Wednesday, 4 February 2015

Sapuan Lamar Gerindra, Huda Mendaftar ke PAN

METRO – Dua kandidat kuat bakal calon bupati Mukomuko, yaitu H. Sapuan, SE,Ak,MM,CA dan Choirul Huda, SH makin gencar. Seluruh partai yang membuka pendaftaran dilamar dengan harapan diusung. Sehari sebelumnya  Huda mendaftar di dua parpol sekaligus, yaitu PAN dan Hanura. Kemarin dibalas oleh Sapuan dengan mengajukan berkas ke 3 parpol, yaitu Partai Gerindra, Hanura dan PKPI. Sebelumnya keduanya juga telah sama-sama mendaftar ke PDI Perjuangan.
Selain Sapuan dan Huda, kandidat lain yang sudah unjuk keseriusan menuju Pilbup adalah, Ir. Sudirman Saleh, MM. Ia sudah melamar PDI Perjuangan, Gerindra dan PAN, juga kabarnya telah berusaha meminang PKPI. Calon lain, H. Gafrie Zainuddin telah mengajukan lamaran ke Gerindra. Kemudian Mahyudi Yacub juga mengajukan berkas ke Gerindra.
Ir. Zulfahni yang memimpin penyerahkan berkas Sapuan, menjelaskan mereka akan mengajukan lamaran ke semua partai yang membuka pendaftaran. Persyaratan yang diminta partai dilengkapi sedemikian rupa, termasuk mekanisme lain yang diatur partai. Sapuan menginginkan lebih banyak parpol yang akan bersamanya pada Pilkada kelak. Karena semakin banyak parpol, maka semakin mudah menuju kemenangan dan bisa bergontong royong membangun daerah. Saat sekarang lamaran telah disampaikan sebagian partai, terutama yang membuka lamaran.
‘’Setiap partai yang membuka pendaftaran akan kita lamar, apapun mekanisme yang berlaku dalam partai kita siap ikuti. Sapuan menginginkan sebanyak-banyak partai yang akan bersama-sama memenangi Pilkada dan membangun kabupaten ini kelak,’’ kata Zulfani.
Choirul Huda sendiri juga punya target demikian, ia akan mendekati setiap partai politik untuk diajak bersama-sama. Karena semakin banyak rekan untuk berjuang dan bekerja, maka semua akan terasa lebih mudah. Ia juga akan mengajukan lemaran ke banyak partai, termasuk parpol yang tidak membuka pendaftaran secara terbuka dipinangnya. Apalagi semua pengurus parpol sudah ia kenal dekat.
‘’Kita akan mendaftar semuanya, baik partai yang buka pendaftaran terbuka, ataupun partai yang tidak membuka pendaftaran. Kita optimis karena sudah punya hubungan baik dengan orang-orang partai,’’ papar Huda.
Sekjen Gerindra yang juga Ketua DPRD Mukomuko, Armansyah, ST seusai menerima berkas dari Sapuan, mengakui jika beberapa kandidat sudah mengajukan lamaran. Untuk kandidat yang akan diusung tetap berdasarka hasil tes dan uji publik oleh tim partai. Semuanya punya peluang yang sama, karena Gerindra menginginkan kandidat terbaik yang akan diusung kelak.
‘’Kuncinya kandidat itu dinilai layak, diterima masyarakat dan punya komitmen yang jelas untuk membangun daerah kedepannya. Sekarang sudah ada beberapa yang mendaftar, semuanya punya kesempatan bersama Gerindra,’’ tegasnya.
Sekjen PAN, Eranardi, S.IP juga mengakui saat ini sudah ada beberapa calon yang melamar PAN. Diantaranya Choirul Huda dan Sudirman Saleh, mereka masih membuka pendaftaran sampai 25 Januari.
‘’Pak Huda sudah mendaftar, selain itu Sudirman Saleh, kita buka sampai 25 Januari besok. Calon yang mendaftar akan diseleksi untuk kemudian diputuskan, siapa yang direkomendasikan,’’ tutupnya.(jar)

Gafrie Lamar Golkar dan PPP


METRO – Keseriusan Ir. H Gafrie Zainuddin maju sebagai calon bupati Mukomuko tak perlu diragukan lagi. Setelah sebelumnya mengajukan lamaran ke Gerindra dan PAN, kemarin lusa didampingi istri, Gafrie kembali mendaftar didua partai politik (Parpol) sekaligus, yaitu Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Golkar. Bahkan pria yang sudah malang melintang dibirokrasi pemerintahan ini juga berencana mengajukan lamaran ke beberapa partai lainnya.
Di PPP kehadiran Gafrie dan istri disambut langsung oleh panitia penerima pendaftaran calon, juga salah seorang anggota dewan PPP, Ojek Warman. Ia mendapat sambutan cukup baik dari para kader partai berlambang ka’bah ini. Sorenya di Golkar kehadiran Gafrie disambut langsung ketua DPD 2 Golkar Mukomuko, Ali Saftaini, SE bersama panitia seleksi lainnya. Gafrie punya peluang cukup besar mendapat dukungan dari dua partai tersebut, karena ia adalah orang pertama yang melengkapi syarat sebagai pelamar.
Pada Radar Mukomuko, Gafrie mengakui ia secara khusus dari Bengkulu untuk mengajukan lamaran ke dua partai besar ini. Ia merasa lebih pantas mendaftar langsung ketimbang diwakilkan kepada orang lain. Sebab ia bisa sekaligus bersilaturahmi dengan para pengurus parpol yang notabenenya juga telah dikenal sejak lama. PPP dan Golkar sangat diharapkannya bisa menjadi partai koalisi yang akan mengusungnya kelak.
‘’Kita memang sengaja datang khusus untuk mendaftar ke partai, sekaligus ada jadwal wawancara di Gerindra dan PAN. Kalau bisa dilakukan langsung, saya merasa lebih baik ketimbang diwakilkan,’’ kata Gafrie.
Gafrie juga kembali menegaskan keinginannya maju sebagai calon bupati kelak. Berbagai persiapan untuk menghadapi Pilkada telah ia lakukan sedemikian rupa. Niat ini tulus dari hati paling dalam, atas dasar ingin mengabdikan diri untuk membangun daerah. Banyak sektor ingin ia benahi di daerah ini dan akan ditingkatkan. Sebagai orang yang sudah melakoni berbagai jabatan di pemerintahan, mulai dari pejabat eselon, Sekda dan carateker bupati, Gafrie merasa mampu membangun Mukomuko lebih baik lagi.
‘’Kita ingin mengabdikan diri ke daerah, banyak hal yang perlu kita benahi dan tingkatkan. Sebagai mantan carateker bupati Mukomuko tentu kita tahu betul mengenai kabupaten ini. Isyaallah pengalaman dalam birokrasi pemerintahan yang sudah kita lakoni bisa diterapkan di Mukomuko nantinya,’’ tegas Gafrie.
Politisi DPC PPP, Ojek Warman mengakui jika Gafrie adalah bakal calon bupati pertama yang melengkapi syarat sebagaimana diminta oleh partai. Ia juga mengaku bangga dengan sudah mendaftarnya salah satu kandidat kuat bupati. Terkait dengan peluang Gafrie diusung oleh PPP, menurutnya cukup besar. Sama dengan kandidat lain, Gafrie akan melalui tahapan pengujian oleh PPP.
‘’Setiap calon yang mendaftara ke PPP punya kesempatan yang sama untuk diusung, karena ada tahapan pengujian dilakukan sebelum ditetapkan. Yang jelas pak Gafrie yang pertama melengkapi berkas pendaftarannya,’’ ungkap Ojek.
Ketua DPD II Golkar, Ali juga mengakui jika Gafrie adalah kandidat pertama yang menyerahkan berkas secara resmi. Namun beberapa calon lain juga sudah mengambil formulir, namun belum diserahkan. Terkait peluang Gafrie diusung Golkar Ali belum bisa memprediksikannya, setidaknya ada pertimbangan tersendiri, karena ia pertama mengajukan lamaran.
‘’Kita akan lakukan peninjauan terhadap setiap kandidat, untuk keputusan akhir tentu di DPD Provinsi dan pusat,’’ tutup Ali.(jar)

Gafrie Diuji PAN dan Gerindra
POLITIK RM - Salah satu kandidat kuat calon bupati Mukomuko, Ir. H Gafrie Zainuddin makin fokus menyiapkan diri menghadapi Pilkada. Kemarin ia mengikuti sesi pengujian oleh tim seleksi calon bupati Dewan Pimpinan Cabang Partai Amanat Nasional (DPC-PAN) dan DPC Gerindra Mukomuko. Gafrie mendapat berbagai pertanyaan dari tim penguji dua partai pemenang pemilu legislatif di Mukomuko ini.
di PAN Gafrie diuji langsung oleh tim lima dan beberapa politisi lainnya, diantaranya Waka I DPRD Mukomuko, Eri Zulhayat, SE, mantan Waka I DPRD H. Yusmardi, SH dan petinggi PAN lainnya. Di Gerindra ia dites langsung oleh tim penguji.
Pada Radar Mukomuko, Gafrie mengaku lega sudah menjalani tahapan pengujian di dua partai besar ini. Untuk selanjutnya ia serahkan kepada pihak partai, apakah ia layak atau tidak diusung nantinya. Yang jelas Gafrie mengaku sangat berharap bisa bersama PAN dan Gerindra pada Pilkada kelak. Dua partai ini tergabung dalam KMP dan juga memiliki kekuatan massa cukup besar.
''Yang jelas sebagaimana diminta partai telah kita lakukan, untuk selanjutnya kita serahkan kepada pihak partai. Kita tentu saja sangat berharap bisa diusung pada Pilkada kelak,'' katanya.
Terkait dengan pertanyaan yang diajukan pihak partai, Gafrie mengaku bisa dijelaskan dengan rinci. Arahnya lebih banyak pada kesiapan pencalonan dan juga program kedepannya, sebagaimana yang sudah disampaikan dalam visi dan misi. Gafrie juga akan mengajukan lamaran ke beberapa partai lainnya, diantaranya PKB.
''Yang dibahas masih menyangkut dengan visi dan misi kita,semuanya biasa saja. Kita siap mengikuti semua mekanisme dari partai politik. Setelah ini kita juga berencana mendaftar ke beberapa partai lainnya,'' tegasnya.
Tim penguji Gerindra, Gunarto, SE mengakui jika Gafrie sudah menjalani tes di partainya. Ia langsung sebagai salah satu dari tim penguji. Menurutnya Gafrie cukup mengenal Mukomuko dan punya program yang bagus. Namun terkait peluang Gafrie diusung, semuanya akan ditentukan bersama-sama oleh tim dan pihak partai.
''Ini baru tahapan pengujian, dari pembicaraan kami calon, saya pikir Gafrie cukup bagus. Peluang diusung, nanti akan kita lihat dari hasil rapat bersama,'' paparnya.
Yusmardi dari PAN mengaku sudah mengenal Gafrie cukup lama, ia adalah sosok yang cerdas dan berpengalaman. Wawancara Gafrie dengan tim PAN berjalan dengan lancar dan penuh dengan keakraban. Namun apakah Gafrie akan diusung PAN? Ia belum bisa jelaskan dengan rinci, karena ada beberapa tahapan akan dilakukan. Salah satunya adalah uji publik oleh tim penjaring.
''Semua kandidat layak diusung, namun siapa yang terbaik bagi PAN nantinya, itu ditentukan oleh tim penguji dan hasil uji publik juga kebijakan partai,'' tutupnya.(jar)

Lamar Gerindra, Gafri Dahului Huda dan SPN
METRO – Kemarin Ir. H Gafri Zainuddin didampingi istri dan pendukungnya mendatangi sekretariat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Mukomuko. Ia menyerahkan berkas lamaran sebagai bakal  calon bupati Mukomuko periode 2015-2020. Gafri merupakan kandidat bupati pertama yang mendaftar pada partai berlambang kepala garuda ini. Kehadirannya langsung disambut oleh ketua DPC Gerindra Mukomuko, Bassendri, SE bersama tim penjaring kandidat bupati lainnya.
Informasinya, hari ini juga beberapa kandidat akan mengajukan lamaran ke Gerindra. Diantaranya adalah H. Sapuan, SE,Ak,MM,CA dan Hadir, S.IP. Sementara Choirul Huda, SH dan Mahyudin Yacub, belum dipastikan kapan menyerahkan lamarannya. Namun diperkirakan juga dalam dua hari kedepan.
Kepada Radar Mukomuko, Gafri mengakui Gerindra merupakan partai besar dan punya massa yang cukup besar juga dikenal solid. Ia sangat berharap bisa mendapat kepercayaan dari partai ini untuk maju pada Pilkada kelak. Gafri juga menegaskan, bahwa ia serius ingin maju untuk memimpin Mukomuko.
‘’Alhamdulillah kita sudah mendaftar ke Gerindra, harapan kami bisa benar-benar bersama Gerindra pada Pilkada kelak. Kita serius ingin maju, untuk melanjutkan pengabdian di Kabupaten Mukomuko yang pernah kita mulai beberapa waktu lalu,’’ kata mantan Caretaker Mukomuko ini.
Ia juga mengakui, karena Gerindra hanya memiliki 3 kursi di DPRD Mukomuko, maka tidak mungkin ia bisa maju jika hanya bersama Gerindra. Maka Gafri juga memastikan akan melamar beberapa partai lain yang membuka pendaftaran bagi calon bupati. Bahkan sumando warga Desa Ujung Padang ini sudah melakukan pendekatan dengan beberapa partai secara langsung. Diantaranya dengan PPP, PKB dan beberapa parpol lain.
‘’Kita juga sudah membangun komunikasi dengan beberapa partai lainnya, yang jelas setiap partai yang akan membuka pendaftaran kita coba mendaftar sesegera mungkin, mudah-mudahan banyak partai yang akan bersama-sama,’’ ungkapnya.
Ketua DPC Gerindra Mukomuko, Bas mengaku baru Gafri yang menyerahkan lamaran untuk diusung Gerindra. Berkas Gafri langsung ia terima, untuk sementara dinyatakan lengkap. Karena waktu masih panjang, jika nanti ada yang kurang akan diminta untuk melengkapi. Terkait dengan peluang Gerindra untuk mengusung Gafri, Bas mengaku selalu ada kemungkinan. Yang jelas keputusannya bakal ditetapkan dalam rapat bersama partai, dari tingkat kabupaten hingga pusat.
‘’Kita terima dulu berkas untuk di verfikasi, semua punya kesempatan sama, calon yang kita usung sesuai dengan hasil kesepakatan bersama dengan petimbangan yang matang dan adil,’’ tutupnya.(jar)

Wednesday, 14 January 2015

5 Balon Bupati Lamar Gerindra




METRO – Selaku partai pemenang pemilu legislatif di Kabupaten Mukomuko, Partai Gerindra tentu menjadi idola banyak kandidat calon bupati mendatang. Dukungan dari partai barlambang kepala garuda ini diprediksi bisa melambungkan nama calon, bahkan dapat memuluskan perjuangan kandidat menuju BD 1 N. Informasinya 5 calon dipastikan akan mengajukan lamaran ke Gerindra.
Adapun lima kandidat yang dikabarkan akan melamar Gerindra adalah, H. Sapuan, SE,Ak,MM,CA, Choirul Huda, SH, Ir. Gapri Zainuddin, Mahyudin Yacub, S.IP dan  kader Gerindra sendiri, Haidir, S.IP. Bahkan beberapa orang diantara mereka telah mengambil formulir pendaftaran di sekretariat DPC Gerindra Mukomuko.
Ketua DPC Gerindra, Bassendri, SE membenarkan informasi ini. selain sudah ada yang mengambil formulir pendaftaran, juga beberapa kandidat sudah menghubunginya via telepon yang menginformasikan rencananya untuk menyerahkan berkas ke Gerindra. Ia memperkirakan hari ini, beberapa kandidat akan datang dengan berkas yang sudah ditentukan.
‘’Kalau yang mendaftar belum ada, beberapa diantara calon sudah menghubungi kita yang menanyakan mengenai syarat dan jadwal pendaftaran. Bahkan kemarin sudah ada yang mengirim utusannya untuk mengambil formulir pendaftaran,’’ kata Bas.
Lanjutnya, jadwal pendaftaran ditunggu hingga beberapa hari kedepan, sesuai jadwal secara nasional sampai 25 Januari nanti. Namun ia berharap para kandidat yang berminat menggunakan partai ini bisa menyerahkan lamaran sesegera mungkin. Karena berkas yang disampaikan akan melalui tahapan verifikasi sebelum ditindaklanjuti lebih jauh.
‘’Sudah dua hari pendaftaran kita buka, terakhir pendaftaran belum jelas, kalau merujuk pada petunjuk dari pusat, pendaftaran sampai 25 Januari kelak. Harapan kita kandidat yang berminat menggunakan Gerindra segera mendaftar,’’ paparnya.
Masih disampaikan Bas, kandidat yang mendaftar akan melalui beberapa tahapan seleksi. Untuk melayani para calon, Gerindra sudah menyiapkan panitia penerima pendaftaran dan juga ada tim 8 yang bakal melakukan tes dan pengujian terhadap kelayakan salah seorang kandidat. Yang lolos ditingkat kabupaten, akan disampaikan berkasnya ke Provinsi hingga pusat.
‘’Tim Gerindra sudah siap melayani para kandidat sepenuhnya, akan ada beberapa tahapan yang bakal dilalui. Gerindra akan mengusung kandidat terbaik sesuai dengan hasil pengujian,’’ tutupnya.(jar)

Raskin Harus Dibagi, Dewan Surati Bupati
METRO – Dewan sepakat merekomendasikan kepada pemerintah daerah untuk kembali menerima bantuan beras dari pemerintah pusat, berupa Raskin. Keputusan ini berdasarkan hasil rapat lintas komisi yang juga dihadiri pihak Dinas Sosial Nakertrans dan Bappeda beberapa hari lalu. Selain meminta kesediaan dari pemerintah daerah, dewan juga akan menelusuri langkah-langkah untuk mendatangkan kembali Raskin ke kementrian yang membidangi sektor ini. Kemarin surat sudah disampaikan ke pemerintah daerah dengan tujuan bupati.
Disampaikan ketua Komisi II, Ir. Zulfani Jamal dewan lintas komisi menyetujui raskin di bagikan kembali kepada masyarakat. Karena eksekutornya pemerintah daerah, maka dewan akan menyampaikan usulan kepada pemda. Sebagai langkah lanjut dari dewan, dalam waktu dekat mereka akan menemui pihak kementrian sosial, mencari celah agar Raskin bisa dibagikan kembali pada masyarakat.
‘’Masalah Raskin menjadi bahasan lintas komisi, ini bukti keseriusan dewan untuk memperjuangkannya. Namun kita sadari, karena eksekutornya pemda, dewan hanya sebatas meminta pemda menarik kambeli bantuan beras ini dari pemerintah pusat,’’ kata Zulfani.
Lanjutnya, Raskin sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang tengah krisis karena rendahnya harga sawit dan naiknya harga kebutuhan. Maka sewajarnya pemerintah mendengar dan suara itu. Dengan diterimanya Raskin, kemungkinan banyak bantuan pusat lain untuk masyarakat miskin yang akan datang. Sebab selama ini, pemerintah pusat menganggap Mukomuko adalah daerah yang sudah kaya dan mapan.
‘’Masyarakat sekarang membutuhkan Raskin, karena harga kebutuhan mengalami kenaikan, tidak seimbang dengan harga hasil karya masyarakat. Pemerintah layak mempertimbangkan ini. kemungkinan banyak bantuan lain bisa ditarik untuk warga miksin dari pusat nantinya,’’ tegas Zulfani.
Ditambahkan dewan lainnya, Andy Suhary, SE, M.Pd dewan dalam persoalan ini berusaha memperjuangkan hak masyarakat tersebut. Untuk kepastian akan kembali diterimanya Raskin, dewan tidak bisa. Sebab keputusan itu berada di tangan pemerintah daerah. Setidaknya dewan sudah berikan pemdapat dan perimintaan pada pemda untuk menarik kembali Raskin.
‘’Kita berupaya sekuat tenaga memperjuangkannya, namun kepastian dibagikannya Raskin bukan dari dewan, itu tugas pemerintah daerah. Yang jelas kita akan cari celah, bagaimana bantuan pusat ini bisa kembali dinikmati masyarakat,’’ tutupnya.
Ketua DPRD Mukomuko, Armansyah, ST mengakui surat sudah disampaikan kepada pemda dengan tujuan bupati selaku kepala daerah. Inti dari surat tersebut, meminta pemerintah mempertimbangkan kembali untuk menerima Raskin. Selain itu, meminta data warga miskin yang layak menerima bantuan Miskin harus diperbarui. Karena data lama sudah banyak yang tidak sesuai dengan fakta yang ada.
‘’Surat sudah kita sampaikan kepada pemerintah daerah, intinya kita minta raskin diterima lagi, selain itu data orang miskin harus benar-benar terbaru, data lama sudah tidak akur,’’ tutupnya.(jar)

Huda Dipastikan Lamar Gerindra
POLITIK RM - Bakal calon bupati kuat Mukomuko, Choirul Huda, SH memastikan diri akan menyampaikan lamaran ke Partai Gerindra. Sosok yang juga adalah wakil bupati Mukomuko ini, menginginkan banyak partai yang akan bersama-sama dengannya pada Pilkada kelak. Ia tidak membataskan 5 kursi DPRD sebagaimana syarat untuk diusung maju Pilbup.
Dikatakan Huda, sekarang sedang mempersiapkan persyaratan untuk mendaftar. Ia akan menyerahkan lamaran kemungkinan besok. Tujuannya mendaftar lain tidak bukan, berharap mendapat dukungan dari partai pemenang pemilu di Kabupaten Mukomuko ini. Huda mengaku sangat menginginkan Gerindra pada Pilkada kelak. Selain sebagai partai besar, kader Gerindra dinilainya cukup sholid dalam melakukan gerakan politik di lapangan.
''Kita akan ajukan lamaran nanti, sekarang dilengkapi dulu persyaratannya, yang jelas kita melihat Gerindra sangat strategis, karena massanya besar dan juga kadernya sholid,'' kata Huda.
Lanjutnya, selain berusaha memperbanyak partai pengusung, tokoh yang dikenal mudah senyum dan bersahaja ini, juga terus menjalin komunikasi dengan seluruh lapisan masyarakat. Hubungan baik dan kedekatan dengan semua orang diyakinya mempermudah segala tugas dan program kedepan. Sebab tidak mungkin pekerjaan bisa sukses jika dilakukan sendiri-sendiri. Semakin banyak yang bersama-sama maka semuanya bakal terasa lebih mudah dan berani.
''Kita berusaha bersama dengan semua partai, kelompok masyarakat dan secara individu kepada seluruh orang. Kita yakin kebersamaan bakal mempermudah semua urusan, sehebat apapun kita tanpa orang lain tidak ada gunanya,'' tutupnya.(jar)

Sunday, 11 January 2015

Parpol Harus Objektif dan Selektif


Seleksi Calon Kepala Daerah
METRO – Beberapa partai politik (Parpol) mulai melakukan penjaringan bakal calon (Balon) bupati yang akan diusung pada Pilkada kelak. Salah satunya di Mukomuko, PDI Perjuangan sudah menutup pendaftaran balon bupati gelombang pertama. Parpol lain, juga dikabarkan segera membuka lowongan bagi balon. Sebelumnya partai diharapkan selektif dan objektif dalam menetapkan calon bupati. Jangan mengusung kandidat karena, dilatar belakangi oleh besaran dana ‘’entertain’’ dari kandidat tersebut, ataupun atas dasar kesepakatan yang tidak memihak kepada kepentingan daerah dan masyarakat.
Disampaikan oleh Dosen senior Fakultas Hukum Unib, sekaligus tokoh Mukomuko, H. Hamdani Makir, SH, M.Hum sangat bagus partai membuka pendaftaran secara terbuka. Sehingga diketahui, siapa saja calon yang berminat menggunakannya. Juga agar partai tidak asal dalam menetapkan kandidat bupati mendatang. Seperti sebelumnya, secara tiba-tiba partai sudah menunjukkan calon tanpa diketahui umum.
‘’Bagus partai berani menerima pendaftaran calon secara terbuka, artinya ada upaya untuk mendapatkan kandidat terbaik sebagai calon bupati mendatang,’’ katanya.
Lanjutnya, seleksi ini diminta jangan sebatas untuk menaikkan great atau nilai jual dari partai tersebut dihadapan kandidat. Tetapi harus betul-betul digunakan untuk mendapatkan bakal calon bupati terbaik. Karena bukan rahasia lagi, ada isu untuk mendapat pengakuan dari suatu partai, calon harus memiliki banyak uang. Soal kemampuan, kejujuran dan kebersihan seseorang dinomor sekiankan.
‘’Kita berharap sejauh itu, karena menginginkan pemimpin yang berkualitas. Bukan pemimpin yang akan menyesatkan dan menjerumuskan masyarakat serta merugikan daerah. Karena sudah lumrah, ada isu calon harus bayar mahal partai politik,’’ tegasnya.
Masih Hamdani, kandidat bupati yang harus mengeluarkan banyak uang untuk mendapat dukungan dari partai akan lupa dengan tujuan awalnya. Selain itu partai pengusung bakal ditinggalkan begitu saja, setelah kekuasaan dipegangnya. Padahal, rumusnya partai dan bupati harus bersama-sama membangun daerah. Juga kepala daerah bakal rawan korupsi, bila mengeluarkan dana terlalu besar untuk maju.
‘’Kita akui, tanpa ada uang sulit bisa maju sebagai calon, namun kalau uang tolak ukur utama, alamat masyarakat akan dirugikan,’’ paparnya.
Ketua tim seleksi calon bupati dari PDI Perjuangan Mukomuko, Dedy Kurniawan, S.Sos menjelaskan jika partainya betul-betul selektif dalam mengusung kandidat. Setiap calon yang mendaftar punya kesempatan yang sama untuk diusung oleh PDI Perjuangan. Mereka akan di tes dan diuji kelayakannya untuk memimpin daerah dan memenangi pilkada kelak. Calon yang tidak mendaftar melalui DPC tidak punya peluang untuk mendapat dukungan dari ‘’moncong putih’’ ini.
‘’PDI Perjuangan ingin yang terbaik dan bisa memajukan daerah serta membawa kesejahteraan bagi masyarakat. Maka dilakukan seleksi ketat terhadap bakal calon yang akan diusung,’’ tutupnya.(jar)

PKPI Retak, Alfian dan Gustiadi Badi ‘’Cerai’’
POLITIK RM – Isu konflik internal dalam Dewan Pimpimnan Cabang Partai Keadilan dan Pembangunan Indonesia (DPC-PKPI) Kabupaten Mukomuko makin memanas. Bahkan Sekjen DPC PKPI, Gustiadi Badi, SH dikabarkan telah bersiap-siap mengundurkan diri dari parpol yang memiliki fraksi penuh di DPRD Mukomuko ini. Ia menarik diri dari PKPI diduga hubungannya dengan ketua PKPI, Alfian, SE sudah tidak harmonis, sebagaimana pada saat pileg lalu.
Alfian, diminta tanggapannya, terkait dengan isu mundurnya, Gustiadi Badi mengaku belum mendapat info pasti. Namun kalai memang, sekretaris parpolnya tersebut ingin hengkang, maka ia tidak punya kekuatan untuk mempertahankannya. Yang jelas sampai siang kemarin, Alfian mengaku belum meneri surat pengunduran diri dari pengurus partainya.
‘’Memang ada saya dapat kabar ia ingin mundur, kalau memang itu pilihannya, maka saya tidak  punya kekuatan mempertahankannya. Semua orang punya pilihan politik tersendiri,’’ paparnya.
Terkait dengan memburuknya hubungan dirinya dengan Gustiadi Badi, anggota Komisi I dan sekaligus ketua Fraksi PKPI ini, mengaku tidak merasa ada persoalan. Namun memang ada kekecewaan dirinya terhadap sekretarisnya tersebut. Karena  ia menginginkan semua kader dan pengurus PKPI di Mukomuko bisa kompak dan saling membahu dalam membersarkan partai.
‘’Kami sudah lama bersama-sama, bukan saja di PKPI, jauh sebelum itu kita sudah sejalan. Maka saya menyayangkan sekarang ada kabar yang menyebutkan hubungan kami sudah putus. Memang dulu saya ada rasa kecewa, saat pileg. Karena kita sedang berlomba membesarkan partai ini,’’ tutupnya.(jar)


Kursi Dewan Mulai Sepi
POLITIK RM - Sudah hampir 5 bulan, politisi hasil pemilihan legislatif (Pileg) 2014 menduduki singgasananya di DPRD Mukomuko. Berbagai gebrakan suksus mereka buat, hasilnyapun cukup memberi angin segar bagi masyarakat, terhadap wakilnya. Seperti dewan sukses menggagalkan pengangkatan honorer yang diduga sarat dengan ketidak jelasan. Kemudian menindaklanjuti persoalan PLN di Mukomuko dan banyak gerakan lainnya. Namun apakah dewan bisa mempertahankan sikap tegas, lugas dan pedulinya ini sampai akhir? jawabannya tentu nanti bisa dilihat. Yang jelas belakangan ini kehadiran dewan mulai berkurang dibanding diawal-awal usai dilantik sebelumnya. Buktinya saat dilangsungkannya Paripurna kemarin Kamis (8/1), tidak semua dewan yang hadir, bahkan sebagian kursi paripurna dewan tampak kosong.
Ketua DPRD Mukomuko Armansyah, ST saat dikonfirmasi usai paripurna kemarin, mengakui jika tidak semua dewan yang hadir pada paripurna kemarin. Namun ia tidak mengetahui, apa alasan mereka tidak hadir. Beberapa dewan yang sempat ia hubungi, mengaku ada kendala, sehingga tidak bisa hadir.
''Itulah yang kita sayangkan, semestinya mereka bisa hadir, kalau tidak ada dinas lain di luar. Beberapa orang yang saya hubungi, mengaku tidak dapat hadir karena hujan dan juga ada yang punya kegiatan lain. memenang ada beberapa dewan yang baru pulang dari DL,'' katanya.
Lanjutnya, nanti ia bersama pimpinan dewan dan BK berencana memanggil dewan yang kurang kehadirannya. Kecuali pada saat tidak ada kegiatan di kantor, seperti pembahasan, hearing dan sidang, dewan tidak harus masuk kantor.
''Nanti kita akan memanggil kawan-kawan untuk menanyakan alasan ketidak hadiran mereka beberapa kali saat pembahasan,'' paparnya.
Anggota dewan lainnya, Andy Suhary, SE,M.Pd juga menyampaikan hal yang sama. Semestinya dewan bisa hadir pada saat ada kegiatan di kantor. Karena setiap dewan punya tanggungjawab untuk melaksanakan tugasnya, sebagaimana seharusnya.
''Memang ada yang tidak hadir, semestinya harus hadir saat ada pembahasan di kantor. Semua tugas sebaiknya diikuti oleh setiap dewan,'' tutupnya.
Ketua Komisi II DPRD Mukomuko, Ir. Zulfahni Jamal juga memberi tanggapan mengenai minimnya kehadiran dewan ini. kemungkinan saat sekarang ada kendala, sebaiknya kedepan dewan selalu hadir saat ada kegiatan penting. Yang jelas dewan yang hadir kuorum untuk melaksanakan paripurna.
''Sidang belum terganggu dengan adanya dewan yang tidak hadir, sebab masih cukup untuk melaksanakan paripurna, kedepan masing-masing kita menyadari saja tugas masing-masing,'' tutupnya.(jar)

Thursday, 8 January 2015

Siapkan Syarat Independent, Ichwan Juga Lamar PDIP


Siap Maju Pilgub
BENGKULU RM – Rencana Bupati Kabupaten Mukomuko, Drs. H. Ichwan Yunus, CPA, MM untuk maju pada Pilgub tidak diragukan lagi. Kemarin orang nomor wahid di Mukomuko ini secara resmi mendaftar sebagai calon gubernur dari PDI Perjuangan. Disisi lain, Ichwan juga terus menyiapkan syarat untuk maju melalui jalur independent. Ichwan datang langsung ke DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Bengkulu.
Ichwan Yunus yang didampingi oleh tim keluarga dan pendukungnya, mengatakan, bahwa saat ini Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memang sedang sangat digemari oleh seluruh bakal calon. Karena partai ini sukses mengantar Joko Widodo – Jusuf Kalla sebagai presiden RI.
"Apalagi Presiden Jokowi yang juga merupakan Presiden terpilih dari jalur Partai PDIP, maka hal tersebut semakin menaikan popularitas PDIP. Jadi wajar jika saat ini banyak bakal calon Gubernur yang mendaftarkan diri ke PDIP," ungkap Ichwan Yunus.
Dikatakan Ichwan, Jika saat ini dirinya sudah mendaftar di Partai PDIP. Namun, untuk jalur Independent juga akan tetap terus berjalan.
"Bukan berarti karena sudah mendaftarkan diri ke PDIP lalu kita meninggalkan Independet, semuanya akan berjalan dengan beriringan," tegas Ichwan.
Ichwan juga menjelaskan, pendaftaran ke PDIP ini dilakukan dalam rangka memenuhi ketentuan bahwa untuk mencalon harus didukung oleh partai. Dengan cara mengajukan lamaran, dinilai sebagai langkah yang lebih kongkrit.
"Saya tidak akan hanya terus berada di Mukomuko, tetapi akan lebih banyak masuk dan datang ke desa-desa, dan seantero Kabupaten/Kota di Provinsi Bengkulu. Hal ini saya lakukan agar lebih mudah berdialog dengan masyarakat," jelas Ichwan.
Sedangkan untuk Partai Amanat Nasional (PAN), juga berpeluang digunakannya. Karena ia sebagai kader dan ketua DPC Kabupaten Mukomuko. Untuk saat ini Ichwan akan mematangkan semua persiapan untuk maju.
"Yang jelas, fokus visi dan misi saya adalah untuk mengembangkan potensi Bengkulu dan mengentaskan kemiskinan," tutupnya. (cw9)

Huda Paling Bersemangat, Mujiono Ikut Meramaikan



Tiga Bakal Cabup Resmi Lamar PDI Perjuangan
METRO – Setelah sebelumnya, H. Sapuan, SE,Ak,MM,CA melamar Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) melalui timnya, kemarin giliran Choirul Huda, SH yang menyerahkan berkas DPC partai berlambang kepala banteng ini. Selain itu, anggota DPRD Provinsi Bengkulu, yang juga adalah kader PDI Perjuangan, Mujiono, S.IP tidak mau ketinggalan. Hampir bersamaan dengan Huda, kemarin timnya resmi menyampaikan berkas ke sekretariat PDI Perjuagan Mukomuko.
Dari tiga kandidat yang sudah menyerahkan berkas ke panitia penerima pendaftaran bakal cabup, Choirul Huda dinilai paling bersemangat untuk mendapat dukungan dari ‘’Mocong putih’’ ini. Ia datang secara langsung menyerahkan berkas lamarannya, didampingi sang istri tercinta dan para kerabat dan tim pendukung lainnya. Lamaran Huda diterima langsung oleh pengurus PDI Perjuangan.
Dikatakan Huda, ia rela menunda banyak kegiatan pribadinya dan kepentingan lain demi mendatangi langsung kantor PDI Perjuangan untuk menyerahkan lamaran. Ia sangat berharap, kedepannya bisa selalu bersama-sama dengan partai merah ini untuk memenangi Pilkada dan juga membangun daerah. Karena ia yakin, PDIP bisa memberi semangat lebih untuk calon yang diusungnya, apalagi partai ini merupakan pemilik dari orang nomor satu di republik ini.
‘’Saya sangat bangga dan bersemangat untuk datang ke sini, saya tinggalkan semua aktivitas yang lain demi menyerahkan berkas lamaran ke PDIP. Saya berharap, kita benar-benar terus bisa bersama-sama kedepannya,’’ kata Huda.
Lanjut Huda, PDI Perjuangan bagi dirinya tidak asing lagi, karena ia pernah secara langsung bersama-sama dengan kader PDI Perjuangan untuk momen-momen penting. Apalagi seluruh pengurus DPC PDI Perjuagan Mukomuko adalah orang yang ia kenal dengan baik. Selain itu Huda mengaku akan melamar banyak partai lain untuk bersama-sama pada Pilkada kelak.
‘’Saya sangat berharap bisa bersama dengan PDI Perjuangan, karena saya tahu betul bagaimana semangat juang kader-kader partai ini. PDIP bagi saya tidak asing lagi, kami sudah bersama sejak lama, apalagi kader yang ada di Mukomuko,’’ papar Huda.
Dedi Kurniawan, S.Sos yang memimpin pengurus PDI Perjuangan Mukomuko saat menerima pendaftaran mengaku bangga dengan sudah mendaftarnya orang-orang hebat di daerah ini ke PDIP. Lamaran yang disampaikan akan mereka pelajari secara seksama dan akan ada tes yang akan dilakukan bagi setiap pendaftar. Berkas ini akan disampaikan ke DPD provinsi dan DPP untuk ditindaklanjuti. Ia juga memastikan, calon yang tidak mendaftar melalui DPC tidak punya peluang untuk diusung oleh PDI Perjuangan pada Pilkada kelak.
‘’Kami berterimakasih atas keinginan Pak Huda untuk bersama dengan PDI Perjuangan, semoga semuanya akan berjalan dengan baik. Yang jelas siapa yang bakal diusung akan ditentukan oleh DPD dan DPP sesuai dengan calon yang diajukan DPC. Untuk saat ini sudah ada 3 calon yang mendaftar, hari ini (kemarin red) adalah hari terakhir pendaftaran,’’ terang Dedi.
Mujiono sendiri saat dihubungi, mengaku tidak bisa hadir langsung dalam penyerahan berkas ke PDI Perjuangan. Sebab pada saat bersamaan, ia punya agenda penting lain, selaku anggota DPRD Provinsi. Meski demikian, ia berharap tidak mengurangi makna dan arti dari lamaran yang ia ajukan ke PDI Perjuangan.
‘’Saya sudah serahkan dengan kawan-kawan, yang jelas kita serius ingin maju sebagai calon bupati pada Pilkada kelak,’’ tutupnya.(jar)

Selain PDIP, Sapuan Dekati Partai Lain
POLITIK RM – Selain sudah menyerahkan lamaran ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), H. Sapuan, SE,Ak,MM,CA juga terus mendekati partai-partai lain. Namun partai apa saja yang dilamar olehnya, sampai sekarang Sapuan masih tertutup. Isu berkembang, Sapuan juga bakal berebutan partai Hanura dengan Huda, juga diisukan sudah ada pembicaraan serius dengan PKB, PKPI dan PKS.
Dihubungi, pengusaha muda asal Teramang Jaya ini mengaku sejauh ini lamaran resmi dan terbuka baru ia sampakan ke partai berlambang kepala banteng moncong putih. Karena PDI Perjuangan satu-satunya partai yang membuka pendaftaran bagi calon. Sebagai bakal calon bupati, mau tidak mau ia mesti mengikuti mekanisme dari organisasi tersebut. Terkait dengan calon lain juga mendaftar, Sapuan tidak persoalkan, karena memang pendaftaran dilakukan terbuka dan semua orang bisa mendaftar dengan memenuhi syarat dari partai.
‘’Kita mendaftar ke PDI Perjuangan sesuai dengan mekanisme dari partai,. Untuk partai lain belum membuka pendaftaran, maka kita belum bisa jelaskan secara rinci. Soal siapa yang mendaftar, semuanya berhak asal memenuhi ketentuan dari partai tersebut,’’ paparnya.
Sapuan tidak menapik, jika ia juga mendekati beberapa partai lain untuk maju sebagai calon bupati. Karena partai yang ada di Mukomuko tidak bisa mengusung calon sendiri. Selain itu juga ia igin banyak kawan yang akan bersama-sama menuju kemenangan Pilkada 2015 kelak. Keyakinannya untuk mendapat dukungan dari partai-partai politik sangat besar. Karena ia memahami setiap partai ingin mengusung kandidat yang punya kans besar memenangi Pilkada.
‘’Orang partai jelas sangat teliti, kita tidak ragu soal dukungan, kalau mereka menilai kita layak pasti akan didukung. Yang jelas kita ikuti mekanisme dari setiap partai lebih dahulu,’’ tutupnya.(jar)

Februari PPP Buka Pendaftaran Cabup

POLITIK RM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bersiap-siap untuk menerima  bakal calon bupati Mukomuko. Rencananya februari nanti mereka akan membuka pendaftaran secara terbuka yang berpusat di sekretariat DPC PPP Mukomuko.  Semua kandidat punya peluang untuk diusung, syaratnya menyerahkan berkas lamaran yang berisi visi dan misi juga ketentuan lain sesuai yang diminta.
Ketua DPC PPP Mukomuko, Masripani Maas, SH menerangkan untuk saat ini belum ada ketentuan siapa yang bakal mereka usung. Karena pendaftaran dan seleksi bakal calon dilakukan pada februari kelak. Untuk syarat dan ketentuan lain, mereka juga masih menunggu insruksi dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Provinsi dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Yang jelas, PPP akan mengusung kandidat terbaik yang menyerahkan berkas ke PPP dan mengikuti tahapan uji dari partai.
‘’Kemungkina februari kita buka pendaftaran dan seleksi calon, sebab sampai sekarang belum ada perintah dari pusat kepada pengurus di bawah. Yang jelas PPP siap memberi dukungan kepada kandidat terbaik,’’ tegasnya.
Lanjutnya untuk kandidat yang berminat bersama PPP sudah cukup banyak, dimana mereka sudah datang secara langsung menawarkan diri dan juga ada melalui timnya dan via telepon. Saat ini PPP belum bisa memberi jawaban pasti, karena akan ada seleksi serta mekanismenya. Selain itu PPP masih menunggu ketentuam sistem pemilihan dari pusat.
‘’Kalau yang mau bersama PPP banyak, hanya saja kita ada aturan mainnya. Yang jelas pada waktunya kelak kita beri kejelasan. Kuncinya siap dengan visi dan misi yang jelas dan nyambung dengan PPP. Kita juga mau memastikan sistem pemilihan dulu,’’ tuturnya.
Terpisah, Sekretaris DPC PPP Kabupaten Mukomuko, Frenky Janas, tidak menapik pihaknya telah menjalin komunikasi politik tentang persiapan menghadapi Pilkada. Tetapi ia menyebutkan, hingga saat ini belum ada kesepakatan dalam menetapkan calon bupti yang bakal diusung dengan berkoalisi dengan partai lain.
‘’Kita masih menunggu petunjuk pengurus partai provinsi dan pusat, sehingga sampai sekarang belum ada kejelasan terkait rencana siapa calon yang bakal diusung. Begitu juga dengan rencana pembukaan pendaftaran calon kandidat, masih belum adanya kejselasan. Yang jelas dalam menghadapi Pilkada ini, kita telah menjalin hubungan baik dengan PKS. Mungkin saja PPP akan koalisasi dengan PKS dalam memperkuat barisan pencalonan bupati mendatang,’’ imbuh Frenky.(jar)

Wednesday, 7 January 2015

Sapuan Resmi Lamar PDIP


//Mujiono Serahkan Lamaran
POLITIK RM – Akhrinya H. Sapuan, SE, AK, MM, CA menjadi bakal calon bupati Mukomuko pertama yang melamar Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Kemarin sekitar Pukul 14.30 WIB, Ir. Zulfahni yang diketahui dari pihak keluarga Sapuan mendatangi kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan di Desa Ujung Padang, Kecamatan Kota Mukomuko. Kedatangan Zulfahni, untuk mengantar berkas pencalonan.
‘’Kita datang ke PDIP untuk mengantar berkas pendaftaran bakal calon bupati atas nama Sapuan. Bahkan lamaran pendaftaran sudah diterima secara resmi oleh pengurus partai,’’ kata Zulfahni seusai menyerahkan berkas.
Lamaran yang diajukan ke parpol ini, bukti keseriusan dan kesiapan Sapuan untuk maju pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang bakal digelar pada tahun ini.
‘’Ini sebuah kesiapan dan bukti keseriusan dari Sapuan. Kita dari keluarga mendapatkan amanat untuk mendaftar ke PDIP. PDIP satu-satunya partai yang telah membuka pendaftaran bagi setiap bakal calon. Sapuan percaya PDIP sebagai partai pengusung yang siap untuk mengantar kemenangan,’’ imbuhnya.
Lanjutnya, Sapun tidak hanya mendaftar ke satu parpol saja, ia juga akan mengajukan lamaran ke banyak partai. Karena semakin banyak partai pengusungnya, maka semakin kuat pemerintahan yang akan datang.
‘’Kalau memang memungkinkan, semua partai bisa kita rangkul untuk secara bersama-sama mengusung Sapuan. Yang jelas, setiap partai yang membuka diri untuk mengusung calon kandidat, tetap akan dilamar,’’ paparnya.
Pengurus DPC PDIP Kabupaten Mukomuko, Dedy Kurniawan, S.Sos didampingi Ketua PAC PDIP Kota Mukomuko, Dirman Zufri membenarkan pihaknya telah menerima berkas lamaran dari Sapuan sebagai Bacalon Bupati. Ia juga menyebutkan, ini merupakan berkas Bacalon yang pertama diterima sejak dibukanya pendaftaran pada pekan lalu.
‘’Kita sudah menerima satu berkas pelamar yang menyatakan siap untuk memakai PDIP sebagai partai pengusung pada Pilkada. Berkas diantar langsung oleh tim pemenangan ke sekretariat. Besok (hari ini, red) merupakan hari terakhir pendaftaran bagi bakal calon. Sekedar informasi yang telah kita terima, ada dua bakal calon kandidat yang akan mengantar berkas, Choirul Huda, SH dan Mujiono,SIP,’’ ujarnya.
Selain itu, ia juga menyampaikan, pendaftaran calon kandidat bupati ini merupakan gelombang pertama. Setelah berkas direkap secara keseluruhan, akan dikirim ke pengurus DPD PDIP Provinsi dan pusat. Untuk menentukan siapa yang layak diberi dukungan, ia mengakui hal itu setelah adanya kajian dan evaluasi khusus internal partai.
‘’Yang jelas berkas kita terima dan direkap. Kemudian baru dikirim ke provinsi dan pusat. Siapa yang akan ditetapkan sebagai calon yang akan diusung, butuh kajian internal partai,’’ demikian Dedy. (nek)



Dewan Siap Lahirkan 3 Perda Inisiatif Setahun
POLITIK RM – Para Politisi yang duduk di DPRD Mukomuko mengklaim akan menjalani masa baktinya dengan penuh semangat dan manfaat. Merepa pasang target, akan melahirkan setidaknya 3 Raperda inisiatif dewan dalam 1 tahun. Ditambah dengan menyelesaikan secara tuntas semua Raperda yang diusulkan pihak eksekutif. Jika ini terwujud akan banyak kelebihan dewan sekarang dari sebelumnya. Sebab sudah 2 periode dewan Mukomuko, hanya melahirkan 1 Raperda inisiatif.
Ketua DPRD Mukomuko, Armansyah, ST menjelaskan pada tahun 2015 ini, mereka akan menyelesaikan setidaknya belasan Raperda, 3 diantaranya adalah Raperda yang merupakan inisiatif dewan sendiri. Kemudian raperda yang diajukan pemerintah daerah. Dalam waktu dekat pembahasan dimulai, sekarang tahapan penjadwalan.
‘’Kita akan membahas banyak Raperda, ada peningkatan dari sebelumnya, dewan bakal memperbanyak Perda inisiatif sendiri. Juga akan menyelesaikan secara tuntas setiap raperda dari eksekutif,’’ katanya.
Masih disampaikan Armansyah diantara Raperda yang akan dibahas dalam waktu dekat adalah, Raperda Pilkades, raperda tentang PDAM, Raperda mengenai tata ruang kota dan banyak perda lainnya. Selain menyelesaikan Raperda, dewan juga menargetkan akan menyelesaikan banyak program lain dan akan meningkatkan kontrol pembangunan.
‘’Kita berusaha semaksimal mungkin, selain raperda banyak pekerjaan lain yang akan kita selesaikan nantinya. Semuanya menyangkut dengan kepentingan masyarakat dan daerah,’’ tegasnya.
Ketua Komisi II, Ir. Zulfahni Jamal juga menyampaikan hal senada, dewan akan banyak menyelesaikan Raperda. Semua Raperda yang dijadikan perda semaksimal mungkin harus berjalan. Untuk itu dewan juga akan mengiring pelaksanaannya secara berkesinambungan. Karena selama ini banyak Perda yang sudah dibuat, tetap tidak terlaksa dengan baik sebagaimana mestinya.
‘’Kita tidak ingin membuang waktu, semua pekerjaan harus selesai pada waktunya. Selain itu dewan akan berupaya maksimal untuk mengontrol setiap program yang ada,’’ tutupnya.(jar)

Huda, Sapuan dan Mujiono Lamar PDIP?
POLITIK RM – Hingga kemarin, belum satupun bakal calon bupati Mukomuko yang melamar Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), sejak dibuka pendaftaran sepekan yang lalu. Padahal hari ini, sesuai jadwal, merupakan hari terakhir pendaftaran untuk gelombang pertama. Namun isunya, hari ini Choirul Huda, SH, dan H. Sapuan, SE, AK, MM, CA akan menyerahkan berkas lamaran. Juga kader PDI Perjuangan sendiri, Mujiono juga dikabarkan akan menyerahkan lamaran.
Ditemui usai Paripurna di DPRD Mukomuko kemarin, Huda mengklaim akan mengajukan lamaran ke PDIP. Namun kapan akan dilakukan, ia belum jelaskan. Harapannya bisa diusung oleh PDI Perjuangan, karena ia ingin sebanyak-banyaknya parpol yang akan bersamanya pada Pilkada kelak. Apalagi PDI Perjuangan, memiliki massa cukup besar dan dikenal solid.
‘’Saya akan mengajukan lamaran ke PDI Perjuangan, sekarang sedang kita persiapan segala persyaratannya. Kami ingin bersama-sama seluruh partai pada Pilkada kelak,’’ kata Huda.
Pengurus DPC PDIP Kabupaten Mukomuko, Dedy Kurniawan,S.Sos membenarkan belum ada Bacalon bupati yang mengantarkan berkas lamaran. Tetapi pihaknya telah dihubungi oleh beberapa tim, bahkan dari Bacalon yang berencana untuk maju pada pemilihan bupati mendatang.
‘’Kalau yang mengantar berkas lamaran, sejak dibukanya pendaftaran memang belum ada. Tetapi kita sudah dihubungi dari bakal calon, mereka akan segera mengantarkan berkas lamarannya ke sekretariat partai,’’ kata Dedy.
Sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan, Bakal calon hanya melengkapai berkas lamaran sesuai dengan yang telah ditetapkan. Kemudian juga dilengkapi dengan curiculum vite (CV) serta visi dan misi pencalonan. Menurutnya, itu sudah menjadi ketentuan dari tingkat pusat, sebagai tolak ukur bagi setiap pengurus daerah yang akan menerima pendaftaran calon kandidat kepala daerah.
‘’Kami menerima bakal calon, baik dari kader partai, simpatisan dan masyarakat yang akan ikut berkopetensi dalam pencalonan bupati. Namun untuk penetapan calon tentu dilakukan penyaringan terlebih dahulu. Untuk sementara ini, dari kader partai yang telah menyatakan kesiapannya untuk mendaftar sebagai calon adalah Mujiono, beliau siap tampil,’’ paparnya.
Gelombang pertama sejak dibukanya pendaftaran, sepertinya Balon yang selama ini telah menyatakan kesiapan mereka untuk maju, kebanyakan masih melihat situasi dan kondisi politik saat ini, karena belum adanya kepastian dalam pelaksanaan Pilkada serentak. Ia menjelaskan, untuk tahap awal ini mungkin belum banyak yang berani secara terbuka untuk mendaftarkan diri.
‘’Inikan baru gelombang pertama. Mungkin bakal calon masih membaca situasi politik. Dengan demikian, PDIP mungkin kembali membuka jadwal pendaftaran untuk gelombang ke dua. Namun kita masih menunggu penetapan jadwal berdasarkan keputusan pengurus provinsi dan pusat,’’ pungkasnya.(nek)
 

Kader PDIP Mukomuko Bawa Randang Untuk Megawati

METRO – Seperti diinformasikan, besok (5/2) Presiden Joko Widodo bersama, megawati, Ketua DPR RI Puan Maharani dan Kemensos akan datang k...