPU, dana Rp 6,5 miliar yang dianggarkan sebelumnya, adalah diperuntukkan untuk Pilkada, artinya jika kurang pemerintah tinggal menambahkan. Walau nanti tidak ada dana dari provinsi dan pusat, pemda sama sekali tidak meraguinya.
‘’Sekarang kita pastikan dulu, berapa sebetulnya dana yang dibutuhkan, kalau sesuai kita tidak masalah dan siap menganggarkannya. Lagian perlu tahu dulu, berapa bantuan dari pusat dan provinsi, atau memang kita seluruhnya yang tanggung,’’ kata Herlian.
Mengenai sumber dananya, Herlian mengaku semuanya bisa, jika tidak ada halangan dalam beberapa bulan kedepan anggaran perubahan mulai dibahas. Atau kalau butuh sebelum perubahan, pemerintah juga bisa mendanainya. Di daerah lain, bahkan ada yang belum sama sekali menganggarkan pembiayaan pemilihan dalam APBD nya. Yang jelas, pihaknya akan menghitung dengan rinci bersama pelaksana Pilkada dan dewan terkait kebutuhan dana.
‘’Memang dalam aturan pendanaan pilkada diamanatkan kepada daerah, bagaimanapun kita harus siap lakukan itu, tapikan ada bantuan pusat. Setelah semua jelas dan kita telah rincikan, baru kita tetapkan berapa kebutuhan Pilkada,’’ tutupnya.(jar)

6 Kandidat Cabup Diuji Tim Seleksi NasDem
POLITIK RM – Tahapan penjaringan calon kandidat Bupati Mukomuko, Partai NasDem terus berlanjut. Saat ini memasuki tahapan fit and proper test yang berlangsung alot di Sekretariat DPD Partai NasDem Kabupaten Mukomuko.  Terhitung sejak Selasa hingga Kamis (10-12/3), 4 orang calon kandidat, Choirul Huda, SH, Firmansyah Zakarya, Juni Kurnia Diana, SAP dan Burhandari, S.Pd, M.Si telah melalui tahapan pengujian. Mereka dicecar sejumlah pertanyaan dalam waktu sekitar 1 jam oleh dua orang tim penguji, Supranto, SH dan Musfar Rusli. Sesuai agenda yang telah dijadwalkan, hari ini giliran Sapuan, SE, MM, AKA, CA dan Busril yang juga merupakan Ketua DPD NasDem Mukomuko.
‘’Tahapan fit and proper test ini, tidak bisa diwakilkan. Dan harus bakal calon yang bersangkutan. Karena kami ingin melihat, mengukur sekaligus menguji kemampuan dan kemauan calon, sebelum direkomendasikan. Mereka dipanggil satu-satu, sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Untuk masing-masing calon diuji selama lebih kurang 1 jam,’’ kata Musfar Rusli yang juga diamini Ketua DPD NasDem Kabupaten Mukomuko, Busril kepada Radar Mukomuko (RM) kemarin.
Musfar menjelaskan, ada beberapa poin yang diuji pada tahapan fit and proper test. Pada prinsipnya berkaitan dengan wawasan dan kemampuan  bakal calon. Menurutnya, seperti wawasan kebangsaan, kepemimpinan dan kepemimpinan daerah. Kemudian juga berkaitan dengan planing untuk Kabupaten Mukomuko serta wawasan dan kemampuan berpolitik.
‘’Itu sebuah konsekuensi Partai NasDem, agar menetapkan bakal calon yang direkomendasi nantinya benar-benar memiliki kemampuan untuk memimpin daerah. Disamping uji kemampuan yang berkaitan dengan visi dan misi, juga pengetahuan tentang wawasan umum. Tahapan ini harus benar-benar dilaksanakan maksimal, karena sudah PO internal partai,’’ imbuhnya.
Setelah proses ini selesai, kemudian segera diplenokan oleh Timsel yang terdiri dari, Musfar Rusli, Rudiyansah, Supranto, HM Maril dan Supardji. ‘’Hasil pleno Timsel segera disampaikan ke Koordinator Wilayah di Bengkulu, sekaligus dipresentasikan. Selanjutnya akan ditetapkan beberapa nama yang akan direkomendasi ke DPP. Pada prinsipnya, proses seleksi ini merupakan langkah untuk pengusungan calon dari partai yang benar-benar dinilai memiliki kemampuan dan siap diusung untuk menang pada Pilkada nanti,’’ demikian Musfar.(nek) 

Thursday, 5 March 2015

PAW Diproses KPU Provinsi, Gusti Hampir Pasti Gantikan Khairanzar

METRO – Peluang Ramadan Gusti, SH untuk duduk di Komisi Pemilihan Umum (KPU) terbuka lebar. Berdasarkan Undang-undang (UU) Nomor 15 tahun 2011 tentang perlengkapan pemilih, pasal 27 ayat 5 huruf C, anggota Kpu Kab/Kota digantikan oleh calon anggota kpu kab/kota urutan berikutnya dari hasil pemilihan yang dilakukan oleh KPU provinsi. Artinya Gusti yang berada di posisi 6 punya kans besar diangkat untuk menggantikan Khairanzar yang mundur lantaran memilih CPNS.
Adapun isi lengkap UU tersebut adalah, Penggantian antar waktu anggota KPU, KPU Provinsi, atau KPU Kabupaten/Kota yang berhenti sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dengan ketentuan: a. Anggota KPU digantikan oleh calon anggota KPU urutan peringkat berikutnya dari hasil pemilihan yang dilakukan oleh Dewan Perwakilan Rakyat.
Ketua KPU Provinsi Bengkulu, Irwan Saputra, mengakui mereka akan melaksanakan PAW sesuai dengan UU nomor 15 tahun 2011 tersebut. Kecuali ada persoalan yang dapat membatalkan yang bersangkutan, maka dirubah ke posisi berikutnya. Yang jelas KPU akan melakukan pengecekan kembali terhadap adminitrasinya serta memanggil langsung urutan hasil tes sebelumnya.
‘’Kami akan memprosesnya sesuai yang diatur dalam UU Nomor 15 tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilu pasal 27 ayat 5(c); anggota KPU kab/kota digantikan oleh calon anggota KPU kab/kota urutan berikutnya dari hasil pemilihan yang dilakukan oleh KPU provinsi,’’ kata Irwan.
Ia juga mengakui jika surat pengunduran dari Khairanzar yang memilih menjadi CPNS sudah diterima. Sekarang sedang dalam proses untuk dikeluarkan surat pemberhentian secara resmi. Setelah itu, KPU Provinsi Bengkulu langsung melaksanakan penetapan penggantinya. Jangka waktunya tidak akan lama, karena mengingat KPU sedang bersiap menghadapi Pilkada.
‘’Surat pengunduran diri beliau sudah kami terima, dan untuk penggantian antar waktu, segera akan kami proses,’’ tegasnya.
Sebelumnya, Khairanzar menyatakan bahwa ia sekarang sudah resmi tidak lagi sebagai komisioner KPU. Karena berdasarkan aturan yang berlaku, anggota KPU harus bekerja penuh. Sementara sebagai CPNS ia tidak mungkin dapat maksimal. Peryantaan mundurya sebagai anggota KPU juga telah disampaikan ke Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan Daerah (BKPPD) Mukomuko dan Sekda.
‘’Karena saya sudah mundur, maka saya sudah melepas semuanya yang berhubungan dengan komisioner KPU, baik itu hak ataupun kewajiban. Saya berharap dengan keputusan ini semuanya dapat semakin membaik,’’ ujarnya.(jar)

6 Balon Daftar ke NasDem, Anak Amandeka Amir Muncul
METRO – Hingga kemarin, sebanyak 6 politisi sudah mengambil berkas pendaftaran bakal calon bupati ke Partai NasDem. Namun hanya H. Sapuan, SE,Ak,MM,CA yang sudah mengembalikannya sesuai persyaratan yang diminta partai. Anehnya ada beberapa wajah baru yang ikut ambil berkas, salah satunya adalah, Edi Gunawan Amandeka yang merupakan anak dari Amandeka Amir, mantan caretaker Bupati Mukomuko dan sempat mencalon pada Pilkada 2005 lalu. Selain itu, politisi PKP Indonesia, Wisnu Hadi, SE, Firmansyah Zakaria, Choirul Huda, SH, dan ketua DPD NasDem sendiri, Busri.
Staf penerima berkas, Rudhi mengakui sampai kemarin 6 berkas sudah berjalan dan baru 1 yang kembali, yaitu atas nama Sapuan. Selebihnya belum kembali, diperkirakan dalam dua hari ini semuanya sudah lengkap. Karena tim seleksi mulai melakukan penyeleksian berkas dan pengujian kandidat.
‘’Kalau yang mengambil berkas sudah 6 orang, termasuk ketua partai, juga ada Edi Amandeka dari Ipuh, namun baru Sapuan yang melengkapi berkasnya,’’ kata Rudhi.
Sekjen DPD NasDem, Musfar Rusli juga mengakui jumlah pendaftar telah mencapai 6 orang, hingga hari ini mereka masih menunggu pendaftar berikutnya. NasDem akan memberi kesempatan yang sama kepada siapa saja yang ingin mendaftar. Karena calon yang direstui sesuai hasil pengujian oleh tim seleksi, tidak ada keistimewaan bagi kader sendiri.
‘’Kami dari awal sudah memberi kesempatan sebesar-besarnya bagi calon yang ingin mendaftar. Untuk seleksi semua sama, tidak ada keistimewaan, sebab NasDem ingin mencari calon terbaik,’’ paparnya.
Ketua DPD NasDem sendiri, mengakui jika penetapan calon bupati melalui seleksi ketat. Pengurus kabupaten hanya merekomendasikan beberapa nama ke pusat, selanjutnta dilakukan rapat bersama untuk menetapkan calon yang diusung. Untuk tingkat kabupaten, tim penguji sudah ditetapkan yang diketuai oleh Supardji, S.Pd.
‘’Kita sesuai dengan perintah dari pusat, sekarang diterima dulu, nanti diseleksi, mana yang pantas direkomendasikan ke pusat,’’ tegas Busril.
Ir. Zulfani Jamal yang menyerahkan berkas Sapuan, mengaku sudah melengkapi persyaratan sesuai dengan permintaan dari partai. Sapuan sendiri tidak bisa hadir karena ada kesibukan lain di Jakarta. Ia yakin NasDem akan selektif dan objektif menjaring calon bupati. Sapuan sudah menyetakan kesiapannya untuk memenuhi semua ketentuan yang diinginkan oleh NasDem.
‘’Kami dari keluarga sudah menyampaikan berkas sesuai keinginan dari Sapuan, yang jelas kita menunggu persetujuan dari partai, Sapuan menginginkan NasDem bersamanya kelak,’’ tutup Zulfani.(jar)

Wismen Redup, Busril Siap Gandeng Sabar
METRO – Wismen A Razak yang sempat menggebu-gebu akan maju sebagai bakal calon bupati, belakangan mulai meredup. Isunya salah seorang pengurus pusat NasDem ini menunda rencananya tersebut. Namun bukan berarti NasDem tidak menyiapkan kadernya untuk berlaga pada Pilkada kelak. Kabarnya ketua DPD NasDem Mukomuko yang juga salah seorang anggota DPRD Mukomuko, Busril siap maju, bahkan ia sudah menetapkan berpasangan dengan mantan ketua DPRD Mukomuko, H. Paulus Sabar Sudio, S.Sos.
Ditemui di sekretariat NasDem Mukomuko, Busril mengakui sudah mendaftar sebagai salah satu bakal calon bupati di NasDem. Ia niat maju bukan karena ada alasan tertentu, melainkan lantaran merasa sudah siap. Anggota Komisi I ini juga mengakui jika memang mendapat restu dari partai, ia akan berpasangan dengan Sabar. Partai lain yang juga bakal diupayakannya bisa memberi dukungan, diantaranya Hanura, juga beberapa partai lain. Ia tidak muluk-muluk, mencari dukungan partai sesuai syarat yang diminta KPU saja.
‘’Kalau nanti partai mendukung, kita serius akan maju pada Pilkada, NasDem ada 3 kursi, artinya kami hanya mencari dukungan 2 kursi lagi, Hanura sudah kita lobi. Pasangan sudah kita tetapkan, pak Sabar,’’ katanya.
Lanjutnya, terkait dengan peluangnya diusung NasDem, Busril mengakui sama dengan kandidat lain yang mendaftar ke NasDem. Karena seleksi dilakukan secara bertahap, mulai dari kabupaten hingga pusat. Ia juga mengklaim sudah siap secara finansial dan mental untuk bersaing dengan calon lain, merah dukungan dari partai, ataupun mendapat dukungan dari masyarakat.
‘’Kita sekarang berjuang dulu, untuk mendapar restu dari partai, jika memungkinkan kita sangat siap, kita sudah memahami bagaimana kerasnya persaingan pada Pilkada kelak,’’ tutupnya.(jar)

Selisih 1 Suara Jadi Bupati, Persaingan Bakal Lebih Sengit
METRO – Pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan digelar Desember kelak bakal lebih sengit. Masing-masing kandidat akan berjuang habis-habisan untuk mengalahkan lawan-lawannya. Siapa yang memperoleh suara terbanyak, maka ia akan memimpin Mukomuko untuk 5 tahun mendatang. Sebab berdasarkan undang-undang terbaru Pilkada, hasil revisi Perppu, pemilihan hanya 1 putaran saja. Suara terbanyak akan keluar sebagai pemenang walau hanya lebih 1 suara dari lawannya.
Salah seorang tokoh masyarakat Mukomuko yang juga dosen Fakultas Hukum Unib, H. Hamdani Makir,SH,M.Hum mengatakan Pilkada kali ini warna politiknya bakal lebih ramai. Sejak awal persaingan bakal panas, karena setiap calon ingin meraih dukungan maksimal. Mereka tidak lagi menargetkan berapa persen, sebab tidak ada batasan angka aman, yang jadi target mereka bagaimana bisa meraih dukungan lebih banyak dari calon lain. Satu suara saja akan menentukan nasib masing-masing untuk berikutnya.
‘’Aturannya adalah suara terbanyak, Pilkada tidak lagi menggunakan sistem dua putaran. Maka mau tidak mau persaingan bakal lebih sengit, sebab satu suara menentukan status para calon,’’ katanya.
Lanjutnya, pengawasan perlu ditingkatkan pada Pilkada kelak, karena untuk mencapai tujuan, kandidat atau tim pendukungnya bisa berbuat lebih nekad lagi. Peluang pelanggaran paling banyak adalah praktek money politik atau pengerahan dukungan oleh atasan kepada bawahannya, diantaranya adalah melibatkan PNS dalam politik. Selain itu juga politik hitam lain yang dapat mencidrai demokrasi yang diinginkan masyarakat.
‘’Jelas Pilkada akan lebih rawan terhadap dugaan pelanggaran dan sebagainya, maka harus betul-betul melakukan pengawasan dengan maksimal, masyarakat perlu bijak dan menolak calon yang membuat pelanggaran,’’ tegasnya.
Masih Hamdani, Pilkada kali ini harus menghasikan pemimpin yang betul-betul lebih baik lagi dan profesional dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya. Sehingga tujuan pembangunan yang dicita-citakan tercapai. Masyarakat harus menolak pemberian dari calon yang sifatnya money politik, karena calon yang berani bayar, niatnya diragukan setelah terpilih kelak.
‘’Masyarakat harus lebih cerdas, kita butuh bupati yang bisa membangun daerah, jangan malah bupati yang memanfaatkan kekuasaannya untuk menindas atau mengayakan diri semata,’’ tutupnya.(jar)


Dapat Sinyal Dari Gerindra, Burhandari Giat Blusukan
METRO – Burhandari, S.Pd, M.Si adalah salah satu dari kandidat bupati Mukomuko yang diprediksi banyak pihak bakal menjadi pesaing berat bagi Choirul Huda, SH, Sapuan, SE,Ak,MM,CA dan kandidat lainnya. Ia punya modal awal, dikenal oleh masyarakat Mukomuko, karena selama menjabat  sebagai anggota DPRD Mukomuko dan dewan Provinsi Bengkulu Dapil Mukomuko, ia dianggap bisa mengemban amanah yang diberikan. Maka wajar Gerindra turut mencantumkan profilnya ke pusat untuk diusung sebagai calon bupati bersamaan dengan kandidat lainnya.
Bersamaan dengan itu, sejak beberapa waktu lalu Burhandari yang sudah mendapat pengakuan  dari PKS, mulai bergerak aktif membangun kekuatan di tengah masyarakat. Untuk Dapil III, sudah digarapnya secara total, semua kecamatan telah didatangi. Juga ia telah belukan di Dapil II dari jauh-jauh hari. Dalam waktu dekat, Burhandari mulai serius merapat ke Dapil I, ia akan mendatangi setiap kecamatan untuk menyampaikan pamitan pada masyarakat.
Dikatakan Burhandari, ia akan berjuang secara maksimal untuk mendapat pangakuan dari partai politik. Harapannya semua partai bisa menetapkan kandidat bupati secara objektif dan selektif. Gerindra merupakan salah satu partai yang ditargetkannya bisa bersama-sama pada Pilkada kelak. Karena partai berlambang kepala Garuda merupakan partai pemenang pemilu yang dipastikan memiliki massa pendukung cukup banyak.
‘’Mudah-mudahan saja semuanya berjalan lancar, yang jelas kita siap berjuang untuk memenangi Pilkada, kami segera bergerak ke Dapil I untuk turing menyampaikan maksud dan tujuan menuju Pilkada kelak. Mudah-mudahan Gerindra bisa memberi dukungannya kepada kita,’’ kata Burhandari.
Burhandari menargetkan dukungan penuh dari partai koalisi merah putih. Dalam hal ini  Gerindra, PKS, PAN, PPP dan Demokrat. Jika tidak seluruhnya ia hanya butuh tambahan dukungan 3 kursi dewan lagi. Selain itu saat ini tim seleksi Cawabup juga sudah mulai bergerak, ada beberapa nama bakal kandidat yang masuk dalam pantauan dan tengah dikaji lebih jauh.
‘’Kita berusaha maksimal untuk mendapat pengakuan dari partai, sebetulnya 3 kursi sudah cukup untuk mendaftar ke KPU ditambah dengan 2 kursi PKS. Kalau memang memungkinkan kita ingin bersama dengan seluruh partai merah putih,’’ tutupnya.(jar)

Wednesday, 25 February 2015

Irup HUT ke 12, Ichwan Minta Lanjutkan Pembangunan


METRO – Bupati Mukomuko Drs. H Ichwan Yunus, CPA,MM langsung bertindak sebagai Inspektur upacara (Irup) Hari Ulang Tahun (HUT) ke 12 Kabupaten Mukomuko. Besar kemungkinan ini kali terakhir Ichwan berdiri di vodium sebagai Irup HUT Mukomuko. Terlepas dari kemegahan HUT dan apa yang sudah dicapainya selama memimpin Mukomuko, Ichwan berharap bupati mendatang bisa melanjutkan pembangunan yang sudah ia lakukan, memberi kenyamanan kepada masyarakat dan bisa lebih baik lagi.
‘’Kita berharap siapapun yang dipilih rakyat nantinya, bisa seperti saya dalam memimpin, melanjutkan pembangunan yang sudah ada,’’ kata Ichwan.
Terkait apa saja PR bupati berikutnya, Ichwan mengaku pada prinsipnya hanya melanjutkan. Selama pemerintahannya program pemerintah sudah tercapai. Maka bupati berikutnya harus bisa melakukan lebih baik lagi. Kuncinya pengabdian sebagai kepala daerah adalah Ikhlas dan peduli dengan masyarakat.
‘’Pimpinlah Mukomuko dengan ikhlas, peduli dengan masyarakat, lakukan pembangunan yang sudah direncanakan dengan baik,’’ paparnya.
Dalam amanatnya saat memimpin upacara, Ichwan menjelaskan dengan rinci berbagai program pembangunan yang sudah dicapainya selama memimpin Mukomuko. Secara umum sejak dimekarkan pada 2003 lalu, terjadi perubahan signifikan dalam berbagai sektor di daerah ini. Ia juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang sudah memberi dukungan pada pemerintahannya selama ini.
Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi adat dan doa bersama di ruang kantor bupati Mukomuko. Salah seorang kepala kaum dalam penyampaiannya berharap Mukomuko bisa terus mengalami kemajuan, meski nantinya Ichwan tidak lagi sebagai bupati. Berdirinya kabupaten ini harus disyukuri, karena membawa perubahan besar dalam kemajuan masyarakat terutama dalam sektor ekonomi. Masyarakat juga mengiklaskan Ichwan untuk maju sebagai calon Gubernur Bengkulu.
‘’Walau nantinya bupati tidak lagi menjabat, petuah dan petunjuknya harus terus ada untuk pemerintahan berikutnya. Masyarakat berharap siapapun bupati mendatang harus mampu melanjutkan pembangunan dan mensejahterakan masyarakat,’’ pintanya.
Secara keseluruhan upacara HUT ke 12 Kabupaten Mukomuko berlangsung sukses. Peserta upacara terdiri dari PNS, Pelajar, Ormas, TNI, Polisi, Satpol PP dan jajaran lainnya. Upacara juga dihadiri Bupati Bengkulu Tengah (Beteng) dan segenap perwakilan dari kepala daerah tetangga termasuk perwakilan dari Gubernur Bengkulu. Juga jajaran TNI AL, AD kepolisian Republik Indonesia Mukomuko, Kejaksaan negeri, anggota dewan, TP-PKK, pejabat daerah, camat, kades, tokoh masyarakat dan lainnya. Upacara bertempat di halaman Pemda Mukomuko, selaku komandan upacara dari Polres Mukomuko. Ketua DPRD Armansyah, ST membacakan UU dasar, Kabag Hukum Setdakab, Heri Prasetyo, SS.TP membacakan undang-undang pembentukan Provinsi Bengkulu. Semuanya terlaksana dengan sukses berkat kerjasama yang baik segenap panitia dan kepiawaian jajaran Humas dan Protokler Pemda Mukomuko.
‘’Dengan berakhirnya rangkaian acara, maka berakhir pula upacara HUT ke 12 Mukomuko,’’ tutup MC Aida Ailawanis, S.IP.(jar)

Seribu Km Jalan, 11 Jembatan, Rumah Sakit dan Siburung Besi
//10 Tahun Pemimpin Mukomuko
KURANG Lebih 6 Bulan lagi pemerintahan Drs. H Ichwan Yunus, CPA,MM genap 10 tahun, bersamaan Ichwan harus mengakhiri kiprahnya sebagai Bupati Mukomuko. HUT ke 12 yang sedang berlangsung, kemungkinan HUT pemungkas pemerintahan Ichwan. Dalam kurun waktu tersebut, berbagai situasi sudah dihadapi oleh Ichwan, mulai dari persoalan dalam masyarakat, keritikan bahkan akrab dengan bencana alam, seperti gempa dan banjir yang cukup parah. Dalam 10 tahun ini Ichwan merubah ‘’Kapuang sakti ratau batuah’’ menjadi negeri yang cukup maju dan dikenal secara nasional. Berikut selintas pandang tentang pengabdian putra si pandai besi.

AMRIS TANJUNG – Kabupaten Mukomuko

Ancaman bencana alam bukan asing lagi bagi masyarakat Mukomuko, bahkan beberapa kali dilanda gempa, yang terbesar gempa 2007 yang memporak-porandakan sebagian Mukomuko. Sementara bencana banjir hampir setiap tahun melanda daerah yang berbatasan langsung dengan Provinsi Sumarera Barat (Sumbar) dan Jambi ini. Semuanya bisa dilalui dengan baik, walau belum semuanya terselesaikan dengan maksimal.
Tanpa disadari perubahan besar terus terjadi di kabupaten ini, sehingga dari daerah yang tidak dikenal banyak orang, Mukomuko menjadi kabupaten yang dikenal secara nasional. Berbagai fasilitas dan infrastruktur bermunculan. Diantara bukti kesuksesan Ichwan dalam membangun daerah, berupa berdirinya sebuah rumah sakit yang cukup besar untuk ukuran kabupaten. Mungkin belum sempurna, namun manfaatnya sudah dirasakan oleh masyarakat Mukomuko bahkan kabupaten tetangga.
Kemudian keberadaan Bandara Mukomuko, selain melancarkan transportasi udara, tidak dipungkiri keberadaan ‘’siburung besi’’ ini memiliki dampak besar terhadap kemajuan daerah. Selanjutnya yang paling dirasakan oleh masyarakat manfaatnya adalah, Ichwan selama pemerintahannya sukses membangun kurang lebih 800 km jalan desa dan kecamatan, ditambah dengan jalan usaha tani (JUT) yang terbentang menjangkau seluruh kawasan pertanian masyarakat. Juga sukses membangun 9 jembatan gantung utama dan 2 jembatan beton, yaitu jembatan Lubuk Sahung dan Lubuk Pinang. Belum lagi jembatan permanen lain, baik pembangunan baru maupun rehap terhadap jembatan yang sudah ada sebelumnya.
‘’Kita berusaha melakukan yang terbaik bagi daerah ini, terutama bagaimana memfasilitasi masyarakat untuk layanan kesehatan, pendidikan dan juga mempermudah mereka dalam menjalankan aktivitas masing-masing,’’ kata Ichwan pada saat pembukaan HUT Mukomuko ke 12.
Dengan adanya jalan dan jembatan, perekonomian masyarakat Mukomuko yang mayoritas adalah petani meluncur dengan kencang. Mereka bisa mengeluarkan hasil pertaniannya dengan mudah. Tidak hanya itu aktivitas transportasipun menjadi nyambung, seakan tidak ada lagi pemisah antara suatu desa dengan desa lainnya. Suatu hal yang pasni nilai lahan masyarakat dan hasil pertanian dan komuniti lain melonjak tajam.
‘’Kita rasakan betul bagaimana kemajuan daerah, dulu ke kebun kesulitan karena tidak ada jalan, sekarang semuanya bisa dimasuki kendaraan, tidak ada yang terasa jauh lagi,’’ kata salah seorang warga Mardison.
Dibalik kesuksesan tersebut, semuanya belum sempurna, masih banyak tuntutan pembangunan dari masyarakat belum tercapai, lantaran keterbatasan anggaran daerah. Selain itu masih ada kebijakan pembangunan yang dinilai belum semuanya memihak kepada masyarakat, bahkan pembangunan yang menggelontorkan anggaran cukup besar, sementara manfaatnya tak maksimal. Sebagai contoh pembangunan rumah Wakil Bupati yang mubazir, Rasmiling dan bangunan lainnya. Tidak hanya itu, meski tidak masuk dalam data, jumlah kemiskinan di daerah ini sampai sekarang masih tinggi. Buktinya masih banyak anak putus sekolah dan kesulitan memenuhi kebutuhan untuk berobat dan sebagainya.
‘’Pembangunan yang dicapai cukup baik, namun perlu dipahami banyak yang bisa dikoreksi, selain itu masih ada yang belum mampu dijawab oleh pemerintahan sekarang,’’ kata salah seorang tokoh Mukomuko, H. Hamdani Makir, SH,M.Hum.(**)

D’Masiv dan Nabilla Gomes Goyang Mukomuko
//Kapolres: Perketat Pengamanan
METRO – Jika tidak ada aral melintang, malam nanti grup band kenamaan D’Masiv akan hibur masyarakat Mukomuko. Riyan sang vocalis bersama crewnya akan membawakan 10 lagu, diantaranya berjudul, “Cinta ini membunuhku”, ‘’Jangan Menyerah” dan lagu baru mereka ‘’Pergilah kasih” serta lagu tenar lainnya. Selain D’Masiv, artis seksi Dj dangdut Nabilla Gomes juga sudah siap menggoyang Mukomuko. Diprediksi jalanan menuju pusat acara di perkantoran Pemda Mukomuko akan padat merayap. Acara ini merupakan puncak penutupan perayaan HUT ke 12 Kabupaten Mukomuko. Namun jangan ragu, jalannya acara mendapat pengaman ketat dari personil Polres Mukomuko.
Ketua Panitia HUT Kabupaten Mukomuko ke 12, Gianto, SH melalui Sekretaris, Syafriadi, SH mengatakan, malam puncak perayaan HUT diprediksi bakal meriah. Dengan mendatangkan artis  yang tak asing lagi di kancah pemusik Indonesia, level papan atas. Persiapan acara telah terencana dengan matang, melalui koordintor bidang perayaan puncak HUT. Tidak hanya itu, ia juga menyebutkan, panitia telah menjalin kerja sama dengan aparat penegak hukum untuk pengamanan malam acara.
‘’Malam puncak perayaan HUT panitia mendatangkan artis papan atas yang sudah terkenal, serta artis penggiring yang tak asing lagi. Kita prediksi bakal ramai penonton. Untuk pengamanan acara, panitia telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian, Satpol PP dan Dishubkominfo. Kepada masyarakat kita himbau untuk menjaga ketertiban dan keamanan pada malam pesta rakyat nanti,’’ kata Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Setdakab Mukomuko ini.
Terpisah, Kapolres Mukomuko, AKBP Andhika Visnu, SIk mengatakan, dalam pelaksanaan beberapa rangkaian kegiatan HUT mendapat pengamanan ketat dari jajarannya. Terkhusus malam puncak dengan mendatangkan artis papan atas, ia akan memperketat penjagaan dengan menambah jumlah personil anggotanya. Ia mengakui, sebagian personil dengan menggunakan pakaian dinas dan sebagian dengan sistem penyamaran.
‘’Kita minta pada malam puncak perayaan HUT berjalan lancar dan kondusif. Untuk itu, sejumlah personil telah disiapkan untuk pengamanan,’’ demikian Kapolres. (nek)


Sapuan, Huda dan Gafrie Isyaratkan ‘’Perang’’

Hadir di Upacara HUT ke 12
METRO – Tiga kandidat kuat calon bupati Mukomuko, yaitu Choirul Huda, SH, H. Sapuan, SE,Ak,MM,CA dan Ir. H Gafrie Zainuddin tampak hadir saat upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke 12 Kabupaten Mukomuko kemarin. Ketiganya sempat berbincang dan saling menyalami satu sama lain. Tidak diketahui pasti apa perbincangan yang terjadi terhadap 3 tokoh yang diprediksi bakal berjibaku saling mengalahkan pada Pilkada Desember kelak. Bisa saja kehadiran ke tiganya dalam peringatan hari bersejarah bagi ‘’kapung sakti ratau batuah’’ ini sebagai syarat jika bendera ‘’perang’’ sudah dikibar.
Bukti jika mereka mulai unjuk diri dan bangun kekuatan cukup jelas, ketiganya tampak memamerkan wibawa masing-masing sebagai calon bupati. Juga ketiganya tidak henti-hentinya menyalami dan menyapa serta mengabadikan gambarnya dengan para kades, camat, pejabat dan undangan lainnya. Bisa jadi semua itu sebagai bentuk gerakan politik untuk mendapat dukungan dari banyak pihak.
Diminta tanggapannya, Sapuan mengaku kehadirannya dalam upacara ini tidak ada hubungannya dengan politik. Ia datang karena sudah seharusnya ikut memeriahkan perayaan HUT kabupaten. Terkait komunikasinya dengan Huda dan Gafrie, Sapuan mengaku tidak ada yang khusus. Mereka hanya saling menyapa dan menanyakan kabar masing-masing. Terkait masalah poltik, saat ini belum ada persaingan, karena Pilkada belum dimulai.
‘’Kita bertemu dan saling menyapa itu biasa saja, pilkada belum dimulai, maka tidak ada persaingan politik saat ini. Kita saling menyapa karena memang sudah kenal lama, pak Huda adalah wakil bupati yang harus kita dukungan pemerintahannya bersama bupati,’’ katanya.
Choirul Huda saat ditanyai hanya umbar senyum, menurutnya biasa saja pertemuan yang terjadi antara mereka. Baginya Sapuan, Gafrie juga tokoh lainnya yang akan maju pada Pilkada kelak adalah rekan. Mereka saling menghargai dan menghormati. Siapapun yang diinginkan masyarakat harus didukung bersama-sama.
‘’Seperti biasa kita berkawan dengan semua orang, tidak ada pembicaraan politik serius antara saya dan rekan-rekan lainnya. Kami sama-sama berkeinginan membangun Mukomuko lebih baik lagi,’’ papar Huda.
Gafrie diminta komentarnya juga mengaku saling bertemu dengan Sapuan dan Huda, mereka biasa saja, sebagai rekan dan sahabat. Belum ada persaingan politik ia dan calon lainnya. Mereka hadir pada upacara kemarin karena diundang dan memang selayaknya sama-sama merayakan HUT ini. Ia menghormati Huda dan Sapuan sebagai rekan.
‘’Kami bicara biasa saja, belum ada persaingan politik, untuk persiapan menghadapi Pilkada kita tunggu kepastian partai,’’ tutupnya.(jar)

Tidak ada Kandidat Penerus, Ichwan Minta Cabup Sportif
METRO – Soal calon Bupati Mukomuko mendatang, Drs. Ichwan Yunus,CPA,MM menyerahkan sebulat-bulatnya kepada masyarakat. Ia memastikan tidak ada kader yang akan ‘’disabung’’ pada Pilkada kelak. Siapapun yang akan maju, harus bersaing dengan sportif, sehingga Pilkada bisa berjalan dengan baik, mereka yang keluar sebagai pemenang adalah calon yang diinginkan masyarakat dan harus diterima oleh lawan politiknya.
Dikatakan Ichwan, ia tidak memiliki kader yang akan diusung untuk melanjutkan pemerintahannya. Maka Ichwan menyerahkan seluruhnya pada masyarakat untuk menentukan pemimpinnya mendatang. Setiap kandidat harus bersaing dengan baik, sehingga masyarakat merasa nyaman dan yakin, jika bupati mendatang bisa membela hak mereka dengan baik.
‘’Tidak ada kader yang kita usung, silahkan siapa saja yang ingin mencalonkan diri. Yang jelas semua kita serahkan pada masyarakat untuk menentukan pemimpinnya kelak,’’ kata Ichwan.
Sekarang ia ingin menyelesaikan sisa pemerintahannya dengan baik. Apa saja yang dirasanya masih kurang akan diselesaikan dengan baik dalam sisa waktu yang ada. Selanjutnya Ichwan ingin fokus menyiapkan diri maju sebagai calon Gubernur. Ia sudah memutuskan maju menggunakan jalur independent, karena persaingan untuk meraih dukungan dari partai cukup berat. Mengenai besarnya syarat untuk maju jalur independent Ichwan tidak mempermasalahkannya, sekarang tim relawan sudah bergerak mengumpulkan dukungan dari masyarakat.
‘’Kita akan lakukan dengan baik dalam waktu yang tersisa, selanjutnya kami akan fokus untuk maju sebagai calon Gubernur Bengkulu. Kemungkian kita pilih jalur independent karena melalui partai cukup berat,’’ tutupnya.(jar)



Diserbu Lawan, Basis Ichwan Masih Terjaga

Menuju Kursi Gubernur Bengkulu
METRO – Sejak beberapa waktu lalu, bakal calon gubernur mulai buka-bukaan memasuki Mukomuko yang merupakan basis dari Drs. H Ichwan Yunus, CPA,MM. Meski demikian sampai saat ini basis Ichwan masih terjaga dengan baik, selain orang nomor wahid di Mukomuko ini sudah direstui masyarakatnya, tim relawan Ichwan For Gubernur sampai sekarang masih mampu memblok setiap ‘’serangan’’ dari bakal calon lawan politik menuju kursi Gubernur Bengkulu.
Diantara tokoh-tokoh calon gubernur yang diduga mulai mengacak-ngacak basis Ichwan, adalah Sultan B Najamudin yang sudah langsung pamitan menyampaikan pencalonannya pada masyarakat beberapa hari lalu. Kemudian bupati Kepahiang, Bando Amin C Kader, selain datang langsung, ia sudah menyebarkan spanduk dan baliho diberbagai tempat di Mukomuko. Juga Junaidi Hamsyah yang sekarang menjabat Gubernur dan termasuk Ridwan Mukti yang sekarang menjabat Bupati Musi Rawas.
Salah seorang ketua tim relawan Ichwan, Jamaris Ayang mengakui jika sudah mengetahui kedatangan beberapa calon lawan politik Ichwan tersebut. Namun demikian mereka tidak ragu sama sekali. Selain yakin masyarakat percaya dengan Ichwan, mereka juga terus bergerak mengamankan basis Ichwan. Selain itu masyarakat Mukomuko punya prinsip, bagaimanapun bentuk dan kondisinya, lebih baik orang kita dari pada orang lain.
‘’Kami tidak ragu, karena kita punya prinsip sendiri soal calon Gubernur, kiprah pak Ichwan di Mukomuko sudah diakui, masyarakat juga sudah mengizinkan ia memimpin Bengkulu,’’ ungkapnya.
Lanjutnya, kedatangan bakal calon lain adalah hal biasa, Ichwan sendiri bersama timnya juga melakukan hal yang sama, yaitu terus mendatangi setiap daerah di Provinsi Bengkulu. Bahkan kehadiran Ichwan di beberapa daerah mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Karena seluruh warga Provinsi Bengkulu mengakui, jika Ichwan sukses membangun Mukomuko. Kehidupan masyarakat jauh lebih baik selama pemerintahan Ichwan.
‘’Kita yakin saja, pak Ichwan akan mendapat dukungan dari masyarakat, karena ia sukses membangun daerah ini dengan baik, keberhasilannya diakui seluruh masyarakat Bengkulu,’’ tegasnya.
Ketua Tim relawan kabupaten, Nasir Ahmad, M.Si juga optimis Ichwan tidak tergoyahkan lagi di Mukomuko. Walau masyarakat menyambut kehadiran calon lain, mereka tetap akan memilih putra daerah pada saat pemilihan kelak. Karena diyakini, jika Ichwan jadi Gubernur pembangunan Mukomuko dan Bengkulu bisa tercapai dengan cepat.
‘’Kita biarkan lawan masuk, biasa saja dalam politik, kita tetap yakin Ichwan akan keluar sebagai pemenang pada pilkada kelak,’’ tutupnya.(jar)\

Huda Ingin Wakil Yang Bisa Kerjasama
METRO – Soal wakil bupati, Choirul Huda, SH salah seorang kandidat kuat bupati Mukomuko punya prinsip sendiri. Ia tidak akan memandang, suku, asal dan backgroun seseorang. Ia ingin bersama dengan seorang wakil yang sanggup bekerjasama dengan dirinya dalam merancang, bekerja dan merumuskan berbagai pembangunan dalam rangka menuju Mukomuko yang lebih baik serta masyarakat yang sejahtera.
Dikatakan Huda, ia tidak menetapkan wakil karena berada di suatu dapil atau berasal dari kelompok masyarakat. Wakil baginya adalah rekan dalam bekerja melayani masyarakat serta berjuang untuk membangun daerah. Istilah Dapil tidak berlaku dalam Pilkada, ia ingin hanya satu kata yaitu Kabupaten Mukomuko. Membagi daerah dalam bentuk dapil pada Pilkada sudah mengkotak-kotakkan masyarakat. Jika ia dipercaya ia berjanji akan menyama ratakan jatah pembangunan yang ada.
‘’Kita tidak sependapat ada yang berasal dari Dapil I, Dapil 2 dan Dapil 3. Dalam Pilkada istilah dapil tidak berlaku, bagi kita semua  daerah sama saja, hanya ada satu masyarakat, yaitu warga Kabupaten Mukomuko,’’ katanya.
Sampai sekarang, Huda mengaku belum menetapkan wakilnya dan belum ada pembicaraan apa-apa. Namun ia mengaku mulai meminta pandangan dari semua pihak menyangkut dengan calon wakilnya kelak. Syarat utama bisa bekerjasama, diterima masyarakat serta punya semangat membangun Mukomuko. Bisa jadi adalah orang partai atau tokoh masyarakat yang mendapat dukungan dari warga.
‘’Kita perlu banyak pandangan dari orang tua, kawan-kawan dan juga pihak lainnya. Bisa jadi wakil dari partai atau non partai, syaratnya bisa bersama-sama dan punya keinginan membangun dan membela masyarakat,’’ paparnya.
Masih disampaikan Huda, saat ini masih menunggu jawaban dari beberapa partai politik yang sudah membangun komunikasi dengannya. Setelah ada kepastian partai, maka ia akan serius memikirkan soal wakil. Karena kunci bisa mendaftar ke KPU adalah dukungan minimal 5 persen suara partai. Ia tidak membatasi jumlah dukungan dari partai, paling minim sesuai syarat KPU, jika memungkinkan setengah dari kursi partai di DPRD.
‘’Kalau partai sudah deal, maka kita bisa bebas melangkah ke tingkat berikutnya, salah satunya menyangkut wakil bupati. Sesuai aturan pemilihan satu paket,’’ tutupnya.(jar)

HUT Mukomuko, Sukses Bangun Mukomuko, Pamit Pimpin Bengkulu


Pidato Bupati Pada Paripurna HUT ke 12
METRO – Sidang paripurna Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Mukomuko ke 12 kemarin berlangsung dengan khidmat. Segenap tamu undangan dari pemerintahan provinsi dan kabupaten tetangga tampak hadir. Juga para tokoh masyarakat, jajaran pemerintah daerah maupun pejabat horizontal. Bupati Drs. H Ichwan Yunus, CPA,MM pada pidatonya membacakan berbagai pencapaian selama pemerintahannya, hingga mampu merubah Mukomuko secara signifikan. Sebelum menutup pidatonya, orang nomor wahid di ‘’Kapuang sakti ratau batuah’’ ini sempat menyampaikan niatnya untuk memimpin Provinsi Bengkulu, sekaligus ia pamit dan mohon doa restu.
‘’Meski disegi usia kami sudah tidak muda lagi, namun rasanya belum cukup pengabdian hanya di Mukomuko. Maka saya berencana maju sebagai calon Gubernur Bengkulu. Oleh sebab itu mohon dukungan dan doa restunya dari semua pihak,’’ kata Ichwan.
Masih dalam sambutannya, Ichwan mengklaim semasa pemerintahannya sudah terjadi peningkatan secara signifikan dalam berbagai sektor. Diantaranya terjadi penambahan sekolah dari semua tingkatan dan jurusan yang tersebar di seluruh wilayah Mukomuko. Juga disektor pertanian penambahan lahan pertanian serta peningkatan infrastruktur pendukung dilakukan dengan baik, sehingga Mukomuko menjadi daerah swasembada pangan. Dibidang kelautanpun kemajuan terjadi cukup baik. Pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, kesehatan dan perkantoran tumbuh hingga berlipat-lipat dari sebelumnya. Kurang lebih anggaran yang sudah dihabiskan pada masa pemerintahannya, untuk pembangunan kabupaten ini sekitar Rp 26 triliun. Mukomuko juga secara berturut-turut menerima penghargaan WTP dari pemerintah pusat.
‘’Suksesnya pembangunan ini tak lepas dari kerja keras semua lapisan pemerintah dan masyarakat. Memang kita akui terdapat beberapa kendala dalam prosesnya, sebagai contoh pembangunan rumah sakit melalui dana pinjaman daerah,’’ terangnya.
Ketua DPRD Mukomuko, Armansyah, ST yang langsung memimpin sidang paripurna HUT ke 12, juga mengakui pemerintahan Ichwan selama 2 periode berlangsung cukup baik. Bahkan sukses membawa Mukomuko lepas dari kategori kabupaten tertinggal. Ia berharap kedepannya dan pemerintah berikutnya bisa melanjutkan pembangunan ini dengan maksimal. Dewan sendiri diakui Armansyah belum mampu menjawab semua permintaan masyarakat, karena keterbatasan anggaran, juga mereka masih baru.
 ‘’Kita patut berterimakasih 2 periode menjabat, bupati mampu membawa perubahan besar. Bahkan sekarang Mukomuko lepas dari kategori daerah miskin,’’ paparnya.
Kepala Dinas Peternakan Provinsi Bengkulu, Ir. Edi Nevian yang mewakili Gubernur Bengkulu dalam sambutannya, mengucapkan banyak maaf dari Gubernur yang tidak bisa langsung hadir. Yang jelas pemerintah Provinisi Bengkulu mengucapkan selamat HUT ke 12 Mukomuko, selama pemerintahan Ichwan terjadi kemajuan daerah yang signifikan. Pemerintah Bengkulu juga berusaha maksimal meningkatkan kemajuan bagi seluruh daerah di dalam provinsi.
‘’Pemerintah Bengkulu mengucapkan Dirgahayu Kabupaten Mukomuko ke 12, semoga makin jaya dan terus bergerak maju,’’ tutup salah seorang kandidat kuat carateker bupati Mukomuko ini.(jar)


Siap Jabat Carateker Bup, Edi Nevian Tunggu Mandat
METRO – Kabarnya kepala Dinas Peternakan dan kesehatan hewan Provinsi Bengkulu Ir. Edi Nevian akan menjabat carateaker Bupati Mukomuko. Pengangkatan dirinya tinggal menunggu Drs. H Ichwan Yunus, CPA,MM mundur dari jabatannya untuk maju sebagai calon Gubernur Bengkulu. Bahkan kemarin Edi Nevian mendapat mandat dari Gubernur Bengkulu untuk mewakilinya mendampingi pimpinan dewan Mukomuko dan bupati untuk memimpin jalannya sidang paripurna HUT ke 12 Kabupaten Mukomuko.
Ditanyai langsung, Edi mengaku siap menjabat carateker jika memang diberi mandat oleh Gubernur. Ia sangat yakin mampu mengemban tugas tersebut, apalagi Mukomuko merupakan kampung asalnya. Namun persoalannya, ia tidak yakin mendapat mandat tersebut. Karena banyak pertimbangan dari Gubernur untuk memutuskan carateker bupati.  
‘’Kalau diberi mandat oleh atasan kita harus siap, apalagi ini Mukomuko, kita punya niat sejak lama ingin berbuat untuk membangun daerah ini dengan baik,’’ kata Edi.
Lanjutnya, menjabat carateker bukan pekerjaan yang ringan, karena perlu pemahaman mengenai daerah. Carateker juga harus singkron dengan pejabat daerah. Sebab tugas carateker sama halnya dengan bupati. Untuk saat ini belum saatnya memikirkan itu, Pilkada masih lama, juga semuanya belum jelas, bisa saja aturan berubah. Ia ingin fokus melaksanakan tugas sebagai kepala dinas yang dipercayakan sekarang. Ia mewakili Gubernur  pada paripurna tidak ada hubungannya dengan masalah carateker.
‘’Kegiatan yang kita lakukan di Mukomuko saat ini tidak ada hubungannya dengan masalah carateker, ini resmi sebagai tugas kedinasan sesuai kepercayaan yang diberikan,’’ tutupnya.(jar)




Saling Mengagumi, Gafrie dan Huda Berpelukan
METRO – Dua kandidat kuat calon bupati Mukomuko tampak berpeluan mesra, saat bertemu sebelum sidang paripurna HUT ke 12 Kabupaten Mukomuko kemarin. Keduanya tampak begitu akrab dan saling mangagumi masing-masing. Walau demikian tak dipungkiri, aroma persaingan menuju Pemilihan bupati sudah sangat terasa. Namun apakah ini juga sebagai pertanda ada peluang berkolaborasi keduanya? Hanya waktu akan menentukan.
Diminta tanggapannya mengenai pelukan mesra tersebut, Huda mengaku tidak ada apa-apa. Ia sudah mengenal sosok Gafrie sejak lama, Gafrie adalah sosok yang punya kemampuan cukup baik. Baginya tidak ada istilah persaingan kalah menang dalam menuju kursi nomor wahid di daerah ini. Siapapun yang akan menjadi bupati, merupakan pilihan dari masyarakat dan layak dihormati dan didukung.
‘’Salaman biasa saja kita berkawan, tidak ada istilah perlawanan untuk kalah dan menang, siapapun yang dipercaya rakyat, maka ia yang terbaik dan harus didukung,’’ katanya.
Masih disampaikan Huda, saat ini ia tidak pandang bulu dalam memilah-milih kawan, siapapun itu adalah rekan dan sahabat. Selain itu saat ini belum waktunya bicara mengenai politik. Meski demikian, Huda mengakui jika Gafrie adalah salah satu kandidat calon bupati Mukomuko, kemungkinan besar nantinya akan berlainan perahu dengan dirinya.
‘’Kita bersahabat dan itu biasa saja, tidak ada politik apa-apa. Siapa saja yang akan maju kita anggap adalah kawan, semua berjalan dengan sportif,’’ paparnya.
Gafrie sendiri saat diminta tanggapannya terkait kemesraan keduanya yang tertangkap kamera, juga mengaku tidak ada isyarat apapun. Ia belum merasakan ada perbedaan politik dengan Huda, karena Pilkada belum dimulai. Ia juga mengaku mengagumi Huda dan menghormatinya sebagai seorang wakil bupati. Selain itu dalam berkawan Gafrie tidak memilah-milih orang.
‘’Biasa saja, kita berkawan dengan siapa saja, pak Huda adalah wakil bupati yang kita kagumi,’’ tutupnya.(jar)

Kader PDIP Mukomuko Bawa Randang Untuk Megawati

METRO – Seperti diinformasikan, besok (5/2) Presiden Joko Widodo bersama, megawati, Ketua DPR RI Puan Maharani dan Kemensos akan datang k...