Thursday, 21 August 2014

Mahyudin Ya’cub Diusung Tokoh 3 Kecamatan


AIR RAMI – Mendapat dukungan dari tokoh masyarakat 3 kecamatan, yakni Kecamatan Air Rami, Ipuh dan Malin Deman, Mahyudin Ya’cub alias Jhon Ya’cub makin percaya diri untuk maju sebagai calon Bupati Mukomuko periode 2015-2020. Diyakini, seiring dengan waktu dukungan dari kecamatan lain akan terus diterimanya. Sebab Mahyudin dikenal sebagai sosok yang layak dan pantas memimpin Mukomuko.
Disampaikan oleh tokoh masyarakat Desa Talang Rio Kecamatan Air Rami, Baihaki, dirinya siap mendukung bahkan untuk menjadi relawan kemenangan Mahyudin pada Pilbup mendatang. Sosok Mahyudin menurutnya,memiliki nilai jual untuk bersaing. Mahyudin juga dinilai memiliki kemampuan untuk memimpin daerah, berangkat dari ilmu pengetahuan yang cukup bahkan juga pernah menjadi seorang Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu.
‘’Saya sudah dapat kabar, Mahyudin akan maju dan mencalon jadi Bupati. Ini suatu kebanggaan tersendiri bagi saya, bahkan siap untuk memberikan dukungan dan sekaligus menjadi tim pemenang. Dilihat dari figur, Mahyudin cukup memiliki ilmu pengetahuan dan mampu bersaing demi memajukan daerah ini,’’kata Baihaki.
Senada disampaikan, warga Lubuk Talang, Malin Deman, Hamdan. Menurutnya, dukungan kepada Mahyudin bukan hanya dipandang dari sosok kepemimpinan dan pengalaman, tetapi juga dinilai sebagai salah satu putra terbaik yang siap untuk memimpin daerah ini. Dia menambahkan, Mahyudin juga merupakan putra asli Malin Deman, dengan demikian ia sepakat untuk membantu kemenangan Mahyudin. Selain itu, Ia menilai elektabilitas dan kemampuan Mahyudin, cukup teruji. Yang lebih meyakinkan lagi, ia menerima kabar keseriusan Mahyudin untuk maju dan siap meningkatkan kemajuan daerah.
‘’Sudah sepantasnya kita mendukung Mahyudin untuk maju pada Pilkada mendatang. karena selain putra daerah, mahyudin juga sudah siap lahir batin untuk maju mencalonkan diri sebagai Bupati Mukomuko pada pilkada 2015 mendatang. disamping itu mahyudin sudah memiliki pengalaman yang luas, baik bidang politik ataupun pembangunan dan birokrassi lainnya,’’ujar Hamdan.
Selain itu juga disampaikan oleh warga Retak Ilir Kecamatan Ipuh, Hartoni.  Dia juga mengatakan kesiapan dirinya untuk memberikan dukungan kepada Mahyudin, termasuk keluarga serta sanak familinya. Tidak hanya itu, ia juga siap mengajak warga untuk memilihnya supaya Mahyudin menang dan menjadi bupati Mukomuko lima tahun kedepan. Diantara Calon Bupati (cabup), ia menilai Mahyudin memiliki figur, ilmu politik, dan birokrasi, serta pengalaman yang tinggi. untuk itu ia berharap warga mendukung dengan sepenuhnya, Ia juga berharap warga desa lain juga memberikan dukungan yang sama supaya mahyudin menang dan membawa perubahan untuk kedepannya.
‘’Saya rasa untuk cabup dari dapil III Mahyudin lebih pantas dibandingkan dengan yang lainnya, karena mahyudin sudah punya pengalaman yang jauh lebih baik daripada yang lainnya. Diharapkan seluruh warga di dapil III mendukung mahyudin pada pilbup 2015 mendatang,’’tutup Hartoni.(cw6/prw)


Ketua Arman, Waka Eri, 18 Dewan Wajah Baru
//Dilantik Ketua PN dan Dihadiri Gubernur
METRO – Sesuai jadwal, hari ini akan berlangsung pelantikan anggota DPRD Mukomuko periode 2014-2019. Sekaligus serahterima jabatan antara dewan yang lama dengan wakil rakyat Kabupaten Mukomuko berikutnya. Pada pelantikan nanti Ketua sementara, politisi Gerindra Dapil I, Armansyah, ST dan Eri Zulhayat, SE, M.Si  sebagai Waka. Yang akan melantik dewan baru, ketua Pengadilan Negeri (PN) Argamakmur Bengkulu Utara (BU) dan dijawalkan dihadiri Gubernur Bengkulu.
Dari 25 anggota dewan yang akan dilantik nanti, 4 orang dewan lama yang terpilih kembali, yaitu Hermansyah, S.Kom, M.Kom dari Dapil 1 Partai Hanura, kedua Ali Saftaini, SE asal Golkar Dapil I, ketiga Eri Zulhayat asal PAN dari Dapil II dan Sardiman, S.Pi asal Partai Demokrat juga dapil II. Sedangkan 3 lainnya merupakan mantan anggota dewan Mukomuko periode 2004-2009. Masing-masing Dadariun, S.Pd asal Golkar dari Dapil III, kedua Andy Suhary, SE, M.Pd asal PKS dapil I dan Badrun Hasani, SH dari PAN Dapil III. Artinya hanya 18 orang yang merupakan wajah baru.
Sekretaris DPRD Mukomuko, Drs. H Bustari Maler, M.Hum mengatakan, saat ini SK pengangkatan 25 dewan baru sudah disiapkan dan akan diserahkan pada saat pelantikan kelak. Disamping itu SK pemberhentian anggota dewan yang lama juga sudah ada. Yang akan melantik para anggota dewan ini, Ketua pengadilan sesuai dengan yang diatur dalam undang-undang. Gubernur informasi sementara yang ia terima berencana hadir, namun untuk kepastian saat pelantikan nanti.
‘’Pelantikan 25 anggota dewan sama seperti sebelumnya, meski mereka dewan lama atau dewan baru, sama saja, karena ini jabatan baru. Untuk kehadiran Gubernur, rencana sementara memang akan  hadir, namun kita lihat nanti,’’ kata Sekwan.
Untuk persiapan sudah 99 persen, ruangan paripurna telah dilengkapi dengan dekorasi dan posisi dewan yang dilantik dan akan lepas jabatan juga telah diatur dengan baik. Bahkan sejak kemarin, satu persatu nama dewan lama mulai dicopot dari dinding gedung dewan tersebut dan akan diganti dengan nama-nama dewan baru. Untuk undangan, mereka menyiapakan 1000 tempat duduk dan juga aka nada jamuan setelah acara selesai. Terkait dengan peluang dewan lama tidak hadir, Sekwan menyerahkan pada pribadi masing-masing.
‘’Kita siapkan dengan sempurna, meski pada dasarnya anggaran pelantikan ini sangat sedikit, yaitu sekitar Rp 45 juta saja. Mudahan acara bisa berlangsung dengan baik dan sukses. Dewan baru harus hadir semua, untuk dewan lama yang tidak hadir, diserahkan pada pribadi masing-masing yang jelas sudah diberitahukan,’’ tegasnya.
Salah seorang anggota DPRD Mukomuko yang akan mengakhiri masa jabatannya, Haidir, S.IP mengaku sudah siap. Ia berencana akan menghadiri pelantikan kelak. Soal ada yang tidak hadir, menurutnya itu adalah hak masing-masing dan bisa jadi terkendala.
‘’Kalau saya akan hadir, soal kawan-kawan ada yang tidak hadir itu kita berprasangka baik saja,’’ tegasnya.
Ketua DPD NasDem yang akan dilantik kelak, Busril mengaku sudah siap menjalani tugas sebagai dewan yang baru. Ia akan hadir saat pelantikan, karena itu adalah sejarah dalam hidupnya nanti dan bagi daerah ini. Namun pada dasarnya ia lebih memikirkan tugas berat akan dijalani selama menjabat kelak.
‘’Pasti kita hadir, yang jelas ini adalah waktunya bagi kita mulai bekerja untuk masyarakat dan daerah lebih baik,’’ tutupnya.(jar)

Tokoh Mudik Usulkan 1 Kandidat Cabup
POLITIK RM – Isu persatuan warga mudik kembali mencuat menjelang pemilihan kepala daerah 2015. Kali ini datang dari tokoh Pondok Suguh yang juga ikut serta memperjuangkan pemekaran Mukomuko, Katab. Ia mengajak para tokoh mudik berembuk membahas persiapan pilkada, yaitu dengan menunjuk salah satu tokoh mudik yang telah berjibaku untuk mengembangkan daerah ini sebagai perwakilan.
Dikatakannya, saatnya tokoh mudik merapatkan barisan untuk menetapkan satu kanidat bupati mendatang. Jika tidak sekarang, maka tidak ada lagi waktu bagi mereka bisa menunjukkan eksistensi yang selama ini berjuang keras untuk kemajuan daerah. Jangan sampai terus menerus menjadi penonton dari setiap perhelatan daerah.
‘’Kita harus bangkitkan rasa kebersamaan yang dulu menggebu-gebu membentuk daerah otonom. Banyak diantara kita dari mudik, yang ditinggalkan dalam berbagai perhelatan, seperti jatah pembangunan maupun dalam jatah pengangkatan pegawai,’’ kata Katab.
Terus siapa tokoh mudik yang layak untuk ditunjuk? Katab mengaku cukup banyak para tokoh mudik yang punya potensi untuk maju, baik dari warga pribumi maupun dari warga non pribumi, dalam hal ini warga asal Jawa, Minang dan daerah lainnya. Tinggal lagi sekarang, siap apa tidak untuk bersama-sama.
‘’Kalau soal siapa yang layak, kita punya segudang tokoh yang potensial dan kita kenal denal dengan baik bagaimana sepakterjangnya selama ini,’’ tutup Katab.(jar)

Edi Nevian Siap Mundur dari PNS


//Serius Ingin Bangun Mukomuko
POLITIK RM – Jika Djalaluddin sudah kibarkan bendera putih, bahwa ia tidak siap maju pada Pilkada mendatang lantaran harus mundur dari PNS, beda halnya dengan Ir. Edi Nevian. Dengan tegas Kepala Dinas Pertanian Provinsi Bengkulu ini menyatakan tekadnya untuk memimpin Mukomuko dan siap mengundurkan diri dari PNS, jika diharuskan oleh Undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN).
Dikatakannya, bahwa ia telah mengambil sikap untuk tampil sebagai calon bupati, siap mundur dari PNS sesuai dengan UU ASN tersebut. Alasannya menjadi calon bupati merupakan tujuan sejak lama, karena ia ingin berbuat lebih banyak  lagi dengan masyarakat.
‘’Saya berencana mencalonkan diri jadi Bupati Mukomuko ini jauh sebelum aturan UU ASN diterbitkan. Jadi tidak ada alasan bagi saya untuk mundur, dan apapun resikonya akan dihadapi. Meskipun harus mundur jadi PNS sekalipun, itu bukan masalah. Karena sudah diperhitungkan secara matang,’’ kata Edi.
Edi menilai, ada pihak-pihak yang sengaja untuk menebarkan isu dengan menyampaikan bahwa dirinya batal mencalonkan diri. Menurut Edi, mereka adalah bakal lawan politik yang juga memiliki niat yang sama untuk membangun daerah ini.
‘’Aneh memang, saya telah diisukan melalui jaringan politik dengan menebarkan bahwa saya batal nyalon dan lebih memilih jadi PNS. Sebenarnya itu sengaja diciptakan, agar kekuatan dan jaringan yang selama ini saya bangun secara bersama, bisa semakin lemah. Mestinya tidak demikian, malah sebaliknya, saya semakin kuat dan tetap melanjutkan niat untuk kemajuan daerah nantinya,’’ imbuh Edi.
Edi juga menyebutkan beberapa nama yang dinilai sangat berpotensi bakal diajak seiring sejalan dengannya pada Pilkada nanti. Untuk sementara calon wakil akan mengarah ke dapil dua dan tiga.
‘’Bisa saja dari dapil dua, ada Pak Sardiman, tokoh masyarakat dan juga seorang politisi. Kemudian juga berpotensi saudara Mujiono dari PDIP dan Syaikun. Dari beberapa nama yang menjadi topik pembahasan kita, lebih mengarah kepada tokoh non pribumi,’’ demikian Edi.(nek)

DPC Hanura Didesak Utus Calon Sendiri
POLITIK RM – Rencana Partai Hanura untuk mengusung Choirul Huda, SH sebagai calon bupati tidak semulus yang dibayangkan. Pasalnya ternyata saat ini belum semua kader dan pengurus Hanura di Mukomuko sepakat dan kompak untuk menyerahkan partai Hanti Nurani Rakyat ini kepada Huda. Buktinya beberapa hari lalu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hanura didatangi oleh beberapa Pengurus Anak Ranting (PAC) asal 5 kecamatan, mereka mendesak untuk mengusung calon sendiri, sebagai bupati atau wakil bupati.
Mereka berpendapat, dengan modal 2 kursi di dewan, sangat disayangkan jika mereka tidak mengusung calon sendiri. Partai yang hanya memiliki 1 kursi saja malah punya keinginan mengusung kandidat pada pilkada 2015 kelak. Sehebat apapun bupati atau wakil bupati yang diusung, jika bukan dari kader sendiri, maka tidak akan ada artinya bagi partai. Sudah hal yang biasa, kepala daerah meninggalkan parpol pengusungnya sendiri.
Diakui oleh ketua DPC Hanura Mukomuko, Hermansyah, S.Kom,M.Kom jika ia didesak agar mengutus calon sendiri, setidak-tidaknya selaku calon wakil bupati. Mereka menyatakan siap bergerak secara total apa bila yang maju adalah kader parpol. Terkait dengan siapa kandidat yang diinginkan oleh kader Hanura ini, Hermansyah mengaku banyak kader yang potensial untuk mencalonkan diri.
‘’Sebelumnya mereka membaca di koran terkait sikap Hanura untuk Pilkada kelak, maka ada yang datang minta Hanura mengusung calon sendiri. Semuanya akan kita pertimbangkan dengan matang-matang nantinya, kalau memungkinkan kita usulkan ke DPD dan DPP, soal calon yang siap dari Hanura cukup banyak,’’ kata Hermansyah.
Lanjutnya, jika memang nanti semua kader punya pendapat serupa, maka mau tidak mau bupati atau wakil bupati dari kader Hanura itu sendiri. Bisa jadi mereka positif mengusung Huda, namun wakilnya diserahkan kepada Hanura sendiri. Sejauh ini pembicaraan serius dengan Huda atau dalam internal parpol belum ada, sebab pencalonan baru berjalan pada 2015 kelak.
‘’Kita tentu tidak bisa menyepelekan masukan dari para pengurus dan kader ini, partai tidak ada apa-apanya jika tanpa ada mereka,’’ tutup Hermansyah.(jar)


Setiabudi Siap Jadi Cabup Termuda

POLITIK RM – Satu lagi putra Mukomuko yang tergolong sukses di rantau siap meramaikan pemilihan kepala daerah 2015 mendatang. Sosok tersebut adalah Ahmad Setiabudi, M.Psi jebolan Universitas Indonesia (UI) yang sekarang tengah meniti karir selaku dosen di salah satu universitas ternama Jakarta dan juga tercatat selaku direktur sebuah perusahaan asing. Ia berpeluang menjadi kandidat termuda, karena saat ini usianya baru menginjak 28 tahun.
Dihubungi kemarin, Setiabudi mengaku banyak mendapat masukan dari keluarga dan tokoh Mukomuko, agar ia mulai memikirkan pembangunan di daerah kelahirannya. Pesan tersebut, menjadi panggilan bagi dirinya untuk berkarya bagi daerah pada masa yang akan datang. Sebab kalau bukan generasi muda sekarang yang mau berbuat, siapa lagi.
‘’Saya mendapat masukan agar bisa memikirkan kemajuan daerah, semuanya tentu menjadi cambuk bagi saya, karena Kabupaten Mukomuko adalah tanah kelahiran yang selalu ada dalam sanubari,’’ kata adik kandung dari Armansyah ini.
Terkait dengan pengalaman, selaku alumni UI, Setiabudi sudah tidak perlu diragukan lagi. Selain itu, ia juga sudah berkeliling ke berbagai Negara dalam melaksanakan tugas kerjanya. Termasuk untuk anggaran politik, ia juga cukup mempuni, ditambah lagi dukungan dari orang-orang dekatnya selama ini.
‘’Kita akan terus membangun komunikasi dengan berbagai pihak, jika memang memungkinkan kita siap maju pada 2015 kelak, jikapun belum sekarang, kedepannya tetap kita ingin melakujan yang terbaik bagi daerah,’’ tutupnya.(jar)

Ini, 5 Pasangan Bupati?

Sekedar ‘’Kabar Burung’’ yang Berkembang
POLITIK RM – Berdasarkan isu yang berkembang di tengah masyarakat, 5 kandidat kuat calon bupati Mukomuko sudah menetapkan pasangan masing-masing. Sapuan, SE, MM, Ak dipasangkan dengan politisi PDI-P, Mujiono, S.IP, Choirul Huda, SH diisukan dengan Haidir, S.IP asal Dapil 3. Kemudian Hj. Rosna Ichwan dihubungkan dengan politisi Partai Demokrat, Sardiman, S.IP. Politisi PKS Burhandari, S.Pd, M.Si diisukan berjodoh dengan Supardji, S.Pd. Terakhir Ir. Gafrie Zainduddin bergandengan dengan H. Syamsuri Rustan, ST. Namun semua ini, baru sebatas ‘’kabar burung’’ yang diduga dikembangkan oleh para pendukung kandidat tersebut. Calon kuat lainnya Ir. Edi Nevian informasinya masih mendua, antara maju atau tidak, lantaran terbentur undang-undang ASN yang baru, menyebabkan ia harus mundur dari PNS.
Peta pasangan ini setiap saat bisa berubah, sebab masing-masing masih memiliki beberapa kandidat wakil lain yang tengah diseleksi. Seperti Huda, ia juga diisukan bersama H Bambang Apriadi, ST, Burhandari, Badrun Hasani dan H. Yusmardi, SH. Sapuan sendiri juga dikaitkan dengan beberapa nama lain, seperti, Supardji, Safaat dari PKB, Ahmad Yudi, Purwanto dan salah seorang tokoh agama asal jawa yang cukup ternama. Begitupun dengan Rosna, ia dihubung-hubungkan dengan Burhandari, Kadis Capil Jawoto, S.Pd, SE, M.Pd, Drs. Arnadi Pelam bahkan Mujiono yang sama-sama akan duduk di DPRD Provinsi dengannya.
Diminta tanggapannya, Bambang Apriadi mengaku belum ada pembicaraan serius dengan Huda, meskipun ia punya hubungan dekat sejak lama. Yang jelas PKB sudah siap mengusungnya sebagai calon bupati, bukan wakil bupati.
‘’Kalau komunikasi dengan pak Huda tentu sering, kita sudah dekat sejak lama. Untuk arah bersama dalam pencalonan belum ada deal, PKB sendiri menginginkan kami sebagai kadernya untuk mencalon bupati, sebab kita adalah pemenang pemilu,’’ kata Bambang.
Sardiman yang diisukan dengan dengan Rosna juga membantah isu tersebut. Namun ia tidak membantah pernah dipasang-pasangkan demikian dengan beberapa kandidat, termasuk dengan istri orang nomor 1 tersebut. Yang jelas selaku anggota dewan yang kembali dipercaya masyarakat akan menjalankan tugas dengan baik.
‘’Saya gak mau ambil pusing, kalau dipasang-pasangkan biarkan saja, yang jelas selaku anggota dewan saya begini saja,’’ paparnya.
Mujiono sendiri tidak menapik ada komunikasi dengan Sapuan, namun untuk pencalonan belum ada deal. Yang jelas menurutnya, Sapuan termasuk salah satu kandidat yang layak untuk mencalon bupati. Selain dengan Sapuan, ia mengaku juga ada komunikasi dengan calon lain.
‘’Kalau hubungan tentu ada, kita satu daerah dan sama-sama ingin membangun daerah,’’ tutupnya.(jar)

Prediksi Pasangan Calon Bupati Sementera Berdasarkan Kabar Burung
Calon Bupati           Calon Wakil Bupati   
Sapuan, SE, MM, Ak      Mujiono, S.IP
Choirul Huda, SH        Haidir, S.IP
Hj. Rosna Ichwan        Sardiman, S.IP
Burhandari, S.Pd, M.SI  Supardji, S.Pd
Ir. Gafrie Zainuddin    H. Syamsuri Rustam, ST
Masing-masing juga diisukan berpasangan dengan tokoh lainnya


Datangkan 3 Armada Perang, Sapuan Siapkan Markas
POLITIK RM – Sapuan, SE, AK, MM makin serius dan gencar menyiapkan diri menuju Pemilihan Bupati Mukomuko 2015. Usai menurunkan 3 unit ambulance, informasi terbaru, Sapuan sudah menyiapkan rumah singgah bagi masyarakat di tengah Kota Kabupaten Mukomuko, tapatnya di Desa Ujung Padang. Selain itu, ia dikabarkan kembali mendatangkan 3 unit mobik. Namun belum diketahui, untuk apa kendaraan jenis double cabin tersebut. Kabar beredar diperuntukkan sebagai armada operasinal timnya di lapangan kelak.
Novesta Herman, saat diminta keterangannya mengakui jika Sapuan sudah menyiapkan rumah singgah di Desa Ujung Padang atau tepatnya di tengah-tengah Kota Kabupaten. Namun ia membantah itu sebagai sekretariat pemenangan, melainkan hanya sebagai rumah konsultasi dan istirahat bagi masyarakat dari berbagai tempat saat berada di Kota Mukomuko. Saat ini rumah dalam proses penyiatapan peralatan dan juga papan merk atau spanduk SPN.
‘’Rumah ini dinamakan dengan rumah singgah, bagi masyarakat yang ada keperluan di Mukomuko dapat mampir, sambil menunggu kegiatan lain. Selain itu juga sebagai tempat santai dan bersilaturahmi antar masyarakat. Sekarang rumah dalam proses melengkapi perabotnya,’’ kata Herman.
Terus terkait dengan 3 unit mobil yang kembali didatangkan, Herman mengaku bukan jenis ambulance, melainkan kendaraan operasional biasa. Mobil ini banyak fungsi, bisa terjun membantu masyarakat juga sebagai kendaraan operasional keluarga dankawan-kawannya di lapangan.  Semua kegiatan tersebut belum ada hubungannya dengan pilkada melainkan memang aktivitas sosial yang dilakukan Sapuan bersama masyarakat.
‘’Sifat Sapuan tidak beda dengan banyak orang, kalau masih bisa membantu dan berbuat untuk daerah apa salahnya. Mungkin secara kebetulan, ia sedang memiliki kemampuan dan keinginan. Banyak orang melakukan hal yang sama, juga ada yang mampu tapi belum siap melakukannya,’’ lanjutnya.
Sapaun dalam komentar account FB nya menyampaikan, buat semua teman FB khususnya yg berdomisili di Kabupaten Mukomuko, perlu saya klarifikasi sedikit sehubungan dengan bantuan ambulance yang saya sediakan di kabupaten tersebut.  Sebagai berikut : 1) Ambulance tersebut memang gratis 100% (tanpa dikenakan biaya serupiah pun) khususnya utk pemakaian di dalam Kabupaten Mukomuko. 2) Khusus pengunaan ke luar Kabupaten Mukomuko dikenakan biaya penggantian biaya bahan bakar disesuaikan jarak tempuh pergi dan pulang serta sedikit uang makan sopir dalam perjalanan ke luar kota tersebut. 3) Jika diminta bantuan secara bersama-sama (berbarengan) di Prioritas bagi keluarga yang tidak mampu. Demikianlah yang dapat saya jelaskan semoga hal ini dapat dishares buat saudara-saudara kita yang membutuhkan pertolongan, terimakasih.(jar)

Kecewa, 2 Kecamatan Tarik Dukungan ke Bengkulu Barat
POLITIK RM – Rencana Pemekaran Bengkulu Barat sudah di ujung tanduk. Pasalnya tokoh Kecamatan Pondok Suguh dan Kecamatan Teramang Jaya mengancam menarik dukungan untuk pembentukan kabupaten baru ini. Mereka kecewa dan merasa dimanfaatkan oleh Riva’I Amir dan Suswandi, SE yang baru-baru ini mengklaim akan maju sebagai calon bupati Mukomuko. Ada kesan jika para tokoh tersebut, hanya ingin mencari kekuasaan semata dan tidak serius untuk mekar.
Disampaikan oleh salah seorang tokoh Teramang Jaya, Alazadini statemen ketua presidium Bengkulu Barat dan Suswandi yang ingin maju sebagai calon bupati Mukomuko, merupakan penghianatan terhadap rencana bersama. Oleh karena itu, mereka mengancam akan menari dukungan untuk mekar dari Kabupaten Mukomuko. Tidak layak dua tokoh utama rencana mekar, punya niat yang sama sebagai calon bupati Mukomuko.
‘’Kami pertanyakan, apakah mereka sudah terkenal karena gerakan Bengkulu Barat, hingga sekarang ingin mencalon bupati. Kesannya mereka memanfaatkan masyarakat dari 5 kecamatan ini. Maka kami siap menarik dukungan untuk Bengkulu Barat,’’ katanya.
Juga disampaikan M. Syaril dari Kecamatan Pondok Suguh, menurut eks kades Air Bikuk ini, pemekaran Bengkulu Barat tidak layak dilanjutkan, melihat sikap para pimpinan presidium tersebut. Semestinya mereka fokus dengan rencana pemekaran jika benar-benar serius, namun malah menyatakan diri akan jadi bupati Mukomuko.
‘’Kita kaget dengan rencana mereka untuk jadi bupati Mukomuko, maka dengan ini kami siap menarik dukungan untuk Bengkulu Barat,’’ ungkap Syaril.
Juga disampaikan A. Katab menurutnya sikap dua tokoh Bengkulu Barat telah mengecewakan mereka dan masyarakat dari 5 kecamatan yang tergabung dalam wilayah rencana pemekaran. Oleh sebab itu, mereka akan mengkaji ulang untuk mendukung rencana pemekaran. Sebab ada kesan, jika isu pemekaran dimanfaatkan untuk kepentingan politik seseorang demi kekuasaan.
‘’Untuk apa kita mekar kalau hanya untuk menaikkan nama seseorang saja, keinginan tokoh pemekaran maju sebagai bupati Mukomuko menunjukkan belang mereka sebenarnya,’’ tutup Katab diamini Ali Kisaf.(jar)


Besok 25 Dewan Dilantik, 20 Politisi Jadi Mantan

POLITIK RM – Jika tidak ada aral melintang, besok akan berlangsung pelantikan 25 anggota DPRD Mukomuko hasil pemilihan 9 April 2014 lalu. Artinya masa jabatan dewan periode 2009 – 2014 sudah berakhir, hak mereka akan ditarik kembali, begitupun kewajiban sebagai wakil rakyat berakhir. Namun dari 25 anggota dewan aktif saat ini, ada 4 orang yang masih tetap bertahan dengan tahtanya dan satu lagi naik menjadi anggota DPRD Provinsi Bengkulu. Sedangkan 20 lainnya, akan berstatus sebagai mantan anggota dewan.
Purwanto yang dipastikan tidak duduk kembali, mengaku sudah siap melepas masa baktinya dan menyerahkan tugas kepada dewan yang baru. Ia akan kembali ke tengah masyarakat dan fokus dengan aktivitas pertanian sebagaimana pekerjaan yang biasa ia lakukan sebelum menjadi dewan bahkan saat masih aktif selaku wakil rakyat.
‘’Ya, kita sudah siap untuk menyerahkan tugas pada yang baru, itulah namanya perputaran, saya sendiri tetap begini dan akan lebih fokus mengurus pertanian bersama warga,’’ kata Purwanto.
Sedangkan Hermansyah, S.Kom.M.Kom yang tetap dengan posisinya selaku anggota dewan, mengaku menunggu pelantikan untuk masa jabatan berikutnya. Ia berjanji akan bekerja lebih profesional lagi dalam membantu masyarakat, karena periode kedua di dewan, ia punya banyak kesempatan meperbaiki yang sebelumnya kurang full.
‘’Kita bersukur masih diberi kepercayaan oleh warga, tentu periode berikutnya kita lebih paham dan menguasai segala sesuatunya, namun tetap butuh dukungan dari masyarakat,’’ tegasnya.
Sekretaris Dewan (Sekwan) Drs. H Bustari Maler, M.Hum juga membenarkan sesuai jadwal besok akan dilakukan pelantikan dewan yang baru. Pelantikan sesuai dengan SK Gubernur Bengkulu, Nomor B.371.I tahun 2014, tentang peresmian pemberhentian anggota DPRD Kabupaten Mukomuko masa jabatan 2009 – 2014, tertanggal 18-8-2014. Terkait persiapan lain, menurutnya tidak ada kendala lagi.
‘’Kalau dari kita sudah siap semua, ruangan telah dilengkapi dan undangan telah disebarkan,’’ tutupnya.(jar)

Wednesday, 13 August 2014

Sapuan Datangkan 3 Mobil & Siapkan Rumah Singgah


POLITIK RM – Sapuan, SE, AK, MM makin serius dan gencar menyiapkan diri menuju Pemilihan Bupati Mukomuko 2015. Usai menurunkan 3 unit ambulance, informasi terbaru, Sapuan sudah menyiapkan rumah singgah bagi masyarakat di tengah Kota Kabupaten Mukomuko, tapatnya di Desa Ujung Padang. Selain itu, ia dikabarkan kembali mendatangkan 3 unit mobil. Namun belum diketahui, untuk apa kendaraan jenis double cabin tersebut. Kabar beredar diperuntukkan sebagai armada operasinal timnya dilapangan kelak.
Novesta Herman, saat diminta keterangannya mengakui jika Sapuan sudah menyiapkan rumah singgah di Desa Ujung Padang atau tepatnya di tengah-tengah Kota Kabupaten. Namun ia membantah itu sebagai sekretariat pemenangan, melainkan hanya sebagai rumah konsultasi dan istirahat bagi masyarakat dari berbagai tempat saat berada di Kota Mukomuko. Saat ini rumah dalam proses penyiapan peralatan dan juga papan merk atau spanduk SPN.
‘’Rumah ini dinamakan dengan rumah singgah, bagi masyarakat yang ada keperluan di Mukomuko dapat mampir, sambil menunggu kegiatan lain. Selain itu juga sebagai tempat santai dan bersilaturahmi antar masyarakat. Sekarang rumah dalam proses melengkapi perabotnya,’’ kata Herman.
Terus terkait dengan 3 unit mobil yang kembali didatangkan, Herman mengaku bukan jenis ambulance, melainkan kendaraan operasional biasa. Mobil ini banyak fungsi, bisa terjun membantu masyarakat juga sebagai kendaraan operasional keluarga dan kawan-kawannya dilapangan.  Semua kegiatan tersebut belum ada hubungannya dengan Pilkada melainkan memang aktivitas sosial yang dilakukan Sapuan bersama masyarakat.
‘’Sifat Sapuan tidak beda dengan banyak orang, kalau masih bisa membantu dan berbuat untuk daerah apa salahnya. Mungkin secara kebetulan, ia sedang memiliki kemampuan dan keinginan. Banyak orang melakukan hal yang sama, juga ada yang mampu tapi belum siap melakukannya,’’ lanjutnya.
Sapaun dalam komentar account Facebook (FB) pribadinya menyampaikan, buat semua teman FB khususnya yg berdomisili di Kabupaten Mukomuko, perlu saya klarifikasi sedikit sehubungan dengan bantuan ambulance yang saya sediakan di kabupaten tersebut.  Sebagai berikut : 1) Ambulance tersebut memang gratis 100 persen (tanpa dikenakan biaya serupiah pun) khususnya untuk pemakaian di dalam Kabupaten Mukomuko. 2) Khusus pengunaan ke luar Kabupaten Mukomuko dikenakan biaya penggantian biaya bahan bakar disesuaikan jarak tempuh pergi dan pulang serta sedikit uang makan sopir dalam perjalanan ke luar kota. 3) Jika diminta bantuan secara bersama-sama (berbarengan) di Prioritas bagi keluarga yang tidak mampu. Demikianlah yang dapat saya jelaskan semoga hal ini dapat dishare buat saudara-saudara kita yang membutuhkan pertolongan, terimakasih.(jar)

Monday, 11 August 2014

Choirul Huda dan Sapuan Bersaing Cari Pasangan

METRO – Isunya dua kandidat kuat calon Bupati Mukomuko, yaitu Sapuan, SE, MM, Ak dan Choirul Huda, SH mulai bersaing untuk mencari pasangan terbaik. Huda sebelumnya sudah memastikan pasangannya berasal dari Dapil III, sementara Sapuan diisukan tengah melirik beberapa tokoh jawa untuk menjadi kawan duetnya memenangkan Pemilihan Bupati Mukomuko yang berlangsung Juni 2015 kelak.
Adapun nama-nama calon wakil bupati yang kabarnya masuk dalam radar Choirul Huda adalah, anggota DPRD Mukomuko, H. Bambang Apriadi, ST, anggota DPRD Provinsi Bengkulu Burhandari, S.Pd, M.Si, anggota DPRD Mukomuko terpilih Badrun Hasani, SH dan beberapa nama tokoh Dapil III lainnya. Sementara Sapuan diisukan mendekati, anggota DPRD Mukomuko yang baru terpilih sebagai anggota DPRD Provinsi Bengkulu dari PDIP Mujiono, S.Pd dan juga ada nama politisi PKB, Safaat anggota DPRD Mukomuko terpilih dari Dapil II juga beberapa nama lainnya. Namun saat diminta tanggapannya, kedua tokoh ini belum mau menunjukkan persaingan mereka dalam menetapkan wakil ini.
Saat dihubungi, Huda mengaku sudah memastikan pasangannya dari Dapil III, namun siapa sosok tersebut ia belum bisa membeberkannya, karena ada beberapa nama yang tengah ia saring. Huda menilai potensi para tokoh Dapil III cukup baik dan bisa bekerjasama dengan baik. Penetapan wakil ini, Huda mengaku tidak oleh dirinya sendiri, melainkan melibatkan tim khusus, para tokoh politik dan juga masyarakat.
‘’Insyaallah dari Dapil III, ada beberapa nama yang kita ajukan, saya melihat kawan-kawan dari Dapil III punya potensi cukup baik. Yang jelas masukan dari banyak pihak sangat kita harapkan, sebab tujuannya untuk membangun daerah ini,’’ kata Huda.
Terkait dengan Parpol, mantan Danramil Mukomuko ini mengaku akan bersama banyak parpol. Sebab ia berkawan dengan semua pengurus dan kader partai di Mukomuko. Karena untuk membangun daerah ini perlu kerjasama semua lapisan masyarakat.
‘’Kita berusaha bersama banyak partai, semua kawan-kawan kita, untuk membangun daerah dan memikirkan masyarakat semua lapisan harus bekerjasama,’’ kata pria yang dikenal dekat dengan masyarakat kecil ini.
Sapuan sendiri pada saat dihubungi mengaku belum menetapkan siapa wakilnya dan dari Dapil mana. Yang jelas semua akan melalui pertimbangan yang matang, oleh tim dan semua pendukungnya. Sebab wakil dan bupati selayaknya satu kekuatan dan punya peran yang sama dalam memimpin daerah. Untuk saat ini ia belum melakukan penjaringan, karena masih fokus dengan pekerjaannya. Terkait partai, Sapuan juga mengaku belum ada kepastian, namun ia yakin ada parpol yang akan mengusungnya.
‘’Kita perlu pikirkan matang-matang, untuk saat ini belum waktunya, kita masih fokus dengan pekerjaan saja. Untuk partai, ada 25 kursi di Mukomuko semuanya kita dekat, mudahan ada yang mau mendukung,’’ tutupnya.(jar)




Untuk Cabup, Burhandari Setara Dengan Sapuan dan Choirul Huda
METRO – Burhandari, S.Pd, M.Si berpeluag menjadi salah satu kandidat kuat yang akan menyaingi nama besar Sapuan, SE, MM, Ak dan Choirul Huda, SH sebagai calon bupati Mukomuko mendatang. Pasalnya selain, sudah dikenal masyarakat, anggota DPRD Provinsi Bengkulu aktif ini juga memiliki kans besar untuk menjadi pelampiasan kehausan masyarakat Dapil III yang selama ini kerap merasa dinomor-dua-kan dalam berbagai perhelatan kabupaten maupun jatah pembangunan lainnya. Burhan juga sudah cukup berpengalaman, pernah menjadi anggota DPRD Mukomuko dan sekarang sebagai anggota DPRD Provinsi Bengkulu.
Seperti diketahui, jumlah penduduk Dapil III termasuk yang paling besar di Kabupaten Mukomuko, tidak jauh beda dengan Dapil I dan jauh diatas Dapil II. Jika Burhandari benar-benar maju sebagai calon bupati, maka persaingan antar dapil calon bupati akan terjadi, sebab Sapuan berdomisili di Dapil II dan Huda diketahui bertempat tinggal di Dapil I. Terus siapa yang akan keluar sebagai pemenangnya? Kuncinya ada pada calon wakil bupati dan juga anggaran yang dimiliki masing-masing kandidat tersebut.
Pada Radar Mukomuko, Burhandari mengaku punya keinginan untuk maju pada pilkada kelak sebagai calon bupati. Ia juga mengklaim sudah kerap mendapat masukan dari berbagai pihak agar segera mengumumkan rencananya itu kepada publik. Ia merasa bersalah dan dapat mengecewakan masyarakat jika tidak maju sebagai bupati Mukomuko.
‘’Kita didesak untuk maju, saya takut mengecewakan kawan-kawan jika tidak bertarung pada pilkada kelak. Untuk kepastiannya, nanti saya akan sampaikan secara terbuka pada publik. Kita yakin, berada di tengah kekuatan besar bisa memenangi pilkada,’’ katanya.
Burhandari melanjutnya, setelah dewan baru dilantik, ia akan segera turun ke masyarakat secara full untuk menentukan arah politik pada pilkada 2015. Saat ini ia masih konsentrasi mengakhiri masa jabatannya sebagai anggota dewan Provinsi. Terkait dengan pinangan beberapa calon pada dirinya untuk nomor 2, Burhandari kembali menegaskan, masyarakat menginginkannya sebagai bupati.
‘’Kalau untuk pendamping kita belum berpikir kesana, jika kita sebagai nomor 1 oke, artinya kita sejalan. Kita tahu betul kondisi Mukomuko, karena sudah pernah menjabat dewan Kabupaten juga Provinsi,’’ tutupnya.(jar)

Semua Cabup Incar Pendamping Asal Dapil 3
POLITIK RM – Infomasinya ada 5 tokoh Dapil III yang dilirik menjadi pendamping oleh beberapa calon kandidat bupati Mukomuko 2015. Lima kandidat tersebut adalah, Burhandari, S.Pd, M.Si, H. Bambang Apriadi, ST, Haidir, S.IP, Badrun Hasani, SH dan H. Syamsuri Rustam, ST. Mereka diisukan sudah didekati oleh beberapa orang kandidat kuat calon bupati Mukomuko. Selain lima tokoh ini juga ada beberapa kandidat lain, seperti H. Suharto dan Anton Hidayat, SE.
Kandidat yang paling kuat dan banyak diminati oleh kandidat calon bupati ini adalah Burhandari dan Bambang Apriadi. Namun Burhandari saat diminta tanggapannya, mengaku belum tertarik untuk menjadi wakil, ia masih berniat maju sebagai calon nomor urut 1. Tapi ia tidak menafik, ada ajakan untuk bersama-sama oleh beberapa kandidat.
‘’Kalau yang meminang ada, namun masih belum ada kesepakatan, sebab saya menawarkan menjadi nomor 1. Untuk jadi wakil, saya tidak piawai, sebab persiapan sejak awal adalah menjadi bupati Mukomuko,’’ kata politisi PKS yang masih aktif sebagai anggota DPRD Provinsi Bengkulu Dapil Mukomuko ini.
Sementara Haidir juga tidak menafik adanya ajakan dari beberapa kandidat calon bupati untuk maju bersama-sama pada pilkada kelak. Ia sendiri sejauh ini belum mau berpikir serius untuk ikut dalam pilkada, walau sudah banyak permintaan dari pendukung dan orang-orang dekatnya. Anggota Komisi I DPRD Mukomuko ini mengaku masih banyak hal yang perlu ia pertimbangkan untuk ikut pilkada. Jikapun harus menjadi pendamping kandidat lain, ia tentu akan melihat secara jeli, sejauh mana persiapan kandidat tersebut.
‘’Saya belum begitu tertarik, yang jelas semuanya akan kami pertimbangkan secara bersama-sama nantinya. Jikapun harus bersama kandidat lain, tentu kita perlu saling mengenal secara jelas, maju target kita memenangi pilkada,’’ tutupnya.(jar)


3 Mantan Cabup Kemana?

POLITIK RM – Masyarakat seakan kehilangan 3 nama tokoh Mukomuko yang merupakan mantan calon Bupati Mukomuko yang bersaing pada Pilkada 2009. Adapun 3 tokoh ini adalah H. Suparji, S.Pd, Azhari dan Antoni Sitorus, M.Pd. Pasalnya suara mereka belum terdengar sama sekali, menjelang pemilihan bupati mendatang. Pertanyaanya, benarkah mereka sudah tidak punya nyali lagi untuk mencoba?
Salah seorang warga, Burhan mengatakan aneh sekarang malah banyak wajah baru yang berani unjuk diri dan menyatakan siap maju pada pilkada. Kemana mantan calon bupati kita yang dulu, padahal mereka sudah cukup dikenal masyarakat pada saat itu. Sejak pilkada 2009 selesai, namanya tenggelam bak ditelan bumi. Masyarakat sudah banyak lupa dengan nama mereka, hanya Sapuan yang terus eksis dan sering bersilaturahmi dengan masyarakat.
‘’Apakah mungkin mereka sudah tidak ada nyali lagi, atau sekarang sudah tidak mau ikut memikirkan perkembangan daerah ini. Seingat kami hanya Sapuan yang masih eksis usai pilkada lalu,’’ katanya.
Juga disampaikan oleh, Hendra diantara mantan calon bupati ini, ada yang sama sekali tidak lagi terlihat batang hidungnya. Supardji sendiri baru muncul pada saat pemilu lalu, ia tampil sebagai caleg DPRD Provinsi dari Partai NasDem, sementara Azhari dan Antoni sama sekali tidak lagi menampakkan diri. Ia juga mengakui, Sapuan satu-satunya kandidat yang terus semangat dan tida ada perubahan kedekatan dengan warga sejak sebelumnya.
‘’Kalau pak Suparji sempat tampil pada saat pimilu sebagai caleg NasDem, namun tidak menang. Namun pak Azhari dengan Antoni sama sekali jarang muncul di media atau dalam acara lainnya,’’ paparnya.
Menanggapi hal ini, mantan calon wakil bupati yang mendampingi Supardji pada Pilkada 2009, H. Syamsuri Rustam, ST mengaku ia bersama Supardji masih menjalin silaturahmi, namun tidak ada membahas rencana untuk maju lagi. Ia sendiri selaku anggota dewan tidak pernah berubah dengan masyarakat, setelah dinyatakan kalah, mereka kembali mendukung pemerintahan yang menang.
‘’Kita sudah kalah, ya harus mengakui pemerintahan yang menang, kami tidak ada persoalan sedikitpun, namanya juga politik, ada yang kalah dan yang menang, dengan kawan-kawan komunikasi masih baik,’’ tutupnya.(jar)

Tuesday, 5 August 2014

Rosna Diusung PAN & PDIP, Isunya Huda Goda PKS & PPP

METRO – Bupati Mukomuko, Drs. H Ichwan Yunus, CPA, MM menegaskan pencalonan sang istri Hj Rosna Ichwan untuk bupati Mukomuko sudah pasti. Bahkan Bupati menyampaikan dua parpol siap mengusung anggota DPRD Provinsi Bengkulu terpilih ini, yakni PAN dan PDIP. Disisi lain Partai Hanura jauh-jauh hari sudah mengklaim akan mengusung Choirul Huda, SH sebagai bupati. Selain itu, wakil bupati aktif ini juga dikabarkan tengah merayu PPP dan PKS.
‘’Ya ibu (Rosna, red) sudah pasti akan maju sebagai calon Bupati Mukomuko. Kalau parpolnya sudah ada dua yakni PAN dan PDIP,’’ tegas Bup.
Terus siapa yang akan menjadi pasangan Rosna? Ichwan menyampaikan hingga saat ini wakil itu masih penjajakan dan memilih yang terbaik. Karena wakil akan menjadi penentu yang cukup besar guna meraih kemenangan. Untuk itu pihaknya tidak gegabah dan asal memilih siapa pasangan yang cocok mendampingi Rosna.
‘’Kalau untuk wakil belum. Hingga kini masih penjajakan. Karena kita inginkan yang terbaik. Sebab wakil turut menjadi penentu kemenangan,’’ ungkap Bup.
Lebih jauh Bupati memberikan pandangan kepada masyarakat bahwa Hj Rosna sudah seharusnya menjadi pilihan bagi masyarakat Kabupaten Mukomuko untuk meneruskan estafet kepemimpinannya. Alasannya Rosna sudah menunjukkan pengabdian untuk masyarakat, selama menjadi Ketua TP PKK. Disamping itu, Rosna mempunyai pemikiran yang sama dengan dirinya guna meneruskan program yang sudah ada.
‘’Ibu kan, kita sudah tau bagaimana pengabdian yang telah ditunjukkannya selama ini. Dan ibu juga akan meneruskan program-program yang telah ada guna memajukan Kabupaten Mukomuko. Beda kalau kita pilih yang baru, belum tentu sejalan dengan apa yang telah ada. Sehingga akan banyak lagi perubahan. Akibatnya pembangunan menjadi ancaman,’’ tutur Bup.
Sementara Huda sudah memastikan, wakilnya berasal dari Dapil III, namun siapa tokoh tersebut belum bisa dipublikasikan. Untuk perahu, Partai Hanura sudah memastikan siap usung Huda. Namun karena Hanura hanya memiliki 2 kursi di DPRD Mukomuko, maka jumlah itu belum cukup, mesti berkoalisi dengan partai lain. Kabar terbaru, Huda tengah mendekati Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan juga Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang masing-masing memiliki 2 kursi. Selain itu juga ia sempat diisukan dekat dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Namun saat dihubungi, Huda belum mau memastikannya, ia mengaku membangun komunikasi dengan seluruh partai politik. Harapannya banyak partai yang akan bersama-sama dirinya dan pasangannya kelak untuk membangun daerah ini. Sebab hampir semua dewan terpilih dan para ketua partai di daerah ini adalah orang yang ia kenal dekat dan memiliki hubungan yang baik, sejak jauh sebelumnya.
‘’Itu belum ada, yang jelas kami berusaha bersama dengan semua partai, saya yakin para pengurus partai yang kebetulan adalah orang dekat kita semua, mau bersama-sama membangun daerah ini,’’ kata Huda.
Untuk saat ini komunikasi terus dilakukan dengan pihak partai politik dan juga kelompok masyarakat dan tokoh lainnya. Karena ia membutuhkan masukan dari semua lapisan untuk memimpin daerah ini. Huda juga mengaku, ingin merangkul semua orang untuk bersama-sama membawa kemajuan bagi Kabupaten Mukomuko dan mensejahterakan masyarakat. Tanpa dukungan, sehebat apapun seseorang tidak akan bisa berbuat banyak.
‘’Saya ingin besama semuanya, karena dengan demikian, maka kita bisa membangun daerah dengan cepat dan menuju masyarakat yang sejahtera. Maka kami terus membangun kominikasi dengan semua lapisan masyarakat,’’ tutupnya.(jar/dum)




Aliansi Mahasiswa Dukung Ichwan For Gubernur
METRO – Kemarin Aliansi Mahasiswa Mukomuko (AMUK) yang terdiri dari seluruh organisasi mahasiswa Kabupaten Mukomuko mendeklarasikan dukungan penuh terhadap Bupati Mukomuko, Drs. H Ichwan Yunus, CPA, MM maju sebagai calon Gubernur Bengkulu periode 2015-2019. Bupati Mukomuko  bersama sang istri Hj Rosna Ichwan turut hadir langsung dalam deklarasi yang bertempat disalah satu hotel di Kecamatan Kota Mukomuko itu. Turut hadir juga Ketua KNPI Kabupaten Mukomuko, Agus Harvinda, ST, M.Si, tim inisiator Relawan Ichwan Yunus for Gubernur, Yanto Supriardi, SH dan Jaskani, S.Pd, M.Si, Kakan Kesbangpol dan Sandi Kabupaten Mukomuko, Yanzuri, SH serta tamu undangan lainnya dan seluruh perwakilan aliansi mahasiswa.
Ketua Pelaksana, Deki Tecnikal mengatakan seluruh mahsiswa dari Kabupaten Mukomuko yang tergabung dalam AMUK mendukung penuh Ichwan Yunus untuk maju sebagai salah satu calon Gubernur Bengkulu mendatang. Alasan dukungan itu yakni melihat dari kesuksesan yang dicapai oleh Ichwan selama dua periode menjabat selaku Bupati Mukomuko. Selain itu pencalonan Ichwan merupakan putra pertama dari Kabupaten Mukomuko yang duduk sebagai Gubernur Bengkulu dari wilayah paling utara dan perbatasan Sumatera Barat (Sumbar).
‘’Banyak pertimbangan yang kami lakukan sebelum menyatakan dukungan penuh terhadap pak Ichwan Yunus menjadi calon Gubernur nanti,’’ ujar Deki.
Ketua inisiotor Relawan Ichwan Yunus for Gubernur, Yanto Supriadi, SH juga menegaskan bahwa banyak keberhasilan yang dicapai dalam membangun Kabupaten Mukomuko selama dua periode kepemimpinan beliau. Untuk itu dirinya berharap seluruh masyarakat tak hanya dari Kabupaten Mukomuko namun daerah lainnya dapat bersama-sama dan bersatu dalam satu langkah mendukung pencalonan beliau untuk Provinsi Bengkulu yang lebih baik.
‘’Mari kita semua rapatkan barisan jalin kebersamaan dan bersatu mendukung penuh Ichwan Yunus sebagai calon Gubernur untuk Provinsi Bengkulu yang jauh lebih baik lagi kedepannya,’’ ungkap Yanto.
Bupati Mukomuko, Drs. H Ichwan Yunus, CPA, MM menyebutkan bahwa banyak hal yang dapat dilakukan dalam memberikan dukungan. Untuk itu ia menghimbau semua masyarakat dapat bersatu tanpa membeda-bedakan penduduk asli dan pendatang. Sehingga tercapainya
‘’Tak ada alasan lain bagi saya untuk maju sebagai calon Gubernur Bengkulu selain untuk pengabdian. Karena sejauh ini belum ada suatu kemajuan yang berarti dialami Provinsi Bengkulu. Untuk itu mari kita bersama-sama bawa perubahan bagi bengkulu kedepannya,’’ tutur Ichwan.(dum)

Ichwan Belum Final Bersama Wabup BS
Sebagai Pasangan Calon Gubernur
METRO – Sebelumnya Drs. H Ichwan Yunus, CPA, MM mengumumkan, jika ia akan berpasangan dengan Wakil Bupati (Wabup) Bengkulu Selatan (BS), Dr. drh. Rohidin Mersyah, MMA sebagai calon Gubernur Bengkulu. Namun saat ditanyai kembali kemarin, Ichwan mengaku belum final berpasangan dengan Wabup BS. Saat ini ia tengah melakukan penjaringan beberapa tokoh Bengkulu yang juga berasal dari selatan.
Dikatakannya, berpasangan dengan Wabup BS itu belum merupakan keputusan akhir. Karena hingga saat ini dirinya juga masih mencarikan calon wakil terbaik. Besar kemungkinan akan ada perubahan.
‘’Wabup BS itu belum pasti. Kemungkinan besar akan ada perubahan. Karena ada 3 hingga 4 orang bakal calon yang kini tengah dilakukan penjajakan,’’ ujar Bup.
Lebih jauh Bupati menyampaikan 3 hingga 4 orang bakal calon wakil gubernur yang akan mendampingi dirinya itu merupakan kalangan pejabat pemerintahan, pensiunan TNI dan Polri. Yang pastinya bakal calon wakil yang mendampingi dirinya yakni dari Bengkulu bagian selatan. Hal ini dilakukan guna mengakomodir suara dari Bengkulu bagian selatan.
‘’Nanti siapapun bakal calon wakil gubernur yang mendampingi saya berasal dari Bengkulu Selatan. Karena dengan demikian, maka akan dapat meraih suara maksimal dan menuju kemenangan,’’ ungkap Bup.
Disamping itu Bupati optimis selain Kabupaten Mukomuko yang akan menjadi basis suara, Bengkulu Selatan dan Seluma. Dimana hingga saat ini ia mengakui banyak mendapatkan dukungan dari 2 Kabupaten tersebut. Ia optimis akan mendapat dukungan penuh dari 3 Kabupaten itu.
‘’Kita harapkan seluruh masyarakat di Kabupaten Mukomuko dapat memberikan dukungan penuh. Tak hanya itu Bengkulu Selatan dan Seluma juga telah memberikan tanggapan yang bagus,’’ tutur Bup.
Tak hanya itu Bupati juga mengakui akan menghadapi persaingan berat, diantaranya ada Bupati Bengkulu Utara (BU), Dr. Ir. HM Imron Rosyadi, MM, M.Si, Bupati Musi Rawas, Dr. Drs. H Ridwan Mukti, MH dan Bupati Kepahiang, Drs. H Bando Amin Kader, MM. Namun Ichwan yakin dengan pemilu yang berjalan bersih dan transparan, maka yang terbaik akan keluar sebagai Gubernur Bengkulu mendatang.
‘’Memang banyak lawan yang juga cukup kuat. Namun kita optimis dengan dukungan penuh dari seluruh masyarakat dan pelaksanaan pemilihan yang baik bersih, maka tidak mungkin apa yang kita cita-citakan bersama guna kemajuan Bengkulu jauh lebih baik lagi akan terwujud,’’ tutup Bup.(dum)

Sapuan Jauh Lebih Siap
POLITIK RM – Dari sekian banyak kandidat calon bupati yang mengklaim akan maju pada pilkada 2015 mendatang, sosok Sapuan, SE, Ak, MM dinilai paling siap. Mulai dari kesiapan dukungan, pendanaan dan juga ia tidak punya beban, layaknya beberapa calon lain, yang harus meninggalkan jabatanya dalam pemerintahan. Selaku pengusaha, Sapuan punya kebebasan, tanpa ikatan dengan instatnsi atau aturan undang-undang lainnya.
Tokoh Mukomuko yang juga dosen Unib, H. Hamdani Makir, SH, M.Hum mengatakan, seorang PNS harus mundur dari jabatannya untuk maju sebagai calon bupati atau wakil calon bupati, begitupan bupati dan wakil bupati sendiri juga harus mengundurkan diri. Ini sesuai dengan aturan pemerintah yang baru, meski aturan tersebut masih dalam tahap peninjauan. Setidaknya mereka harus cuti sementara. Mengambil keputusan meninggalkan jabatan yang sudah dipegang bukan perkara mudah bagi seseorang, karena belum tentu bisa memenangkan pemilihan.
‘’Mau tidak mau yang menjabat PNS dan bupati juga wakil bupati, jika harus maju harus pikir matang-matang, mereka meski mundur dari jabatannya itu. Kalau penggelut kegiatan suwasta, enak karena mereka tanpa ada kendala,’’ kata Hamdani.
Novesta Herman yang merupakan orang dekat Sapuan, mengakui jika Sapuan sudah sangat siap dan jauh lebih matang dari pemilihan sebelumnya. Untuk segi dana, ia mengaku Sapuan tidak ada kendala sama sekali. Begitupun dengan partai politik, ia mengaku Sapuan terus membangun komunikasi. Herman mengaku sempat kecewa, sebab isunya ada orang yang berupaya melakukan kampanye hitam dengan menyebarkan berita bohong terkait dengan Sapuan.
‘’Aneh ada kandidat lain yang membuat isu negatif, mereka menyebarkan berita, Sapuan tidak punya kesiapan terutama dana, sebab Sapuan masih terhutang untuk biaya kempanye 2009 lalu. Kami luruskan itu, isu tidak benar, kita tidak pernah memiliki hutang, Sapuan tidak ada kendala dengan pendanaan, kita semua tahu, Sapuan tidak pernah memutuskan hubungannya dengan masyarakat meski tidak menang pada pilkada sebelumnya, itu bukti ia tidak ada masalah dan peduli dengan masyarakat,’’ tutupnya.(jar)


PKPI Belum Tentukan Arah Cabup
POLITIK RM – Jika Hanura sudah memastikan arah politiknya dengan mengusung Choirul Huda, SH sebagai calon bupati Mukomuko 2015-2020, lain halnya dengan Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI). Partai yang sukses mengantar 3 calegnya sebagai anggota DPRD Kabupaten Mukomuko pada pemilu kegislatif 9 April lalu, sampai saat ini belum menentukan arah politik mereka menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada). Meski demikian, setidaknya sudah ada 6 bakal calon yang sempat menawarkan diri untuk diusung PKPI Mukomuko.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKPI Kabupaten Mukomuko, Alpian, SE dihubungi kemarin mengaku masih menunggu rapat partai dan juga petunjuk dari pusat. Ia juga mengakui ada 6 kandidat calon bupati yang sudah membangun komunikasi politik dengannya, namun baru sebatas itu saja. Untuk menentukan siapa calon yang akan mereka usung, tidak bisa ia putuskan sendiri, melainkan melalui musyawarah. Yang jelas, calon tersebut harus punya visi dan misi yang sesuai dengan tujuan PKPI untuk pembangunan daerah ini.
‘’Kita masih menunggu, nanti akan kita putuskan bersama-sama siapa yang kita anggap layak untuk memimpin kabupaten ini. Banyak pertimbangan yang harus kita lakukan sebelum membuat keputusan penting tersebut. Komunikasi dengan banyak pihak terus kita lakukan, bahkan sampai sekarang ada 6 kandidat yang sudah ngajak bersama-sama,’’ tegasnya.
Terkait dengan biaya yang harus dikeluarkan oleh seorang kandidat untuk mendapat perahunya, Alpian mengaku tidak ada sistim jual beli dalam membangun daerah. Namun diakuinya, setiap calon harus siap anggaran untuk sumbangan ke partai yang nantinya juga digunakan untuk biaya kampanye bagi kader memenangkan calon tersebut. Mereka menargetkan calon yang diusung keluar sebagai pemenang pemilu, bukan sekedar meramaikan percaturan politik.
‘’Politik jelas butuh dana, kita menargetkan kandidat yang diusung adalah pemenang pilkada. Yang jelas kami akan mengusung salah seorang kandidat sebagai calon bupati dan wakil bupati,’’ tutupnya.(jar)

Wismen Siap Lahir Batin, Disokong Tokoh Nasional


Maju Sebagai Calon Bupati Mukomuko
POLITIK RM – Saat ini Masyarakat Kabupaten Mukomuko tidak perlu meragukan lagi keseriusan Wismen A Razak untuk memimpin Kabupaten Mukomuko. Sejak beberapa waktu lalu, pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) NasDem ini, mulai bergerilya di tanah kelahirannya dalam rangka membangun kekuatan. Berbagai kalangan sudah ia jumpai, termasuk kelompok mahasiswa Mukomuko sudah menggelar silaturahmua dengan dirinya.
Wismen isunya mendapat dukungan dari 25 orang anggota DPR RI dari NasDem yang sebagian besarnya adalah rekan seperjuangannya untuk membangun kekuatan NasDem dibawah kepemimpinan Surya Paloh dan Patrice Rio Capella. Selain itu ia juga dikabarkan mendapat restu dari Presiden RI terpilih yang juga diusung NasDem pada pilpres lalu. Bahkan beberapa calon mentri pemerintahan yang baru nanti juga siap memberi suport kepada tokoh Mukomuko ini.
Dihubungi via telepon genggam, Wismen yang tengah berada di Mukomuko, mengakui jika selama berada di Mukomuko ia sudah mengadakan pertemuan dengan berbagai kelompok masyarakat. Termasuk dengan para kader dan simpatisan NasDem serta organisasi mahasiswa asal Mukomuko lainnya. Ia juga telah meminta izin dengan kerabat dan keluarganya untuk memimpin ‘’Kapuang Sakti ratau batuah’’ ini kedepan.
‘’Isyaallah kita siap secara lahir dan batin, kepada keluarga, kerabat dan orang tua dalam kabupaten sudah memohon izin untuk maju. Begitupun dengan berbagai kelompok masyarakat lain, kami sudah menggelar pertemuan, untuk membahas rencana ini,’’ kata Wismen.
Wismen juga menceritakan, ia maju lantaran ingin memanfaatkan peluang membangun daerah melalui dukungan dari pusat dan kerja keras semua lapisan di daerah. Kemenangan Jokowi – JK sebagai presiden, juga duduknya para tokoh NasDem di dewan pusat yang merupakan rekan seperjuangannya merupakan modal besar untuk membawa Mukomuko lebih baik lagi kedepannya. Ia berharap masyarakat bisa memanfaatkan momen terbangunnya hubungan baik daerah dengan pusat saat ini. Sebab tak dipungkiri, tanpa sokongan dari pusat pembangunan sulit bisa berkembang dengan cepat.
‘’Kita sekarang sudah punya modal penting, yaitu kedekatan dengan pemerintah pusat dan anggota dewan. Kita harus memanfaatkan kesempatan ini untuk menarik pembangunan ke Mukomuko sebanyak-banyaknya. Itupulalah yang membuat kami bertekat ingin memenangi pilkada kelak,’’ tutupnya.(jar)

Pasangan Huda Dari Dapil III
POLITIK RM – Wakil Bupati Mukomuko, Choirul Huda, SH yang rencananya akan maju sebagai bupati Mukomuko pada pemilukada 2015 kelak, terus menyiapkan diri. Selain sudah mendapat dukungan dari Partai Hanura, Mantan Danramil Mukomuko ini juga sudah memutuskan siapa calon wakil bupati yang akan mendampingi kelak. Namun sayang saat ditanyai, siapa nama kandidat pasangannya ini, Huda belum terbuka. Yang pasti berasal dari Dapil III (pelleg red).
Dijelaskannya untuk wakil, ia belum bisa mengumumkan, karena masih dalam penjajakan. Yang pasti ada beberapa nama, semuanya berasal dari Dapil III Mukomuko. Dalam waktu dekat, setelah ada kepastian dan kesepakatan, maka ia akan sampaikan kepada publik. Alasan ia memilih dari dapil III, karena menilai potensi para tokoh Dapil III cukup baik. Ia yakin, siapapun yang jadi wakilnya, adalah yang terbaik dan bisa bersama-sama membawa daerah ini ke arah lebih baik.
‘’Untuk wakil kita sudah putuskan dari Dapil III, untuk namanya sekarang masih penjajakan. Ada beberapa nama yang kita ajak untuk bersama-sama, membangun daerah ini, mereka adalah tokoh terbaik yang sudah melakukan yang terbaik pula bagi kabupaten ini,’’ kata Huda.
Lanjutnya, untuk persipan lain juga sudah cukup matang. Ia maju  dengan tujuan untuk memenangi pilkada, agar terus bisa mengabdi membangun kabupaten ini. Karena baginya sudah terjun ke dunia politik, harus total dan full. Karena tidak mungkin ia kembali pada tugas yang lama sebagai prajurit TNI.  Huda juga dipastikan, mulai dari sekarang akan meningkatkan pergerakan menuju pilkada 2015.
‘’Dunia politik sudah menjadi dunia kita, tidak mungkin surut lagi. Yang jelas kita secara bertahap terus menyiapkan segala sesuatunya, yang jelas dukungan dari semua lapisa masyarakat sangat kita butuhkan demi menentukan nasib daerah ini kedepan,’’ tutupnya.(jar)


Bakal Ada Calon Independent, Tapi Tak Bisa Berbuat Banyak
POLITIK RM – Pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2009 lalu, terdapat satu calon bupati Mukomuko independent. Pada pemilukada 2015 mendatang, diprediksi kembali ada calon independent yang ikut meramaikan pemilihan. Tapi sama seperti sebelumnya, calon independent sulit bersaing dengan kandidat lain yang diusung oleh partai politik.
Tokoh Mukomuko yang juga dosen Fakultas Hukum Unib, H. Hamdani Makir, SH, M.Hum mengatakan jika ada 5 kandidat maka salah satunya adalah calon independent. Namun siapa yang akan ambil jalur yang bermodal awal poto copy KTP ini belum diketahui pasti. Biasanya, kata Hamdani calon Independent akan muncul belakangan, tapi tidak akan menjadi pesaing yang berate bagi kandidat kuat lainnya.
‘’Saya rasa akan ada calon independent saat pemilihan Mukomuko kelak, namun siapa? Kita belum bisa pastikan. Kita  tidak melemahkan, biasanya melihat yang sudah-sudah, calon independent tidak banyak berbuat pada saat pemilihan,’’ kata Hamdani.
Ada banyak faktor yang menyebabkan calon independent sulit untuk bersaing, selain pendanaan yang tidak memadai, juga mereka kesulitan untuk membentuk tim di setiap daerah dan desa. Beda halnya dengan calon yang diusung parpol, jaringannya sudah terbentuk lebih dahulu, yaitu berupa jaringan partai politik itu sendiri. Walau tanpa membentuk tim pemenangan pribadi, pasangan yang diusung partai sudah punya tim lebih dahulu.
‘’Calon independent harus berjuang lebih keras, sejak awal ia harus membentuk tim pemenangan di setiap desa. Juga banyak keperluan lain yang mesti dilakukan, semuanya membutuhkan anggaran yang besar. Tapi perlu diingat, ada calon independent yang kuat dan bisa keluar sebagai pemenang,’’ tutupnya.(jar)

Aliansi Mahasiswa Dukung Ichwan For Gubernur
METRO – Kemarin Aliansi Mahasiswa Mukomuko (AMUK) yang terdiri dari seluruh organisasi mahasiswa Kabupaten Mukomuko mendeklarasikan dukungan penuh terhadap Bupati Mukomuko, Drs. H Ichwan Yunus, CPA, MM maju sebagai calon Gubernur Bengkulu periode 2015-2019. Bupati Mukomuko  bersama sang istri Hj Rosna Ichwan turut hadir langsung dalam deklarasi yang bertempat disalah satu hotel di Kecamatan Kota Mukomuko itu. Turut hadir juga Ketua KNPI Kabupaten Mukomuko, Agus Harvinda, ST, M.Si, tim inisiator Relawan Ichwan Yunus for Gubernur, Yanto Supriardi, SH dan Jaskani, S.Pd, M.Si, Kakan Kesbangpol dan Sandi Kabupaten Mukomuko, Yanzuri, SH serta tamu undangan lainnya dan seluruh perwakilan aliansi mahasiswa.
Ketua Pelaksana, Deki Tecnikal mengatakan seluruh mahsiswa dari Kabupaten Mukomuko yang tergabung dalam AMUK mendukung penuh Ichwan Yunus untuk maju sebagai salah satu calon Gubernur Bengkulu mendatang. Alasan dukungan itu yakni melihat dari kesuksesan yang dicapai oleh Ichwan selama dua periode menjabat selaku Bupati Mukomuko. Selain itu pencalonan Ichwan merupakan putra pertama dari Kabupaten Mukomuko yang duduk sebagai Gubernur Bengkulu dari wilayah paling utara dan perbatasan Sumatera Barat (Sumbar).
‘’Banyak pertimbangan yang kami lakukan sebelum menyatakan dukungan penuh terhadap pak Ichwan Yunus menjadi calon Gubernur nanti,’’ ujar Deki.
Ketua inisiotor Relawan Ichwan Yunus for Gubernur, Yanto Supriadi, SH juga menegaskan bahwa banyak keberhasilan yang dicapai dalam membangun Kabupaten Mukomuko selama dua periode kepemimpinan beliau. Untuk itu dirinya berharap seluruh masyarakat tak hanya dari Kabupaten Mukomuko namun daerah lainnya dapat bersama-sama dan bersatu dalam satu langkah mendukung pencalonan beliau untuk Provinsi Bengkulu yang lebih baik.
‘’Mari kita semua rapatkan barisan jalin kebersamaan dan bersatu mendukung penuh Ichwan Yunus sebagai calon Gubernur untuk Provinsi Bengkulu yang jauh lebih baik lagi kedepannya,’’ ungkap Yanto.
Bupati Mukomuko, Drs. H Ichwan Yunus, CPA, MM menyebutkan bahwa banyak hal yang dapat dilakukan dalam memberikan dukungan. Untuk itu ia menghimbau semua masyarakat dapat bersatu tanpa membeda-bedakan penduduk asli dan pendatang. Sehingga tercapainya
‘’Tak ada alasan lain bagi saya untuk maju sebagai calon Gubernur Bengkulu selain untuk pengabdian. Karena sejauh ini belum ada suatu kemajuan yang berarti dialami Provinsi Bengkulu. Untuk itu mari kita bersama-sama bawa perubahan bagi bengkulu kedepannya,’’ tutur Ichwan.(dum)

Kader PDIP Mukomuko Bawa Randang Untuk Megawati

METRO – Seperti diinformasikan, besok (5/2) Presiden Joko Widodo bersama, megawati, Ketua DPR RI Puan Maharani dan Kemensos akan datang k...