Monday, 8 December 2014

PKPI Belum Membuka Hati


Untuk Kandidat Bupati Manapun
POLITIK RM – Hingga saat ini pihak Partai Keadilan dan Pembangunan Indonesia (PKPI) belum membuka hati kepada kandidat bupati yang bakal mereka usung pada Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bupati Mukomuko.  Alasannya belum ada kandidat yang betul-betul serius untuk menerima tantangan dari PKPI. Namun demikian, mereka memastikan akan mengusung salah satu kandidat bupati pada pilkada kelak.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKPI Kabupaten Mukomuko, Alpian, SE mengatakan sampai sekarang belum ada ketetapan kandidat yang akan diusung. Selain masih menunggu rangkaian pilkada, juga belum ada kandidat yang berani menerima tantangan. Ada beberapa syarat untuk diusung PKPI, pertama calon tersebut harus siap memenangi pemilu. Kemudian punya visi dan misi yang betul-betul menyentuh rakyat. Juga banyak tantangan lain bagi calon untuk maju bersama PKPI.
‘’Kalau mereka siap tentu bisa bersama dengan PKPI, banyak syarat harus dipenuhi kandidat. Karena kita pasang target memenangi pilkada secara utuh dan ingin membangun daerah demi kesejahteraan masyarakat dengan serius,’’ kata Alpian.
Lanjutnya, calon yang akan diusung oleh PKPI tidak ada menyesal, karena semua kader dan simpatisan partai yang memiliki 3 kursi di DPRD Mukomuko ini akan turun full memenangkan calon. Maka mereka betul-betul selektif mengusung kandidat bupati.
‘’Kami siap full memenangkan kandidat yang diusung, maka kami sangat selektif dalam memilih kandidat bupati. Calon yang tidak siap menang dan hanya bermodal mencoba untuk mencalon tidak cocok dengan PKPI,’’ tegasnya.
Alfian juga mengakui, saat ini sudah cukup banyak kandidat bupati yang datang dengan PKPI dan menanyakan mengenai arah politik kedepan. Namun belum ada pembicaraan serius, baru sebatas memperkenalkan diri dan  silaturahmi. Dari sekian banyak calon yang datang, peluang mereka bergabung dengan PKPI masih tetap sama.
‘’Sudah banyak yang datang dan menanyakan soal kesiapan kita. Yang jelas semuanya kita terima dengan baik, namun belum ada pembicaraan serius,’’ tutupnya.(jar)

Partai Politik Masih Wait and See
POLITIK RM – Partai politik belum menetapkan siapa kandidat yang bakal mereka usung untuk calon bupati kelak. Meski sudah ada pendekatan dan pembicaraan dengan kandidat, partai baru akan mengumumkan calonnya beberapa bulan sebelum pemilihan dilakukan. Karena semua pengurus partai masih menunggu kepastian aturan Pilkada dan juga melihat-lihat calon yang tepat.
Seperti disampaikan oleh tokoh Mukomuko sekaligus dosen fakultas hukum Unib, H. Hamdani Makir, SH, M.Hum pada dasarnya semua partai sudah punya sinyal, kandidat yang akan mereka usung. Namun masih berpeluang berubah-rubah, karena akan ada tawar menawar. Sebelum memutuskan sama-sama dalam pilkada, banyak hal yang ditempuh oleh calon dan partai. Secara umum visi dan misi calon harus disesuaikan dulu dengan partai pengusungnya.
‘’Kalau kita melihat partai masih wait and see, walau pada dasarnya sebagian parpol sudah punya bidikan siapa kandidat yang bakal mereka usung, namun karena waktu masih panjang, pelung berubah masih besar. Yang jelas ada proses untuk mencapai kesepakatan tersebut,’’ katanya.
Lanjutnya, tahun depan diperkirakan partai politik mulai terbuka untuk menjelaskan arah dukungan mereka. Juga calon sendiri mulai semakin gencar bergerak untuk melakukan pendekatan dengan masyarakat dan menetapkan orang-orang yang akan diterjunkan untuk sosialisasi. Jika melihat dari jumlah anggota dewan dan kesiapan tokoh yang ada, maka diperkirakan jumlah kanidat akan maju paling banyak 4 dan kemungkinan hanya 3 orang saja.
‘’Kalau sekarang ini belum begitu jelas, mungkin awal tahun depan mulai gencar. Partai membuka diri mengenai kandidatnya, kemudian calon sendiri akan turun langsung,’’ tutupnya.(jar)


Januari Rangkaian Pilkada Langsung Bergulir
POLITIK RM – Rangkaian pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) langsung akan bergulir pada awal yahun 2015 atau bulan januari kelak. Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih menunggu proses pembahasan Perppu oleh DPR RI. Namun demikian, penyesuaian dalam berbagai segi sudah mulai dilakukan oleh pihak KPU Mukomuko.
Disampaikan oleh Komisioner KPU Mukomuko, Syofia Diana, SE untuk pelaksanaan Pilkada belum ada kepastian. Namun ia mengakui diperkirakan Januari kelak sudah mulai memasuki tahapan inti dari pemilihan tersebu. Saat ini Perppu sedang dibahas di DPR RI, sesuai informasi dari pusat, Januari aturan pasti pemilihan sudah ketuk palu dan bisa diterapkan untuk pemilihan.
‘’Untuk pemilihan kita belum terima informasi, yang jelas Januari akan memasuki tahapan, langkah-langkah inti dari pilkada tersebut. Sekarang kita belum bisa jelaskan rinciannya, karena peraturan masih dikaji di pusat,’’ kata Diana.
Lanjutnya, kemungkinan besar Pilkada dilakukan secara langsung sesuai dengan Perppu. Sebab banyak desakan dari masyarakat yang meminta tidak dilakukan Pilkada oleh dewan. Namun tidak menutup kemungkinan tetap dilakukan melalui DPRD. KPU selalu siap dengan sistem pemilihan yang diputuskan oleh DPR kelak.
‘’Kalau melihat isunya, mungkin Pilkada dilakukan secara langsung, tapi kita belum bisa memastikannya, semuanya akan diputuskan oleh DPR RI, sekarang sedang gencar dibahas. Kita selalu siap, langsung atau oleh DPR,’’ lanjut Diana.
Masih disampaikan Diana, sebetulnya sejak awal mereka sudah memulai persiapan untuk Pilkada. Bahkan beberapa tahapan untuk memuluskan pelaksanaan pemilihan sudah dilakukan. Koordinasi juga terus dilakukan dengan KPU provinsi ataupun KPU pusat. Januari hingga hari H pilkada nanti, KPU sudah matang dan semua rangkaiannya teratur.
‘’Kita terus mematangkan persiapan, memang tahapan intinya baru januari kelak,’’ tutupnya.(jar)

Wednesday, 3 December 2014

Mahyudin Yacub Bagikan Kartu ‘’Sakti’’


POLITIK RM – Jurus ‘’kartu sakti’’ Jokowi bakal merembet ke daerah. Kabarnya tim pemenangan bakal calon (Balon) Bupati Mukomuko, Mahyudin Yacub,SIP mulai bergerak membagikan puluhan ribu kartu. Mereka turun ke desa, bertemu langsung dengan masyarakat.  Mulai dari kalangan tokoh masyarakat, pemerintah desa hingga masyarakat biasa. Kemarin, tokoh masyarakat pekal, Saidil Ma’rub, tokoh masyarakat Malin Deman, Hamdan bersama ketua tim pemenangan, Drs. Gunawan Nur menyempatkan diri singgah ke redaksi Radar Mukomuko (RM) untuk menyatakan kesiapan Mahyudin alias Jhon untuk menjadi calon Bupati Mukomuko periode 2015-2020. 
Saidil Ma’rub menyampaikan, pihaknya akan mengunjungi sejumlah desa di dareah ini dengan tujuan menjalin silaturahmi dengan masyarakat. Selain itu, sekaligus mengenal sosok calon bupati yang bakal didukung pada periode Pilkada mendatang.
‘’Kita mencoba untuk berjuang, dengan bertemu langsung dengan masyarakat. Dengan demikian, kita sekaligus memperkenalkan sosok calon yang akan maju pada Pilkada nanti. Kita dari masyarakat pekal, yang siap memberi dukungan kepada Mahyudin,’’ kata Saidil.
Hamdan selaku tim keluarga, ia juga menyampaikan keseriusan Mahyudin untuk maju juga mendapat dukungan dari pihak keluarga. Bahkan telah dirapatkan sebelumnya, bahwa dari pihak keluarga besar siap untuk pasang badan memberi dukungan kepada Mahyudin.
‘’Setelah kami mempertimbangkan, insyaallah Mahyudin tidak mengecewakan keluarga untuk maju menjadi bupati. Dengan demikian, kami dari pihak keluarga besar telah menemukan kata sepakat untuk mendorong keinginan beliau,’’ kata Hamdan.
Baik dari kemampuan mental, fisik, kecerdasan dan kemampuan,menurut Hamdan, Mahyudin diperkirakan memiliki kesiapan untuk memimpin daerah ini. Begitu juga dari sisi pendanaan, ia mengakui Mahyudin telah mempersiapkan hal itu.
‘’Mangkanya kami dari tim juga tidak ragu lagi, apakah dipilih rakyat atau melalui dewan. Yang lebih menguatkan niat kami untuk memberi dukungan, adalah ketika Mahyudin menyebutkan bahwa dirinya tidak mencari kekayaan jika amanah menjadi pemimpin itu dititipkan kepadanya. Kalau soal kekayaan, mungkin sudah cukup melalui bisnis dan usaha yang sedang dijalaninya saat ini,’’ papar Hamdan.
Selain itu, Gunawan Nur, juga menyampaikan, tim sudah bergerak dan bertatap muka langsung dengan masyarakat sejak pekan lalu. Menurut Gunawan, pihaknya mencoba untuk memberikan pandangan sekaligus meminta infput dari masyarakat, sosok pemimpin yang diinginkan masyarakat.
‘’Kita memang sudah mulai bergerak untuk mensosialisasikan bakal calon bupati yang siap untuk membangun daerah ini. Di samping itu, kita juga mencoba untuk menampung aspirasi masyarakat, bagaimana sosok seorang pemimpin yang layak menurut mereka untuk membangun daeah ini kedepan. Untuk sementara ini, kita sudah mengunjungi beberapa desa, dan ini terus berlanjut hingga Pilkada mendatang. Adapun dalam kegiatan ini, kami tetap menjaga keharmonisan dengan tim calon yang lain, dijamin tidak ada politik hitam,’’ demikian Gunawan. (nek)

Sapuan Dinilai Lebih Unggul
POLITIK RM – Menurut penilaian dari tokoh masyarakat Kecamatan Pondok Suguh, Syahril untuk saat ini, H. Sapuan, SE, MM, Ak, CA lebih unggul dari kandidat calon bupati lainnya. Alasannya Sapuan yang bukan seorang pejabat, sudah melakukan banyak hal untuk masyarakat. Sebagai contoh adalah keberadaan 3 unit ambulance dan juga perhatiannya kepada masyarakat, yang selalu ada setiap saat.
Dikatakan Suahril, sebagai tokoh yang tidak memihak kepada calon manapun untuk sementara ini, menurutnya posisi Sapuan saat ini lebih unggul dari kandidat manapun. Jika Pilkada dilakukan sekarang, ia yakin Sapuan akan mendapat dukungan maksimal. Sebab masyarakat mengakui, jika Sapuan cukup peduli dengan masyarakat. Sebagai tokoh dan bukan pejabat, menyediakan ambulan dan rutin menyerahkan bantuan saat ada bencana dan berbagai dengan anak yatim dan orang miskin merupakan hal yang sangat luar biasa.
‘’Saya bukan timnya, namun secara jujur kita harus akui, karena berani berbuat dan pedulu dengan warga, saat ini Sapuan jauh lebih unggul dari kandidat lainnya,’’ kata Syahril.
Masih disampaikan Syahril, kandidat lain selama ini juga terus melakukan pendekatan kepada masyarakat. Namun karena baru sebatas menyampaikan ingin maju, tapi belum berbuat nyata, tanggapan warga masih minim. Meski nama mereka dikenal, tapi bukan berarti akan mendapat dukungan. Posisi paling kuat kandidat bupati dapat berubah setiap saat, semua tergantung gerakan yang dilakukan oleh yang  bersangkutan.
‘’Ini sementara, kita lihat saja kedepannya, semua bisa berubah sewaktu-waktu, tergantung kegiatan sosialisasi yang dilakukan calon tersebut,’’ tutupnya.(jar)


PKS dan Balon-Bup Masih Saling Lirik
POLITIK RM – Sampai saat ini Partai Keadilan Sejahtera (PKS) belum menetapkan, siapa kandidat bupati Mukomuko yang bakal diusungnya. Alasannya tetap serupa, masih menunggu kepastian kedudukan aturan pemilihan kepala daerah. Namun demikian, partai beridiologi islam ini mengaku sudah melirik beberapa kandidat untuk diseleksi sebagai calon bupati. Dilain sisi beberapa tokoh, baik dari kader atau non kader sudah melakukan pendekatan dengan PKS.
Disampaikan oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kabupaten Mukomuko, Andy Suhary, SE, M.Pd untuk calon yang mendekati partainya sudah cukup banyak. Namun belum ada deal untuk sama-sama memenangi Pilkada kelak. Dilain sisi, ia juga mengakui jika ada beberapa tokoh yang tengah dipelajari oleh PKS.
‘’Kita tentu terus menyiapkan diri untuk menghadapi Pilkada, ada beberapa kandidat bupati yang tengah kita pelajari, baik kesiapannya maupun keinginan dari masyarakat terhadap bersangkutan. Mudahan akan ada salah satu yang sesuai dengan misi dan visi partai,’’ kata Andy.
Lanjutnya, PKS akan menetapkan calon bupati setelah ada kepastian sistem pemilihan dari pusat. Karena segala sesuatunya harus jelas, itu akan mempengaruhi bagaimana kesiapan partai untuk memenangkan calon bupati. Target dari PKS, calon bupati yang diusung harus keluar sebagai pemenang  pemilu dan siap membangun daerah secara maksimal.
‘’Kalau kita menargetkan calon bupati yang diusung menang, memenangkannya adalah tugas dari PKS. Maka kita perlu kepastian sistem pemilihan, rumusnya akan beda, antara pemilihan oleh dewan dengan dipilih rakyat,’’ tegas Andy.
Masih Andy calon bupati akan ditetapkan lewat musyawarah partai dari tingkat kabupaten hingga tingkat pusat. Mereka dari DPD akan mengusulkan beberapa nama, kemudian disampaikan ke DPW dan DPP. Baru setelah itu dilakukan musyawarah bersama. Siapapun calon yang diusung, harus dimenangkan oleh setiap kader.
‘’Tentau ada jenjangnya, kalau untuk calon bupati berasal dari kita dibahas bersama. Karena calon itu kedepan bakal menjadi tanggungjawab bersama memenangkannya,’’ tutup Andy.(jar)

Thursday, 27 November 2014

Kans Mahyudin Yacub Diusung Gerindra Lebih Besar


POLITIK RM – Selain H. Sapuan, SE,MM,Ak,CA, Choirul Huda, SH dan Burhandari, S.Pd, M.Si, dua kandidat calon bupati lainnya juga berpeluang diusung Gerindra. Keduanya adalah Mahyudin Yacub atau Jhon Yacub dengan Gafrie Zainuddin. Kans Jhon Yacub diprediksi lebih besar untuk mendapat mandat sebagai calon bupati Mukomuko pada pemilihan bupati kelak dari partai berlambang kepala garuda ini.
Sebagaimana disampaikan oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Kabupaten Mukomuko, Bassendri, SE. Menurutnya semua kandidat calon bupati yang sudah berani unjuk diri di media massa maupun depan umum, kemungkinan benar-benar siap maju. Namun menurutnya peluang terbesar sebagai calon bupati ada pada kandidat asal Dapil III. Selain penduduknya lebih banyak, sejauh ini kekompakan warga Dapil III lebih menonjol dalam mengusung tokohnya sendiri.
‘’Saya pikir Jhon Yacub berpeluang, karena ia saat ini cukup diminati di Dapil III. Kami dari Gerindra tidak menutup kemungkinan mengusungnya, ataupun Gafrie Zainuddin. Semua  calon sebetulnya punya peluang yang sama, karena sekarang kita belum putuskan,’’ katanya.
Lanjutnya, pada dasarnya semua orang belum dapat mengukur kekuatan dukungan dan juga kemampuan pembiayaan pilkada setiap calon. Kandidat yang mengklaim punya dana besar dan berani umbar kemampuan, belum tahu yang sebenarnya. Yang jelas Gerindra selalu terbuka dan akan mengusung kandidat yang berani menghadapi tantangan untuk memenangi pemilukada.
‘’Kita belum tahu siapa calon yang benar-benar siap secara dukungan dan finansial. Kita akui calon butuh anggaran, kalau tidak maka bakal jadi pelengkap saat pilkada,’’ tegasnya.
Terkait dengan isu dukungan pada Sapuan, Huda dan Burhandari lebih kuat, menurutnya untuk saat ini secara kasat mata bisa jadi demikian. Yang jelas sebagaimana yang disampaikan ketua DPRD sebelumnya, Gerinra menginginkan calon yang siap menang. Dalam hal ini harus dekat dengan masyarakat dan sudah dikenal.
‘’Namanya juga kita targetkan menang, calon yang kita usung meski dekat dengan masyarakat, bisa jadi tiga nama tersebut lebih dikenal saat ini, namun bisa saja berubah, kita selalu memantau perkembangannya,’’ tutupnya.(jar)

Wednesday, 26 November 2014

Kalender Sapuan Bertebaran


POLITIK RM - Sebagaimana yang diinformasikan sebelumnya, sejak beberapa hari lalu alat peraga untuk sosialisasi pencalonan H. Sapuan, SE, MM, Ak, CA sebagai calon bupati Mukomuko mulai bertebaran. Saat ini yang mulai beredar luas di rumah-rumah penduduk adalah kalender tahun 2015 bergambarkan Sapuan dan gambar-gambar komunity lainnya. Selain itu, baliho terbaru juga kabarnya segera hiasi berbagai tempat di Kabupaten Mukomuko.
Dalam setiap kalender, di bagian tenganya terdapat poto Sapuan disertai nama lengkap. Selanjutnya bertuliskan ‘’Isyaallah Sapuan sebagai calon bupati Mukomuko’’. Ini membukti jika Sapuan mulai kibar bendera untuk memenangi pemilihan bupati kelak.
Novesta Herman saat ditanyai mengenai bertebarnya gambar Sapuan ini, mengaku semuanya untuk menyapa masyarakat. Khusus kalender Sapuan, bukan hal yang baru lagi. Terlepas dari isu pencalonan, setiap tahun SPN selalu membagikan kalender kepada masyarakat sebelum memasuki tahun baru. Tujuannya agar masyarakat tidak menghabiskan anggaran sekedar untuk membeli kalender saja.
‘’Memang ada baliho dan spanduk juga, namun khusus kalender itu sudah setiap tahun dibagikan, tujuannya agar masyarakat tidak perlu membeli kalender. Apalagi saat ini kalender sangat penting bagi setiap orang,’’ katanya.
Terkait rencana pencalonannya, Sapuan dipastikan terus mempersiapkan diri untuk maju. Diantaranya dengan ‘’mengunci’’ beberapa partai politik, sebagai partai pengusungnya. Selain itu tim keluarga dan sahabat Sapuan terus berupaya melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait rencana kedepan. Awal tahun depan, Sapuan akan turun langsung dan mulai menyampaikan kepada publik tentang rencananya untuk maju.
‘’Yang jelas awal tahun, kemungkinan SPN mulai bergerak untuk mempersiapkan segalas sesuatunya di tengah masyarakat. Untuk saat ini selain fokus dengan bisnis, Sapuan juga berusaha untuk mengajak banyak partai bersama-sama,’’ tutupnya.(jar)

Sapuan, Huda dan Burhandari Masuk Kategori Gerindra


POLITIK RM – Meski belum menetapkan siapa kandidat bupati yang akan diusungnya, namun Partai Gerindra mulai mengerucutkan calon bupati yang berpeluang diusungnya. Yaitu ada 3 nama yang dianggap layak dan pantas untuk mendapat tanda tangan dari partai berlambang kepala geruda ini. Ketiganya tidak jauh beda yang diprediksi banyak pihak lainnya, yaitu H. Sapuan, SE, MM. Ak, CA, Choirul Huda, SH dan Burhandari, S .Pd, M.Si.
Ketiganya dianggap punya potensi mendapat dukungan dari masyarakat, karena mereka sudah berbuat kepada masyarakat dan namanya juga sudah sangat akrab dimulut warga. Selain itu ketiganya dianggap punya kemampuan dan keuletan untuk memenangi Pemilihan bupati dam diprediksi dapat membangun daerah secara bersama-sama dengan masyarakat kedepannya. Juga ada spesifik lain yang melatarbelakangi Gerindra menilai ketiganya layak diusung.
Sekjen Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Kabupaten Mukomuko, Armansyah, ST menjelaskan untuk proses penjaringan tetap berlangsung secara alami. Namun diakuinya sejauh ini Gerindra belum begitu fokus, karena menunggu sistem pasti pemilihan dan juga masih fokus dengan kegiatan lainnya. Namun demikian, ia mengakui pandangan sementara 3 nama tersebut yang paling berpotensi saat ini. Apakah nanti akan dipilih salah satunya oleh Gerindra atau ada kebijakan lain belum dapat ditebak.
‘’Kalau penjaringan tetap berjalan secara alami, sejauh ini ada 3 nama yang kita anggap cukup dikenal masyarakat dan kemungkinan lebih diinginkan sebagai calon bupati. Yaitu Sapuan, Choirul Huda dan Burhandari, namun kita belum mengatakan mendukung,’’ katanya.
Siapa yang paling dijagokan dari ketiganya? Ketua DPRD Mukomuko ini belum mau menjelaskannya, karena belum ada kemunikasi yang betul-betul serius dengan ketiganya. Yang jelas sebagai partai pemenang pemilu, Gerindra akan mengutus calon bupati untuk berlaga pada pilkada kelak. Kuncinya hanya satu, agar bisa bersama Gerindra, calon tersebut harus mendapat dukungan dari masyarakat secara maksimal. Maka penilaian terhadap kandidat, ukurannya isu di lapangan, terutama yang disebarkan oleh media massa.
‘’Kalau cuman Gerindra yang dukung, jelas calon tersebut tidak akan menang, maka kami mengambil ukuran adalah isu di lapangan, terutama melalui informasi media. Belakangan ini dari media massa, tiga kandidat ini cukup potensial,’’ tutupnya.(jar)


Thursday, 20 November 2014

Mukomuko Akan Dipimpin Karateker


POLITIK RM – Bupati dam wakil bupati, bila maju sebagai kandidat Pilkada wajib menyerahkan surat pengunduran diri dari jabatannya. Ketetapan ini tercantum dengan jelas dalam Perpu Pilkada atau undang-undang pilkada yang sudah disahkan. Artinya, Kabupaten Mukomuko berpeluang dipimpin oleh Karateker bupati atau Pls, karena bupati akan maju sebagai calon Gubernur dan wakil bupati akan maju sebagai calon bupati.
Disampaikan oleh tokoh Mukomuko sekaligus dosen Fakultas Hukum Unib, H. Hamdani Makir, SH, M.Hum. Dijelaskannya mau tidak mau Mukomuko akan dipimpin Karateker. Sebab kepala daerah dan wakil kepala daerah sudah hampir memastikan diri meju kembali pada Pilkada kelak. Sesuai aturan yang berlaku, mereka tidak sebatas istirahaan sesaat melainkan harus mundur total.
‘’Kalau dulu bisa cuti saja, kalau sekarang tidak begitu, bila maju kembali maka wajib mengundurkan diri secara permanen dari jabatannya, dilantik lagi kalau menang,’’ kata Hamdani.
Mengenai siapa yang berpeluang menjabat karateker ini sendiri, Hamdani berpendapat harus pejabat senior dan sudah memahami kondisi daerah. Besar kemungkinan, lebih berpeluang dari provinsi. Sebab karateker diangkat oleh Gubernur atas persetujuan dari Menteri Dalam negeri. Kepala daerah harus mundur 3 bulan sebelum pemilihan dilakukan. Jika pilkada Mukomuko ditunda pada september, artinya bupati dan wakil bupati mundur 2 bulan sebelum masa jabatannya berakhir.
‘’Sesuai aturan bupati dan wakil bupati harus mundur 3 bulan sebelum Pilkada dilakukan. Jika memang pilkada ditunda, maka bupati Mukomuko mundur 2 bulan sebelum masa jabatannya berakhir,’’ tutupnya.(jar)

Tiga Kandidat Siap Maju, 2 Calon Masih Diragukan
//Kata Hamdani Makir
POLITIK RM – Tokoh Mukomuko sekaligus dosen Fakultas Hukum Unib, H. Hamdani Makir, SH, M.Hum menilai baru 3 kandidat yang dipredisi siap maju sebakal calon bupati Mukomuko 2015 kelak. Tiga kandidat tersebut adalah, H. Sapuan, SE, Ak, MM, CA, Ir. H Gafri Zainuddin dan Choirul Huda, SH. Sementara dua kandidat lainnya, yaitu Burhandari, S.Pd, M.Si dan Wismen A Razak masih diragukan untuk maju.
Dikatakannya, untuk Gafri dan Sapuan hampir dipastikan bakal maju dan diprediksi akan segera mendapat dukungan dari partai politik. Terkait pendanaan keduanya cukup mapan, jika dilihat secara kasat mata. Sementara Choirul Huda bisa dipastikan maju, jika ia siap mengundurkan diri dari jabatan wakil bupati saat ini, juga bila mendapat dukungan dari partai politik. Sedangkan Wismen dan Burhandari menurutnya jika pemilihan langsung, sulit untuk bisa maju. Meski masing-masing mempunyai partai, namun belum cukup untuk mengantarnya sebagai calon.
‘’Kalau Sapuan dan Gafri maju tanpa resiko, untuk Huda harus ambil resiko, mundur dari jabatannya. Untuk Burhandari dan Wismen, kita tidak mengecilkan, hanya saja kalau dilihat persiapannya belum begitu serius sejauh ini,’’ katanya.
Terus bagaimana dengan nama lain, seperti Jhon Yacub dan Edi Nevian? Hamdani berpendapat kemungkinan untuk putaran sekarang belum begitu siap. Edi Nevian cukup berat resiko yang harus diambilnya, yaitu mundur dari status PNS disaat karirnya sedang baik. Namun tidak menutup kemungkinan keduanya serius dan termasuk calon-calon lain yang selama ini pernah diisukan bakal maju.
‘’Kita tentu punya alasan, mengapa kita ragu dengan keseriusan mereka, karena selama ini belum begitu tampak, gerakannya yang mengarah pada pencalonan, juga terlalu banyak  resiko harus diambil untuk memutusakan mencalon,’’ katanya.
Lanjutnya, ada banyak hal yang membuat orang yakin atau tidak yakin seseorang betul-betul maju sebagai calon bupati atau Gubernur mendatang. Jika sekeda mengatakan ingin maju, semua orang bisa melakukannya. Orang yang betul-betul siap maju, kunci utamanya adalah siap mengeluarkan dana besar. Kemudian rencananya sudah terbaca oleh masyarakat sejak lama, bukan dadakan.
‘’Kalau kita ragu dengan seseorang untuk maju itu wajar, karena banyak sisi yang kita lihat untuk mengatakan seseorang akan maju. Sekedar mengatakan siap maju, semua bisa lakukan, saya juga bisa demikian. Namun kita tetap mengukur dari semua hal,’’ tutupnya.(jar)

Monday, 17 November 2014

Ikuti Pilbup 2015, NasDem Sudak Kukuh Usung Wismen


POLITIK RM – Partai NasDem untuk sementara ini sudah kukuh, mengusung kader terbaiknya yang, Wismen A Razak sebagai calon bupati Mukomuko. Selain putra daerah, Wismen merupakan dewan pendiri partai yang juga memiliki hak membuat keputusan dalam partai, terutama untuk tingkat Kabupaten Mukomuko. Wismen sendiri, informasinya sudah sangat siap memimpin Mukomuko kedepan.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) NasDem Kabupaten Mukomuko, Busril menjelaskan. Untuk saat ini, NasDem tidak akan melakukan penjaringan calon bupati. Sebab kader NasDem sendiri sudah sangat siap membawa perubahan bagi daerah ini. Kecuali jika Wismen batal maju, dan dirinya bersama kader lain juga belum maju, maka ada peluang bagi calon dari luar kader menggunakan partai ini.
‘’Kami sudah putuskan mengusung Wismen sebagai bupati Mukomuko mendatang. Maka apapun alasannya, kita tetap kukuh dengan putusan ini. Kalau Wismen tidak maju, akan ada kader lain yang maju, saya sendiri sudah siap, kalau memang itu yang terjadi,’’ kata Busril.
Lanjutnya, untuk persiapan sejauh ini sama dengan kebanyakan partai lain, yaitu masih menunggu ketetapan sistem pemilihan kepala daerah yang akan digunakan. Namun demikian sosialisasi pencalonan Wismen terus disuarakan oleh kader NasDem dan para relawan dari Wismen sendiri. Targetnya adalah memenangi Pilkada dan membawa perubahan besar untuk pembangunan dan pelayanan bagi masyarakat Mukomuko.
‘’NasDem tetap dengan pendirian awal, kita ingin membawa perubahan besar bagi pembangunan dan pelayanan untuk masyarakat. Wismen sebagai putra daerah, jelas punya potensi besar. Dari sekarang sosialisasi kita giatkan,’’ tegasnya.
Politisi NasDem lainnya, H M. Maril juga menyampaikan hal senada, untuk persiapan partai secara bertahap dilakukan. Yang jelas rencana pengusungan Wismen sudah menjadi ketetapan partai. Bisa saja berubah, jika Wismen urung maju. Ia juga mengakui, persiapan dari Wismen tidak diragukan, baik secara finansial ataupun mengenai dukungan dari berbagai pihak.
‘’Kalau sekarang tidak ada perubahan, Wismen tampaknya sudah sangat siap bertarung. Kami sebagai kader tentu wajib membela beliau pada saatnya,’’ tutup Maril.(jar)

PKS Sudah Siap Hadapi Pilkada
POLITIK RM – Meski sampai sekarang belum mempublikasikan siapa kandidat yang bakal diusungnya, namun Partai Keadilan Sejahtera (PKS)  sudah siap menghadapi pemilihan kepala daerah serentak 2015 mendatang. Calon yang diutamakan adalah kader sendiri, namun tidak menutup kemungkinan mengusung non kader.Untuk pemilihan bupati Mukomuko, PKS siap berklaborasi dengan beberapa partai politik lain. Karena dengan hanya 2 kursi, PKS dipastikan tidak bisa mengusung kandidat sendiri.
Politisi PKS, Burhandari, S.Pd, M.Si mengatakan untuk kesiapan, sebetulnya partai islam ini selalu siap. Meski belum diumumkan ke public, ia yakin PKS akan mengusung dirinya sebagai calon bupati. Saat ini selain menunggu kepastian sistem pemilihan, PKS juga terus melakukan pemantauan terhadap semua tokoh Mukomuko untuk disaring sebagai kandidat bupati atau pendamping.
‘’Mudahan PKS akan memberi kesempatan kepada saya, yang jelas saat ini tengah melakukan berbagai langkah. Karena kita masih menunggu sistem pemilihan yang bakal berlaku kelak,’’ katanya.
Lanjutnya, untuk persiapan pribadi ia sudah tidak ada kendala, baik dari segi dukungan ataupun pendanaan Pilkada. Ia yakin masyarakat sudah sangat pintar dalam mementukan keputusan kedepan. Dalam waktu dekat, ia akan kembali menerjunkan tim untuk melakukan sosialisasi, sekaligus bersiap menyebarkan kalender dan alat peraga lainnya.
‘’Secara pribadi saya akan terus melakukan penguatan, kita yakin masyarakat sangat paham dengan calon yang bakal mereka pilih. Kepentingan daerah adalah yang paling utama,’’ tutupnya.(jar)

Kader PDIP Mukomuko Bawa Randang Untuk Megawati

METRO – Seperti diinformasikan, besok (5/2) Presiden Joko Widodo bersama, megawati, Ketua DPR RI Puan Maharani dan Kemensos akan datang k...