Friday, 20 September 2013
Rekso Wardoyo
Atribut PAN Hiasi Mukomuko
POLITIK RM – Menyambut kehadiran Ir. H. Rekso Wardoyo, MS, Marissa Haque dan caleg serta petinggi Partai Amanat Nasional (PAN) yang dijadwalkan menghadiri Road Show caleg PAN di Kabupaten Mukomuko besok. Para pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Mukomuko terus fit kan persiapan mereka. Selain tempat juga hampir dipastikan Kota Kabutan Mukomuko mulai hari ini dihiasi oleh antribut PAN dan baliho para calegnya.
Persiapan PAN ini sudah terlihat sejak beberapa hari lalu, bahkan kemarin baliho caleg PAN dan bendera mulai siap-siap dipasang dibeberapa lokasi. Kali ini tidak ada perubahan jadwal, sebab sore nanti beberapa petinggi PAN termasuk anggota DPR RI PAN yang aktif saat ini sudah merapat di ‘’Bumi Sakti Kapuang Batuah’’ ini.
Dihubungi via telepon genggam, Rekso memastikan jika ia akan ikut hadir pada acara tersebut. Hari ini ia akan mendarat ke Mukomuko menggunakan maskapai Susi Air bersama dengan kader dan petinggi PAN lainnya. Acara ini diakuinya merupakan momen penting bagi para politisi PAN dalam mengejar kemenangan pada pemilu 2014 nanti.
‘’Kami rencananya menggunakan pesawat ke Mukomuko besok (hari ini red). Kita akan menghadiri acara road show PAN, sebab acara ini sangat penting bagi kami dalam rangka mengejar kemenangan pada pemilu mendatang,’’ kata Rekso.
Sekjen DPD PAN Mukomuko, Eranardi, S.IP mewakili ketua DPD PAN, Drs. H Ichwan Yunus, CPA, MM mengakui mereka akan memasang beberapa atribut parpol sepanjang jalan yang diizinkan dan juga di sekitar lokasi acara. Berbagai persiapan lainnya sudah dimatangkan sedemikian rupa, ketua DPD PAN langsung memberi petunjuk apa saja yang perlu dipersiapkan menyambut momen penting bagi PAN di Mukomuko ini.
‘’Kita optimus acara ini akan berjalan dengan sukses, yang jelas akan hadir kurang lebih 300 kader dan caleg PAN dan undangan lainnya,’’ demikian Eranardi.(jar)
Mewakili Suara Rakyat Menuju Kesejahteraan
Rekso Wardoyo Caleg DPR RI PAN
SOAL kemampuan dan pengalaman tidak perlu diragukan lagi, berbagai organisasi mulai dari kepemudaan, mahasiswa hingga oragnisasi bertaraf nasional, pernah dilakoninya dan sosok senantiasa dipercaya menepati peran penting. Diantaranya Sekretaris Forum Pengusaha Mitra Perusahaan Minyak dan Gas Papua Barat (2009-sekarang), Komite Tetap Investasi dan Promosi Bisnis Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumatera Barat (2005-2007), Ketua Umum Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Bengkulu di Bogor (1982-1983) serta banyak lagi organisasi lainnya (Baca riwayat hidup Rekso red).
Ia adalah Caleg PAN DPR RI Dapil Provinsi Bengkulu nomor urut 4, Ir. H. Rekso Wardoyo, MS. Laki-laki kelahiran Muara Aman, 30 Desember 1959 bagi kader Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Mukomuko sudah tidak asing, termasuk sebagian masyarakat ‘’Kapuang Sakti Ratau Batuah’’ ini sudah mengenal dirinya. Sebab sebelumnya, Rekso yang juga dekat dengan orang nomor wahid di Kabupaten Mukomuko, sekaligus ketua DPD PAN ini, telah beberapa kali hadir di Mukomuko. Bahkan jebolan Institut Pertanian Bogor (IPB), Magister Sains dalam bidang Ilmu Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Pedesaan, 1993 ini, sempat hadir dalam pertemuan dengan masyarakat dan mengunjungi para pasien di RSUD Mukomuko.
Terus apa alasan suami dari Dr. Ir. Hj. Dwi Yuzaria, SE, Msi ini maju sebagai calon anggota DPR RI? Jawabannya sesuai dengan apa yang dijabarkan dalam Visi dan misinya selama ini, yaitu Rekso ingin menjadi yang Terdepan dalam mewakili suara rakyat dan PAN untuk kesejahteraan dan kehidupan warga negara yang lebih baik, serta menjadi teladan dalam mengemban perjuangan menciptakan kesejahteraan dan keadilan yang serata bagi seluruh rakyat Indonesia. Ia siap mewakili rakyat dan PAN dalam menyuarakan dan melakukan berbagai kegiatan, pendampingan dan perjuangan dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat. Rekso juga bertekat Menjadi pelopor bagi perubahan ke arah yang lebih baik dalam bidang sosial, politik, ekonomi, dan penegakan hukum tanpa membedakan kelompok, golongan, etnis dan orang-orang tertentu.
Apa alasan mendukung Konsultan Senior International Finance Corporation (World Bank Group) - Bird’s Head Business Empowerment Program (2006-2007) ini sebagai anggota DPR RI Dapil Bengkulu? Bagi warga Mukomuko yang notabenenya mayoritas masyarakat pertanian dan penggelut Usaha Kecil Menengah (UKM) sangat banyak alasannya. Diantaranya Rekso Wardoyo pernah menjadi Konsultan Program Pinjaman Lunak Lingkungan (IEPC-KfW) - Badan Pengendalian Dampak Lingkungan, juga Konsultan Bank Indonesia, Proyek Pengembangan Usaha Kecil dan Senior Business Mentor New Ventures Indonesia, Program Penguatan Kapasitas UKM di Indonesia. Artinya ia bisa diandalkan kedepannya untuk memperjuangkan kebutuhan pengembangan usaha masyarakat ini. Banyak lagi kemampuan bapak 2 orang anak ini yang dapat memacu kesejahteraan masyarakat. (jar)
Jalur Bebas Atribut Mulai Disterilkan
POLITIK RM – Jalan dua jalur Kota Kabupaten Mukomuko sudah harus steril dari berbagai atribut partai politik (Parpol) sejak kesepakatan, tentang kawasan babas atribut partai ini disepakati. Oleh sebab itu Petugas Panwaslu Mukomuko mulai mengingatkan pengurus parpol dan politisi untuk segera mencabut atribut mereka yang masih berserakan sepajang jalan ini, termasuk di kawasan bebas atribut partai di setiap kecamatan.
Disampaikan oleh salah seorang anggota Panwaslu Mukomuko, Padlul Azmi, SH menyampaikan sejak ditetapkan sudah harus dipatuhi. Namun mengingat kesepakatan ini serentak dengan kegiatan sosialisasi Peraturan KPU nomor 15 Tahun 2013, maka mereka masih memberi waktu. Dimana aturan tersebut baru wajib dipatuhi pada 27 September mendatang, serentak dengan pemberlakukan aturan KPU tersebut.
‘’Untuk saat ini waktu pembersihan oleh pemilik alat kampanye ini, kita beri kesempatan sampai dengan 27 September mendatang. Setelah itu bagi yang masih ketahuan akan diberi teguran bahkan sanksi,’’ kata padlul.
Dihimbau kepada para pengurus partai maupun caleg untuk mematuhi aturan ini. sebab kesepakatan ini dibuat secara bersama oleh pengurus partai dan pelaksana pemilu itu sendiri. Kecuali di depan sekretariat parpol diizinkan pemasangan bendera atau atribut.
‘’Kalau di depan secretariat parpol diizinkan pemasangan atribut, untuk lain dari itu kita harapkan sama-sama dipatuhi,’’ tegas Padlul.
Salah seorang anggota KPU, devisi pengawasan dan sosialisasi A. Hamid Siregar, S.Ag, M.Si juga menegaskan, semenjak aturan disepakati, sudah diberlakukan. Artinya parpol dan caleg dilarang mamasang atribut kampanye di sekitar jalan ini. Termasuk di setiap pusat kecamatan saat ini sudah tidak diizinkan pemasangan atribut.
‘’Sudah berlaku, sebab sudah kita sepakati. Mungkin saat ini masa pembersihan oleh masing-masing pemiliknya,’’ demikian Padlul.(jar)
POLITIK RM – Menyambut kehadiran Ir. H. Rekso Wardoyo, MS, Marissa Haque dan caleg serta petinggi Partai Amanat Nasional (PAN) yang dijadwalkan menghadiri Road Show caleg PAN di Kabupaten Mukomuko besok. Para pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Mukomuko terus fit kan persiapan mereka. Selain tempat juga hampir dipastikan Kota Kabutan Mukomuko mulai hari ini dihiasi oleh antribut PAN dan baliho para calegnya.
Persiapan PAN ini sudah terlihat sejak beberapa hari lalu, bahkan kemarin baliho caleg PAN dan bendera mulai siap-siap dipasang dibeberapa lokasi. Kali ini tidak ada perubahan jadwal, sebab sore nanti beberapa petinggi PAN termasuk anggota DPR RI PAN yang aktif saat ini sudah merapat di ‘’Bumi Sakti Kapuang Batuah’’ ini.
Dihubungi via telepon genggam, Rekso memastikan jika ia akan ikut hadir pada acara tersebut. Hari ini ia akan mendarat ke Mukomuko menggunakan maskapai Susi Air bersama dengan kader dan petinggi PAN lainnya. Acara ini diakuinya merupakan momen penting bagi para politisi PAN dalam mengejar kemenangan pada pemilu 2014 nanti.
‘’Kami rencananya menggunakan pesawat ke Mukomuko besok (hari ini red). Kita akan menghadiri acara road show PAN, sebab acara ini sangat penting bagi kami dalam rangka mengejar kemenangan pada pemilu mendatang,’’ kata Rekso.
Sekjen DPD PAN Mukomuko, Eranardi, S.IP mewakili ketua DPD PAN, Drs. H Ichwan Yunus, CPA, MM mengakui mereka akan memasang beberapa atribut parpol sepanjang jalan yang diizinkan dan juga di sekitar lokasi acara. Berbagai persiapan lainnya sudah dimatangkan sedemikian rupa, ketua DPD PAN langsung memberi petunjuk apa saja yang perlu dipersiapkan menyambut momen penting bagi PAN di Mukomuko ini.
‘’Kita optimus acara ini akan berjalan dengan sukses, yang jelas akan hadir kurang lebih 300 kader dan caleg PAN dan undangan lainnya,’’ demikian Eranardi.(jar)
Mewakili Suara Rakyat Menuju Kesejahteraan
Rekso Wardoyo Caleg DPR RI PAN
SOAL kemampuan dan pengalaman tidak perlu diragukan lagi, berbagai organisasi mulai dari kepemudaan, mahasiswa hingga oragnisasi bertaraf nasional, pernah dilakoninya dan sosok senantiasa dipercaya menepati peran penting. Diantaranya Sekretaris Forum Pengusaha Mitra Perusahaan Minyak dan Gas Papua Barat (2009-sekarang), Komite Tetap Investasi dan Promosi Bisnis Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumatera Barat (2005-2007), Ketua Umum Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Bengkulu di Bogor (1982-1983) serta banyak lagi organisasi lainnya (Baca riwayat hidup Rekso red).
Ia adalah Caleg PAN DPR RI Dapil Provinsi Bengkulu nomor urut 4, Ir. H. Rekso Wardoyo, MS. Laki-laki kelahiran Muara Aman, 30 Desember 1959 bagi kader Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Mukomuko sudah tidak asing, termasuk sebagian masyarakat ‘’Kapuang Sakti Ratau Batuah’’ ini sudah mengenal dirinya. Sebab sebelumnya, Rekso yang juga dekat dengan orang nomor wahid di Kabupaten Mukomuko, sekaligus ketua DPD PAN ini, telah beberapa kali hadir di Mukomuko. Bahkan jebolan Institut Pertanian Bogor (IPB), Magister Sains dalam bidang Ilmu Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Pedesaan, 1993 ini, sempat hadir dalam pertemuan dengan masyarakat dan mengunjungi para pasien di RSUD Mukomuko.
Terus apa alasan suami dari Dr. Ir. Hj. Dwi Yuzaria, SE, Msi ini maju sebagai calon anggota DPR RI? Jawabannya sesuai dengan apa yang dijabarkan dalam Visi dan misinya selama ini, yaitu Rekso ingin menjadi yang Terdepan dalam mewakili suara rakyat dan PAN untuk kesejahteraan dan kehidupan warga negara yang lebih baik, serta menjadi teladan dalam mengemban perjuangan menciptakan kesejahteraan dan keadilan yang serata bagi seluruh rakyat Indonesia. Ia siap mewakili rakyat dan PAN dalam menyuarakan dan melakukan berbagai kegiatan, pendampingan dan perjuangan dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat. Rekso juga bertekat Menjadi pelopor bagi perubahan ke arah yang lebih baik dalam bidang sosial, politik, ekonomi, dan penegakan hukum tanpa membedakan kelompok, golongan, etnis dan orang-orang tertentu.
Apa alasan mendukung Konsultan Senior International Finance Corporation (World Bank Group) - Bird’s Head Business Empowerment Program (2006-2007) ini sebagai anggota DPR RI Dapil Bengkulu? Bagi warga Mukomuko yang notabenenya mayoritas masyarakat pertanian dan penggelut Usaha Kecil Menengah (UKM) sangat banyak alasannya. Diantaranya Rekso Wardoyo pernah menjadi Konsultan Program Pinjaman Lunak Lingkungan (IEPC-KfW) - Badan Pengendalian Dampak Lingkungan, juga Konsultan Bank Indonesia, Proyek Pengembangan Usaha Kecil dan Senior Business Mentor New Ventures Indonesia, Program Penguatan Kapasitas UKM di Indonesia. Artinya ia bisa diandalkan kedepannya untuk memperjuangkan kebutuhan pengembangan usaha masyarakat ini. Banyak lagi kemampuan bapak 2 orang anak ini yang dapat memacu kesejahteraan masyarakat. (jar)
Jalur Bebas Atribut Mulai Disterilkan
POLITIK RM – Jalan dua jalur Kota Kabupaten Mukomuko sudah harus steril dari berbagai atribut partai politik (Parpol) sejak kesepakatan, tentang kawasan babas atribut partai ini disepakati. Oleh sebab itu Petugas Panwaslu Mukomuko mulai mengingatkan pengurus parpol dan politisi untuk segera mencabut atribut mereka yang masih berserakan sepajang jalan ini, termasuk di kawasan bebas atribut partai di setiap kecamatan.
Disampaikan oleh salah seorang anggota Panwaslu Mukomuko, Padlul Azmi, SH menyampaikan sejak ditetapkan sudah harus dipatuhi. Namun mengingat kesepakatan ini serentak dengan kegiatan sosialisasi Peraturan KPU nomor 15 Tahun 2013, maka mereka masih memberi waktu. Dimana aturan tersebut baru wajib dipatuhi pada 27 September mendatang, serentak dengan pemberlakukan aturan KPU tersebut.
‘’Untuk saat ini waktu pembersihan oleh pemilik alat kampanye ini, kita beri kesempatan sampai dengan 27 September mendatang. Setelah itu bagi yang masih ketahuan akan diberi teguran bahkan sanksi,’’ kata padlul.
Dihimbau kepada para pengurus partai maupun caleg untuk mematuhi aturan ini. sebab kesepakatan ini dibuat secara bersama oleh pengurus partai dan pelaksana pemilu itu sendiri. Kecuali di depan sekretariat parpol diizinkan pemasangan bendera atau atribut.
‘’Kalau di depan secretariat parpol diizinkan pemasangan atribut, untuk lain dari itu kita harapkan sama-sama dipatuhi,’’ tegas Padlul.
Salah seorang anggota KPU, devisi pengawasan dan sosialisasi A. Hamid Siregar, S.Ag, M.Si juga menegaskan, semenjak aturan disepakati, sudah diberlakukan. Artinya parpol dan caleg dilarang mamasang atribut kampanye di sekitar jalan ini. Termasuk di setiap pusat kecamatan saat ini sudah tidak diizinkan pemasangan atribut.
‘’Sudah berlaku, sebab sudah kita sepakati. Mungkin saat ini masa pembersihan oleh masing-masing pemiliknya,’’ demikian Padlul.(jar)
Saturday, 14 September 2013
DPT Mukomuko
Pemilih Pemilu 119.959 Jiwa
Di Kabupaten Mukomuko
POLITIK RM – Pemilih pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD Kabupaten Mukomuko 2014 ditetapkan sebanyak 119.959 jiwa. Jumlah ini sesuai dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang diplenokan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko kemarin. Sebanyak 62.213 pemilih adalah laki-laki dan 52.746 pemilih perempuan. Sedanglan jumlah Tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di 151 desa dan kelurahan se Kabupaten Mukomuko sebanyak 388 TPS.
Pemilih terbanyak terdapat di Kecamatan Penarik dengan jumlah 15.408 pemilih kemudian di Kecamatan Ipuh sebanyak 12.815 pemilih. Untuk kecamatan dengan jumlah pemilih paling sedikit yaitu Kecamatan Air Dikit dengan jumlah 4251 pemilih yang tidak jauh beda dengan Kecamatan V Koto yang hanya memiliki 4661 pemilih. Julah ini sesuai dengan yang dibacakan oleh masing-masing ketua PPK dalam pleno kemarin.
Ketua KPU Mukomuko Dawud, S.Ag menerangkan jumlah ini sudah tetap sebagai DPT 2014. Namun demikian tidak menutup kemungkinan akan ada perubahan jika memang ada kebijakan baru pusat kepada pihaknya untuk memberi ruang masuknya pemilih baru atau pencoretan pemilih yang meninggal dan sebagainya. Sebab berdasarkan kebijakan, masyarakat yang belum terdaftar dapat memilih pada saat pencoblosan nantinya dengan membawa surat keterangan dari kades atau capil, jika yang bersangkutan sudah berhak memilih.
‘’Jumlah yang ada ini sudah tetap sebagai DPT pemilu 2014 di Mukomuko, namun demikian untuk peluang berubah tetap menunggu kebijakan dari KPU pusat. Yang pasti sesuai dengan aturannya, pemilih yang belum terdaftar tetap diberi kesempaten memilih,’’ kata Dawud.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) yang juga hadir dalam rapat pleno ini, Jawoto, SE, S.Pd, M.Pd mengaku DPT ini merupakan tolak ukur keakuratan data dinasnya. Terbukti selisih antara data mereka dalam (DP4) sebelumnya dibanding dengan jumlah DPT saat ini hanya ada selisih sedikit dengan persentase 0,7 persen saja. Menurutnya daftar pemilih ini sudah pas dan sesuai dengan yang mereka miliki.
‘’Saya pikir ini sudah pas dan cocok dengan data kita, selisih tipis dengan DP4 sebelumnya sangat wajar, kemungkinan karena ada yang meninggal dan sebagainya. Sebab pada pemilu lalu selisihnya jauh lebih tinggi,’’ tutup Jawoto.
Untuk diketahu rapat pleno yang bertempat di aula salah stau hotel ternama di Kabupaten Mukomuko ini, ikut dihadiri oleh Kapolres Mukomuko, AKBP Wisnu Widarto, S.Ik, Asisten I Setdakab Edi Rosdi, M.Kes, Ketua Panwaslu Muchtadir Munib, SE dan anggotanya Ita Hartati, SE, M.BA, petinggi parpol peserta pemilu, PPK dan segenap undangan lainnya. Anggota KPU sendiri seluruhnya hadir memimpin rapat pleno tersebut.(jar)
Parpol Islam Jaya di 2014
POLITIK RM – Partai islam diklaim lebih berpeluang menjadi pemenang pemilu 2014 di Kabupaten Mukomuko. Alasannya selain masyarakat Mukomuko dikenal open dengan partai islam, susunan caleg yang diusung oleh PKB, PKS, PBB, PPP juga PAN ini cukup berkualitas. Hampir di semua dapil calegnya diprediksi mampu menyaingi calon dari parpol-parpol nasionalis lainnya.
Ketua DPC PBB Mukomuko, Mukti Ali, S.IP mengatakan parpol islam akan keluar sebagai pemenang pemilu dan berhak menduduki posisi pimpinan dewan periode berikutnya. Tanda-tanda akan jayanya parpol islam di Mukomuko menurutnya sudah tampak dari sekarang. Termasuk PBB yang ia pimpin diyakininya akan meraih setidaknya 1 jatah kursi setiap dapilnya.
‘’Kita yakin parpol islam akan jaya di Mukomuko, tuga jatah kursi pimpinan akan dipegang oleh partai islam. Kita bisa baca dari pergerakan kawan-kawan saat ini dan juga berdasarkan perkembangan di masyarakat,’’ kata Mukti Ali.
Juga politis PKS, H. Tarmizi optimis partai islam akan keluar sebagai pemenang pemilu. PKS sendiri sejauh ini dinilai cukup kuat juga beberapa parpol islam lainnya juga punya kans besar memenangi pemilu. Selain PKS parpol islam yang dinilai paling berpotensi adalah PKB dan juga PAN yang dikenal sedikit nasionalis di banding parpol islam lainnya.
‘’Saya sepakat kalau dikatakan parpol islam 2014 lebih menguat dari sebelumnya, PKS sendiri yang sebelumnya tidak terima jatah kursi di Dapil II, pemilu kali ini bisa kita pastikan dapat jatah 1 kursi, sebetulnya pada 2009 kami sudah menjadi peraih suara paling tinggi di Mukomuko,’’ kata Tarmizi.
Juga politisi PAN Dapil III, H Syamsuri Rustam, ST mengklaim PAN diyakininya hampir bisa dipastikan akan memenangi pemilu 2014. Sebab semua caleg yang diusung parpol ini memiliki kesiapan cukup matang dan juga merupakan tokoh-tokoh yang sudah dikenal baik oleh masyarakatnya.
‘’Kalau PAN saya rasa tidak bisa dibendung lagi, kita akan keluar sebagai pemenang pemilu 2014 dan berhak atas kursi ketua dewan,’’ demikian Syamsuri.(jar)
Caleg PDIP Dilarang Berkhianat
POLITIK RM – Meski 4 anggota DPRD Provinsi Bengkulu Daerah pemilihan (Dapil) Kabupaten Mukomuko kembali maju pada pemilu 2014 mendatang. Tidak membuat gentar salah seorang dari 3 anggota dewan Mukomuko yang juga maju sebagai caleg DPRD Provinsi, Mujiono, S.IP. Anggota Komisi II DPRD Mukomuko ini, menyatakan siap bersaing secara sehat untuk menggaet pemilih demi jatah satu kursi ke DPRD tingkat 1 ini. Saat ini sebanyak 144 desa telah ia datangi.
Mengenai pengalaman buruk parpol berlambang kepala banteng moncong putih ini pada pemilu 2014, dimana mereka masuk 3 besar untuk Kabupaten Mukomuko namun tak kebagian jatah 1 kursi ke Provinsi. Sekretaris DPC PDI Perjuangan ini mengingatkan, agar caleg DPRD Kabupaten tidak menghianati parpolnya sendiri.
Dutemui di ruang kerjanya, Mujiono mengaku sudah mempersiapkan diri sejak awal untuk ke Provinsi. Ia optimis mampu memperoleh suara maksimal pada pemilu 2014. Terkait dengan menuver-menuver calon incumbent DPRD Prov dan juga kandidat dari parpol lain, sekretarai SPC PDI Perjuangan Mukomuko ini sama sekali tidak mempermasalahkannya. Masyarakat lebih paham siapa sosok yang terbaik untuk menjadi wakilnya ke tingkat 1. Ia juga mengingatkan semua caleg dan pengurus PDI Perjuangan harus bersatu.
‘’Kita hormati setiap calon terutama incumbent. Semua bebas bergerak untuk mendapat simpati dari masyarakat. Kita tidak ingin kejadian sebelumnya berulang, caleg harus bersatu jangan berhianat,’’ kata Mujiono.
Terkait belum tampaknya persiapannya di lapangan, seperti kandidat lain yang sudah menyebarkan spanduk, baliho dan peraga kampanye lainnya, Mujiono mengaku belum waktunya saja. Usaha terus ia lakukan dengan cara menemui langsung masyarakat. Setidaknya saat ini 154 desa sudah ia masuki untuk mensosialisasikan diri secara langsung. Baginya bertemu langsung dengan calon pemilih lebih baik ketimbang bagi-bagi gambar.
‘’Kita sudah datangi semua desa, cara ini bagi saya lebih baik, ketimbang bagi-bagi gambar dari jauh. Yang jadi dewan orangnya bukan gambar,’’ tegasnya.(jar)
Politisi PD Mukomuko Dukung Dahlan Iskan
POLITIK RM – Sejumlah politisi Partai Demokrat (PD) Kabupaten Mukomuko mendukung Menteri BUMN Dahlan Iskan sebagai calon presiden (capres) 2014. Mereka berharap Majelis Tinggi Demokrat bisa memilih Dahlan Iskan yang menjadi salah seorang peserta konvensi partai berlambang bintang merci ini.
Seperti diungkapkan oleh Drs. Arnadi Pelam yang saat ini menjabat sebagai ketua DPRD Mukomuko. Sejumlah tokoh yang bertarung pada konvensi penjaringan calon Presiden RI yang dilakukan Partai Demokrat adalah tokoh-tokoh terbaik nasional. Namun diantara para tokoh tersebut ia lebih menyetujui Dahlan Iskan yang diusung.
‘’Ya, jika nanti Pak Dahlan Iskan diusung oleh Demokrat untuk bertarung pada pemilihan kursi Presiden RI, sudah jelas pasti kita dukung sepenuhnya,’’ ujar Caleg Dapil II Partai Demokrat Nomor 7 Mukomuko ini.
Lanjutnya, Keikutsertaan Dahlan Iskan dalam konvensi tersebut sangat disambut baik oleh kader di daerah. Hal ini menandakan, Partai Demokrat sangat terbuka bagi tokoh-tokoh bangsa potensial yang ingin mengabdikan diri untuk memajukan Indonesia. Dahlan Iskan dimata Arnadi merupakan sosok yang pekerja keras, tidak prosedural, low profile dan bertanggungjawab.
‘’Jadi, Pak Dahlan merupakan salah satu tokoh nasional yang cukup berpengaruh di republik ini, sosoknya pantas menjadi pemimpin bangsa,’’ ujarnya.
Juga politisi Demokrat Mukomuko lainnya, Sardiman, setiap calon presiden yang diusung Partai Demokrat, jajaran pengurus terutama di Kabupaten tidak ada alasan tidak mendukung. Sebab, siapapun yang dipilih dan ditetapkan sebagai calon presiden merupakan putra terbaik Indonesia. Begitu juga dengan sosok Dahlan Iskan yang memiliki kesederhanaan dan merakyat, sangat layak menjadi presiden. ‘’Secara umum, Dahlan Iskan sederhana dan dikenal dengan motto kerja, kerja, kerja. Bahkan di beberapa tempat yang dipercayakan kepadanya selalu sukses, seperti di PLN,’’ demikian Sardiman.(jar)
Mengintip Pembahasan APBD-P
Rela Kerja Hingga Lewat Tengah Malam
SEJAK seminggu terakhir 25 orang anggota DPRD Kabupaten Mukomuko harus bekerja ekstra keras untuk mengejar target penyelesaian pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2013. Setiap harinya, sejak pagi sesuai dengan jam masuk kantor, para wakil rakyat ini baru pulang ke rumahnya masing-masing lewat tengah malam. Seperti apa pekerjaan para wakil rakyat kita, berikut laporannya
AMRIS TANJUNG, Metro Mukomuko
UNGKAPAN kekecewaan yang diarahkan kepada anggota DPRD Kabupaten Mukomuko kerap terdengar nyaring. Tujuan dari kritikan itu lain tak bukan untuk terwujudnya pemerataan pembangunan demi menujang aktivitas warga dalam merajut asa menuju kesejahteraan.
Tampa mengesampingkan berbagai kelemahan dari para wakil rakyat ini, perjuangan mereka yang menguras pemikiran, keringat, waktu bahkan mengesampingkan kepentingan keluarga juga patut diapresiasi. Kerja-keras para anggota dewan ini terlihat jelas pada saat pembahasan APBD Perubahan 2013 yang sedang berlangsung. Setiap jam, mereka berkutat dengan setiap lembar berkas pengajuan dari setiap SKPD maupun masyarakat langsung. Satu persatu dijajal dan dikaji dengan teliti sebelum ditetapkan dalam belanja daerah oleh Drs. Arnadi Pelam selaku ketua dewan bersama 24 orang anggotanya.
Salah seorang anggota dewan, Adrizon N, tak menampik bahwa sedari pagi mereka bergantian mendatangkan semua kepala kantor, badan dan kepala dinas serta pejabat pengguna anggaran lainnya. Pengajuan yang tertulis dibahas dan diminta penjelasannya dengan rinci, bagaimana teknis penggunannya dan seberapa penting program tersebut untuk masyarakat dan daerah. APBD Perubahan harus selesai dalam bulan ini, demi bisa digunakan semaksimal mungkin. Maka mau tidak mau mereka harus bekerja siang malam, bahkan kadang baru keluar dari gedung DPRD Mukomuko menjelang pagi.
‘’Kami tengah membahas APBD perubahan, kita mengejar waktu agar bisa maksimal penggunannya nanti. Mau tidak mau lantaran ini mendesak dari pagi kami baru bisa pulang malam bahkan sampai jam 2 malam,’’ kata Adrizon didmaping anggota komisi I lainnya, Haidir, S.IP.
Senada Ketua Komisi III, Hermansyah, M.Kom didampingi anggotannya mengaku pembahasan APBD perubahan saat ini cukup alot. Pembahasan masih akan berlangsung beberapa hari ke depan hingga disahkan dalam forum rapat dewan. Bekerja dari pagi hingga malam sudah menjadi risiko sebagai wakil rakyat. Dikauinya ada kala dewan bisa rilek dan harus bekerja eksta, semuanya tergantung dengan pembahasan. Namun pada intinya setiap anggota dewan membuka mata dan telinga untuk menangkap setiap aspirasi dan persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.
‘’Pulang sudah lewat malam, tidur sebentar kemudian kembali berangkat. Untuk saat-saat penting seeprti ini, semua kita terpaksa mengenyampingkan kepentingan pribadi di rumah. Seperti sekarang mau tidak mau APBD Peruabahan harus segera diselesaikan agar nanti penggunaannya maksimal,’’ kata Hermansyah.
Arnadi Pelam menjelaskan APBD merupakan tugas penting. Dari sinilah pendapatan dan anggaran pembangunan untuk daerah ditetapkan. Maka setiap anggota dewan harus teliti dan memahami kondisi di lapangan. Gunanya agar perda penggunaan anggaran yang diputuskan betul-betul terarah dengan baik untuk kepentingan masyarakat. Soal ada yang tidak terakamodir dalam APBD, semua lantaran keterbatasan anggaran yang dimiliki daerah dan mereka harus mengutamakan skala prioritas.
‘’Semua usulan dari masyarakat, baik secara langsung, melalui dinas atau kepad individu dewan kita kaji dan bahas bersama. Namun karena keterbatasan anggaran, tetap ada yang belum terakamodir. Yang jelas setiap anggota dewan harus teliti,’’ demikian Arnadi.(**)
Wednesday, 28 August 2013
Politik Radar MM
Tidak Didukung Partai, Ichwan Siap Independen
Maju Pilgub Bengkulu
METRO – Menyusul mundurnya Chaidirisman, SH dari kursi Sekjen DPD PAN Kabupaten Mukomuko beberapa waktu lalu berhembus kabar bahwa Ketua Umum, Drs.H Ichwan Yunus, CPA, MM memendam rasa kecewa dengan petinggi partai berlambang matahari putih itu di tingkat provinsi dan pusat. Penyebabnya, berdasarkan informasi dihimpun Radar Mukomuko (RM), petinggi PAN yang semula begitu bersemangat menjadi ragu untuk mengusung Ichwan pada Pilgub Bengkulu mendatang.
PAN dikabarkan ada kandidat lain yang akan dimajukan. Terkait kebenaran informasi tersebut, RM belum memperoleh konfirmasi resmi. Namun saat ditanyakan kesiapannya maju ke ajang pilgub kemarin, Ichwan dengan yakinnya menyatakan siap. Menariknya, Ichwan sempat mengatakan bahwa jika memang nanti ia tidak diusung partai, dalam hal ini PAN maka ia akan maju melalui jalur independen.
Keyakinan Ichwan tidak lepas dari arus dukungan masyarakat terhadap dirinya untuk bertarung memperebutkan kursi orang nomor wahid di Bumi Rafflesia. Ichwan sendiri saat ini sudah mulai mempromosikan dirinya melalui spanduk ataupun baliho. Bukan hanya di wilayah Kabupaten Mukomuko saja melainkan sampai ke Kota Bengkulu hingga ke Kepahiang dan Curup, Rejang Lebong.
‘’Ya, saya akan maju pada pilgub mendatang. Ini serius dan tidak main-main. Kalau tidak ada partai, kita siap melalui jalur independen. Kenapa tidak siap, masyarakat sendiri siap memberikan dukungannya. Yang jelasnya saya saat ini maju terus pantang mundur,’’ ungkap Ichwan.
Ditanyakan soal misi blusukannya ke setiap wilayah desa dan kecamatan di Kabupaten Mukomuko selain selaku kepala daerah juga menyerap aspirasi masyarakat terkait rencananya mengikuti pilgub Ichwan tak menampiknya. Sejauh ini menurutnya respon dari masyarakat cukup tinggi.
‘’Kita akui memang turun ke lapangan itu selain mengunjungi masyarakat, juga saya sampaikan niat untuk maju pada pilgub nanti. Dan masyarakat sendiri memberikan respon yang baik. Dengan itu, kita akan terus berjuang untuk masyarakat,’’ terang Ichwan.
Lantas bagaimana dengan Hj Rosna Ichwan? Ichwan belum menyinggung rencana pencalonan sang istri pada Pilbup Mukomuko. Melainkan Rosna akan difokuskan menghadapi Pileg tingkat I atau Provinsi Bengkulu.
‘’Kita dukung istri (Rosna, red) untuk maju juga. Dan memang sejauh ini niatan itu sudah disampaikan dengan masyarakat untuk meminta dukungan serta restunya. Kita sama-sama berjuang untuk daerah kita ini agar lebih maju dan masyarakatnya sejahtera,’’ demikian Ichwan.(ray)
DPC PBB dan KPU Terlibat Perdebatan
Usulan Pergantian Caleg DitolakPOLITIK RM – Kemarin giliran para petinggi Dewan Pimpinan Cabang Partai Bulan Bintang (DPC-PBB) yang mendatangi Sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko. Mereka mempertanyakan alasan KPU menolak pergantian caleg yang sudah diajukan sebelum pengumuman DCT dilakukan. Adapun calon yang berencana diganti Jhon Hendri, SH dengan calon pengganti yang diusungkan Anang Hasim, S.Hi.
Ketua DPC PBB, Mukti Ali, S.IP mengakui mereka sudah mengajukan calon pengganti sejak beberapa waktu lalu. Alasan pergantian calon nomor urut 2 ini berencana untuk mengundurkan diri. Namun oleh KPU ditolak dengan alasan calon sebelumnya sudah memenuhi syarat (MS) dalam Daftar Calon Sementara (DCS). Pergantian hanya berlaku untuk caleg yang tidak memenuhi syarat.
‘’Kami mempertanyakan kenapa dalam DCT kemarin calon pengganti yang kami ajukan tidak diterima, malah yang muncul juga caleg sebelumnya. Padahal berbagai persyaratan calon pengganti sudah dilengkapi sedemikian rupa. Alasan KPU calon sebelumnya memenuhi syarat, itu saja,’’ kata anggota Komisi II DPRD Mukomuko ini.
Terus apa langkag kedepannya? Mukti Ali, mengaku pasrah dengan keputusan KPU tersebut. Pihaknya tidak akan melakukan perlawanan melalui panwas dan sebagainya. Sebab aturan yang dibuka oleh KPU sudah cukup mereka pahami dan bisa dimengerti dengan jelas alasan pergantian tidak dapat dilakukan.
‘’Kita tidak akan melaporkan ke panwas atau sebagainya, saya rasa alasan KPU menolak cukup jelas, sesuai aturan yang berlaku,’’ tegas Mukti Ali.
Ketua KPU Mukomuko, Dawud, S.Ag didampingi Abdul Hamid Siregar, S.Ag, M.Pd ditanyai mengenai hal ini mengaku sudah memberi penjelasan dengan rinci. Pihaknya tidak bermaksut menghalangi pencalonan seseorang dan sebagainya. Pada dasarnya PBB bukan yang pertama berniat melakukan pergantian calon.
‘’Dalam aturannya sudah jelas, caleg yang MS tidak dapat diganti dan boleh mengundurkan diri. Sebelumnya PBB juga ada permintaan dari calon lain,’’ demikian Siregar.(jar)
DPD NasDem Melunak
POLITIK RM – Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Mukomuko akhirnya memilih melaporkan kasus keberatan mereka terhadap keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mukomuko ke Panwaslu dan Banwaslu. Alasannya perkara ini bagian dari konflik pemilu, kewenangan penuh bagi pihak Banwaslu untuk mengambil keputusan sesuai hasil penyelidikan mereka.
Ketua DPD NasDem, Busril ditemui diruang kerjanya kemarin menjelaskan, laporan sudah mereka masukkan sejak 2 hari lalu ke Panwas, saat ini tinggal menunggu keputusan. Mereka siap menerima apapun hasilnya nanti selagi sesuai aturan yang berlaku. Juga harapannya KPU bisa menerima dengan lapang dada. Jika memang keputusan KPU sesuai aturan yang berlak, NasDem legowo, namun bila sebaliknya KPU juga meski membuat keputusan baru dengan kembali memasukkan caleg mereka yang sudah dicoret dari daftar Calon Tetap (DCT).
‘’Kami sudah laporkan dengan panwas dan banwaslu, sekarang tinggal menunggu keputusan mereka. Kita akan legowo bila keputusannya tetap mencoret dua caleg kita dengan alasan yang jelas dan rinci. Juga KPU harus menerima bila nanti Panwas memutuskan jika calon kita layak masuk DCT,’’ kata Busril.
Sekretaris DPD NasDem, Musfar Rusli terkait dengan perkara ini ketua DPD NasDem lebih menguasai. Kebijakan yang ia ambil sudah cukup tepat dan didukung oleh seluruh elemen parpol di daerah. Yang pada intinya NasDem tidak menginginkan ada perselisihan, namun akan berjuang sampai manapun bila ada kader atau caleg yang dirugikan oleh sebuah kebijakan. NasDem siap menerima keputusan Banwaslu bila nanti dasar hukumnya jelas. Namun sebaliknya, saat keputusan KPU yang salah, maka juga harus bersedia membuat kebijakan baru.
‘’Kita dengan KPU tidak ada persoalan, yang kita pertanyakan adalah kebijkan karena kami merasa keberatan. Saya rasa apa yang terjadi merupakan bagian dari profesionalisme berpolitik. Ketua DPD NasDem cukip bijak dan memahami jalurnya, maka pilihannya melaporkan dengan pihak panwas. Selagi sesuai aturan dan ada dasar hukumnya, NasDem siap menerima,’’ ungkap Musfar.
Sementara Ketua KPU Mukomuko, Dawud, S.Ag yang didampingi rekan-rekannya yang juga ditemui di ruang kerjanya, menyatakan mereka membuat keputusan atas dasar petunjuk dan aturan pemilu. Menurutnya sikap dari NasDem wajar dan cukup profesional selagu politisi. KPU juga tidak akan merugikan parpol atau caleg dari partai manapun.
‘’Kalau hubungan dengan orang-orang NasDem kita baik semua, apa yang mereka tuntut saya rasa wajar dan profesional, kalau memang nanti pihak berwenang yang menyelesaikan kasus ini menyatakan dua caleg NasDem layan maju, kita tentu tidak ada merugikan mereka,’’ demikian Dawud diamini anggota KPU lainnya.(jar)
Bawa Misi Kedaerah, Pemilih Satu Suara
POLITIK RM – Saat para calon anggota legislatif (Caleg) mulai merapat ke masyarakat dengan berbagai cara, calon pemilih tampaknya juga mulai aktif menanggapi isu politik. Isu berkembang, untuk mempertahan gengsi desa atau kecamatan. Masyarakat membuka wacana untuk menyatukan pilihan kepada kandidat yang dinilai lebih siap menjadi utusan mereka. Warga berlajar dari pengalaman sebelumnya, beberapa desa atau kecamatan tidak memiliki wakil di DPRD Mukomuko, disisi lain ada kecamatan yang memiliki dewan lebih dari 2 orang.
Seperti diutarakan oleh salah seorang calon pemilih, Marwan masyarakat harus belajar dari pengalaman sebelumnya, suara yang berserakan akan membuat pecah dan berujung pada kekosongan wakil di daerah tertentu. Maka sebaiknya dari sekarang tokoh masyarakat yang berpengaruh harus merapatkan barisan untuk bersatu membawa satu kendidat ke kursi DPRD Mukomuko. Ia percaya cara tersebut lebih efektif ketimbang mempertahankan ego masing-masing yang ujungnya juga tidak ada hasil.
‘’Kita sebaiknya bersatu, pilih salah satu calon yang kita yakini mampu dan bisa duduk. Hingga keterwakilan di DPRD itu lebih pasti, ketimbang kita berserakan yang juga tidak membuahkan apa-apa,’’ kata Marwan.
Lanjutnya, kalau mengikuti apa yang dilakukan para caleg, masyarakat bisa kebingunan, sebab semuanya mengaku siap membela hak rakyat dan berjuang untuk kesejahteraan bersama. Sebaiknya warga tidak perlu terprofokasi, lebih baik tetap pada pendirian untuk bersatu mendudukkan orang yang betul-betul diyakini mampu mewakili masarakat.
‘’Kalau kita dengar tujuan caleg, semuanya siap mati memperjuangkan aspirasi masyarakat. Kenyataannya setelah duduk mereka lupa janji dan kewajiban, sibuk keluar mencari keuntungan sendiri,’’ tegas Marwan.
Salah seorang caleg asal Kecamatan Pondok Suguh, Rudi Hartono mengatakan menurutnya soal memilih diseragkan kepada masyarakat. Wacana tersebut pada dasarnya cukup baik, seperti Pondok Suguh dengan jumlah matapilih cukup besar, malah tidak mendapat wakil satupun. Namun pada dasarnya tidak semudah itu, sebab caleg memiliki pendukung tersendiri dan punya cara sendiri.
‘’Saya pikir wacana ini cukup baik, namun tetap saja, setiap caleg punya kemampuan dan keinginan sendiri. Kalau masyarakat maunya demikian, maka caleg yang tidak dipilih tidak bisa protes dan sebaginya,’’ demikian Rudi.(jar)
Ini Penyebab Keraguan Ichwan
METRO – Pernyataan semula yang tergolong kontroversi dari pentolan DPD PAN Kabupaten Mukomuko, Drs.H Ichwan Yunus, CPA, MM seputar rencananya maju pada Pilgub Bengkulu mendatang melalui jalur independen langsung disikapi oleh Ketua DPW PAN Provinsi Bengkulu, H Helmi Hasan, SE. Mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini menegaskan bahwa sejauh ini PAN tetap memegang komitmen awal untuk mengusung Ichwan pada Pilkada Gubernur.
Namun, sesuai prosedur partai, Ichwan mesti memenuhi persyaratan. Syarat dimaksud adalah memenangkan PAN pada Pemilu Legislatif 2014. Tentu ini bukanlah syarat yang mudah. Mengingat partai peserta pemilu lain juga memasang target sama. Sebut saja Partai Demokrat, PDIP, Golkar, Hanura, PKS dan pendatang baru di kancah pemilu, Partai NasDem.
Ditambah lagi, menurut informasi, selain Ichwan Yunus, terdapat lima kandidat lain yang masuk bursa Cagub PAN. Kelimanya terdiri dari, H Junaidi Hamsyah, S.Ag, M.Pd, Sultan B Najamudin, Parial, SH, H Suherman, SH, MM dan Drs.H Bando Amin C Kader, MM. Tak terbayangkan bagaimana ketatnya persaingan antar kandidat untuk bisa lolos menjadi Cagub PAN.
‘’Mantap, kita dari DPW sangat mendukung rencana beliau itu. Tapi beliau (Ichwan Yunus, red) harus memenuhi persyaratan yang sudah ditetapkan oleh partai. Yakni memenangkan partai saat pemilihan legislatif nanti. Lah kalau memang semuanya memenuhi persyaratan sudah barang tentu kita akan pikirkan siapa yang paling terbaik dari yang terbaik. Yang jelas semuanya berpeluang untuk mendapatkan dukungan partai,’’ jelas Helmi.
Terkait kesiapan Ichwan maju melalui jalur independen jika realitanya tidak diusung PAN, Helmi menyangsikan. Pasalnya, Ichwan adalah pimpinan PAN di kabupaten. Tentu partai akan memikirkan misi Ichwan menjadi orang nomor satu di Provinsi Bengkulu. Tapi dilihat dari persyaratan yang ditetapkan, lalu pesaing yang harus dikalahkan untuk merebut PAN, cukup masuk akal jika Ichwan tengah dilanda keraguan sampai akhirnya terbesit niatan maju melalui jalur independen.
‘’Saya rasa tidak mungkin dia menggunakan jalur independen. Sebab dia Ketua DPD PAN di sana (Mukomuko, red),’’ singkat Helmi.
Disinggung rencana Helmi sendiri, yang menurut isu berkembang akan meramaikan bursa pilgub, Helmi menampiknya. Helmi berdalih dirinya masih ingin mengabdi sebagai Walikota Bengkulu.
‘’Kalau saya tidak akan maju, masih fokus membangun Kota Bengkulu. Lagian masa jabatan saya ini baru 7 bulan, masa mau ikut bursa pilgub,’’ pungkas Helmi.(awo)
Thursday, 22 August 2013
DCT Mukomuko Pemilu 2014
NasDem Ancam PTUN KPU
masyarakat Diminta Tanggapi DC
POLITIK RM – Penutupan rapat pleno penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) Calon Anggota Legislatif (Caleg) Pemilu 2014 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) kemarin diprotes oleh para petinggi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Mukomuko. Pasalnya 2 orang caleg NasDem asal Dapil III masing-masing nomor urut 2 dan urut 3 dicoret oleh KPU. Sementara pihak parpol tidak diberi hak untuk menyampaikan pendapat atau sanggahan atas keputusan tersebut. NasDem pun menjadi satu-satunya parpol yang tidak menandatangani daftar DCT yang ditetapkan KPU.
Awalnya, jalannya rapat sejak dibuka pada pukul 9.37 WIB berlangsung dengan lancar. Anggota KPU membacakan DCT yang sebelumnya sudah disusun dengan rapi.
Di sisi lain, para pengurus parpol, panwaslu, kepolisian dalam hal ini Polres Mukomuko dan Koramil 0423-01 memperhatikan dengan seksama. Namun beberapa pengurus parpol diketahui sedikit terlambat datang, termasuklah pengurus NasDem.
Usai membaca susunan caleg yang ditetapkan sebagai DCT, KPU langsung menutup rapat pleno. Baru kemudian datang protes dari pengurus DPD NasDem, sebab mereka tidak diberi hak menyampaikan protes atau sanggahan atas pencoretan caleg mereka. Dengan tegas para pengurus NasDem ini menyatakan akan membawa persoalan ini ke PTUN, sebab mereka merasa sudah dirugikan oleh kebijakan dari KPU.
‘’Kami jelas tidak terima dan akan membawa persoalan ini ke PTUN. Sebab sejak awal caleg kami sudah dinyatakan memenuhi syarat oleh KPU sendiri dan tiba-tiba mereka batalkan. Selain itu tidak pernah ada pemberitahuan tertulis sebelumnya dengan kami. Perlu diketahui tidak pernah ada disebutkan dalam aturan BPD harus mundur, sama halnya dengan anggota dewan dan pensiunan, tidak dijabarkan dalam aturan tersebut,’’ kata Ketua DPD NasDem Busril didampingi sekjennya Musfar Rusli.
Ketua KPU Mukomuko, Dawud, S.Ag didampingi rekan-rekannya dengan tegas dan meyakinkan menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan segalanya sesuai aturan yang berlaku. Dalam rapat pleno memang tidak diberi kesempatan bagi pihak parpol menyampaikan sanggahan, sebab sebelumnya sudah dirapatkan bersama dan disampaikan, bagi calonnya belum lengkap segera lengkapi, termasuk perwakilan NasDem hadir dalam rapat tersebut. Soal ancaman membawa perkara ini ke meja hukum, pihak KPU sedikitpun tak gentar.
‘’Sudah disampaikan dalam rapat sebelum pleno ini, namun setelah kami tunggu tidak dilakukan perbaikan, maka KPU sesuai aturan berhak mencoret calon tak lengkapi syarat. Silahkan saja mereka mengajukan protes, selagi kami bekerja sesuai aturan tidak akan ada masalah. Selanjutnya adalah pengumuman di media selama 5 hari, kepada masyarakat silakan sampaikan sanggahan,’’ terang Dawud.
Ketua Panwaslu Mukomuko, Muchtadir Munib, SE diminta tanggapannya mengaku tidak melihat ada kesalahan yang dilakukan KPU. Pencoretan caleg tersebut sudah sesuai dengan mekanismenya. Soal NasDem akan lapor KPU ke PTUN, menurut panwas adalah hak mereka selaku warga negara.
‘’Saya rasa sudah benar apa yang dijalankan KPU, aturannya memang mereka yang menggunakan APBN dan APBD harus mundur. Kalau nasDem ingin PTUN juga benar itu hak mereka selaku warga negara,’’ tegas Panwaslu.
Sementara, Sekretari PDI Perjuangan Kabupaten Mukomuko, Mujiono menyatakan menerima keputusan KPU tersebut, sebab sejauh ini mereka melihat tidak ada masalah dengan calegnya. Maka ia bersama dengan pengurus 11 parpol lainnya menandatangani berita acara pleno ini. Kedepannya kalau memang ada Caleg PDI Perjuangan yang bermasalah mereka siap.
‘’Kami rasa tidak ada masalah, kita sudah tandatangani berita acara sesuai ketetapan KPU,’’ demikian Mujiono.(jar)
94 Caleg Siap Bertarung
SEBANYAK 94 orang Calon anggota Legislatif (Caleg) untuk DPRD Kabupaten Mukomuko sesuai dengan hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) siap bertarung memperebutkan jatah kursi pada pemilu 2014. Sebagaimana prediksi awal, usai DCT ditetapkan masing-masing calon mulai meningkat great aktivitas politisnya.
Sekjen DPD PAN Mukomuko, Eranardi, S.IP mengatakan hari ini ia akan berangkat ke Jakarta dalam rangka menghadiri undangan Rakornas PAN. Ia yakin masalah persiapan menghadapi pemilu akan menjadi topik utama. Selanjutnya mereka mulai beraksi yang diawali dengan road show seluruh caleg PAN Kabupaten Mukomuko dan juga caleg provinsi serta pusat dapil Bengkulu. Dimana mereka akan mengunjungi masyarakat dalam rangka memperkenalkan diri.
‘’Sekarang kami ke Jakarta dulu, sesuai agenda pertengahan bulan depan mereka mulai memperkenalkan diri secara global ke masyarakat. Seluruh caleg berkumpul dan berjalan beriringan,’’ ungkap Era.
Juga Sekjen DPC PKP Indonesia Kabupaten Mukomuko, Gutiabadi, SH mengaku mulai dari sekarang mulai memperkenalkan diri dan meminta restu kepada masyarakat. Seluruh caleg KPI siap bersaing untuk merebut jatah kursi di DPRD Mukomuko setiap dapilnya. Sebutan sebagai parpol kecil dan parpol lemah sama sekali tidak akan menyurutkan semangat mereka untuk bersaing.
‘’Kita akan mulai bergerak dengan sesama dalam masyarakat, setidaknya minta izin untuk mencalon. Soal menang atau tidak semuanya tergantung pemilih, setidaknya kita harus bersaing lebih dulu,’’ kata Gustiabadi.
Senada diungkapkan oleh Sekjen DPC PKB Mukomuko, Himawan Mufti, S.Pd, dalam waktu dekat mereka akan menggelar rapat dengan seluruh caleg. Tujuannya untuk menyatukan kesiapan dan juga perencanaan dalam rangka merebut kemenangan di 2014. Seluh caleg diminta bergerak untuk mengejar target suara sebanyak-banyaknya.
‘’Kami minta caleg untuk segera bergerak dengan tidak melewati batas aturan pemilu,’’ demikian Himawan.(jar)
Caleg Masih Berpeluang Dicoret
POLITIK RM – Meski KPU sudah menetapkan Daftar Calon Tetap (DCT) namun masih ada peluang caleg dicoret oleh KPU. Pasalnya ada isu nama-nama calon yang diumumkan secara luas melalui media oleh KPU masih tercatat sebagai penerima gaji atau honor yang bersumber dari APBD dan APBN juga ada dugaan masalah lainnya. Apalagi selama masa pengumuman dilakukan, masyarakat dapat menyampaikan sanggarah kepada KPU tentang keberadaan seorang calon.
Ketua KPU Mukomuko, Dawud, S.Ag mengatakan kalau memang ada laporan dari masyarakat dan bisa dibuktikan, maka KPU dapat mencoret calon tersebut tanpa bisa diganti dengan calon lainnya. Kecuali untuk calon perempuan ada peluang dilakukan pergantian selama masa perbaikan DCT dilakukan. Maka ia meminta kepada masyarakat agar betul-betul memperhatikan nama-nama kandidat calon mereka yang sedang diumumkan KPU melalui media massa.
‘’Kalau ada laporan dari masyarakat dan kita bisa membuktikannya, maka aturan akan ditegakkan. Maka selama masa perbaikan DCT ini masyarakat bisa memberi sanggahan atau melaporkan calon yang diketahui menggunakan anggaran dari APBD dan APBN maupun terpaut masalah hukum dan sebagainya,’’ kata Dawud.
Lanjutnya adapun persoapan yang dapat dilaporkan oleh masyarakat kepada KPU adalah, caleg yang menjabat sebagai perangkat desa atau BPD, honorer dan pegawai BUMN. Juga caleg yang tersangkut masalah lain yang bisa membatalkan pencalonannya sebagai caleg sebagaimana yang sudah diatur dalam aturan KPU tentang pencalonan.
‘’Silahkan laporkan kepada kami secara tertulis maupun lisan, setiap hari petugas KPU selalu siap menerima laporan dari masyarakat. selain KPU juga ada panwaslu yang punya kewenangan melakukan pengawasan terhadap setiap detail kesiapan pemilu,’’ demikian Dawud.(jar)
Caleg Kerap Kunjungi Dukun
POLITIK RM – Berbagai isu mengenai gerakan para caleg terus berkembang di tengah masyarakat. informasinya selain aktif mengunjungo calon pemilih atau masyarakat, caleg juga kerap mendatang para orang pintar alias dukun. Tujuannya jelas dalam rangka minta dukungan, baik untuk dipilih maupun melalui cara batin atau jampi-jampi.
Salah seorang politisi senior PKS, H Tarmizi mengatakan sejak dulu sudah menjadi tradisi bagi beberapa caleg mendatangi orang pintar. Ia sendiri tidak mengetahui pasti apa saja proses dilakukan para caleg dengan dukun, sebab ia sejak awal tidak mempercayai cara tersebut. Karena ia yakin yang menentukan itu hanya keinginan yang maha kuasa.
‘’Datang ke dukun dan ustad itu sudah menjadi kebiasaan caleg sejak dulu, kalau saya terutama kami dari PKS tidak pernah melakukan itu, seingat saya. Sebab tidak ada gunanya berbuat demikian, yang menentukan adalah usaha dan ridho Allah SWT,’’ kata Tarmizi.
Lanjutnya, sebagai politisi yang sudah terjun ke dunia politik, anggota Komisi II DPRD Mukomuko ini berpesan kepada para caleg terutama pemula. Tidak ada gunanya melakukan hal tersebut, ia sudah buktinya orang-orang yang minta bantuan dukun juga ternyata tidak duduk. Namun demikian bukan berarti ia melemahkan seorang paranormal, sebab setiap orang ada bidang dan keahliannya.
‘’Menang itu berkat dukungan dari masyarakat dan keinginan dari yang kuasa. Dukun itukan ada bidangnya, saya tidak melemahkan kemampuan mereka,’’ tutup Tarmizi.(jar)
DPS Pemilu Berkurang
POLITIK RM – Dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS) jumlah pemilih pemilu 2014 di Kabupaten Mukomuko tercatat sebanyak 119.860 orang. Terakhir diketahui dari DPS Hasil Perubahan (DPSHS) terjadi pengurangan sebanyak 149 orang mata pilih. Jumlah total pemilih hasil perbaikan tersisa sebanyak 119.711 orang. Sedangkan Untuk TPS baru diusulkan penambahan dari jumlah awal sebanyak 389 TPS.
Salah seorang anggota KPU, Sofia Diana, SE menerangkan perubahan yang terjadi dalam DPS ini masih wajar. Sebab ada warga yang meninggal, pindah dan sebagainya. Hasil perbaikan ini diserahkan kembali kepada setiap pengurus parpol dan dipaparkan di depan umum untuk dilihat oleh masyarakat. Pemilih masih bisa berubah hingga DPT mendatang sesuai dengan hasil akhir koreksi.
‘’Hasil ini sesuai dengan rekapan yang diambil dari setiap PPS atau PPK per kecamatan di Mukomuko. DPSHS diumumkan kembali ke masyarakat untuk koreksi, bagi yang merasa namanya belum masuk atau masalah lainnya dapat melaporkan ke petugas yang ada,’’ kata Sofia.
Ketua KPU Mukomuko menambahkan kopian dari DPSHS mereka serahkan langsung ke setiap pengurus parpol. Tujuannya untuk dipelajari dan dikorescek kembali, jika masih ada nama yang belum masuk dalam daftar pemilih juga persoalan lain dapat dilaporkan segera. KPU membuka diri untuk masukan dari parpol dan juga pengawas pemilu serta masyarakat. Jangan sampai pada saatnya nanti ada keluhan soal nama pemilih yang tidak tercatat dalam DPT.
‘’Semuanya dilakukan secara terbuka dan dibawah pengawasan ketat pengurus partai dan caleg serta pengawas pemilu. Tujuannya menghindari permasalahan setelah DPT ditetapkan,’’ demikian Dawud.(jar)
Monday, 12 August 2013
Lebaran ASIK 1343 H
Banjir Rendam 46 Rumah & 2 Ha Kebun
IPUH – Lebaran Idul Fitri tahun ini mesti dilalui dengan rasa duka cita bagi puluhan warga di Kecamatan Ipuh. Bagaimana tidak? Bertepatan dengan perayaan lebaran pada Kamis (8/8) lalu, banjir melanda tiga desa masing-masing Desa Dusun Pulau, Retak Ilir dan Air Buluh. Pemkab Mukomuko melalui Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) mencatat sebanyak 46 rumah tergenang banjir yang berasal dari luapan air sungai berbeda. Selain rumah, perkebunan warga seluas kurang lebih 2 hektare (Ha) tak luput dari banjir.
Dinsos sendiri bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah menyalurkan bantuan kepada para korban banjir sesaat setelah mendapat laporan. Sebagaimana disampaikan Kadinsosnakertrans, HM Badri Rusli, SH, bantuan diberikan kepada 28 Kepala Keluarga (KK) yang masuk kategori terkena banjir parah. Sedangkan sisanya masuk kategori sedang dan ringan. Bantuan yang diberikan berupa sembako, selimut dan matras serta sejumlah peralatan masak.
‘’Ya kami sudah melakukan pendataan korban banjir. Jumlah total rumah yang terendam sebanyak 48 unit. Yang kita bantu terlebih dahulu sebanyak 28 karena memang lumayan parah akibat terendam air. Dan sisanya juga akan kami berikan bantuan segera. Selain sembako, kita berikan bantuan selimut, matras untuk alas tidur serta kebutuhan lainnya,’’ ungkap Badri.
Sementara, Sekretaris BPBD, Sutarso, S.Pd mengatakan, untuk mengantisipasi banjir susulan pihaknya telah mengimbau warga untuk waspada khususnya bagi para korban banjir. Hal itu dapat dilihat dari perubahan cuaca dan hujan yang terjadi secara terus menerus. Selain itu, ia mengakui bahwa bantuan sudah diserahkan langsung kepada korban banjir.
‘’Memang benar, begitu kejadian banjir kita juga langsung menurunkan anggota ke TKP. Bantuan kita berikan dan imbauan juga kita sampaikan, sehingga warga bisa mengambil langkah-langkah selanjutnya untuk mengantisipasi banjir susulan. Kita juga sudah menurunkan anggota untuk melakukan pemantauan ke lapangan, sehingga saat hujan kembali turun, warga diinstruksikan untuk mengevakuasi seluruh barang-barang berharganya,’’ terang Sutarso.
Kali pertama air menggenangi pemukiman warga di Retak Ilir. Dari keterangan warga setempat, air mulai naik sekitar pukul 06.31 WIB atau sebelum dilaksanakannya Salat Ied. Salah satu rumah warga yang terendam adalah rumah Muslim.
Sebagian besar harta miliknya hanyut, termasuk kue lebaran. Di lokasi yang sama, 1 Ha kebun cabai dan 1 Ha kebun kacang milik Surohim rusak total. Di Desa Pulau Baru, banjir yang bersumber dari meluapnya Sungai Muwar merendam 6 rumah hingga ketinggian sekitar 1 meter. Adapun rumah warga yang terendam milik Basri, Tugiman, Rudi Hartono, H. Rahmat, Nana Najamudin dan rumah Elis Watika.
Selanjutnya banjir yang terjadi menjelang siang berasal dari aliran Air Buluh meluap mengakibatkan belasan rumah terendam hingga batas lutut orang dewasa. Anak-anak sempat diungsikan termasuk salah satu yang terparah di rumah Sekretaris Desa Air Buluh.
‘’Banjir akibat meluapnya air sungai, kemungkinan terjadi hujan lebat dibagian hulu, sebab saat banjir hari sudah tidak hujan lagi,’’ kata Kades Air Buluh, Ali Takdir.
Salah seorang tokoh masyarakat Retak Ilir, Ujang alias Zulfikar, juga membenarkan banjir yang terjadi di desa ini. kejadian tersebut sempat mengejutkan warga hingga mereka ramai-ramai mendatangi lokasi banjir, termasuk memberi bantuan kepada korban.(jar/ray)
Nambuh Libur, PNS Disanksi
METRO – Tak terasa, masa libur panjang menyambut lebaran Idul Fitri dan cuti bersama bagi kalangan PNS tak terkecuali PNS di lingkungan Pemkab Mukomuko telah berakhir. Sesuai jadwal semula, hari ini mereka diharuskan kembali ngantor di instansinya masing-masing.
Sebagai bentuk pengawasan terhadap para PNS yang indisipliner, Bupati, Drs.H Ichwan Yunus, CPA, MM memastikan menggelar inspeksi mendadak (Sidak). Disampaikan Bup kepada Radar Mukomuko (RM), seluruh absensi PNS akan diperiksa untuk mengetahui tingkat kedisiplinannya.
Sungguh keterlaluan jika terdapat PNS yang mangkir, terlebih statusnya di absensi Tanpa Keterangan (TK). Sebab menurut Bup waktu libur yang diberikan pemerintah sudah lebih dari cukup. Mulai dari Sabtu (3/8) hingga Minggu (11/8).
‘’Dari situ akan kelihatan, mana PNS yang nambah libur. Bagi yang tidak masuk akan dicatat dan akan diproses sesuai tingkat pelanggaran. Sanksi yang akan diberikan mengacu pada peraturan kepegawaian,’’ tegas Bup.
Sekdakab Mukomuko, Syafkani, SP menambahkan bahwa Pemkab Mukomuko tidak tinggal diam jika terbukti ada PNS yang nambuh libur. Semuanya akan diberikan sanksi sesuai dengan tingkat pelanggaran dan alasan nambuh liburnya.
‘’Kita tidak akan membiarkan pegawai khususnya PNS yang nambuh libur. Semuanya akan kita berikan sanksi. Dan sidak akan kami gelar pada hari pertama kerja. Kita akan cek seluruh absensi dan merekap pegawai yang nambuh libur. Hasilnya akan kita bahas dan laporannya diserahkan langsung ke bupati. Sanksi akan diberikan berdasarkan kebijakan bupati. Harapan kita sanksi nanti dapat meningkatkan kinerja serta menimbulkan efek jera,’’ ungkap Syafkani.
Sementara Kepala Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Mukomuko, Drs.H Ruslan, M.Pd turut menyampaikan bahwa saat ini tingkat kedisiplinan pegawai khususnya PNS dalam bekerja mengalami penurunan.
‘’Sekarang ini banyak oknum PNS yang indisipliner, dan sanksi tegas sudah menunggu. Untuk PNS yang nambuh libur pasca lebaran kita akan cek absensinya pada saat sidak nanti. Dari situ kita bakal tahu PNS yang nambuh libur. Tentunya akan segera ditindaklanjuti dan sanksi akan diberikan tanpa adanya toleransi lagi,’’ demikian Ruslan.(cw5/ray)
Reses Itu Sangat Perlu!
METRO – Jika sebelumnya pernyataan akan pentingnya digelar reses bagi anggota dewan datang dari wakil ketua DPRD Kabupaten Mukomuko, I Wayan Adnyana dan Ketua Badan Kehormatan (BK), Sardiman, kali ini Ketua DPRD, Drs. Arnadi Pelam yang mengungkapkan pendapat senada. Disampaikan Arnadi bahwa dirinya menyayangkan hingga di penghujung masa jabatan anggota dewan hanya beberapa kali mengikuti reses.
Itu lantaran dari pihak sekretariat tidak ada mengagendakannya dengan berbagai pertimbangan. Di lain sisi, saban tahun dana reses selalu dianggarkan.
‘’Kita dan seluruh anggota dewan pada dasarnya berharap agar reses itu diagendakan dan dijalankan. Ya meski kita bertempat tinggal di wilayah dapil kita, tetapi tetap saja reses itu agenda wajib dan kami anggap sangat perlu. Melalui reses kami dapat menampung aspirasi masyarakat secara formal,’’ ungkap Arnadi.
Permasalahan tidak dilaksanakannya reses oleh dewan kabupaten sampai juga ke telinga anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Drs. Inzani Muhammad. Inzani tidak sepakat jika ada yang beranggapan reses tidak perlu diagendakan dan dilaksanakan.
‘’Anggota dewan berkewajiban menampung seluruh aspirasi masyarakat. Karena itu tidak ada yang bisa bilang reses itu tidak perlu. Kami sangat menyayangkan, apalagi dananya setiap tahun sudah dianggarkan. Jangan sampai anggota dewan lupa dengan masyarakat yang telah mendudukkannya di kursi dewan. Itu harus ditindaklanjuti sehingga tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,’’ ungkap Inzani.(ray)
METRO – Manusia hanya bisa berkehendak, namun Allah SWT jualah yang menentukan. Rencana semula dari jauh hari dilangsungkan Salat Ied di rumah dinas (rumdin) Bupati Mukomuko harus dibatalkan lantaran cuaca pada pagi itu tidak mendukung.
Bupati, Drs.H Ichwan Yunus, CPA, MM dan rombongan pun pindah menunaikan salat di mesjid. Kondisi cuaca yang tidak bersahabat juga berdampak pada pelaksanaan ibadah di mesjid yang tidak kondusif dan khusyuk. Ditambah lagi sempat padamnya listrik.
Kendati agenda salat ied batal tapi open house tetap dilangsungkan. Dari pantauan Radar Mukomuko (RM) selain para pejabat secara bergantian menemui Bup dan istri, Hj Rosna Ichwan untuk bermaaf-maafan, juga terdapat masyarakat umum.
Ditanyakan makna idul fitri tahun ini, Bup menyampaikan bahwa idul fitri adalah hari kemenangan bagi umat Islam setelah sebulan lamanya menunaikan ibadah puasa di bulan ramadhan.
‘’Melalui momentum ini kita dapat saling bermaafan, dan makin memperkokoh tali silaturahmi. Semoga saja makna lebaran ini dapat memotivasi masyarakat untuk bersama-sama pemerintah dan elemen lain memajukan daerah yang kita cintai,’’ harap Bup disela kesibukannya meladeni tamu undangan yang datang.
Terkait penyebab padamnya listrik, pihak PT. PLN (Persero) hingga berita ini diturunkan belum dapat dikonformasi. Beberapa kali sempat dihubungi ke nomor handphone pimpinan PLN, tidak mendapat jawaban.(cw2)
Suguhi Hiburan, Pantai Dipadati Pengunjung
METRO – Terhitung pada lebaran Idul Fitri kedua, hampir di setiap kawasan wisata pantai di Kabupaten Mukomuko dipadati oleh masyarakat yang berlibur dalam rangka merayakan lebaran. Jika di Pantai Padang Panaek artis kondang asal Kota Padang, Liza Tania menghibur pengunjung lewat suara merdu disertai goyangannya, di Pantai Pandan Wangi, Pulau Cinto, Pantai Indah Air Buluh, Pantai Air Rami dan Pantai Wisata Batu Kumbang hanya dihibur oleh para biduan yang beraksi sedikit erotis. Warga yang sudah membeli karcis dengan harga Rp 15 ribu hingga Rp 25 ribu sedikit kecewa. Sebab harapan mereka dapat menyaksikan artis top dari Jakarta. Belum lagi akibat dari hujan jalan menuju lokasi.
Salah seorang pengunjung, Ramad asal Air Rami tak menampik kekecewaannya karena semula ia berharap bisa menyaksikan artis tenar yang kerap muncul di tv namun malah hanya menyaksikan biduan yang tidak dikenal sama sekali. ‘’Terlau mahal kalau hanya biduan, biasanya saat lebaran ini yang ditampilkan artis dari Jakarta. Kita hari biasa mana pernah keluar ke pantai, sibuk kerja saja,’’ ungkap Ramad.
Juga pengunjung lain, Ratna menilai satu-satunya yang menampilkan artis sedikit ternama hanya di Pantai Pijar saja, dimana mereka menurunkan Liza Tania. Untuk kawasan wisata lain acaranya biasa-biasa saja. Meskipun warga tetap ramai, menurutnya hanya lantaran ingin berlibur bersama keluarga bukan dengan tujuan menyaksikan artis.
‘’Kami hanya ingin berlibur saja, kalau soal artis tidak masalah. Namun yang saya tahu hanya di sini saja (Pantai Pijar red) ada artinya, ditempat lain hanya bidian biasa saja,’’ kata Ratna.
Salah seorang pelaksana acara, BM Hafrizal mengaku bangga bisa mendatangkan Liza Tania untuk menghibur warga Mukomuko. acara ini terselenggara atas kerjasama banyak pihak terkhusus dukungan dari pihak keamanan dan warga sekitar. Ia berharap kedepannya terus bisa melakukan kegiatan hiburan guna menjawab kebutuhan masyarakat.
‘’Kita mengadakan acara semata untuk menghibur, kami sudah menyesuaikan semuanya dengan pelayanan dan kenyamanan bagi pengunjung yang sedang berbahagia saat hari raya ini,’’ terang BM.(jar)
Angkut 9 Penumpang, Avanza Masuk Jurang
AIR DIKIT – Laka tunggal menimpa sebuah mobil merek Toyota Avanza nopol BD 1685 KA warna hitam. Mobil yang dikemudikan Nasiun (29) warga Desa Pondok Baru, Kecamatan Selagan Raya itu keluar jalur hingga terjun ke jurang setinggi kurang lebih 10 meter saat melintas di ruas jalan Sungai Geting, Desa Sari Bulan, Kecamatan Air Dikit pagi sekitar pukul 09.41 WIB kemarin. Sebelum akhirnya mendarat dengan posisi terbalik, mobil sempat beberapa kali jungkir balik.
Mobil berhasil dievakuasi berkat pertolongan warga dibantu tokoh masyarakat setempat, HM Maril dan pihak kepolisian dalam hal ini Satlantas Polres Mukomuko. Kendati mobil mengalami kerusakan serius namun sopir dan penumpang yang berjumlah 9 orang tidak mengalami luka berarti.
Kapolres Mukomuko, AKBP. Wisnu Widarto, S.Ik melalui Kasat Lantas, Iptu. Sukamso, S.Pd ketika dikonfirmasikan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) menerangkan bahwa kejadian tersebut adalah laka tunggal, karena tidak ada lawan.
‘’Setelah kita cek di TKP dan berdasarkan keterangan sejumlah saksi, ini murni masuk ke ranah laka tunggal. Tidak terdapat korban jiwa namun mobil mengalami kerusakan di bagian bodi dan kaca depan,’’ terang kasat.
Menurut informasi dari saksi mata, mobil awalnya melaju dari arah Penarik menuju Dusun Baru. Sebelum kejadian, diperkirakan sopir berusaha mengelak mobil lain dari arah berlawanan. Nasiun ketika diminta keterangannya menyebutkan, ia terpaksa banting stir ke arah kiri jalan karena mengelak mobil dari berlawanan arah yang melaju dengan kecepatan tinggi dan diduga melewati garis putih pada badan jalan di kawasan itu.
‘’Mobil kita saat itu santai saja, sekitar kecepatan 40 sampai 50 Km/jam saja. Karena terdesak takut tabrakan dengan lawan dari arah depan, kita terpaksa banting stir ke kiri,’’ ungkap Nasiun yang mengaku sebagai salah seorang guru di SMAN 13 Sungai Ipuh itu.
Nasiun menambahkan, di dalam mobil terdiri dari 9 orang, 5 diantaranya masih berusia anak-anak.
‘’Kita 9 orang di dalam mobil, saya dan istri saya ditambah dengan kakak saya beserta suaminya, kemudian juga 5 orang anak-anak kami yang masih kecil, kami ingin ke Desa Dusun Baru untuk silaturahmi dengan sanak family. Untung saja kejadian ini tidak ada korban jiwa dan luka-luka, kalau masalah kendaraan tidak jadi persoalan dan bisa dibawa ke bengkel untuk diperbaiki,’’ imbuh Nasiun.
Menurut saksi mata, Yatno, pemilik bengkel motor di kawasan tersebut dia memperkirakan bahwa sopir mobil terdesak dan terpaksa mengelak karena ada sebuah mobil dari berlawanan arah ketika itu melaju kencang dan ditengarai memakan badan jalan.
‘’Kita melihat langsung kejadian itu. Saat mobil jungkir balik dan terjun ke dalam jurang terdengar suara teriakan dari dalam mobil,’’ jelas Yatno.
H+2 Lebaran, 3 Lakalantas
PADA H+2 lebaran Idul Fitri lalu atau Jumat (9/8) terjadi tiga peristiwa lakalantas di TKP dan waktu berbeda. Kali pertama pada pagi, sekitar pukul 08.32 WIB di simpang Air Hitam, Kecamatan Pondok Suguh. Dua unit mobil terlibat tabrakan hingga mengalami kerusakan serius pada bodi depan.
Sopir mobil Toyota Innova bernopol BD 16xx AV, Ucok menuturkan akibat tabrakan tersebut kendaraan yang baru dua minggu ia beli mengalami kerusakan parah. Ucok sendiri dalam perjalanan pulang dari mudik lebaran di Medan menuju tempat tinggalnya di Kota Bengkulu. Dalam mobil tersebut terdapat enam orang anggota keluarganya.
Laka kedua terjadi pada pukul 12.15 WIB di ruas jalinbar Kecamatan Ipuh. Seorang ABG asal Desa Bunga Tanjung, Kecamatan Teramang Jaya, Awal (16) mengalami patah kedua kaki usai beradu dengan mobil Mitsubshi Kuda yang berplat merah. Korban sempat dirawat di Puskesmas Perawatan Ipuh untuk selanjutnya dibawa pulang oleh pihak keluarga.
Laka berikutnya di ruas jalinbar Desa Marga Mulya Sakti, Kecamatan Penarik. Motor merek Suzuki Satria FU yang dikendarai Jefri (14) warga Desa Lubuk Mukti diduga beradu kambing dengan Honda Revo dikendarai Dodi (14), warga Desa Sido Mulyo. Kejadiannya sekitar pukul 21.01 WIB. Jefri mengalami patah kanan juga lawannya Dodi juga patah tangan kanan. Sementara penumpang salah satu motor atas nama Budi Mulyono (16) mengalami luka ringan (luring) di bagian kaki kanannya.
Kapolres Mukomuko, AKBP. Wisnu Widarto, S.Ik melalui Kasat Lantas, Iptu. Sukamso, S.Pd menyebutkan, 1 unit Barang Bukti (BB) sudah diamankan di markas satlantas, sementara 1 unit lagi masih dalam pencarian. Sesaat usai kejadian pihak keluarga korban langsung membawa motor tersebut dan hingga saat ini belum ditemukan keberadaannya.
‘’Kejadian lakalantas di Desa Marga Mulya Sakti masih dalam proses penanganan. 1 BB kita sudah amankan dan 1 lagi masih dalam pencarian,’’ ungkap Sukamso kepada Radar Mukomuko (RM).(jar/cw1)
POLITIK LEBARAN
Daftar Caleg Masih Kusut
POLITIK RM – Sekitar 10 hari lagi, Daftar Calon Tetap (DCT) segera ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Namun diketahui sampai karan kini Daftar Calon Sementara (DCS) beberapa partai politik (Parpol) masih kusut. Permasalahannya susunan caleg tidak sesuai aturan undang-undang, para caleg yang mengundurkan diri hingga ada dugaan caleg berstatus Honda belum menyerahkan surat pengunduran diri.
Ketua KPU Mukomuko, Dawud, S.Ag, muali hari ini KPU akan menyusun ulang semua berkas yang ada dan menyesuaikannya. Sebab ada calon yang mundur juga caleg yang dilaporkan berstatus Honda oleh masyarakat. Tujuannya agar DCT yang tersusun nanti benar-benar sudah sesuai. Sebab bila DCT ditetapkan, tidak ada lagi peluang pergantian calon maupun perubahan lain.
‘’Ada beberapa partai susunan calegnya tidak sesuai aturan, juga ada dilaporkan calon yang masih berstatus Honda. Teramsuk kita masih memastikan caleg yang menyatakan mundur. Jangan sampai usai DCT masih ada yang tidak sesuai, akan berdampak pada parpol itu sendiri,’’ kata Dawud.
Lanjutnya, soal pergantian, berkas caleg baru sudah diverifikasi. Namun untuk calon yang memenuhi syarat (MS) pada saat DCS tidak lagi dapat digantikan dengan calon lain. Bagi caleg yang mundur juga tidak bisa diganti, hanya dapat disesuaikan nomor urut calon saja. Ia berencana mengundang beberapa pengurus partai yang bermasalah tersebut untuk disesuaikan dengan undang-undang.
‘’Kami akan undang pengurus parpol yang bermasalah untuk dilakukan penyesuaian daftar calon sebelum DCT ditetapkan. Harapan kita semua bisa memahaminya demi suksesnya pemilu mendatang,’’ demikian Dawud.(jar)
Hari ini, Silaturahmi SPN Dihelat
POLITIK RM – Sebagaimana yang sudah dijadwalkan sebelumnya, hari ini berlangsung silaturahmi keluarga besar SPN di Kelurahan Koto Jaya Kecamatan Kota Mukomuko. Acara yang dipelopori oleh keluarga dan tim Sapuan, AK, SE, MM semasa mencalon bupati ini bakal berlangsung meriah. Sebab undangan sudah disebarkan oleh pihak panitia ke berbagai pelosok. Para undangan akan disuguhi berbagai menu dengan menu utamanya gulai kerbau. Apakah kegiatan ini ada hubungannya dengan rencana Sapuan untuk kembali maju pada pemilu 2015 nanti?
Sapuan dengan tegas menyatakan, jika kegiatan ini adalah dalam rangka silaturahmi antar keluarga dan rekan seperjuangannya. Sebab selama ini mereka jarang bisa bersama seperti sekarang. Masing-masing disibukkan dengan berbagai kegiatan di luar daerah. Selain itu kegiatan seperti ini bukan pertama kali ia lakukan bersama-sama, melainkan sudah rutin setiap tahunnya, terutama saat hari besar.
‘’Kegiatan silaturrahmi saja, sebab kita sekali-kali bisa bersama-sama. Saya kebetulan sedang ada di kampung bisa hadir, juga kawan-kawan yang lain. Yang lebih penting saat hari besar seperti sekarang merupakan kesempatang yang baik,’’ kata Sapuan.
Terus apakah Sapuan akan maju pada bursa pemilihan bupati 2015? Dengan sedikit tersenyum, putra kelahiran Teramang Jaya ini mengaku, belum berpikir serius untuk arah ke sana. Ia perlu melihat kesiapan dari rekan-rekannya dan juga mempelajari aturan yang akan berlaku pada saat itu. Yang jelas ia berharap semua masyarakat bisa mengantar pemerintahan sekarang ke akhir periodenya.
‘’Kita masih melihat dulu hasil survey dan dukungan dari masyarakat, untuk saat ini mari bersama-sama kita dukungan pemerintahan yang sedang berjalan demi kemajuan bersama,’’ ungkap Sapuan.
Lebihjauh pengusaha muda ini mengungkapkan, pada dasarnya untuk membangun dan memperhatikan masyarakat tidak harus mencalon bupati. Ia dari awal sudah bertindak seperti biasanya kepada masyarakat Mukomuko. Maka tidak ada hubungannya, kala ia menyerahkan kalender dan memasang spanduk dengan pencalonan dirinya. Selagi ia mampu dan ada kesempatan, ia akan terus berusaha berbagai dan saling sapa dengan masyarakat di Mukomuko.
‘’Saya inginnya terus bisa bersama masyarakat, namun tuntutan pekerjaan membuat kita harus tidak bersama setiap saat,’’ demikian Sapuan.(jar)
Caleg Manfaatkan Momen Lebaran
POLITIK RM – Para calon anggota legislatif (Caleg) dari berbagai partai politik termasuk calon DPD semakin gencar terbar pesona dengan cara menampilkan gambar dirinya di berbagai tempat. Media yang mereka gunakan mulai dari stiker, bagi-bagi kartu nama hingga pemasangan spanduk di setiap bengkolan agar terlihat oleh masyarakat. Paling banyak adalah memanfaatkan momen idul fitri dengan memasang ucapan selamat sepanjang jalan disertai poto dan parpolnya.
Sejauh mana pengaruhnya terhadap calon? Salah seorang warga, Madi mengatakan pada dasarnya untuk mempengaruhi pemilih saat mencoblos tidak terlalu signifikan. Sebab masyarakat sudah punya pilihan sendiri, yaitu orang-orang terdekatnya. Namun demikian juga bagus setidaknya untuk memperkenal seorang calon wakil kepada rakyatnya. Sebab siapa yang akan duduk sejauh ini belum diketahui.
‘’Kalau untuk kempanye pengaruhnya tidak banyak, sebab pada dasarnya setiap calon sudah ada pemilihnya. Warga yang tidak mengenalnya tetap tidak akan memilih yang bersangkutan. Tetap tetap bagus biar rame dan setidaknya kita tahu calon-calon yang akan mewakili kita,’’ ungkap Madi.
Salah seorang caleg, Nurul Huda menanggapi hal ini mengaku adalah hal yang biasa dan sudah menjadi tradisi bagi seorang calon baik itu dewan hingga presiden bahkan kades untuk menyampaikan pesan melalui stiker ataupun spanduk. Soal siapa yang akan memilih bukan masalah. Setidaknya tujuannya untuk memberitahu masyarakat jika seseorang mencalon. Untuk menyampaikan langsung dari rumah ke rumah tentu tidak mungkin dilakukan, maka cara tersebut efektif.
‘’Harus dilakukan, soal siapa yang akan memilih itu nanti. Setidaknya kita memberi tahu jika kita mencalonkan diri, sebab untuk menyampaikan langsung tidak mungkin dilakukan,’’ demikian Nurul.(jar)
Ribuan Warga Hadiri Silaturahmi SPN
Sapuan dan Boedi Santoso Santuni Anak Yatim
POLITIK RM – Hampir seribu warga yang terdiri dari kepala kaum, pegawai syarak, pegawai adat, ninik mamak tokoh masyarakat, tokoh pemuda, eks pejabat dan orang tua dalam desa serta undangan lainnya hadiri acara silaturahmi keluarga besar SPN. Hingga tempat yang disiapkan oleh panitia yang dikoordinatori oleh Khairum seakan tidam mampu menampung undangan yang hadir. Juga lokasi parkiran penuh sesak oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
Para undangan yang hadir menikmati jamuan makan dengan menu gulai kerbau dan kambing yang disediakan pihak panitia. Sementara para perangakat adat, ninik mamak, kepala kaum dan orang syarak menggelar prosesi adat dan keagamaan di ruangan rumah. Ratusan bahkan ribuan undangan lain tampak bercengkrama akrab di tempat yang disediakan panitia hingga dibawah-bawah kerindangan pohon sambil berteduh. Suasana kekeluargaan sebagaimana prediksi awal sangat terasa dalam kegiatan ini.
Selanjutnya Sapuan, SE, MM, AK juga sempat menyerahkan santunan kepada anak yatim. Meski pada kesempatan ini hanya beberapa orang saja anak yatim yang hadir, tetapi sebelumnya Sapuan melalui rekan-rekannya sudah membagikan bantuan kepada kurang lebih 2984 orang anak yatim dan kaum duafa. Bantuan tersebut menurut pengakuannya, bekerjasama dengan CEO TMT Group Boedi Santoso. Seorang pengusaha yang dikenal agamis dan dermawan.
‘’Alahamdulillah acara berjalan dengan lancar, saya berterimakasih kepada kewan-kawan yang sudah menyiapkan acara ini sejak awal. Juga soal bantuan kepada anak yatim dan duafa, merupakan kerjasama saya dengan seorang dermawan Boedi Santoso. Kami ingin ucapkan terimakasih kepada kawan-kawan yang sudah menyalurkannya di 11 kecamatan di Kabupaten Mukomuko,’’ kata Sapuan.
Lanjutnya, silaturahmi ini akan terus kita tingkatkan pada masa-masa mendatang di tempat yang berbeda. Tujuannya lain tidak bukan untuk menyatukan masyarakat dalam suasana kekeluargaan dengan rasa yang memiliki tinggi terhadap daerah dan kepedulian sesama. Ia kembali menegaskan tidak ada unsur politis dalam acara ini, semata-mata untuk kebersamaan. Ia juga meminta seluruh masyarakat dan keluarganya memberi dukungan penuh kepada pemerintahan dibawah kepemimpinan Drs. H Ichwan Yunus, CPA, MM.
‘’Kita tidak ada hubungannya dengan politik, yang jelas satu pesan saya dukung pemerintahan sekarang sampai tuntas demi kemajuan bersama,’’ tegas pengusaha muda asal Mukomuko ini.
Salah seorang tokoh masyarakat, Amir mengaku bangga bisa hadir dalam silaturahmi SPN ini. harapannya kegiatan tersebut terus berlangsung hingga kedepannya. Juga ia mengaku bangga ada dermawan seperti Sapuan dan Doedi Santoso, yang bisa membantu orang-orang yang membutuhkan di daerah ini.
‘’Kami bangga bisa bisa hadir dalam acara seperti ini, juga atas nama masyarakat kami mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan kepada anak yatim dan kaum duafa di daerah ini,’’ tutup Amir.(jar)
Caleg Sudah Melanggar Aturan
Panwaslu : Sudah Kita Tegur
POLITIK RM – Para Calon anggota legislatif (Caleg) dinilai sudah melanggar aturan pemilu terkhusus menyangkut kampanye. Pasalnya banyak caleg yang memasang baliho difasilitas pemerintah, seperti jembatan dan lokasi lain termasuk di tempat ibadah. Selain itu pemasangan poto disertai logo parpol juga merupakan pelanggaran yang dapat menyebabkan caleg dijatuhi sangsi. Apalagi beberapa caleg dikabarkan sudah memuatkan kata ajakan untuk memilih.
Disampaikan oleh salah seorang anggota panwaslu Mukomuko, Padlul Azmi, SH ia sudah memberi teguran dengan cara baik-baik kepada masing-masing caleg yang memasang spanduk dan baliho, terutama mereka yang sudah melewati batas aturan yang berlaku. Untuk Dapil III, sejak ia beri teguran, sekarang sebagian besar sudah dibuka dan dibenahi. Namun ia masih melihat beberapa peraga disepanjang jalan di Kabupaten Mukomuko.
‘’Aturannya jelas jangan mamasang spanduk di fasilitas pemerintah dan juga sekarang belum saatnya kampanye terbuka, hanya boleh sosialisasi saja. Kami masih melihat banyak ditemukan sepanjang jalan dan jembatan spanduk parpol dan caleg dan ini harus segera dibuka,’’ kata Padlul.
Lanjutnya, jika imbauan dan pemberitahuan dari mereka tidak digubris oleh caleg maupun parpol, maka pihaknya akan memberi teguran secara langsung. Jika tidak juga diindahkan, maka sangsi akan diberlakukan. Terberatnya calon bisa dibatalkan dari pencalonannya secara sepihak, sebab dianggap tidak patuh aturan yang berlaku.
‘’Kita untuk tahap awal, hanya sebatas memberi tahukan saja, bahwa itu tidak dibenarkan, kalau tidak diindahkan ada teguran, selanjutnya tentu berlaku sangsi. Mudahan saha semua bisa memahami aturan pemilu yang kita gunakan,’’ ungkap Padlul.
Lebih jauh, Padlul memaparkan boleh melakukan sosialisasi, namun jangan bergandengan dengan parpol dan tidak menggunakan kata-kata ajakan untuk memilih. Termasuk melalui media massa, bisa dilakukan dalam bentuk lain tanpa ada unsur kampanye. Tujuannya lain tidak bukan untuk kebaikan bagi semua pihak dan juga kenyamanan masyarakat dalam menyambut pemilu.
‘’Kita sama-sama menjaga dan menghormati aturan yang berlaku ini, tujuannya untuk kebaikan bersama juga,’’ demikian Padlul.(jar)
Berkas 8 Caleg Pengganti Usai Diverifikasi
POLITIK RM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mukomuko selesai memverifikasi berkas 8 orang caleg pengganti, calon yang tidak melengkapi syarat. Masing-masing 3 orang caleg PKS, 3 orang caleg PAN, 1 orang caleg Golkar dan 1 orang caleg PDI Perjuangan. Untuk tahap selanjutnya KPU akan menyusun kembali daftar calon untuk ditetapkan sebagai Daftar Calon Tetap (DCT).
Salah seorang anggota KPU Dedy Desponsori, SHI mengatakan 8 orang caleg ini menggantikan calon yang menyatakan tidak siap mundur dari pekerjaan yang terdiri dari Honda dan BPD juga BUMN/BUMD. Sebab berdasarkan aturan mereka yang tidak melengkapi syarat bisa diganti dengan calon lain. sejauh ini dari sekitar 20 orang yang tidak lengkapi syarat hanya yang menyatakan mundur dari parpol.
‘’8 Orang adalah caleg baru mengganti calon yang mengundurkan diri lantaran tidak siap melengkapi syarat. berkas mereka sudah kita verifikasi dan sekarang dalam tahap penyusunan kembali seluruhnya sesuai dengan DCS,’’ kata Dedy.
Lanjutntnya selanjutnya KPU akan menyiapkan untuk penetapan DCT. Tidak ada lagi peluang untuk menggantikan calon maupun mengundurkan diri. Jika masih ditemukan calon berstatus Honda dan digaji dengan APBD dan APBN maka akan dicoret tanpa bisa digantikan. Soal nomor urut disesaikan dengan calon yang mundur, KPU tidak berhak mengganti ataupun memindahkan nomor urut caleg.
‘’Kalau ada permasalahan kita bicarakan langsung dengan parpol bersangkutan. Kami tidak berhak menentukan nomor urut caleg dan sebagainya,’’ demikian Dedy.(jar)
Subscribe to:
Posts (Atom)
Kader PDIP Mukomuko Bawa Randang Untuk Megawati
METRO – Seperti diinformasikan, besok (5/2) Presiden Joko Widodo bersama, megawati, Ketua DPR RI Puan Maharani dan Kemensos akan datang k...
-
Inspektorat : Diakuinya Satu Kali METRO – Ujian berat tengah dihadapi oleh dunia pendidikan Kabupaten Mukomuko dan merupakan pukulan bagi p...
-
Pemilihan Bupati 2020 MUKOMUKO – Semakin dekatnya perhelatan pemilihan bupati dan wakil bupati Mukomuko, nama-nama tokoh yang benar...
-
Kerja Keras dan Cerdas KARMADI, SH lahir di Desa Pondok Lunang 8 Oktober 1980. Merupakan salah satu anggota dewan termuda di DPRD Muk...









