Tuesday, 11 June 2013
12 Juni 2013
Demi Listrik Warga Terpaksa Jual Ternak
//Biaya Pemasangan Baru Rp 3 Juta
SELAGAN RAYA – Suka cita masyarakat di Kecamatan Selagan Raya pasca masuknya listrik ke daerah mereka setelah sekian lama hidup dalam kegelapan diwarnai masalah. Masalah dimaksud adalah besaran biaya yang dipatok perusahaan jasa instalasi listrik. Warga diminta biaya dengan kisaran Rp 2,5 juta hingga Rp 3 juta untuk pemasangan instalasi. Bagi sebagian warga yang ekonominya menengah ke atas besaran biaya tersebut tidak memberatkan, asalkan rumah mereka dialiri listrik. Namun bagaimana dengan warga ekonomi sulit?
Disampaikan oleh salah seorang pemuda Desa Sungai Ipuh II, Suheri, keberatan dari warga mengenai besaran biaya pemasangan instalasi listrik sudah disikapi kalangan pemuda, tokoh masyarakat dan perangkat desa dengan melakukan pertemuan.
‘’Setelah mengetahui adanya kejanggalan dalam besaran biaya pemasangan instalasi listrik baru maka kami bergerak untuk mengusut masalah ini. Setelah dicarikan jalan keluarnya dengan melibatkan tokoh masyarakat dan pemerintah desa dari beberapa desa, maka kami sepakat untuk memilih harga yang terendah, Rp 2,4 juta hingga Rp 2,5 juta. Pertimbangan kami melihat tingkat kesulitan serta kebutuhan akan material yang terpakai,’’ ungkap Suheri.
Pemuda lain juga asal Desa Sungai Ipuh, Barlian mengatakan bahwa sampai saat ini di banyak rumah warga baru meteran atau kWh yang terpasang. Sedangkan arus listrik belum ada dikarenakan biaya pemasangan yang belum lunas.
‘’Masih banyak juga rumah warga yang baru terpasang kWh. Punya saya juga belum menyala, karena masih kurang pembayarannya. Mau bayar semuanya, warga banyak yang tidak mampu. Sekalipun sudah membayar uang muka, mereka terpaksa harus menjual ternak dan hasil pertanian. Memang kami juga heran, kenapa biaya pemasangan listrik mahal dan bervariasi, padahal menurut keputusan menteri hanya Rp 650 ribuan lebih. Tapi karena butuh banyak warga yang hanya bisa pasrah saja,’’ terang Barlian.
Dikonfirmasikan, Manager PLN (Persero) Mukomuko, Nur Lukman, A.Md menerangkan, biaya penyambungan listrik baru resmi termahal Rp 1.656.000. Itu untuk daya 2.200 VA. Wartawan pun diperlihatkan langsung daftar biaya penyambungan listrik baru untuk lebih jelas.
‘’Inilah biaya pemasangan listrik resmi dari PLN. Mengenai adanya kelebihan biaya itu adalah untuk kepentingan pemasangan instalasi di dalam rumah,,’’ singkat Nur Lukman.(cw1/ray/jar)
Biaya Penyambungan Baru Resmi:
Daya Rp/VA Materai Jumlah
450 VA Rp 750 Rp 3000 Rp 340.500
900 VA Rp 750 Rp 3000 Rp 678.000
1.300 VA Rp 750 Rp 3000 Rp 978.000
2.200 VA Rp 750 Rp 6000 Rp 1.656.000
Guru PAI Tuntut Permintaan Maaf
METRO – Ancaman dari puluhan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) se Kabupaten Mukomuko untuk mengadakan aksi menyikapi perlakuan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) terhadap mereka mendapat simpatik sekaligus dukungan. Salah satunya dari organisasi Kelompok Guru Agama Islam (KGAI) tingkat SMP.
Disampaikan oleh Ketua KGAI wilayah Kecamatan Teras Terunjam dan Penarik, Saprudin, S.Pd.I pihaknya turut merasa kecewa atas tudingan dinas bahwa banyak guru PAI yang tidak hadir pada saat tes psikologis dalam rangka pelatihan membaca Al-Quran metode tamyiz.
Sementara sejak awal rangkaian pelatihan hingga selesai seluruh guru PAI membubuhkan tanda tangan pada daftar hadir.
‘’Kami sangat kecewa, oleh sebab itu seluruh guru agama menyatakan siap untuk memprotes kebijakan dari dinas (Disdikbud, red) melalui surat yang ditandatangani sekretaris dinas tersebut. Alasan kesalahan dari data absen tidak masuk akal, karena para peserta pelatihan bukan hanya sekali mengisi absen,’’ kata Sapriadi.
Dukungan juga datang dari Ketua KGAI tingkat SD UPTD Lubuk Pinang, Usman Ganol, S.Pd.I. Meski Usman mengaku belum mendapat ajakan untuk ikut dalam aksi secara langsung namun Usman lebih dulu menyatakan kesiapannya. Malahan Usman memastikan akan mengisi surat pernyataan seperti yang diminta oleh dinas.
‘’Tapi kata-kata tidak hadirnya akan kami hapus dan diganti dengan pernyataan lain di bawahnya kerena memang kami hadir pada saat acara dilangsungkan,’’ tegas Usman.
Sementara, Meimi Nelson, S.Pd.I selaku Ketua Asosiasi Guru Agama Islam (AGAI) menanggapi keterangan dari Sekretaris Disdikbud, Drs. Suwarto, M.Pd untuk melakukan kroscek ulang tidak bisa diterima begitu saja. Sebab yang mereka minta adalah kejelasan mengapa mereka diminta mengisi surat pernyataan yang jelas-jelas tidak benar tersebut. Kalau memang dinas akan meralatnya harus secara tertulis dan disertai dengan surat permintaan maaf.
‘’Kalau dibatalkan surat itu kami sangat senang, namun harus tertulis dan ada permintaan maaf kepada seluruh guru agama di daerah ini. Kami sudah merasa dipermalukan dengan surat yang ditembuskan kemana-mana tersebut,’’ sesal Meimi.
Dikonfirmasi, Kadisdikbud, Dra. Nurhasni, M.Pd lebih berusaha menenangkan agar polemik yang ada tidak berkepanjangan. Menurut Nurhasni, yang terjadi hanyalah miskomunikasi antas lintas SKPD. Nurhasni menilai tuntutan permintaan maaf secara tertulis tidak diperlukan lantaran masalah dapat diselesaikan secara duduk bersama dengan kepala dingin.(jar/cw2)
Panwaslu Dituding Lalai!
//Awasi Pemasangan Bendera Merah Putih di Sekretariat Parpol
POLITIK RM – Kepala Kantor Kesatuan Bangsa, Politik dan Sandi (Kesbangpol dan Sandi) Kabupaten Mukomuko, Abu Hasan Rusli, S.Pd menilai pihak Panwaslu kabupaten kurang respon terkait kelalaian beberapa parpol yang tidak mengibarkan bendera merah putih di depan sekretariatnya. Padahal menurut Abu, semua yang menyangkut parpol adalah tanggung jawab dari panwas dan juga Komisi Pemilihan Umum (KPU). Lain halnya dengan perkantoran lain, baru menjadi tugas dari kesbangpol untuk melakukan penertiban.
‘’Kalau di tempat umum, ya tugas kesbang melakukan pemberitahuan dan sebagainya, untuk parpol tugas dari panwaslu dan KPU. Dimana panwas menyampaikan kepada KPU kemudian pihak KPU melakukan penertiban secara langsung dengan, begitu tekninya,’’ terang Abu.
Lanjutnya, pemberitahuan telah disampaikan kepada panwaslu maupun KPU, namun nampaknya mereka kurang merespon. KPU dan Panwaslu nampaknya dalam masalah ini juga saling lempar tanggung jawab. Kesbangpol tidak mungkin masuk ke ranah parpol tersebut. Ia sendiri sudah mendapat laporan dari berbagai pihak menyangkut kelalaian dari partai ini. Sebab bendera merah putih adalah pilar bangsa dan harus diutamakan ketimbang bendera lainnya. Untuk mempertahankan merah putih tidak sedikit pengorbanan dari para pejuang terdahulu.
‘’Dalam masalah ini kami sudah beritahukan kepada panwaslu dan KPU namun mereka nampaknya kurang respon. Tidak etis kami masuk ke ranah itu, sebab ada tanggungjawab masing-masing,’’ lanjut Abu.
Untuk diketahui sebelumnya, 5 sekretariat parpol di Kecamatan Kota Mukomuko diketahui tidak mengibarkan bendera merah putih yang sedianya terdapat di halaman depan kantor. Sebaliknya, bendera parpol dipasang sebanyak-banyaknya. 5 parpol tersebut diantaranya, PKB, Partai Demokrat, Hanura, PPP dan PBB. Sementara di markas PDIP merah putih diposisikan lebih rendah dan berukuran lebih kecil dari bendera parpol. Seyokyanya merah putih sebagai bendera kebangsaan harus didahulukan serta diposisikan lebih tinggi dari atribut partai.(jar)
KPU Sinkronkan Data Bacaleg
POLITIK RM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko kemarin menggelar rapat bersama dengan KPU Provinsi Bengkulu dalam rangka sinkronisasi data masing-masing bakal calon anggota legislatif (Bacaleg). Tujuannya untuk menghindari ada calon yang maju dari daerah yang berbeda untuk pemilu 2014.
Disampaikan Ketua KPU Kabupaten Mukomuko, Nasir Ahmad, S.Pi, M.Si, semua data bacaleg disamakan dengan provinsi untuk menghindari adanya calon yang sama. Sebab bacaleg provinsi dan caleg kabupaten selama ini tidak saling menyahut antar KPU. Alhasil sampai kemarin tidak ada kesamaan calon provinsi dengan calon kabupaten muapun daerah lainnya. Ini menunjukkan bahawa masing-masing parpol cukup teliti dalam mengusung setiap kandidatnya.
‘’Kita melakukan penyamaan daftar caleg masing-masing dengan tujuan tidak ada kesamaan atau caleg yang maju di berbeda daerah maupun tingkatan dewan. Dari hasil sinkronisasi tak terdapat kesamaan atau caleg yang nyaleg ganda,’’ kata Nasir.
Lanjutnya, dalam waktu dekat KPU akan langsung mengumumkan hasil verifikasi DCS untuk diminta tanggapan dari masyarakat. Sebab nama-nama yang sudah dinyatakan melengkapi syarat sementara masih perlu uji public agar tidak ada keteledoran dari KPU dalam menetapkan seseorang layak maju sebagai calon anggota dewan.
‘’Tinggal lagi sekarang meminta penilaian dari masyarakat terhadap calon yang dinyatakan lolos sebagai caleg sementara. Ini menghindari ada kesalahan dalam penetapan DCT nantinya,’’ demikian Nasir.(jar)
Penilaian Dikembalikan ke Masyarakat
POLITIK RM – Terkait dengan kemampuan seorang caleg diserahkan kepada masyarakat untuk memberi penilaian. Pasalnya seorang dewan adalah wakil dari masyarakat dan mereka akan memahami siapa yang layak untuk menjalankan tugas sebagai wakil rakyat nantinya. Hal ini disampaikan oleh Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Mukomuko, Hermansyah, M.Kom yang juga merupakan politisi senior Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) kabupaten.
Dikatakannya, apa yang disampaikan ketua dewan sebelumnya merupakan bentuk penilaian secara pribadi dari seorang dewan yang sudah memahami bagaimana beratnya tugas seorang wakil rakyat. Namun untuk menentukan kemampuan seorang calon bukan tugas individu melainkan masyarakat sendiri yang lebih paham. Maka dalam hal ini ia lebih menyerahkan kepada pemilih pada pemilu mendatang.
‘’Saya rasa untuk memberi penilaian dan mengukur kemampuan seseorang bukan saatnya kita melakukannya. Semua akan berjalan dengan alami pada saatnya nanti, baik soal kemampuan dalam sektor pendidikan maupun ketokohan, kemampuan ekonomi dan lainnya,’’ kata Hermansyah.
Lanjutnya pada dasarnya faktor kemampuan dalam pendidikan dan pengalaman sangat mempengaruhi kiprah seorang wakil rakyat. Sebab di tangan mereka akan ditentukan bagaimana nasib Kabupaten Mukomuko ke depannya.
‘’Kita tidak pungkiri, soal kemampuan dalam keilmuan dan pengalaman dibutuhkan untuk membela masyarakat di kursi dewan. Namun semua bisa dilakukan setelah kita ada dalam lingkaran itu sendiri. Namun soal kemampuan ekonomi tentu tergantung dengan masyarakat,’’ demikian Herman.(jar)
Monday, 10 June 2013
Mukomuko 11 Juni 2013
Pakdin Hitam Putih Mulai Dikenakan
METRO – Kendati sempat menuai penolakan dari anggota DPRD Kabupaten Mukomuko mengenai jenis pakaian dinas (Pakdin) yang bakal dikenakan para pegawai kontrak, honda dan Tenaga Kerja Sukarela (TKS) namun Pemkab tetap menerapkan aturan seperti semula. Mulai kemarin, sebagian besar pegawai non PNS yang bekerja di SKPD, Setdakab dan Setwan tampak mengenakan pakdin berwarna hitam putih. Untuk atasannya atau kemeja berwarna putih polos sementara untuk celana panjang bagi pria atau rok bagi wanita berwarna hitam.
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD), Drs.H Ruslan, M.Pd kepada Radar Mukomuko (RM) menyampaikan, pihaknya bukan tidak menerima masukan dari dewan mengenai pakdin yang layak dikenakan pegawai non PNS. Namun disini pemkab mengacu kepada aturan tentang pakaian dinas pegawai.
‘’Jadi kita tetap berterima kasih atas masukan dari dewan mengenai penggunaan pakaian dinas di luar PNS. Itu artinya ada yang memperhatikan kerja kita. Memang pembedaan pakaian dinas dimulai sejak tanggal 1 Juni. Kita masih memberikan tenggang waktu untuk para pegawai mengikuti aturan tersebut. Harapan kita tidak ada yang melanggar. Karena kalau sampai ditemukan ada pegawai yang melanggar maka akan diberikan sanksi,’’ tegas Ruslan.
Sekretaris BKPPD, Seri Utami menambahkan bahwa seluruh pegawai non PNS di SKPD nya sudah mulai mengenakan pakdin berwarna hitam putih. Sebagai identitas bahwa pegawai bersangkutan bertugas di BKPPD, dipasangkan kartu identitas atau ID Card. Selaku atasan, ia pun memberi apresiasi.
‘’Ya walaupun dalam SE masih memberi batas waktu penggunaan pakaian dinas hitam putih sampai tanggal 17 nanti tapi kita sudah memulainya pada hari ini (kemarin, red). Tanpa terkecuali, seluruh pegawai selain PNS harus mengenakan pakaian dinas sesuai dengan aturan,’’ terang Seri Utami.
Dari pengamatan RM, seiring dibedakannya warna pakdin pegawai maka kelihatan jelas mana pegawai berstatus PNS dan mana yang kontrak, honda ataupun TKS. Masyarakat sendiri tidak lagi rancu dalam menilai kinerja ataupun saat berurusan.
Secara terpisah, Kepala Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (KPTSP) kabupaten, Eviyanti, SH mengatakan bahwa sesuai dengan aturan yang diperkuat dengan Surat Edaran (SE), pihaknya telah memberlakukan pembedaan pakdin antara PNS dengan pegawai non PNS. Namun penggunakan pakdin hitam putih bagi 2 orang pegawai non PNS nya hanya pada hari senin saja. Mengingat pada hari-hari lain KPTSP memiliki seragam tersendiri.(cw2)
Puluhan Guru PAI Ancam Gelar Aksi
METRO – Pelaksanaan tes psikologi dalam rangka pelatihan membaca
Al-Quran metode tamyiz pada akhir bulan April lalu tampaknya menyisakan masalah serius. Puluhan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) melayangkan protes keras ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) kabupaten. Ini terkait sangkaan yang ditujukan kepada mereka bahwa saat tes psikologi mereka tidak hadir. Padahal mereka ada ketika itu.
Lebih anehnya, mereka diminta membuat surat pernyataan ketidakhadiran disertai dengan alasan. Puncak dari emosi guru-guru PAI, mereka berencana mendatangi kantor Disdikbud guna mempertanyakan maksud surat yang ditandatangani oleh Sekretaris Disdikbud, Drs. Suwarto, M.Pd tersebut.
‘’Tapi saya coba tahan dengan memberi penjelasan kepada kawan-kawan. Sebenarnya kalau kita turuti emosi jelas tersinggung dan kecewa. Kita dari awal selalu mendukung apapun program pemerintah dan juga dinas tapi kenapa diperlakukan seperti ini,’’ urai Ketua Asosiasi Guru Agama Islam (AGAI) Kabupaten Mukomuko, Meimi Elson, S.Ag.
Salah seorang guru PAI, Feri Irawan, S.Pd.I menambahkan bahwa dirinya dengan tegas tidak akan membuat surat pernyataan yang dinilainya sebuah kebohongan. Ia meminta sesegera mungkin pemkab dan dinas memberi penjelasan. Jika tidak, maka dipastikan seluruh guru PAI yang dituding tidak hadir dalam acara akan menggelar aksi.
‘’Tadi banyak yang datang, namun kami masih bisa menahan diri dan memastikan berupaya mencari solusinya. Sekarang kami menuntut kejelasan dari surat ini. Salah besar jika kami dianggap tidak mendukung pemda dan dinas dengan diminta membuat surat pernyataan bohong tersebut,’’ ungkap Feri.
Dikonfirmasikan, Suwarto seakan-akan menanggapi enteng permasalahan yang terjadi. Menurut Suwarto, itu tak lepas dari kesalahan daftar hadir peserta.
‘’Ini ada kesalahan dari data absensi saja, nanti akan kita cek kembali dan melakukan pengoreksian terhadap data tersebut,’’ jawab Suwarto.(jar)
LJK UN Dikoreksi Ulang Tak Pengaruhi Kelulusan
METRO – Kabar mengenai dikoreksi ulang Lembar Jawaban Komputer (LJK) Ujian Nasional (UN) SD/MI se Provinsi Bengkulu turut menyita perhatian para murid SD/MI dan wali murid di Kabupaten Mukomuko. Yang dikhawatirkan, perolehan nilai sebelumnya yang terkategori tinggi bisa-bisa sebaliknya lantaran diperiksa ulang. Namun kekhawatiran tersebut disanggah oleh Ketua Panitia UN Prov, Drs. Budiyanta. Kepada Radar Mukomuko (RM) kemarin, Budiyanta menegaskan pengoreksian ulang yang dilakukan tidak sampai mempengaruhi tingkat kelulusan.
‘’Tidak ada pengaruh terhadap jumlah angka kelulusan, masih tetap seperti semula. Yang ada hanyalah perubahan jumlah nilai rata-rata. Tapi perolehan nilai rata-rata juga lebih baik dari nilai yang telah diumumkan sebelumnya. Ini merujuk secara keseluruhan,’’ ungkap Budiyanta.
Sementara itu, salah seorang teknnisi pemeriksaan hasil UN Disdikbud Prov, R. Wahyu, DP, SH mengklarifikasi bahwa bukan LJK yang dikoreksi ulang melainkan penskorsingan ulang nilai 2 mata pelajaran, yakni Matematika dan Bahasa Indonesia. Itu dikarenakan adanya kesalahan pada kunci jawaban yang digunakan semula untuk menskor nilai.
‘’Bukan LJK yang diperiksa ulang itu, tapi pemeriksaan penskoringan nilai 2 mata pelajaran. Ini disebabkan adanya kesalahan kunci jawaban dari panitia. Itu tidak mempengaruhi hasil kelulusan yang telah diumumkan sebelumnya,’’ kata Wahyu saat dikonfirmasi RM.
Ketua Panitia UN Kabupaten Mukomuko, Apani, M.Pd menguatkan bahwa hasil pengoreksian LJK seluruh peserta UN SD/MI telah selesai dan sudah didistribusikan ke masing-masing daerah, termasuk ke Kabupaten Mukomuko.
‘’Sudah dilakukan pengoreksian ulang dan diprint. Bahkan hasilnya sudah didistribusikan ke seluruh daerah. Jika tidak ada aral melintang malam ini (kemarin, red) sudah sampai di dinas karena hasil konfirmasi kita sedang dalam perjalanan,’’ imbuh Apani.(cw1/awo)
Panwas Bela Caleg dan Parpol
POLITIK RM – Petugas Pengawas Pemilu (Panwaslu) dalam tugasnya dibolehkan membela caleg dan parpol peserta pemilu. Dalam ini bukan berarti melakukan pembelaan secara sepihak untuk memenangkan, melainkan membela semua hak parpol dan caleg dari ketidak sesuaian dengan aturan yang ada. Baik dari pelaksana pemilu maupun dari pihak lainnya.
Disampaikan oleh ketua Panwaslu Kabupaten Muchtadir Munib, SE, keberadaan panwas memang untuk melakukan pembelaan bagi seorang caleg. Baik dari tindakan semena-mena oleh parpol maupun ketidak sesuai dari pelaksana pemilu sendiri. Namun panwas dilarang memihak kepada salah satu calon atau parpol saja dengan tujuan untuk memenangkannya. Sebab Panwas sipatnya independen dan punya aturan yang jelas.
‘’Panwas tidak dilarang membela caleg, bahkan dianjurkan melakukan pembelaan kepada calon yang dizalimi. Begitu juga parpol, semua harus dekat dengan panwas, sebab kala ada persoalan panwas bekewajiban membela mereka, selagi itu benar,’’ kata Muchtadir.
Lanjutnya, namun bila parpol melakukan kecurangan atau melanggar aturan yang berlaku, maka panwas juga berhak menindaknya sesuai aturan yang berlaku. Maka dalam hal ini panwascam dianjurkan dekat dengan peserta pemilu untuk memudah koordinasi ke depannya.
‘’Kami bukan mencari kesalahan parpol bahkan lebih pada pembelaan bagi partai tersebut. setiap saat kami senantiasa melakukan searing dengan pengurus parpol dan caleg,’’ lanjutnya.
Juga anggota panwaslu lainnya, Padlul Azmi, SH, menegaskan semua anggota panwascam diharus dekat dengat caleg dan pengurus parpol. Namun bila mereka melakukan pembelaan terhadap kesalahan dari parpol dan caleg, maka akan langsung diberi sangsi. Caleg maupun parpol jangan takut dengan panwas, lakukan kominikasi yang baik. Sebab tujuan dari panwas membela kecurangan yang merugikan parpol atau caleg.
‘’Parpol harus bersikap terbuka dengan panwas, sebab dengan demikian akan tercipta suasana pemilu yang ramah dan aman. Namun kita dilarang mengkampanyekan salah satu calon walau pada dasarnya dalam pemilihan nanti kita tetap menjatuhkan pilihan kepada calon tersebut,’’ demikian Padlul.(jar)
PKS Mukomuko Ikut Tolak BBM Naik
POLITIK RM – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD-PKS) Kabupaten Mukomuko, Andi Suheri, M.Pd, menyatakan ikut menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Ia mengaku tidak ada instruksi dari pusat, namun alasan penolakan tersebut sangat jelas dan bisa dipahami oleh semua orang yang membela kepentingan masyarakat dengan iklas.
Dijelaskannya, PKS Mukomuko dalam hal ini menyatakan juga tidak sepakat BBM di naikkan. Sebab belum saatnya dilakukan pada masa sekarang. Dari hasil survey 80 persen lebih masyarakat belum siap menghadapi kenaikan tersebut, dan ini akan dibela oleh parpol yang dikenal dengan parpol pemilik idiologi agama yang jelas ini. Secara logika di daerah saja, sekarang masyarakat akan menghadapi bulan puasa, kemudian lebaran dan memasuki tahun baru sekolah. Jelas mereka butuh dana besar dan takut dengan kenaikan semua kebutuhan.
‘’PKS menolak dengan alasan yang jelas untuk kepentingan masyarakat, kami di daerah secara terbuka juga menolak kenaikan BBM tersebut, sebab ini bertentangan dengan kepentingan yang dihadapi masyarakat saat sekarang,’’ kata Andi.
Perlu dipahami, lanjut Andi, yang harus dipikirkan saat sekarang adalah bagaimana menciptakan pengaturan penggunaan BBM dengan baik. Kalau nanti masyarakat sudah siap, kenaikan tidak membawa dampak besar pada ekonomi, maka PKS kemungkinan bakal mendukung penuh BBM dinaikkan. Sebagaimana yang disampaikan pimpinan PKS pusat, akar masalah konsumsi BBM yang tidak terkendali adalah banyak mafia menyelundupkan BBM bersubsidi ke pihak asing. Selain itu, menurut dia, saat ini masih banyak BBM subsidi diselewengkan pihak tertentu untuk digunakan bagi sektor industri padahal seharunya untuk masyarakat umum.
‘’Kalau masyarakat sudah siap dan saat itu momennya pas, PKS mungkin akan mendukung BBM di naikkan,’’ demikian Andi.
Seperti diketahui, Sikap Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), membuat partai dalam koalisi Setgab geram. PKS bahkan memasang spanduk yang tersebar di berbagai daerah untuk menolak kenaikan harga BBM.(jar)
PAN Gelar Rapat Koordinasi
POLITIK RM – Kemarin segenap Bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasinal (DPD-PAN) Kabupaten Mukomuko, menggelar rapat koordinasi yang dipimpin langsung ketua DPD PAN Mukumuko, Drs. H Ichwan Yunus, CPA, MM. Dimana mereka membicarakan mengenai kesiapan parpol berlambang matahari putih ini menghadapi pemilu 2014 akan datang.
Disampaikan oleh sekjen PAN Mukomuko, Chadirisman, SH, semua calon hadir dalam acara tersebut. Dimana orang nomor 1 di Kabupaten Mukomuko ini banyak memberimasukan dan arahan kepada calegnya untuk dapat meraub suara sebanyak-banyaknya pada saar pemilu berlangsung. PAN harus bisa mencapai target keluar sebagai pemenang pemilu.
‘’Kita rapat koordinas untuk membahas persiapan menghadapi pemilu, bapak ketua banyak memberi arahan kepada calon bagaimana langkah untuk memenangkan pemilu 2014. Semua hadir dalam kesempatan ini dan menyatakan siap menghadapi persaingan,’’ kata Chaidir.
Lanjutnya, kebersamaan ini akan terus berlanjut hingga pemilu berlangsung. Semua caleg yang diusung PAN harus bersemangat dan siap berkorban untuk mengejar target keluar sebagai pemenang. Pada saatnya nanti DPD akan terus menguatkan calon dalam bergerak di lapangan. Sebab keseriusan seorang calon sangat menentukan suara parpol.
‘’DPD terus akan memberi masukan dan mengarahkan caleg dalam bergerak di tengah masyarakat, tujuannya agar mereka selalu bersemangat dan bisa meraih suara sebanyak-banyaknya. Target sekarang menangkan parpol lebih dahulu,’’ lanjut Chaidir yang mewakili ketua DPD.
Juga ketua KPPD PAN, Eranardi, S,Ip, menerangkan PAN akan terus menggelar rapat koordiasi dan persiapan bagi caleg menghadapi pemilu. Ketua DPD sendiri terus memberi semangat bagi pengurus dan caleg agar dalam melakukan sisialisasi tidak salah arah. Tujuannya lain tidak bukan untuk memastikan PAN sebagai pemenang pemilu nantinya.
‘’PAN sudah diinstruksikan harus keluar sebagai pemenang pemilu 2014, maka segala kemungkinan akan dilakukan dengan tidak melanggar kode etik pemilu itu sendiri,’’ demikian Era.(jar)
Peda KTNA Disambut Ancaman Demo
IPUH – Ancaman aksi demo oleh sejumlah warga saat pembukaan acara Pekan Daerah Kelompok Tani Nelayan Andalan (Peda-KTNA) ke XIV tanggal 22 Juni mendatang bukan hanya gertak sambal. Diam-diam, warga di Kecamatan Ipuh, saat ini telah merapatkan barisan menggelar aksi. Selain itu, akan bergabung dengan warga kecamatan lainnya saat menggelar aksi. Sebagaimana disampaikan, Tokoh Masyarakat Kecamatan Ipuh, Zulfikar.
Mereka ingin mempertanyakan atas tidak adanya pemerataan pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko. Pasalnya, selama ini untuk di Desa Retak Ilir sendiri sama sekali belum tersentuh oleh pembangunan insprastruktur jalan maupun pembangunan lainnya.
‘’Kita pastikan akan ikut andil dalam menggelar aksi demo saat pembukaan Peda KTNA nanti. Sebab, kami ingin mempertanyakan kepada pemerintah, kenapa desa kami selama tidak mendapat jatah pembangunan insprastruktur, seperti jalan masuk yang masih seperti kubangan kerbau saat dilanda hujan,’’ kata Zulfikar yang akrab disapa Ujang ini.
Secara terpisah, Tokoh Pemuda Desa Air Rami Kecamatan Air Rami, Bastian ikut mengamini, atas rencana aksi demo besar-besaran yang akan digelar nantinya. Ia menegaskan, dari warga Air Rami sendiri memastikan akan melibatkan ratusan massa yang mana menuntut pemkab agar tidak hanya melakukan pembangunan di Kecamatan Kota Mukomuko. Sebab untuk di Kecamatan Air Rami, masih banyak insfrastruktur jalan yang sama sekali belum diperhatian.
‘’Kita siap untuk menggelar aksi demo. Sebab warga saat ini sudah mulai geram dengan tidak adanya pembangunan di Kecamatan Air Rami,’’ terang Bastian.
Tidak hanya itu, Bastian memastikan, jika aksi tersebut murni untuk memperjuangkan hak sebagai warga Air Rami yang mengnginkan pembangunan yang sama dengan di Kota Mukomuko. Ia mencontohkan, untuk menuju Desa Sp4 sejak Kabupaten Mukomuko dimekarkan, kondisi jalannya masih tanah kuning. Dan ketika dilanda hujan, warga yang tinggal di Sp 4 tersebut tidak bisa keluar lantaran jalan ditutupi dengan lumpur.
‘’Kami ini juga bagian dari Kabupaten Mukomuko, kenapa pembangunan tidak ada di tempat kami,’’ tanya Bastian menutup pembicaraan.(awo)
Perda Status Desa Dipending
PONDOK SUGUH – Komisi I DPRD Kabupaten Mukomuko memutuskan undang menudan pembahasan raperda tentang perubahan status desa dan pemekaran desa Bukit Damri Kecamatan Penarik. Alasannya mereka akan kebih dahulu melakukan peninjawan langsung ke lapangan untuk menentukan keinginan dari masyarakat yang sebenarnya.
Disampaikan oleh ketua fraksi Kedaulatan Adrizon N, yang juga adalah anggota Komisi I DPRD Mukomuko. pihaknya sudah membuta keputusan untuk melakukan penundaan membahas perubahan status desa ini. Rencananya Komisi I akan turun langsung ke masyarakat untuk memastikan keinginan dari mereka sendiri. Tujuannya agara setelah perda dibentuk tidak terjadi masalah kembali.
‘’Untuk perubahan status desa kita tunda dulu, ini menyangkut isu yang ada di lapangan, kami akan memastikan dengan masyarakat desa yang ditentukan dalam raperda tersebut. Hingga kita tidak mubazir membahasa raperda ini,’’ kata Adrizon.
Lanjutnya, masyarakat akan diajak duduk bersama di desa masing-masing dan mereka bisa menyampaikan pendapatnya secara terbuka. Kalau memang mereka sepakat menolak, besar kemungkinan perubahan status desa akan di pending lebih dahulu. Namun jika terbukti hanya sekelompok orang yang menolak, maka harus mengikuti suara terbanyak. Dewan dalam masalah ini tidak akan menginterfensi warga ataupun menolak apa yang diajukan pemerintah tersebut.
‘’Kita tidak ada kepentingan dalam hal ini, hanya saja perlu ada kejelasan dari masing-masing pihak tersebut, hingga nanti tidak terjadi perpecahan dalam masyarakat,’’ lanjutnya.
Salah seorang tokoh Pondok Kandang, Jhon Simamora, menyangkut hal ini, mengaku hanya menanti pembahasan di dewan. Untuk sekarang tidak ada reaksi lebih lanjut dari masyarakat setelah menunjukkan keseriusan mereka menolak rencana ini.
‘’Yang jelas sekarang masyarakat menunggu reaksi dari dewan, kalau mereka turun masyarakat tentu lebih leluasa menyampaikan pendapatnya,’’ demikian Jhon.(jar)
METRO – Kendati sempat menuai penolakan dari anggota DPRD Kabupaten Mukomuko mengenai jenis pakaian dinas (Pakdin) yang bakal dikenakan para pegawai kontrak, honda dan Tenaga Kerja Sukarela (TKS) namun Pemkab tetap menerapkan aturan seperti semula. Mulai kemarin, sebagian besar pegawai non PNS yang bekerja di SKPD, Setdakab dan Setwan tampak mengenakan pakdin berwarna hitam putih. Untuk atasannya atau kemeja berwarna putih polos sementara untuk celana panjang bagi pria atau rok bagi wanita berwarna hitam.
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD), Drs.H Ruslan, M.Pd kepada Radar Mukomuko (RM) menyampaikan, pihaknya bukan tidak menerima masukan dari dewan mengenai pakdin yang layak dikenakan pegawai non PNS. Namun disini pemkab mengacu kepada aturan tentang pakaian dinas pegawai.
‘’Jadi kita tetap berterima kasih atas masukan dari dewan mengenai penggunaan pakaian dinas di luar PNS. Itu artinya ada yang memperhatikan kerja kita. Memang pembedaan pakaian dinas dimulai sejak tanggal 1 Juni. Kita masih memberikan tenggang waktu untuk para pegawai mengikuti aturan tersebut. Harapan kita tidak ada yang melanggar. Karena kalau sampai ditemukan ada pegawai yang melanggar maka akan diberikan sanksi,’’ tegas Ruslan.
Sekretaris BKPPD, Seri Utami menambahkan bahwa seluruh pegawai non PNS di SKPD nya sudah mulai mengenakan pakdin berwarna hitam putih. Sebagai identitas bahwa pegawai bersangkutan bertugas di BKPPD, dipasangkan kartu identitas atau ID Card. Selaku atasan, ia pun memberi apresiasi.
‘’Ya walaupun dalam SE masih memberi batas waktu penggunaan pakaian dinas hitam putih sampai tanggal 17 nanti tapi kita sudah memulainya pada hari ini (kemarin, red). Tanpa terkecuali, seluruh pegawai selain PNS harus mengenakan pakaian dinas sesuai dengan aturan,’’ terang Seri Utami.
Dari pengamatan RM, seiring dibedakannya warna pakdin pegawai maka kelihatan jelas mana pegawai berstatus PNS dan mana yang kontrak, honda ataupun TKS. Masyarakat sendiri tidak lagi rancu dalam menilai kinerja ataupun saat berurusan.
Secara terpisah, Kepala Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (KPTSP) kabupaten, Eviyanti, SH mengatakan bahwa sesuai dengan aturan yang diperkuat dengan Surat Edaran (SE), pihaknya telah memberlakukan pembedaan pakdin antara PNS dengan pegawai non PNS. Namun penggunakan pakdin hitam putih bagi 2 orang pegawai non PNS nya hanya pada hari senin saja. Mengingat pada hari-hari lain KPTSP memiliki seragam tersendiri.(cw2)
Puluhan Guru PAI Ancam Gelar Aksi
METRO – Pelaksanaan tes psikologi dalam rangka pelatihan membaca
Al-Quran metode tamyiz pada akhir bulan April lalu tampaknya menyisakan masalah serius. Puluhan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) melayangkan protes keras ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) kabupaten. Ini terkait sangkaan yang ditujukan kepada mereka bahwa saat tes psikologi mereka tidak hadir. Padahal mereka ada ketika itu.
Lebih anehnya, mereka diminta membuat surat pernyataan ketidakhadiran disertai dengan alasan. Puncak dari emosi guru-guru PAI, mereka berencana mendatangi kantor Disdikbud guna mempertanyakan maksud surat yang ditandatangani oleh Sekretaris Disdikbud, Drs. Suwarto, M.Pd tersebut.
‘’Tapi saya coba tahan dengan memberi penjelasan kepada kawan-kawan. Sebenarnya kalau kita turuti emosi jelas tersinggung dan kecewa. Kita dari awal selalu mendukung apapun program pemerintah dan juga dinas tapi kenapa diperlakukan seperti ini,’’ urai Ketua Asosiasi Guru Agama Islam (AGAI) Kabupaten Mukomuko, Meimi Elson, S.Ag.
Salah seorang guru PAI, Feri Irawan, S.Pd.I menambahkan bahwa dirinya dengan tegas tidak akan membuat surat pernyataan yang dinilainya sebuah kebohongan. Ia meminta sesegera mungkin pemkab dan dinas memberi penjelasan. Jika tidak, maka dipastikan seluruh guru PAI yang dituding tidak hadir dalam acara akan menggelar aksi.
‘’Tadi banyak yang datang, namun kami masih bisa menahan diri dan memastikan berupaya mencari solusinya. Sekarang kami menuntut kejelasan dari surat ini. Salah besar jika kami dianggap tidak mendukung pemda dan dinas dengan diminta membuat surat pernyataan bohong tersebut,’’ ungkap Feri.
Dikonfirmasikan, Suwarto seakan-akan menanggapi enteng permasalahan yang terjadi. Menurut Suwarto, itu tak lepas dari kesalahan daftar hadir peserta.
‘’Ini ada kesalahan dari data absensi saja, nanti akan kita cek kembali dan melakukan pengoreksian terhadap data tersebut,’’ jawab Suwarto.(jar)
LJK UN Dikoreksi Ulang Tak Pengaruhi Kelulusan
METRO – Kabar mengenai dikoreksi ulang Lembar Jawaban Komputer (LJK) Ujian Nasional (UN) SD/MI se Provinsi Bengkulu turut menyita perhatian para murid SD/MI dan wali murid di Kabupaten Mukomuko. Yang dikhawatirkan, perolehan nilai sebelumnya yang terkategori tinggi bisa-bisa sebaliknya lantaran diperiksa ulang. Namun kekhawatiran tersebut disanggah oleh Ketua Panitia UN Prov, Drs. Budiyanta. Kepada Radar Mukomuko (RM) kemarin, Budiyanta menegaskan pengoreksian ulang yang dilakukan tidak sampai mempengaruhi tingkat kelulusan.
‘’Tidak ada pengaruh terhadap jumlah angka kelulusan, masih tetap seperti semula. Yang ada hanyalah perubahan jumlah nilai rata-rata. Tapi perolehan nilai rata-rata juga lebih baik dari nilai yang telah diumumkan sebelumnya. Ini merujuk secara keseluruhan,’’ ungkap Budiyanta.
Sementara itu, salah seorang teknnisi pemeriksaan hasil UN Disdikbud Prov, R. Wahyu, DP, SH mengklarifikasi bahwa bukan LJK yang dikoreksi ulang melainkan penskorsingan ulang nilai 2 mata pelajaran, yakni Matematika dan Bahasa Indonesia. Itu dikarenakan adanya kesalahan pada kunci jawaban yang digunakan semula untuk menskor nilai.
‘’Bukan LJK yang diperiksa ulang itu, tapi pemeriksaan penskoringan nilai 2 mata pelajaran. Ini disebabkan adanya kesalahan kunci jawaban dari panitia. Itu tidak mempengaruhi hasil kelulusan yang telah diumumkan sebelumnya,’’ kata Wahyu saat dikonfirmasi RM.
Ketua Panitia UN Kabupaten Mukomuko, Apani, M.Pd menguatkan bahwa hasil pengoreksian LJK seluruh peserta UN SD/MI telah selesai dan sudah didistribusikan ke masing-masing daerah, termasuk ke Kabupaten Mukomuko.
‘’Sudah dilakukan pengoreksian ulang dan diprint. Bahkan hasilnya sudah didistribusikan ke seluruh daerah. Jika tidak ada aral melintang malam ini (kemarin, red) sudah sampai di dinas karena hasil konfirmasi kita sedang dalam perjalanan,’’ imbuh Apani.(cw1/awo)
Panwas Bela Caleg dan Parpol
POLITIK RM – Petugas Pengawas Pemilu (Panwaslu) dalam tugasnya dibolehkan membela caleg dan parpol peserta pemilu. Dalam ini bukan berarti melakukan pembelaan secara sepihak untuk memenangkan, melainkan membela semua hak parpol dan caleg dari ketidak sesuaian dengan aturan yang ada. Baik dari pelaksana pemilu maupun dari pihak lainnya.
Disampaikan oleh ketua Panwaslu Kabupaten Muchtadir Munib, SE, keberadaan panwas memang untuk melakukan pembelaan bagi seorang caleg. Baik dari tindakan semena-mena oleh parpol maupun ketidak sesuai dari pelaksana pemilu sendiri. Namun panwas dilarang memihak kepada salah satu calon atau parpol saja dengan tujuan untuk memenangkannya. Sebab Panwas sipatnya independen dan punya aturan yang jelas.
‘’Panwas tidak dilarang membela caleg, bahkan dianjurkan melakukan pembelaan kepada calon yang dizalimi. Begitu juga parpol, semua harus dekat dengan panwas, sebab kala ada persoalan panwas bekewajiban membela mereka, selagi itu benar,’’ kata Muchtadir.
Lanjutnya, namun bila parpol melakukan kecurangan atau melanggar aturan yang berlaku, maka panwas juga berhak menindaknya sesuai aturan yang berlaku. Maka dalam hal ini panwascam dianjurkan dekat dengan peserta pemilu untuk memudah koordinasi ke depannya.
‘’Kami bukan mencari kesalahan parpol bahkan lebih pada pembelaan bagi partai tersebut. setiap saat kami senantiasa melakukan searing dengan pengurus parpol dan caleg,’’ lanjutnya.
Juga anggota panwaslu lainnya, Padlul Azmi, SH, menegaskan semua anggota panwascam diharus dekat dengat caleg dan pengurus parpol. Namun bila mereka melakukan pembelaan terhadap kesalahan dari parpol dan caleg, maka akan langsung diberi sangsi. Caleg maupun parpol jangan takut dengan panwas, lakukan kominikasi yang baik. Sebab tujuan dari panwas membela kecurangan yang merugikan parpol atau caleg.
‘’Parpol harus bersikap terbuka dengan panwas, sebab dengan demikian akan tercipta suasana pemilu yang ramah dan aman. Namun kita dilarang mengkampanyekan salah satu calon walau pada dasarnya dalam pemilihan nanti kita tetap menjatuhkan pilihan kepada calon tersebut,’’ demikian Padlul.(jar)
PKS Mukomuko Ikut Tolak BBM Naik
POLITIK RM – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD-PKS) Kabupaten Mukomuko, Andi Suheri, M.Pd, menyatakan ikut menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Ia mengaku tidak ada instruksi dari pusat, namun alasan penolakan tersebut sangat jelas dan bisa dipahami oleh semua orang yang membela kepentingan masyarakat dengan iklas.
Dijelaskannya, PKS Mukomuko dalam hal ini menyatakan juga tidak sepakat BBM di naikkan. Sebab belum saatnya dilakukan pada masa sekarang. Dari hasil survey 80 persen lebih masyarakat belum siap menghadapi kenaikan tersebut, dan ini akan dibela oleh parpol yang dikenal dengan parpol pemilik idiologi agama yang jelas ini. Secara logika di daerah saja, sekarang masyarakat akan menghadapi bulan puasa, kemudian lebaran dan memasuki tahun baru sekolah. Jelas mereka butuh dana besar dan takut dengan kenaikan semua kebutuhan.
‘’PKS menolak dengan alasan yang jelas untuk kepentingan masyarakat, kami di daerah secara terbuka juga menolak kenaikan BBM tersebut, sebab ini bertentangan dengan kepentingan yang dihadapi masyarakat saat sekarang,’’ kata Andi.
Perlu dipahami, lanjut Andi, yang harus dipikirkan saat sekarang adalah bagaimana menciptakan pengaturan penggunaan BBM dengan baik. Kalau nanti masyarakat sudah siap, kenaikan tidak membawa dampak besar pada ekonomi, maka PKS kemungkinan bakal mendukung penuh BBM dinaikkan. Sebagaimana yang disampaikan pimpinan PKS pusat, akar masalah konsumsi BBM yang tidak terkendali adalah banyak mafia menyelundupkan BBM bersubsidi ke pihak asing. Selain itu, menurut dia, saat ini masih banyak BBM subsidi diselewengkan pihak tertentu untuk digunakan bagi sektor industri padahal seharunya untuk masyarakat umum.
‘’Kalau masyarakat sudah siap dan saat itu momennya pas, PKS mungkin akan mendukung BBM di naikkan,’’ demikian Andi.
Seperti diketahui, Sikap Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), membuat partai dalam koalisi Setgab geram. PKS bahkan memasang spanduk yang tersebar di berbagai daerah untuk menolak kenaikan harga BBM.(jar)
PAN Gelar Rapat Koordinasi
POLITIK RM – Kemarin segenap Bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasinal (DPD-PAN) Kabupaten Mukomuko, menggelar rapat koordinasi yang dipimpin langsung ketua DPD PAN Mukumuko, Drs. H Ichwan Yunus, CPA, MM. Dimana mereka membicarakan mengenai kesiapan parpol berlambang matahari putih ini menghadapi pemilu 2014 akan datang.
Disampaikan oleh sekjen PAN Mukomuko, Chadirisman, SH, semua calon hadir dalam acara tersebut. Dimana orang nomor 1 di Kabupaten Mukomuko ini banyak memberimasukan dan arahan kepada calegnya untuk dapat meraub suara sebanyak-banyaknya pada saar pemilu berlangsung. PAN harus bisa mencapai target keluar sebagai pemenang pemilu.
‘’Kita rapat koordinas untuk membahas persiapan menghadapi pemilu, bapak ketua banyak memberi arahan kepada calon bagaimana langkah untuk memenangkan pemilu 2014. Semua hadir dalam kesempatan ini dan menyatakan siap menghadapi persaingan,’’ kata Chaidir.
Lanjutnya, kebersamaan ini akan terus berlanjut hingga pemilu berlangsung. Semua caleg yang diusung PAN harus bersemangat dan siap berkorban untuk mengejar target keluar sebagai pemenang. Pada saatnya nanti DPD akan terus menguatkan calon dalam bergerak di lapangan. Sebab keseriusan seorang calon sangat menentukan suara parpol.
‘’DPD terus akan memberi masukan dan mengarahkan caleg dalam bergerak di tengah masyarakat, tujuannya agar mereka selalu bersemangat dan bisa meraih suara sebanyak-banyaknya. Target sekarang menangkan parpol lebih dahulu,’’ lanjut Chaidir yang mewakili ketua DPD.
Juga ketua KPPD PAN, Eranardi, S,Ip, menerangkan PAN akan terus menggelar rapat koordiasi dan persiapan bagi caleg menghadapi pemilu. Ketua DPD sendiri terus memberi semangat bagi pengurus dan caleg agar dalam melakukan sisialisasi tidak salah arah. Tujuannya lain tidak bukan untuk memastikan PAN sebagai pemenang pemilu nantinya.
‘’PAN sudah diinstruksikan harus keluar sebagai pemenang pemilu 2014, maka segala kemungkinan akan dilakukan dengan tidak melanggar kode etik pemilu itu sendiri,’’ demikian Era.(jar)
Peda KTNA Disambut Ancaman Demo
IPUH – Ancaman aksi demo oleh sejumlah warga saat pembukaan acara Pekan Daerah Kelompok Tani Nelayan Andalan (Peda-KTNA) ke XIV tanggal 22 Juni mendatang bukan hanya gertak sambal. Diam-diam, warga di Kecamatan Ipuh, saat ini telah merapatkan barisan menggelar aksi. Selain itu, akan bergabung dengan warga kecamatan lainnya saat menggelar aksi. Sebagaimana disampaikan, Tokoh Masyarakat Kecamatan Ipuh, Zulfikar.
Mereka ingin mempertanyakan atas tidak adanya pemerataan pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko. Pasalnya, selama ini untuk di Desa Retak Ilir sendiri sama sekali belum tersentuh oleh pembangunan insprastruktur jalan maupun pembangunan lainnya.
‘’Kita pastikan akan ikut andil dalam menggelar aksi demo saat pembukaan Peda KTNA nanti. Sebab, kami ingin mempertanyakan kepada pemerintah, kenapa desa kami selama tidak mendapat jatah pembangunan insprastruktur, seperti jalan masuk yang masih seperti kubangan kerbau saat dilanda hujan,’’ kata Zulfikar yang akrab disapa Ujang ini.
Secara terpisah, Tokoh Pemuda Desa Air Rami Kecamatan Air Rami, Bastian ikut mengamini, atas rencana aksi demo besar-besaran yang akan digelar nantinya. Ia menegaskan, dari warga Air Rami sendiri memastikan akan melibatkan ratusan massa yang mana menuntut pemkab agar tidak hanya melakukan pembangunan di Kecamatan Kota Mukomuko. Sebab untuk di Kecamatan Air Rami, masih banyak insfrastruktur jalan yang sama sekali belum diperhatian.
‘’Kita siap untuk menggelar aksi demo. Sebab warga saat ini sudah mulai geram dengan tidak adanya pembangunan di Kecamatan Air Rami,’’ terang Bastian.
Tidak hanya itu, Bastian memastikan, jika aksi tersebut murni untuk memperjuangkan hak sebagai warga Air Rami yang mengnginkan pembangunan yang sama dengan di Kota Mukomuko. Ia mencontohkan, untuk menuju Desa Sp4 sejak Kabupaten Mukomuko dimekarkan, kondisi jalannya masih tanah kuning. Dan ketika dilanda hujan, warga yang tinggal di Sp 4 tersebut tidak bisa keluar lantaran jalan ditutupi dengan lumpur.
‘’Kami ini juga bagian dari Kabupaten Mukomuko, kenapa pembangunan tidak ada di tempat kami,’’ tanya Bastian menutup pembicaraan.(awo)
Perda Status Desa Dipending
PONDOK SUGUH – Komisi I DPRD Kabupaten Mukomuko memutuskan undang menudan pembahasan raperda tentang perubahan status desa dan pemekaran desa Bukit Damri Kecamatan Penarik. Alasannya mereka akan kebih dahulu melakukan peninjawan langsung ke lapangan untuk menentukan keinginan dari masyarakat yang sebenarnya.
Disampaikan oleh ketua fraksi Kedaulatan Adrizon N, yang juga adalah anggota Komisi I DPRD Mukomuko. pihaknya sudah membuta keputusan untuk melakukan penundaan membahas perubahan status desa ini. Rencananya Komisi I akan turun langsung ke masyarakat untuk memastikan keinginan dari mereka sendiri. Tujuannya agara setelah perda dibentuk tidak terjadi masalah kembali.
‘’Untuk perubahan status desa kita tunda dulu, ini menyangkut isu yang ada di lapangan, kami akan memastikan dengan masyarakat desa yang ditentukan dalam raperda tersebut. Hingga kita tidak mubazir membahasa raperda ini,’’ kata Adrizon.
Lanjutnya, masyarakat akan diajak duduk bersama di desa masing-masing dan mereka bisa menyampaikan pendapatnya secara terbuka. Kalau memang mereka sepakat menolak, besar kemungkinan perubahan status desa akan di pending lebih dahulu. Namun jika terbukti hanya sekelompok orang yang menolak, maka harus mengikuti suara terbanyak. Dewan dalam masalah ini tidak akan menginterfensi warga ataupun menolak apa yang diajukan pemerintah tersebut.
‘’Kita tidak ada kepentingan dalam hal ini, hanya saja perlu ada kejelasan dari masing-masing pihak tersebut, hingga nanti tidak terjadi perpecahan dalam masyarakat,’’ lanjutnya.
Salah seorang tokoh Pondok Kandang, Jhon Simamora, menyangkut hal ini, mengaku hanya menanti pembahasan di dewan. Untuk sekarang tidak ada reaksi lebih lanjut dari masyarakat setelah menunjukkan keseriusan mereka menolak rencana ini.
‘’Yang jelas sekarang masyarakat menunggu reaksi dari dewan, kalau mereka turun masyarakat tentu lebih leluasa menyampaikan pendapatnya,’’ demikian Jhon.(jar)
Sunday, 9 June 2013
10 Juni 2013
Wabup Pimpin Doa untuk Taufiq Kiemas
METRO – Secara inisiatif, sebelum dimulainya acara senam massal Demi Indonesia (DI) Style di gedung serba guna Kecamatan Kota Mukomuko kemarin, Wabup Mukomuko, Choirul Huda, SH yang hadir mewakili Bupati, Drs.H Ichwan Yunus, CPA, MM mengajak seluruh peserta senam untuk mengheningkan cipta mendoakan arwah almarhum Ketua MPR RI, H Taufiq Kiemas yang wafat pada Sabtu (8/6).
Dalam sambutan singkatnya, wabup menyampaikan bahwa Taufiq Kiemas adalah salah satu negarawan dan putra terbaik bangsa Indonesia. Perjuangannya dalam menegakkan empat pilar demokrasi yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika patut diteladani dan diteruskan oleh generasi muda, termasuk dari Kabupaten Mukomuko.
‘’Saya meminta waktu sejenak untuk mengajak semua yang hadir mengheningkan cipta, kita mendoakan arwah almarhum bapak Ketua MPR RI, Taufiq Kiemas. Semoga almarhum diampuni dosa-dosanya, ditempatnya di sisi Tuhan YME dan bagi keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan,’’ kata wabup disambut dengan reaksi seluruh peserta senam yang menundukkan kepala.
Di lain sisi, kabar meninggalnya suami dari Megawati Soekarnoputri agaknya ditanggapi dingin oleh mayoritas masyarakat Kabupaten Mukomuko. Ini terbukti dari pantauan RM, hanya ada beberapa rumah saja yang memasang bendera setengah tiang di halaman. Padahal Presiden SBY sendiri sudah mengajak seluruh rakyat Indonesia mengibarkan bendera setengah tiang sebagai tanda duka dan penghormatan untuk Taufiq.
‘’Ini sebagai wujud kecintaan kita kepada Pak Taufiq Kiemas sebagai salah satu negarawan kita,’’ ujar SBY seperti dikutip dari salah satu situs resmi media online.
Sementara itu, pentolan PDIP Kabupaten Mukomuko, I Wayan Adnyana sudah berada di Jakarta untuk menghadiri prosesi pemakaman Taufiq yang dilanjutkan dengan mendoa di rumah duka. Di mata I Wayan yang akrab disapa Kadek, karakter Taufiq sangat berbeda dengan karakter politisi lain. Taufiq adalah seorang negarawan terbaik yang pernah dimiliki bangsa.
Untuk diketahui, Taufiq wafat di Singapura, karena penyakit komplikasi yang selama ini dideritanya. Ia menjalani perawatan di rumah sakit di Singapura sejak Senin (3/6/2013).
Taufiq menjalani perawatan setelah mendampingi Wakil Presiden Boediono meresmikan Monumen Bung Karno dan Situs Rumah Pengasingan Bung Karno di Ende, Nusa Tenggara Timur pada Sabtu (1/6/2013).
Ia meninggal pada usia ke-70 tahun. Taufiq meninggalkan seorang istri, Dyah Permata Megawati Setyawati atau Megawati Soekarnoputri, dan tiga anak, yaitu Mohammad Rizki Pratama, Mohamad Prananda Prabowo, dan Puan Maharani Nakshatra Kusyala.(jar)
Kekuatan Parpol Dinilai Imbang
POLITIK RM – Wakil Bupati (Wabup) Mukomuko, Choirul Huda, SH memberikan pendapatnya soal peta politik jelang pemilu 2014. Wabup menilai kekuatan partai politik (parpol) kontestan pemilu tidak ada yang terlalu unggul, atau masih dalam kategori imbang. Karenanya diprediksikan kans seluruh parpol memperoleh kursi di legislatif merata.
Menurut pasangan Drs.H Ichwan Yunus, CPA, MM yang memenangi Pilkada Mukomuko lalu ini, kekuatan parpol pada dasarnya tergantung dengan calon yang mereka usung, sebab pilihan warga bukan parpol yang paling utama, melainkan dengan figur calonnya. Sementara dari yang ia lihat dan dengar dari pembicaraan masyarakat, semua calon memiliki kemampuan yang sama dan ada basis suara yang mereka akan menangkan. Artinya dalam hal ini tergantung dengan kekuatan basis setiap calon dan keinginan dari masyarakat sendiri untun mengutus wakilnya.
‘’Saya rasa semua parpol kuat, sebab ini tergantung dari caleg yang mereka usung. Saya melihat semua caleg bagus dan punya basis dan kemampuan, tinggal lagi bagaimana keinginan dari masyarakat tersebut,’’ ungkap Choirul Huda.
Mengenai kemampuan caleg yang betul-betul serius dan punya target, suaranya adalah sekitar 700 hingga 800. Mungkin akan ada yang memperoleh suara mencapai 1000 dan ini sudah dipastikan akan keluar sebagai pemenang pemilu. Akan ada parpol yang dapat kursi 3 dan 2 bahkan satu saja. Yang jelas 12 parpol memiliki kursi. Didapail tertetu satu parpol sangat kuat sementara di dapil lain mungkin nanti tidak dapat kursi, begitulah persaingan akan terjadi.
‘’Caleg punya kekuatan meraih suara 700 hingga 800 sudah kuat, dan mereka yang dapat suara 1000 ke atas ini sudah dijamin akan duduk. Di dapil tertentu satu parpol kuat dan di lain dapil mereka agak lemah, disinilah nanti peluang parpol semuanya dapat kursi,’’ lanjutnya.
Disinggung soal kedekatan dirinya dengan salah satu parpol, wabup menegaskan dirinya sampai saat ini tidak ada bergabung dengan parpol manapun hingga sekarang. Namun demikian selaku wakil bupati ia dekat dengan semua partai dan pengurusnya dalam rangka menjaga silaturrahmi dan saling berkoordinasi untuk kepentingan pembangunan dan terjalinnya kerjasama yang baik. Yang jelas ia berharap dalam bersaing semua bisa menjaga kebersamaan untuk kenyamanan masyarakat.(jar)
Kota Terancam Tanpa Wakil
POLITIK RM – Nampaknya para politisi asal Ibukota Kabupaten Mukomuko belum juga belajar dari pengalaman terdahulu, dimana lantaran banyaknya caleg, suara pemilih terpecah yang berakhir dengan tidak satupun calon dari kota yang duduk di kursi DPRD Kabupaten Mukomuko. Mereka kalah jumlah suara dengan calon asal kecamatan lain.
Disampaikan oleh salah seorang tokoh pemuda Mukomuko, A Razak, yang juga merupakan aktivis LSM Seadeko, pada pemilu 2009 calon tidak terhitung jumlahnya asal Kota Mukomuko. Akhirnya mereka tidak mampu menandingi calon lain dalam perolehan suara terbanyak. Kota dengan jumlah mata pilih paling banyak dalam catatannya luput dari anggota dewan. Ia yakin pada periode ini dengan jumlah calon masih cukup banyak bakal kembali membuat kota tidak punya wakil.
‘’Semua berebutan untuk maju, tetapi kenyataannya kalah terus. Wajar saja kadang dalam satu kelompok calon sampai 5 orang.Sedangkan di kecamatan lain mereka fokus memilih 1 calonnya saja,’’ kata Razak.
Lanjutnya, meski pada dasarnya maju sebagai calon anggota dewan adalah hak setiap orang dan pemilihan dilakukan secara terbuka dan luas. Namun sebaiknya masyarakat bisa mengambil pelajaran dari pengalaman sebelumnya. Walau banyak yang minta dipilih, bersatulan untuk menetapkan calon terbaik sebagai dewan. Mubazir sura yang diberikan, kalau tidak juga duduk di dewan.
‘’Saya tidak mendukung siap-siapa, sebailnya kita kompak dalam menentukan arah suara. Hingga ada 1 dewan yang memang memahami kondiri wilayah kota ini dan dikenal masyarakat, sebagai tempat kita bertanya dan menyampaikan keluh nantinya,’’ demikian Razak.(jar)
Thursday, 6 June 2013
Radar Mukomuko 7 Juni 2013
Belum Diresmikan, Plafon
Menganga, Dinding Retak
Hasil Sidak Dewan ke RSUD Baru
METRO – Pemerintah Daerah Mukomuko boleh saja membangga-banggakan kemegahan bangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) baru sampai-sampai untuk meresmikannya nanti direncanakan oleh Menteri Kesehatan RI. Namun dibalik kemegahan bangunan RSUD, Waka II DPRD kabupaten, I Wayan Adnyana bersama Komisi III dalam sidaknya pada Rabu (5/6) menemukan sejumlah kejanggalan. Diantaranya, terdapat plafon yang sudah terbuka atau menganga. Lalu, sebagian dinding terlihat retak serta kondisi lantai di ruangan VIP miring.
Untuk ruangan operasi yang idealnya standar dan steril, malah memiliki sudut dan terdapat meteran PLN di dalamnya. Temuan lain yang tak kalah mengecewakan dewan, sementara bel alarm tersedia di setiap ruangan namun tidak disertai dengan tabung pemadam.
‘’Asalan saja, dana besar malah kayak gini bentuknya. Masa hampir sebagian besar plafon sudah rusak, dinding juga sudah retak-retak. Pak wartawan, saya minta tolong rilis apa yang ditemukan ini, sebagai teguran bagi pihak pelaksana dan juga pemerintah,’’ kata I Wayan kepada wartawan yang diminta mendampingi mereka.
kekecewaan juga diungkapkan Ketua Komisi III, Hermansyah, M.Kom. Ia berharap tindaklanjut dari sidak, pelaksana pembangunan dapat segera membenahi sebelum RSUD diresmikan dan beroperasi.
Di lain sisi, Hermansyah tak kuasa menyembunyikan kekagumannya melihat fisik bangunan secara keseluruhan yang megah, modern serta didukung dengan areal yang luas.
‘’Ya, kita memang kecewa dengan apa yang ditemukan ini, akan kita minta pertanggungjawaban dari pelaksananya nanti. Tapi kita juga patut bersyukur karena sudah ada rumah sakit yang cukup megah di daerah kita ini. Semoga pelayanan kepada publik di bidang kesehatan jauh mengalami peningkatan,’’ harap politisi Partai Hanura ini.
Dimintai penjelasannya, Kabid Perawatan RSUD, drg. Enris Marlinda tidak bisa berbuat banyak, ataupun berbicara jauh atas temuan sidak anggota dewan. Sebab itu semua bukanlah wewenang pihaknya. Namun begitu, Enris menerangkan bahwa semenjak pindah ke bangunan baru, pelayanan tidak menemui kendala. Berdasarkan arahan Bupati, Drs.H Ichwan Yunus, CPA, MM, segenap jajaran RSUD terus berupaya membenahi pelayanan agar meningkat.(jar)
Daftar Temuan Komisi III
1. Tak Memiliki Tabung Kebakaran
2. Dinding Mengalami Keretakan
3. Plafon Tak Rapih, Banyak yang Terbuka
4. Lantai Ruang VIP Miring
5. Keramik Lantai Berwarna-Warni
6. Kunci Pintu WC Terbalik
7. Peralatan Medis Belum Terpasang
8. Peralatan Medis Rusak
9. Ruangan Operasi Tidak Standar
10. Petugas Tidak Memiliki Kursi
11. Kaca Intip Tembus Angin
12. Kursi Tunggu Kurang
13. Sound System Sentral Tidak Nyala
14. Tangga Lantai Dua Retak
15. Atap Gedung Utama Bocor
Diserang Ciliang, Lansia Luka-Luka
METRO – Niatan semula ingin mencari ikan dengan memancing di aliran siring perkebunan sawit di Desa Pondok Batu, Kecamatan Kota Mukomuko justru berujung nahas. Inilah yang dialami seorang wanita lanjut usia (Lansia) bernama Noraja (65). Noraja yang saat itu sedang bersama Kendak Hati (58) dan Sariyudah (55) diserang babi hutan hingga mengalami luka terbilang serius di bagian tubuh. Peristiwa ini terjadi pada Rabu (5/6) sekitar pukul 16.35 WIB.
Kronologisnya, dari informasi terhimpun. Korban bersama kedua temannya sesama lansia berangkat ke lokasi sekitar pukul 13.31 WIB. Bermodalkan alat pancing sederhana, ketiganya seakan ingin mengenang masa-masa muda menyalurkan hobi sekaligu menghabiskan waktu senggang.
Ketika sedang asyik menunggu umpannya disambar ikan, tiba-tiba muncul seekor ciliang atau babi yang berlari ke arah ketiga korban. Yang kali pertama diincar ciliang adalah Noraja, lantaran lokasinya lebih dekat.
Tak sempat lagi menyelamatkan diri, Noraja pun jadi sasaran amukan babi dengan taring tajam tersebut. Melihat korban mengerang kesakitan, Kendak Hati dan Sariyudah berupaya mencari pertolongan dengan berteriak histeris.
‘’Waktu kejadian, saya duduk berdekatan dengan rekan saya sekitar jarak 3 meter saja. karena waktu itu, ikan lagi mau makan, bahkan kami sudah banyak mendapatkan ikan hasil pancing. Tiba-tiba seekor babi hutan dari arah belakang dan langsung menyeruduk dan menggigit saya. Untung saja teman saya membantu dengan mengeluarkan suara keras sambil meminta tolong. Babi itu sempat membuat tubuh saya terluka,’’ terang korban.
Kendak Hati dan Sariyudah menimpali, babi itu baru menyudahi serangannya setelah dilempari dengan batu. Bersamaan itu, Noraja dilarikan ke dokter hewan terdekat untuk diobati.
‘’Mendengar teriakan kami dan lemparan batu, babi itu baru pergi. Saat babi itu sedang menggigit, Noraja sempat merangkak sambil melompat-lompat ketakutan berusaha melepaskan diri,’’ kenang Kendak Hati dan Sariyudah.(cw1)
Golkar Kelebihan Calon Perempuan
POLITIK RM – Partai Golkar Mengusung Calon Perempuan pada pemilu 2014 lebih dari 30 persen calon perempuan. Dimana mereka memiliki 10 caleg wanita, masing-masing 3 orang di dapil I, 3 orang di dapil II dan 4 Caleg Perempuan di Dapil III. Meski diketahui 1 caleg perempuan mereka di coret KPU untuk dapil III, maka kuota 30 persen masih tetap terpenuhi.
Dijelaskan oleh Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Mukomuko, Ali Syaftaini, SE, parpolnya menyamakan perempuan dengan laki-laki dalam hak politik. Maka mereka tidak pernah terbatasi oleh aturan yang ada mengusung perempuan. Selagi calon tersebut siap dan dinilai layak maka apapun jenis kelaminnya bisa bergabung dengan Golkar.
‘’Kemarin sempat digagalkan 1 calon perempuan kita, namun ini tidak akan menjadi masalah, sebab kita memiliki perempuan lebih dari 30 persen sejak awal. Kita akan mengganti calon yang gagal tersebut, bisa saja tetap wanita maupun laki-laki,’’ kata Ali.
Lanjutnya, Golkar pada dasarnya siap sejak awal mematuhi aturan dari KPU. Maka setiap caleg ditekankan untuk selalu disiplin dan melengkapi keperluan sebagai caleg dengan serius. Harapannya Golkar bisa keluar sebagai pemenang pemilu 2014.Hal ini tidak mustahil, lantara disetiap dapil Golkar memiliki calon yang memiliki semangat dan kesiapan matang.
‘’Caleg kita semuanya punya kans besar memenangkan pemilu, sebab mereka mimiliki basis dan juga merupakan tokoh-tokoh terpilih,’’ papar Ali.
Ketua KPU Mukomuko, Nasir Ahmad, S.Pi, M.Si, membenarkan jika golkar mengusung perempuan lebih dari 30 persen. Dimana di dapil III ada 4 calon wanita dan kemarin dalam verifikasi 1 gagal. Namun demikian Golkar tetap 30 persen dan mereka bisa mengganti calon laki-laki atau perempuan untuk 2014.
‘’Golkar memang calon wanitanya berlebih, maka meski ada satu yang terbuang, mereka tetap memenuhi kuota 30 peresen wanit di dapil III,’’ demikian Nasir.(jar)
Target Duduk Butuh Rp 150 Jt
POLITIK RM – Isunya caleg yang punya target keluar sebagai pemenang pemilu legislatif 2014 untuk DPRD Mukomuko menyiapkan dana mencapai Rp 150 juta hingga Rp 250 juta. Dan beberapa caleg siapkan anggaran masih di bawah Rp 100 juta dengan target siap bersaing dengan penggunaan dana semaksimal mungkin. Namun kebanyakan caleg juga tidak siap dana, hanya bermodalkan semangat dan berharap bisa didukung oleh keluarga dan warga di basisinya saja.
Kondisi ini dapat membuat persaingan tidak seimbang, maka akan ada calon yang memperoleh suara tinggi hingga calon yang sama sekali tidak mendapat suara. Gawatnya jika dalam satu parpol ada 1 atau 2 orang saja yang siap bersaing, maka parpol tersebut peluang tidak masuk dalam rangking parpol pemenang pemilu. Sebab sesuai dengan kuota kursi, setiap dapil di Mukomuko ada 4 parpol dipastikan masuk kotak alias tidak dapat kursi. Kecuali dapil 1 yang hanya 3 parpol yang sudah dipastikan tidak lolos. Namun demikian bukan tidak mungkin calon yang tidak mapan secara ekonomi keluar sebagai pemenang, sebab saat ini ada persaingan antar daerah untuk meloloskan jagoan mereka masing-masing.
Ketua DPRD Mukomuko yang sudah malang melintang di dunia politik, Drs. Arnadi Pelam, mengakui jika politik butuh cosh. Namun uang bukan penentu bagi seorang untuk sukses. Sebab masyarakat yang akan menentukan siapa wakilnya. Tidak sedikit orang yang banyak mengeluarkan dana, namun tidak diinginkan warga akhirnya gagal. Dan ada calon yang hanya bermodal kecil atas dukungan masyarakat akhirnya bisa duduk sebagai anggota dewan.
‘’Biaya dalam politik itu perlu, namun jangan terjebak. Sebab masyarakat sudah cerdas, mereka lebih mengutamakan kualitas dari pada pemberian seseorang,’’ kata Arnadi.
Juga ketua DPC PKB, Adrizon N, mengakui biaya wajib dalam politik. Tetapi ia berharap bagi calon tidak punya banyak uang jangan lemah. Sebab ia sudah membuktikan duduk sebagai anggota dewan bukan karena banyak dana, melainkan atas kepercayaan dari masyarakat.
‘’Biaya itu perlu, namun jangan pernah menyerah kala tidak memiliki dana. Sebab yang menentukan adalah masyarakat. Ia sendiri duduk di dewan bukan karena banyak uang, melainkan pertolongan dari keluarga,’’ demikian Adrizon.(jar)
Tuesday, 4 June 2013
Mukomuko 5 Juni 2013
Kapal Terbalik, 3 Nelayan Selamat
METRO – Sebuah kapal penangkap ikan milik nelayan asal perumahan nelayan di Kelurahan Bandar Ratu, Kecamatan Kota Mukomuko siang kemarin mengalami musibah. Kapal yang dinaiki oleh 3 orang nelayan masing-masing Muklis, Robi dan Satra Wijaya terbalik lalu karam di perairan dekat Padang Panaek, Desa Pasar Sebelah.
Beruntung ketiganya berhasil diselamatkan oleh nelayan lain. namun demikian, seluruh peralatan tangkap termasuk ikan hasil tangkapan hilang ditelan ombak.
Kapal yang mengalami kerusakan cukup parah baru berhasil dievakuasi ke tepi dengan ditarik menggunakan kapal lain dibantu anggota Polair Polres dan tim Tagana pada sorenya, sekitar pukul 16.45 WIB.
Diceritakan salah seorang korban, Robi, karamnya kapal usai diterjang ombak besak saat ingin berlabuh. Seketika itu kapal terbalik. Robi dan kedua rekannya terlempar ke air bersama dengan seluruh peralatan tangkap.
‘’Saat kejadian, kita sempat terbenam di laut dan dihimpit oleh badan kapal. Ini berkat bantuan Tuhan YME hingga nyawa kita semua masih bisa selamat. Semua perlatan kami lenyap semuanya, termasuk kapal kami rusak parah,’’ ungkap Robi
Rasa syukur juga disampaikan korban lainnya, Satra. Atas kejadian yang dialami ia lebih memikirkan keselamatan diri ketimbang peralatan. Menurutnya, peralatan yang hilang dapat dicari ganti, sementara nyawa hanya 1.
‘’Jelas semua barang-barang kami habis, kecuali mesin kapal yang hanya mengalami kerusakan dan badan kapal kami yang mengalami kerusakan,’’ imbuh Sat.
M Toha, S.Sos.I salah seorang tim tagana yang ikut serta dalam penyelamatan dan evakuasi kapal merasa lega lantaran dalam peristiwa tidak terdapat korban jiwa. Selaku pekerja sukarelawan, Toha bersama rekan-rekannya menyatakan siap membantu siapa saja yang terkena bencana ataupun kejadian. (cw1)
Kualitas Caleg Tak Menjanjikan
POLITIK RM – Kualitas calon anggota legislatif (Caleg) yang diusung sebagian besar parpol dinilai masih sangat lemah. Mulai dari tingkat pendidikan, pengalaman hingga jiwa saing mereka. Kondisi ini akan berdampak dengan kualitas wakil rakyat ke depannya. Disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Mukomuko, Drs. Arnadi Pelam.
Kualitas dewan itu sangat penting, sebab mereka adalah wakil dari sekian ribu warga Mukomuko untuk berpikir tentang pembangunan dan pembelaan kepada masyarakat. Jika kemampuan lemah, sama halnya masyarakat tidak terwakili dengan baik. Sementara tugas dari dewan makin lama bukan semakin membaik, sebab persaingan di tingkat nasional juga terus meningkat.
‘’Kita bukan sekedar duduk di dewan saja, melainkan banyak tugas besar diluar sana menunggu. Kalau kualitas calon lemah, maka dewan yang akan terpilih sudah jelas lemah pula. Ini berdampak sangat besar dengan pembangunan ke depan,’’ kata Arnadi.
Lanjutnya, hal ini tidak lepas dari ketatnya aturan KPU tentang syarat maju sebagai calon dewan dan juga kepiawaian parpol menjaring calonnya. Sebagian besar caleg hanya mengandalkan dukungan dari keluarga besar, sementara kemampuan mereka lemah bahkan masih buta. Masyarakat diingatkan jangan terjebak dengan kekeluargaan atau orang dekat. Utamakan memilih orang-orang yang berkualitas dan memang dipandang mampu menjalankan amanah. Bahkan ia menganggap memilih calon Incamebent yang sudah jelas kualitasnya lebih baik, sebab mereka bisa meneruskan pekerjaan yang sudah ada.
‘’Masyarakat juga harus paham, jangan memilih dengan alasan kedekatan semata, kualitas dan kemampuan seorang calon itu yang perlu diutamakan, sebab dewan bukan utusan keluarga melainkan perwakilan untuk membela hak kita sendiri dan daerah ini,’’ demikian Arnadi.(jar)
KPPD PAN Minta Caleg Aktif
POLITIK RM – Ketua Komite Pemenangan Pemilu Daerah (KPPD) Mukomuko, Partai Amanat Nasional (PAN) Eranardi, S.Ip, mulai bergerak. Seluruh kader dan bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) PAN dikondisikan untuk aktif melakukan sosialisasi PAN di tengah masyarakat dan juga memperkenalkan setiap calon yang diusung parpol berlambang matahari putih ini.
Dijelaskannya, sekarang sudah saatnya setiap calon dan kader melakukan sosialisasi secara katif dan terbuka kepada masyarakat mengenai parpol ini. Sebab tidak dipungkiri persaingan sudah mulai tampak di kalangan caleg dan parpol. Jangan sampai basis PAN menjadi bulan-bulan parpol lain untuk mencari suara. Sebaliknya selain menjaga basis semua kader dan caleg juga meski terus mengembangkan sayap masing-masing.
‘’Kita minta kawan-kawan mulai beraksi dan menjaga basis serta terus mengembangkan sayap demi mencapai target memenangkan pemilu 2014. Untuk saat ini utamakan pengenalan PAN lebih jauh dulu, baru kita mengenal diri sebagai caleg,’’ kata Era.
Lanjutnya, menang atau tidaknya PAN pada 2014 tergantung dengan kesiapan calon yang diusung. Maka jangan sampai lengah dan membiarkan caleg lain bebas mendapat suara di basis PAN. Secara terbuka kedepannya DPD dan DPW PAN akan turun langsung melakukan kempanye ke masyarakat terutama di setiap basis caleg. Selain itu juga ia minta semua bersatu dan saling member dukungan kepada sama-sama kader PAN.
‘’Sekarang utamakan parpol, semua harus punya tujuan yang jelas dan saling membantu, soal siapa yang akan duduk nanti tetap sama saja, yang artinya PAN berhasil keluar sebagai pemenang pemilu,’’ demikian Era.(jar)
DCS Diumumkan 13 Juni
//Masyarakat Diminta Beri Masukan
POLITIK RM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko telah kelar memverifikasi seluruh berkas perbaikan bakal calon anggota legislatif (bacaleg) 12 Parpol peserta pemilu untuk Pileg 2014. Sesuai jadwal KPU akan mengumumkan Daftar Caleg Sementara (DCS) tanggal 13 Juni 2013 hingga 17 Juni.
Salah seorang anggota KPU Zulhazi, mengatakan saat ini KPU tengah merapikan susunan caleg untuk setiap parpol. Ada diantara mereka masuk dalam DCS dan ada yang bakal dihilangkan sebab tidak melengkai syarat.
‘’Sekarang masih melakukan penyusunan DCS Hasilnya, akan diumumkan pada tanggal 13 Juni di media massa," kata Komisioner KPU Zulhazi.
DCS yang akan diumumkan itu memuat gambar dan nomor parpol, serta nama-nama dan pas foto diri terbaru caleg. KPU akan meminta persetujuan pimpinan parpol atau petugas penghubung parpol sebelum merilis DCS tersebut. Menurut Zulhazi, setelah diumumkan maka tidak ada lagi masa perbaikan caleg. Perubahan DCS hanya dimungkinkan jika calon tersebut meninggal dunia atau adanya masukan atau tanggapan masyarakat yang mengakibatkan tidak terpenuhinya persyaratan administrasi caleg.
"Masyarakat diharapkan bisa memberi masukan dan tanggapan atas DCS yang ditetapkan," ucapnya.
Amrozi, SE, M.Pd menambahkan, jika masyarakat mengetahui ada caleg yang menggunakan ijazah palsu dan terbukti, maka caleg bersangkutan akan dibatalkan dari pencalonan alias dihapus dari DCS. Namun KPU akan memberi kesempatan kepada parpol untuk menyampaikan klarifikasi atas masukan dan tanggapan masyarakat tersebut. Baru setelah itu KPU mengumumkan Daftar Caleg Tetap (DCT).
‘’Parpol diberi hak memberi tanggapan atas setiap masukan dari masyarakat, hingga KPU menetapkan bakal calon tetap,’’ demikian Amrozi.(jar)
KPU Pastikan Caleg 2 Parpol Sama
POLITIK RM – Meski ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat (DPD-PD), Ir. Muharamin membantah jika bacaleg parpolnya sama dengan caleg Partai NasDem, namun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mukomuko memastikan jika hanya 1 orang. Hal ini berdasarkan poto dan juga data bacaleg atas nama Hongli Sitonggang tersebut. Hanya perbedaannya daerah pemilihan saja.
Disampaikan oleh Ketua KPU MUkomuko, Nasir Ahmad, S.Pi, M.Si, pihaknya sudah memastikan dengan seksama seluruh data bacaleg tersebut. Maka mengenai keraguan dari Muharamin, terhadap kelitian KPU menurutnya tidak ada alasan. Selain itu permasalahan tersebut juga sudah diakui oleh pihak dari NasDem.
‘’Saya membantah apa yang disanggah oleh ketua Demokrat, kami sudah melakukan proses verifikasi dengan baik, daya 1 caleg tersebut yang terdaftar di NasDem dan Demokrat benar-benar sama, bisa dicek poto dan berkas lainnya,’’ kata Nasir.
Juga disampaikan anggotanya Amrozi, SE, M.Pd, terhadap calon bersangkutan sudah tidak bisa dibantah lagi. Ia sendiri sudah memastikan dengan calon tersebut dan mengakui jika ia terdaftar di Demokrat dan NasDem. Pilihannya adalah melakukan penggantian dengan calon lain saat masa perubahan DCS ke DCT.
‘’Kami sudah memastikan jika nama yang terdapat disana sama dan orangnya adalah satu, yang jelas langkah berikutnya melakukan pergantian pada saatnya nanti,’’ papar Amrozi.
Sekjen DPC Demokrat, Nurrakhim, tidak membantah, sebab ia sudah memastikan dengan pihak KPU dan juga calon tersebut mengakui. Ia belum tahu apa motifnya, yang jelas saat penyerahan berkas, calon tersebut mengakui dan menyanggupi ketentuan yang ada. Dan ia tidak pernah memberitahukan, jika juga mendaftar melalui NasDem.
‘’Ya memang dengan ketua belum kami sampaikan, sebab beliau berada diluar daerah dalam rangka dinas,’’ demikian Nurrakhim.(jar)
3 Parpol Tak Penuhi 30 Persesn Perempuan
POLITIK RM – Tiga Partai Politik (Parpol) tidak memenuhi kuota calon perempuan 30 persen. 3 Parpol tersebut adalah PKPI, NasDem dan Golkar. Pasalnya 1 caleg perempuan masing-masing parpol ini dinyatakan tidak memenuhi syarat sebagai caleg sesuai dengan hasil verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mukomuko.
Dimana NasDem lehilangan calon perempuan Daerah Pemilihan (Dapil) 2 nomor urut 7. Golkar calon wanita Dapil 3 nomor urut 8 dan PKPI asal Dapil 1 nomor urut 8 juga perempuan. Pilihannya adalah melakukan penambahan caleg perempuan atau 2 caleg laki-laki masing-masing terancam ikut dicoret, agar tetap kuota perempuan mencukup 30 persen.
Salah seoarang anggota KPU, Amrozi, SE, M.Pd mewakili ketuanya Nasir Ahmad, S.Pi, M.Si, mengakui jika 3 caleg yang dinyatakan tidak memenuhi syarat adalah perempuan. Selain itu satu lagi asal PKS dinyatakan Belum Memenuhi suarat. Berdasarkan aturan perempuan harus 30 persen, maka kemungkinan pengurangan caleg laki-laki bisa saja. Waktu masih panjang dan masing-masing parpol dapat melakukan penggantian.
‘’Waktu masih panjang untuk melakukan penggantian, namun kalau memang tidak dilakukan penggantian, maka mau tidak mau caleg laki-laki dikurangi agar tetap 30 persen perempuan,’’ lata Amrozi.
Sementara itu, Ketua DPC PKPI membenarkan jika mereka sekarang kekurangan 1 orang caleg perempuan. Ia memastikan akan melakukan penggantian dengan caleg perempuan kembali agar kuota perempuan 30 persen bisa terpenuhi. Pada awalnya calon merek mencukup, namun lantaran ada permasalahan, akhirnya KPU menyatakan TMS.
‘’Sebetulnya tidak ada persoalan diawal, hanya kemudian nampaknya calon kita tidak melengkapi syarat dan dinyatakan tidak memenihi syarat, kita harus melakukan penggantian,’’ demikian Alpian.(jar)
METRO – Sebuah kapal penangkap ikan milik nelayan asal perumahan nelayan di Kelurahan Bandar Ratu, Kecamatan Kota Mukomuko siang kemarin mengalami musibah. Kapal yang dinaiki oleh 3 orang nelayan masing-masing Muklis, Robi dan Satra Wijaya terbalik lalu karam di perairan dekat Padang Panaek, Desa Pasar Sebelah.
Beruntung ketiganya berhasil diselamatkan oleh nelayan lain. namun demikian, seluruh peralatan tangkap termasuk ikan hasil tangkapan hilang ditelan ombak.
Kapal yang mengalami kerusakan cukup parah baru berhasil dievakuasi ke tepi dengan ditarik menggunakan kapal lain dibantu anggota Polair Polres dan tim Tagana pada sorenya, sekitar pukul 16.45 WIB.
Diceritakan salah seorang korban, Robi, karamnya kapal usai diterjang ombak besak saat ingin berlabuh. Seketika itu kapal terbalik. Robi dan kedua rekannya terlempar ke air bersama dengan seluruh peralatan tangkap.
‘’Saat kejadian, kita sempat terbenam di laut dan dihimpit oleh badan kapal. Ini berkat bantuan Tuhan YME hingga nyawa kita semua masih bisa selamat. Semua perlatan kami lenyap semuanya, termasuk kapal kami rusak parah,’’ ungkap Robi
Rasa syukur juga disampaikan korban lainnya, Satra. Atas kejadian yang dialami ia lebih memikirkan keselamatan diri ketimbang peralatan. Menurutnya, peralatan yang hilang dapat dicari ganti, sementara nyawa hanya 1.
‘’Jelas semua barang-barang kami habis, kecuali mesin kapal yang hanya mengalami kerusakan dan badan kapal kami yang mengalami kerusakan,’’ imbuh Sat.
M Toha, S.Sos.I salah seorang tim tagana yang ikut serta dalam penyelamatan dan evakuasi kapal merasa lega lantaran dalam peristiwa tidak terdapat korban jiwa. Selaku pekerja sukarelawan, Toha bersama rekan-rekannya menyatakan siap membantu siapa saja yang terkena bencana ataupun kejadian. (cw1)
Kualitas Caleg Tak Menjanjikan
POLITIK RM – Kualitas calon anggota legislatif (Caleg) yang diusung sebagian besar parpol dinilai masih sangat lemah. Mulai dari tingkat pendidikan, pengalaman hingga jiwa saing mereka. Kondisi ini akan berdampak dengan kualitas wakil rakyat ke depannya. Disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Mukomuko, Drs. Arnadi Pelam.
Kualitas dewan itu sangat penting, sebab mereka adalah wakil dari sekian ribu warga Mukomuko untuk berpikir tentang pembangunan dan pembelaan kepada masyarakat. Jika kemampuan lemah, sama halnya masyarakat tidak terwakili dengan baik. Sementara tugas dari dewan makin lama bukan semakin membaik, sebab persaingan di tingkat nasional juga terus meningkat.
‘’Kita bukan sekedar duduk di dewan saja, melainkan banyak tugas besar diluar sana menunggu. Kalau kualitas calon lemah, maka dewan yang akan terpilih sudah jelas lemah pula. Ini berdampak sangat besar dengan pembangunan ke depan,’’ kata Arnadi.
Lanjutnya, hal ini tidak lepas dari ketatnya aturan KPU tentang syarat maju sebagai calon dewan dan juga kepiawaian parpol menjaring calonnya. Sebagian besar caleg hanya mengandalkan dukungan dari keluarga besar, sementara kemampuan mereka lemah bahkan masih buta. Masyarakat diingatkan jangan terjebak dengan kekeluargaan atau orang dekat. Utamakan memilih orang-orang yang berkualitas dan memang dipandang mampu menjalankan amanah. Bahkan ia menganggap memilih calon Incamebent yang sudah jelas kualitasnya lebih baik, sebab mereka bisa meneruskan pekerjaan yang sudah ada.
‘’Masyarakat juga harus paham, jangan memilih dengan alasan kedekatan semata, kualitas dan kemampuan seorang calon itu yang perlu diutamakan, sebab dewan bukan utusan keluarga melainkan perwakilan untuk membela hak kita sendiri dan daerah ini,’’ demikian Arnadi.(jar)
KPPD PAN Minta Caleg Aktif
POLITIK RM – Ketua Komite Pemenangan Pemilu Daerah (KPPD) Mukomuko, Partai Amanat Nasional (PAN) Eranardi, S.Ip, mulai bergerak. Seluruh kader dan bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) PAN dikondisikan untuk aktif melakukan sosialisasi PAN di tengah masyarakat dan juga memperkenalkan setiap calon yang diusung parpol berlambang matahari putih ini.
Dijelaskannya, sekarang sudah saatnya setiap calon dan kader melakukan sosialisasi secara katif dan terbuka kepada masyarakat mengenai parpol ini. Sebab tidak dipungkiri persaingan sudah mulai tampak di kalangan caleg dan parpol. Jangan sampai basis PAN menjadi bulan-bulan parpol lain untuk mencari suara. Sebaliknya selain menjaga basis semua kader dan caleg juga meski terus mengembangkan sayap masing-masing.
‘’Kita minta kawan-kawan mulai beraksi dan menjaga basis serta terus mengembangkan sayap demi mencapai target memenangkan pemilu 2014. Untuk saat ini utamakan pengenalan PAN lebih jauh dulu, baru kita mengenal diri sebagai caleg,’’ kata Era.
Lanjutnya, menang atau tidaknya PAN pada 2014 tergantung dengan kesiapan calon yang diusung. Maka jangan sampai lengah dan membiarkan caleg lain bebas mendapat suara di basis PAN. Secara terbuka kedepannya DPD dan DPW PAN akan turun langsung melakukan kempanye ke masyarakat terutama di setiap basis caleg. Selain itu juga ia minta semua bersatu dan saling member dukungan kepada sama-sama kader PAN.
‘’Sekarang utamakan parpol, semua harus punya tujuan yang jelas dan saling membantu, soal siapa yang akan duduk nanti tetap sama saja, yang artinya PAN berhasil keluar sebagai pemenang pemilu,’’ demikian Era.(jar)
DCS Diumumkan 13 Juni
//Masyarakat Diminta Beri Masukan
POLITIK RM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko telah kelar memverifikasi seluruh berkas perbaikan bakal calon anggota legislatif (bacaleg) 12 Parpol peserta pemilu untuk Pileg 2014. Sesuai jadwal KPU akan mengumumkan Daftar Caleg Sementara (DCS) tanggal 13 Juni 2013 hingga 17 Juni.
Salah seorang anggota KPU Zulhazi, mengatakan saat ini KPU tengah merapikan susunan caleg untuk setiap parpol. Ada diantara mereka masuk dalam DCS dan ada yang bakal dihilangkan sebab tidak melengkai syarat.
‘’Sekarang masih melakukan penyusunan DCS Hasilnya, akan diumumkan pada tanggal 13 Juni di media massa," kata Komisioner KPU Zulhazi.
DCS yang akan diumumkan itu memuat gambar dan nomor parpol, serta nama-nama dan pas foto diri terbaru caleg. KPU akan meminta persetujuan pimpinan parpol atau petugas penghubung parpol sebelum merilis DCS tersebut. Menurut Zulhazi, setelah diumumkan maka tidak ada lagi masa perbaikan caleg. Perubahan DCS hanya dimungkinkan jika calon tersebut meninggal dunia atau adanya masukan atau tanggapan masyarakat yang mengakibatkan tidak terpenuhinya persyaratan administrasi caleg.
"Masyarakat diharapkan bisa memberi masukan dan tanggapan atas DCS yang ditetapkan," ucapnya.
Amrozi, SE, M.Pd menambahkan, jika masyarakat mengetahui ada caleg yang menggunakan ijazah palsu dan terbukti, maka caleg bersangkutan akan dibatalkan dari pencalonan alias dihapus dari DCS. Namun KPU akan memberi kesempatan kepada parpol untuk menyampaikan klarifikasi atas masukan dan tanggapan masyarakat tersebut. Baru setelah itu KPU mengumumkan Daftar Caleg Tetap (DCT).
‘’Parpol diberi hak memberi tanggapan atas setiap masukan dari masyarakat, hingga KPU menetapkan bakal calon tetap,’’ demikian Amrozi.(jar)
KPU Pastikan Caleg 2 Parpol Sama
POLITIK RM – Meski ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat (DPD-PD), Ir. Muharamin membantah jika bacaleg parpolnya sama dengan caleg Partai NasDem, namun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mukomuko memastikan jika hanya 1 orang. Hal ini berdasarkan poto dan juga data bacaleg atas nama Hongli Sitonggang tersebut. Hanya perbedaannya daerah pemilihan saja.
Disampaikan oleh Ketua KPU MUkomuko, Nasir Ahmad, S.Pi, M.Si, pihaknya sudah memastikan dengan seksama seluruh data bacaleg tersebut. Maka mengenai keraguan dari Muharamin, terhadap kelitian KPU menurutnya tidak ada alasan. Selain itu permasalahan tersebut juga sudah diakui oleh pihak dari NasDem.
‘’Saya membantah apa yang disanggah oleh ketua Demokrat, kami sudah melakukan proses verifikasi dengan baik, daya 1 caleg tersebut yang terdaftar di NasDem dan Demokrat benar-benar sama, bisa dicek poto dan berkas lainnya,’’ kata Nasir.
Juga disampaikan anggotanya Amrozi, SE, M.Pd, terhadap calon bersangkutan sudah tidak bisa dibantah lagi. Ia sendiri sudah memastikan dengan calon tersebut dan mengakui jika ia terdaftar di Demokrat dan NasDem. Pilihannya adalah melakukan penggantian dengan calon lain saat masa perubahan DCS ke DCT.
‘’Kami sudah memastikan jika nama yang terdapat disana sama dan orangnya adalah satu, yang jelas langkah berikutnya melakukan pergantian pada saatnya nanti,’’ papar Amrozi.
Sekjen DPC Demokrat, Nurrakhim, tidak membantah, sebab ia sudah memastikan dengan pihak KPU dan juga calon tersebut mengakui. Ia belum tahu apa motifnya, yang jelas saat penyerahan berkas, calon tersebut mengakui dan menyanggupi ketentuan yang ada. Dan ia tidak pernah memberitahukan, jika juga mendaftar melalui NasDem.
‘’Ya memang dengan ketua belum kami sampaikan, sebab beliau berada diluar daerah dalam rangka dinas,’’ demikian Nurrakhim.(jar)
3 Parpol Tak Penuhi 30 Persesn Perempuan
POLITIK RM – Tiga Partai Politik (Parpol) tidak memenuhi kuota calon perempuan 30 persen. 3 Parpol tersebut adalah PKPI, NasDem dan Golkar. Pasalnya 1 caleg perempuan masing-masing parpol ini dinyatakan tidak memenuhi syarat sebagai caleg sesuai dengan hasil verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mukomuko.
Dimana NasDem lehilangan calon perempuan Daerah Pemilihan (Dapil) 2 nomor urut 7. Golkar calon wanita Dapil 3 nomor urut 8 dan PKPI asal Dapil 1 nomor urut 8 juga perempuan. Pilihannya adalah melakukan penambahan caleg perempuan atau 2 caleg laki-laki masing-masing terancam ikut dicoret, agar tetap kuota perempuan mencukup 30 persen.
Salah seoarang anggota KPU, Amrozi, SE, M.Pd mewakili ketuanya Nasir Ahmad, S.Pi, M.Si, mengakui jika 3 caleg yang dinyatakan tidak memenuhi syarat adalah perempuan. Selain itu satu lagi asal PKS dinyatakan Belum Memenuhi suarat. Berdasarkan aturan perempuan harus 30 persen, maka kemungkinan pengurangan caleg laki-laki bisa saja. Waktu masih panjang dan masing-masing parpol dapat melakukan penggantian.
‘’Waktu masih panjang untuk melakukan penggantian, namun kalau memang tidak dilakukan penggantian, maka mau tidak mau caleg laki-laki dikurangi agar tetap 30 persen perempuan,’’ lata Amrozi.
Sementara itu, Ketua DPC PKPI membenarkan jika mereka sekarang kekurangan 1 orang caleg perempuan. Ia memastikan akan melakukan penggantian dengan caleg perempuan kembali agar kuota perempuan 30 persen bisa terpenuhi. Pada awalnya calon merek mencukup, namun lantaran ada permasalahan, akhirnya KPU menyatakan TMS.
‘’Sebetulnya tidak ada persoalan diawal, hanya kemudian nampaknya calon kita tidak melengkapi syarat dan dinyatakan tidak memenihi syarat, kita harus melakukan penggantian,’’ demikian Alpian.(jar)
Monday, 3 June 2013
Mukomuko 4 Juni 2013
4 Bacaleg Tereliminasi, 6 BMS
Pleno Hasil Verifikasi DCS
METRO – Perjuangan para Bakal calon legislatif (Bacaleg) Kabupaten Mukomuko untuk bisa berlaga pada 2014 agaknya tidak semudah yang dibayangkan. Selain mesti melalui tahapan yang terbilang panjang, menguras waktu, energi serta materi, persyaratan yang ditetapkan oleh penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU cukuplah ketat. Terbukti, dari keseluruhan bacaleg yang terdaftar dalam Daftar Caleg Sementara (DCS) parpol peserta pemilu, 4 diantaranya tereliminasi alias gugur dengan status Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Keputusan gugurnya 4 bacaleg telah diplenokan oleh KPU berdasarkan hasil verifikasi dan sudah disampaikan kepada parpol pengusung bacaleg tersebut. Adapun keempat bacaleg yang dinyatakan gugur berasal dari parpol NasDem nomor urut 7 dapil II, parpol Golkar nomor urut 8 dapil III, PKPI nomor urut 8 dapil I dan Partai Demokrat dapil III nomor urut 5.
Menariknya, permasalahan pada bacaleg Demokrat ini yang bersangkutan juga terdaftar sebagai bacaleg NasDem nomor urut 6 dapil II. 3 bacaleg lain adalah perempuan. Jika tidak dilakukan penggantian maka parpol asal calon gugur harus mengurangi 2 calon laki-lakinya agar memenuhi kuota 30 persen perempuan.
‘’Ini hasil akhir sudah diplenokan. Kita juga sudah sampaikan kepada masing-masing pengurus parpol dan panwaslu. Hasil ini sudah tetap dan tidak dapat dirubah. Memang adapun calon yang TMS adalah kebanyakan perempuan, risikonya parpol meski mengganti atau mengurangi calon laki-lakinya,’’ kata Amrozi, SE, M.Pd
Ketua KPU, Nasir Ahmad, S.Pi, M.Si menambahkan permasalahan yang dihadapi mayoritas bacaleg gugur adalah ijazah sekolah dan juga faktor usia.
‘’Yang jelas ini adalah ketetapan berdasarkan aturan yang ada, parpol kita harapkan dapat memakluminya serta mengambil langkah yang tepat, agar mereka bisa memenuhi caleg seperti diusulkan semula,’’ kata Nasir didampingi Zulhazi.
Selain ada 4 bacaleg yang gugur, KPU juga memutuskan 6 bacaleg Belum Memenuhi Syarat (BMS). Mereka berasal dari PKS dapil I nomor urut 9, lalu dari Golkar dapil II nomor urut 1, dari Gerindra dapil III nomor urut 8, asal PAN dapil II nomor urut 8, Hanura sebanyak 2 orang, 1 dari dapil II dan 1 lagi dapil III.(jar)
Buruh Harian dan Pelajar SMP Tewas
Korban Laka Kerja dan Lakalantas
PENARIK – Nahas dialami seorang wanita tua bernama Suminah (60). Suminah yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian pemungut brondolan sawit di perkebunan milik perusahaan ternama di Kabupaten Mukomuko mengalami kecelakaan kerja kemarin. Nyawanya tak tertolong lagi usai diduga tertabrak dan tubuhnya tergilas ban dump truk. Peristiwa itu terjadi kemarin sekitar pukul 09.25 WIB di kawasan Tanah Rekah.
Diduga, sopir mobil yang tengah memuat Tandan Buah Segar (TBS) tak mengetahui jika di belakangnya terdapat korban. Tak ada luka, namun dari hasil pemeriksaan korban mengalami luka dalam yang amat serius. Usai kejadian korban langsung dilarikan ke RSUD Mukomuko untuk diperiksa secara medis, sementara sopirnya menyerahkan diri ke Mapolres Mukomuko.
Pada hari sebelumnya, Minggu (2/6) di TKP terpisah, di Bukit Damri Desa Mekar Mulya, Kecamatan Penarik terjadi lakalantas yang berujung pada tewasnya seorang pelajar SMPN Jefri (15), asal Desa Sido Makmur, Kecamatan Penarik.
Berdasarkan informasi, Jefri pada saat kejadian mengendarai motor Honda Blade membonceng Dimas (14), siswa kelas 1 SMPN. Dimas sendiri mengalami luka memar dan luka lecet di bagian kaki. Sedangkan Hendri (15), pengendara motor Revo Nopol BD 3676 NL mengalami patah kaki bagian kiri, Adi (15) yang dibonceng Hendri tak mengalami luka berarti.
Kapolres Mukomuko, AKBP Wisnu Widarto, S.IK melalui Kapolsek Penarik, Iptu. Tjik Sadarne MS membenarkan bahwa pihaknya menerima laporan kejadian lakalantas yang menewaskan seorang pelajar SMPN. Untuk kepentingan penyelidikan kedua sepeda motor diamankan di mapolsek. ‘’Kita awalnya mendapat laporan dari masyarakat bahwa ada terjadi kecelakaan lalu lintas. 2 unit kendaraan milik korban sudah kita amankan di mapolsek,’’ ungkap kapolsek.
Dari data terhimpun, kronologis kejadian bermula saat korban seperti biasa bekerja di kebun. Diduga korban tidak menyadari ada truk yang hendak mundur, pun sama dengan sopirnya yang juga tidak mengetahui. Akibatnya, saat mobil sudah dekat, korban tak dapat lagi mengelak.
Truk baru berhenti saat ada pekerja lain yang berteriak dan memberi tahu. Mengetahui ada kecelakaan, langsung memberikan pertolongan dan melarikan korban ke klinik perusahaan. Sayangnya, korban tak dapat ditolong. Untuk memastikannya, korban langsung dilarikan ke RSUD Mukomuko.
‘’Ya, kami sudah mendapat laporan atas kecelakaan kerja dari salah satu perusahaan besar. Dan sopir mobilnya sudah kita amankan, karena dia menyerahkan diri. Kami akan melakukan penyelidikan dan meminta keterangan dari sejumlah saksi,’’ ungkap Kapolres Mukomuko, AKBP. Wisnu Widarto, S.Ik melalui Kabag Ops, Kompol. Laba Meliala, S.Ik.
Kepala IGD RSUD Mukomuko, dr. Mahadi Marpaung juga membenarkan adanya korban kecelakaan kerja yang masuk RSUD untuk dilakukan otopsi. Dan tim medis langsung melakukan tindakan untuk melakukan pemeriksaan.
‘’Memang benar, ada korban yang masuk RSUD Mukomuko akibat kecelakaan kerja. Tim medis sudah melaku pemeriksaan dan otopsinya. Setelah itu langsung kita buatkan laporannya. Informasinya, korban sudah meninggal dunia,’’ pungkasnya.(ray)
Salah seorang korban lakalantas, Hendri ditemui di kediamannya menceritakan bahwa motor yang dikendarai Jefri bermaksud ingin memotong kendaraannya. Karena ada motor lain dari arah yang berlawanan, Jefri dan dirinya mengelak agar tidak terjadi tabrakan. Nahas, motor yang dikendarai Jefri menabrak tumpukan batu hingga oleng dan terjatuh.
‘’Kaki saya patah karena tertimpa motor yang saya bawa ketika saya jatuh. Sedangkan motor Jefri menabrak material batu yang ada di pinggir jalan di tempat kami terjatuh itu. Motor saya agak pelan, tetapi motor Jefri yang memboncengi Dimas, agak kencang ketika ingin memotong kami ketika itu. Karena kami terjatuh, kemudian dibawa oleh masyarakat untuk berobat ke Puskesmas SP 1. Di perjalanan saya tidak tahu apa yang terjadi selanjutnya. Beberapa jam kemudian baru tahu bahwa Jefri teman saya telah meninggal dunia akibat kejadian itu,’’ tutur Hendri.(cw1)
PENARIK – Nahas dialami seorang wanita tua bernama Suminah (60). Suminah yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian pemungut brondolan sawit di perkebunan milik perusahaan ternama di Kabupaten Mukomuko mengalami kecelakaan kerja kemarin. Nyawanya tak tertolong lagi usai diduga tertabrak dan tubuhnya tergilas ban dump truk. Peristiwa itu terjadi kemarin sekitar pukul 09.25 WIB di kawasan Tanah Rekah.
Diduga, sopir mobil yang tengah memuat Tandan Buah Segar (TBS) tak mengetahui jika di belakangnya terdapat korban. Tak ada luka, namun dari hasil pemeriksaan korban mengalami luka dalam yang amat serius. Usai kejadian korban langsung dilarikan ke RSUD Mukomuko untuk diperiksa secara medis, sementara sopirnya menyerahkan diri ke Mapolres Mukomuko.
Pada hari sebelumnya, Minggu (2/6) di TKP terpisah, di Bukit Damri Desa Mekar Mulya, Kecamatan Penarik terjadi lakalantas yang berujung pada tewasnya seorang pelajar SMPN Jefri (15), asal Desa Sido Makmur, Kecamatan Penarik.
Berdasarkan informasi, Jefri pada saat kejadian mengendarai motor Honda Blade membonceng Dimas (14), siswa kelas 1 SMPN. Dimas sendiri mengalami luka memar dan luka lecet di bagian kaki. Sedangkan Hendri (15), pengendara motor Revo Nopol BD 3676 NL mengalami patah kaki bagian kiri, Adi (15) yang dibonceng Hendri tak mengalami luka berarti.
Kapolres Mukomuko, AKBP Wisnu Widarto, S.IK melalui Kapolsek Penarik, Iptu. Tjik Sadarne MS membenarkan bahwa pihaknya menerima laporan kejadian lakalantas yang menewaskan seorang pelajar SMPN. Untuk kepentingan penyelidikan kedua sepeda motor diamankan di mapolsek. ‘’Kita awalnya mendapat laporan dari masyarakat bahwa ada terjadi kecelakaan lalu lintas. 2 unit kendaraan milik korban sudah kita amankan di mapolsek,’’ ungkap kapolsek.
Dari data terhimpun, kronologis kejadian bermula saat korban seperti biasa bekerja di kebun. Diduga korban tidak menyadari ada truk yang hendak mundur, pun sama dengan sopirnya yang juga tidak mengetahui. Akibatnya, saat mobil sudah dekat, korban tak dapat lagi mengelak.
Truk baru berhenti saat ada pekerja lain yang berteriak dan memberi tahu. Mengetahui ada kecelakaan, langsung memberikan pertolongan dan melarikan korban ke klinik perusahaan. Sayangnya, korban tak dapat ditolong. Untuk memastikannya, korban langsung dilarikan ke RSUD Mukomuko.
‘’Ya, kami sudah mendapat laporan atas kecelakaan kerja dari salah satu perusahaan besar. Dan sopir mobilnya sudah kita amankan, karena dia menyerahkan diri. Kami akan melakukan penyelidikan dan meminta keterangan dari sejumlah saksi,’’ ungkap Kapolres Mukomuko, AKBP. Wisnu Widarto, S.Ik melalui Kabag Ops, Kompol. Laba Meliala, S.Ik.
Kepala IGD RSUD Mukomuko, dr. Mahadi Marpaung juga membenarkan adanya korban kecelakaan kerja yang masuk RSUD untuk dilakukan otopsi. Dan tim medis langsung melakukan tindakan untuk melakukan pemeriksaan.
‘’Memang benar, ada korban yang masuk RSUD Mukomuko akibat kecelakaan kerja. Tim medis sudah melaku pemeriksaan dan otopsinya. Setelah itu langsung kita buatkan laporannya. Informasinya, korban sudah meninggal dunia,’’ pungkasnya.(ray)
Salah seorang korban lakalantas, Hendri ditemui di kediamannya menceritakan bahwa motor yang dikendarai Jefri bermaksud ingin memotong kendaraannya. Karena ada motor lain dari arah yang berlawanan, Jefri dan dirinya mengelak agar tidak terjadi tabrakan. Nahas, motor yang dikendarai Jefri menabrak tumpukan batu hingga oleng dan terjatuh.
‘’Kaki saya patah karena tertimpa motor yang saya bawa ketika saya jatuh. Sedangkan motor Jefri menabrak material batu yang ada di pinggir jalan di tempat kami terjatuh itu. Motor saya agak pelan, tetapi motor Jefri yang memboncengi Dimas, agak kencang ketika ingin memotong kami ketika itu. Karena kami terjatuh, kemudian dibawa oleh masyarakat untuk berobat ke Puskesmas SP 1. Di perjalanan saya tidak tahu apa yang terjadi selanjutnya. Beberapa jam kemudian baru tahu bahwa Jefri teman saya telah meninggal dunia akibat kejadian itu,’’ tutur Hendri.(cw1)
Gudang Kayu Manis Dilalap Api
SELAGAN RAYA – Sebuah gudang tempat penyimpanan kulit kayu manis milik Aswan (35), warga Desa Sungai Jerinjing dilalap api. Peristiwa kebakaran terjadi dinihari kemarin, sekitar pukul 02.35 WIB. Lokasi gudang sendiri berjarak kurang lebih 3 meter dari rumah Aswan. Beruntung api tidak sampai membakar rumah tersebut, hanya terkena jilatan.
Kapolres Mukomuko, AKBP. Wisnu Widarto, S.Ik melalui Kapolsek Teras Terunjam, Iptu. Rikky Operiady, S.Sos dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya peristiwa kebakaran. Begitu mendapat informasi, anggota langsung turun ke TKP dan sempat ikut memadamkan api. Hingga berita ini diturunkan belum diketahui pasti penyebab kebakaran.
‘’Kita belum bisa memastikan darimana sumber api itu, penyelidikan masih terus kami lakukan. Tidak ada korban jiwa dari kejadian itu,’’ ungkap kapolsek.
Kades Sungai Jerinjing, Hadi Suswanto turut membenarkan telah terjadi kebakaran di desanya. Hadi sendiri bersama-sama warganya berpartisipasi dalam pemadaman. Karena hanya mengandalkan peralatan seadanya, api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 04.15 WIB.
‘’Kita juga mengetahui adanya kejadian itu dan langsung meminta warga untuk membantu memadamkan api. Kami juga tidak tahu darimana sumber apu itu. Kita akan minta keterangan sama korbannya, sehingga ada kejelasan terkait penyebabnya. Yang terpenting adalah tidak ada korban dari kejadian itu,’’ demikian Hadi.(ray)
KPU Coret Calon 2 Parpol
POLITIK RM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko mencoret salah seorang Bacaleg atas nama Holan Sitanggang, lantaran terdaftar di 2 parpol berbeda. Dasar pencoretannya peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2013 yang kemudian di rombah dengan peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2013. Kemudian berdasarkan undang-undang pemilihan umum pasal 4 huruf (p) serta pasal 19 huruf (o) dan juga edaran KPU nomor 135/kpu/v/2013.
Holan Sitanggang, terdaftar sebagai calon di NasDem nomor 6 untuk Dapil 2. Kemudian ia juga tercatat sebagai bacaleg nomor urut 5 di Demokrat untuk Dapil 3. Maka yang bersangkutan tidak diizinkan mencalonkan diri sebagai anggota dewan untuk pemilu 2014.
Disampaikan oleh salah seorang anggota KPU, Zulhazi, mendampingi ketua KPU, Nasir Ahmad, S.Pi, M.Si. Hasil pleno KPU sudah memutuskan nama calon tersebut di coret dan tidak diizinkan nyaleg di 2 parpol ini. Kepada pengurus parpol sudah disampaikan mengenai temuan KPU ini.
‘’Keputusan KPU dengan didasari aturan yang ada, maka atas nama calon tersebut tidak berhak mencalon meskipun ia mundur dari salah satu parpol tersebut. Dimana ia terdaftar di Demokrat dan NasDem,’’ papar Ezi.
Sekjen DPD NasDem Mukomuko, Musfar Rusli, membenarkan jika ia sudah menerima pemberitahuan ini. Mengingat dasar KPU melakukan pencoretan sangat jelas dan pihaknya juga memahami aturan itu, maka NasDem secara terbuka menerima keputusan ini. Artinya mereka harus menyiapkan calon lain untuk mengganti posisi dari Holan Sitanggang.
‘’Kami harus menerima dong. KPU mencoret berdasarkan aturan yang jelas dan memang kami juga paham dengan itu. Langkah kami jelas menyiapkan calon lain untuk menggantinya,’’ papar Musfar.
Sementara ketua DPC Demokrat Mukomuko, Ir. Muharamin, membantah ada calegnya yang bermasalah. Mengenai apa yang disampaikan KPU, menurutnya itu keliru. Kemungkinan saja nama mereka mirip atau marganya sama, semua caleg Demokrat Mukomuko sudah dinyatakan memenuhi syarat oleh KPU.
‘’Kami rasa salah infotmasi itu, sebab setahu saya semua caleg Demokrat memenuhi syarat dan tidak pernah bergabung dengan parpol lain,’’ tutup anggota DPRD Provinsi Bengkulu ini.(jar)
Dewan Keberatan Lepas Kursi?
//Tartib : Pindah Parpol Berhenti
POLITIK RM – Angaknya 6 anggota DPRD Kabupaten Mukomuko belum tulus melepas kursi untuk maju melalui parpol lain. Mereka masih berharap aturan KPU tentang dewan pindah parpol wajib mundur bisa di batalkan. Berbagai dalihpun tidak ragu disampaikan anggota dewan Mukomuko tentang hal ini. Diantaranya mereka menilai aturan KPU tersebut melangkahi undang-undang yang lebih tinggi.
Padahal dalam Tatib dewan dijelaskan pergantian antar waktu dapat terjadi bila dewan meninggal dunia, mengundurkan diri dan diberhentikan. Dimana dalam penjelasan pasal 102 BAB XII, ini huruf (h) dewan diberhentikan dari partai politik sesuai dengan aturan undang-undang. Kemudian dalam huruf (i) dipekuat lagi, kala menjadi anggota partai politik lain. Seprti yang diketahui 6 anggota DPRD Mukomuko sudah menjadi anggota parpol lain, dibuktikan dari KTA saat mendaftarkan berkas DCS ke KPU.
Salah seorang dewan yang harus mundur, Karena menjadi anggota Hanura dari parpol asal PNBK, Suntoko, S,Pd, menjelaskan aturan KPU tidak lebih tinggi dari undang-undang. Mengenai aturan dalam Tatib ini, yang melakukan pemberhentian dewan bukan pimpinan melainkan parpol. Dimana dalam pasal 103 Tatib desa dijelaskan pemberhentian diusulkan pimpinan parpol kepada pimpinan dewan dengan tembusan meteri dalam negeri.
‘’Sekarang saya lagi dalam proses, karena ketua parpol di Mukomuko saya sendiri. Yang jelas mengenai mundur atau tidak itu adalah urusan kami dengan parpol. Sebaiknya sebelum mengelurkan berita pelahari dulu aturannya,’’ tegas Suntoko yang diamini, Husni Tamrin yang juga meski mundur karena, dari PKPB ia pindah ke Golkar.
Ketua DPC Hanura, mengakui Tatib sudah sangat jelas menerangkan tentang aturan dewan harus mendur kala pindah parpol. Menurutnya apa yang dijelaskan dalam aturan KPU sudah sejalan dengan aturan yang ada. Berikutnya tergantung dewannya lagi.
‘’Itukan sudah jelas, bagi yang pindah parpol maka berhenti. Logikanya memang masuk, dewan itu adalah bagian dari parpol tersebut,’’ demikian Hermansyah.(jar)
Pendukung DPD Ughang Mating
//Temuan Tim Verifikasi KPU Terhadap Berkas DPD
POLITIK RM – Dugaannya banyaknya Bakal Calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) menggunakan dukungan fiktif agaknya terbukti. Dimana dalam proses verifikasi faktual berkas dukungan calon yang sedang dilakukan oleh tim verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mukomuko, beberapa pemilik KTP dukungan menolak pernah memberikan dukungan bahkan ada pemilik KTP yang sudah meninggal dunia (Ughang mating red).
Disampaikan oleh sekretaris sekretariat KPU Mukomuko, Junhari, B.Sc ia ikut turun langsung melakukan verifikasi bersama anggota KPU. Temuan yang didapat bermacam-macam, selain warga tidak mendukung dan meninggal dunia, juga banyak mereka yang tidak ada di rumah saat di datangi. Namun data ini belum bisa dipastikan hasil akhirnya sebab proses masih berlangsung.
‘’Memang berbagai temuan ada, seperti pemilik dukungan tidak mengenal calon DPD, ada yang meninggal bahkan banyak yang tidak ditemui orangnya. Yang jelas kami masih melakukan tahapan verifikasi,’’ kata Junhari.
Lanjutnya, KPU Mukomuko dalam proses ini hanya menjalankan petunju dari KPU Provinsi Bengkulu. Termasuk nama-nama pendukung yang akan diverifikasi berdasarkan petunjuk dari Provinsi. Hasilnya nanti akan diserahkan ke provinsi setelah dilakukan perekapan di Mukomuko. Jumlah dukungan paling banyak yang mereka verifikasi adalan calon yang berada di Mukomuko sendiri.
‘’Yang jelas KPU di sini hanya melakukan tugas yang sudah ditetapkan, hasil akhirnya nanti diserahkan ke Provinsi. Prosesnya sama dengan verifikasi terhadap dukungan dan kenggotaan parpol selama ini, kami langsung menemui pendukung tersebut,’’ lanjutnya.
Juga dibenarkan anggota KPU, Amrozi, SE, M.Pd, proses ini akan berakhir pada (6/6) besok. Selanjutnya akan direkap sesuai hasil yang di dapat. Untuk pendukung calon DPD yang tidak ditemui di lapangan akan mereka sampaikan kepada tim calon tersebut agar dilakukan pengumpulan pendukungan di sekretariat.
‘’Proses ini akan selesai pada 6 Juni sebab sudah ada jadwalnya. Maka KPU langsung dibanti syaf sekretariat melakukan verifikasi, sejauh ini berjalan dengan lancar,’’ demikian Amrozi.(jar)
Panwaslu Asuransi Petugasnya
POLITIK RM – Untuk meningkat kinerja setiap petugasnya dalam melakukan kegiatan pengawasan pemilu dan pelayanan terhadap peserta pemilu dan masyarakat. Panwaslu Kabupaten Mukomuko memberi asuransi kepada semua petugas mereka, seperti Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) staf panwaslu Mukomuko dan staf panwaslu kecamatan.
Disampaikan oleh ketua Panwaslu Kabupaten Mukomuko, Muchtadir Munib, SE, asuran yang diberikan berbentuk asuransi jiwa, dimana berlaku selama mereka bertugas untuk panwas. Tujuannya agar setiap rekanan panwaslu dalam melaksanakan tugas tidak ragu dan meningkatkan jiwa juang mereka demi kesuksesan pemilu 2014.
‘’Kita berikan asuransi kepada setiap petugas kita, termasuk nanti kepada PPL. Tujuannya sebagai bentuk pelayanan dan juga adalah demi meningkatkan kinerja kawan-kawan dalam pengawal pemilu,’’ papar Muctadir.
Juga disampaikan anggota Panwaslu lainnya, Padlul Azmi, SH, kebijakan memberi asuransi ini memang langsung dari mereka yang memikirkan nasib setiap petugas. Sebeb kegiatan melakukan pengawasan pemilu bukan perkara gampang untuk dilaksanakan, sebab wilayah Mukomuko jarak antara daerah satu dengan yang lain berjauhan.
‘’Ini adalah kebijakan ketua dalam menyukseskan tugas kawan-kawan melakukan kegiatan pengawasan nantinya. Sebab setiap orang memiliki tugas cukup berat,’’ demikian Padlul.(jar)
PBB dan PKPI Bangun Kialisi
POLITIK RM – Hubungan dua petinggi Partai politik (Parpol) yaitu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Bulan Bintang (DPC-PBB), Mukti Ali, S.Ip dan ketua DPC Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Kabupaten Mukomuko, Alpian, SE, tampak mesra. Pertanyaanya apakah dua parpol yang terlambat menjadi peserta pemilu ini berkoalisi?.
Kepada wartawan, Mukti Ali, mengaku punya hubungan dekat dengan ketua DPC PKPI sejak lama. Namun mengenai berkoalisi, anggota Komisi II DPRD Mukomuko ini belum bisa buka-bukaan. Menurutnya sebagai parpol yang terakhir masuk sebagai peserta pemilu, wajar saja jika mereka saling curhat. Sejauh ini arah untuk berkoalisi belum pernah disebut-sebutkan, sebab masing-masing punya target pada pemilu 2014.
‘’Kalau hubungan tentu kami sudah kenal sejak lama, apalagi sama-sama tahu PKPI dan PBB senasib. Kami sama-sama tertatih-tetih menyiapkan pemilu, lantaran masuk terakhir, beda dengan parpol lain yang dari awal sudah menyiapkan diri,’’ kata Muktia Ali.
Sementara Alpian, juga tidak membantah jika ia dan bos PBB ini sering kontak. Tujuannya lain tidak bukan sebagai bentuk saling dukung menghadapi pemilu. Meski terlambat sebagai peserta pemilu, namun mereka tetap optimis akan memperoleh suara signifikan pada pemilu 2014 mendatang. Meski berupaya membesarkan parpol masing-masing namun PKPI dan PBB di Mukomuko akan saling mendukung.
‘’Kalau soal berkoalisi, sekarang belum saatnya, namun mengenai dukung mendukung, kami saling menjaga. Mudahan saja PKPI dan PBB nanti bisa memperoleh suara maksimal, meski kami lebih terakhir menyiapkan berkas parpol,’’ demikian Alpian.(jar)
SELAGAN RAYA – Sebuah gudang tempat penyimpanan kulit kayu manis milik Aswan (35), warga Desa Sungai Jerinjing dilalap api. Peristiwa kebakaran terjadi dinihari kemarin, sekitar pukul 02.35 WIB. Lokasi gudang sendiri berjarak kurang lebih 3 meter dari rumah Aswan. Beruntung api tidak sampai membakar rumah tersebut, hanya terkena jilatan.
Kapolres Mukomuko, AKBP. Wisnu Widarto, S.Ik melalui Kapolsek Teras Terunjam, Iptu. Rikky Operiady, S.Sos dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya peristiwa kebakaran. Begitu mendapat informasi, anggota langsung turun ke TKP dan sempat ikut memadamkan api. Hingga berita ini diturunkan belum diketahui pasti penyebab kebakaran.
‘’Kita belum bisa memastikan darimana sumber api itu, penyelidikan masih terus kami lakukan. Tidak ada korban jiwa dari kejadian itu,’’ ungkap kapolsek.
Kades Sungai Jerinjing, Hadi Suswanto turut membenarkan telah terjadi kebakaran di desanya. Hadi sendiri bersama-sama warganya berpartisipasi dalam pemadaman. Karena hanya mengandalkan peralatan seadanya, api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 04.15 WIB.
‘’Kita juga mengetahui adanya kejadian itu dan langsung meminta warga untuk membantu memadamkan api. Kami juga tidak tahu darimana sumber apu itu. Kita akan minta keterangan sama korbannya, sehingga ada kejelasan terkait penyebabnya. Yang terpenting adalah tidak ada korban dari kejadian itu,’’ demikian Hadi.(ray)
KPU Coret Calon 2 Parpol
POLITIK RM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko mencoret salah seorang Bacaleg atas nama Holan Sitanggang, lantaran terdaftar di 2 parpol berbeda. Dasar pencoretannya peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2013 yang kemudian di rombah dengan peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2013. Kemudian berdasarkan undang-undang pemilihan umum pasal 4 huruf (p) serta pasal 19 huruf (o) dan juga edaran KPU nomor 135/kpu/v/2013.
Holan Sitanggang, terdaftar sebagai calon di NasDem nomor 6 untuk Dapil 2. Kemudian ia juga tercatat sebagai bacaleg nomor urut 5 di Demokrat untuk Dapil 3. Maka yang bersangkutan tidak diizinkan mencalonkan diri sebagai anggota dewan untuk pemilu 2014.
Disampaikan oleh salah seorang anggota KPU, Zulhazi, mendampingi ketua KPU, Nasir Ahmad, S.Pi, M.Si. Hasil pleno KPU sudah memutuskan nama calon tersebut di coret dan tidak diizinkan nyaleg di 2 parpol ini. Kepada pengurus parpol sudah disampaikan mengenai temuan KPU ini.
‘’Keputusan KPU dengan didasari aturan yang ada, maka atas nama calon tersebut tidak berhak mencalon meskipun ia mundur dari salah satu parpol tersebut. Dimana ia terdaftar di Demokrat dan NasDem,’’ papar Ezi.
Sekjen DPD NasDem Mukomuko, Musfar Rusli, membenarkan jika ia sudah menerima pemberitahuan ini. Mengingat dasar KPU melakukan pencoretan sangat jelas dan pihaknya juga memahami aturan itu, maka NasDem secara terbuka menerima keputusan ini. Artinya mereka harus menyiapkan calon lain untuk mengganti posisi dari Holan Sitanggang.
‘’Kami harus menerima dong. KPU mencoret berdasarkan aturan yang jelas dan memang kami juga paham dengan itu. Langkah kami jelas menyiapkan calon lain untuk menggantinya,’’ papar Musfar.
Sementara ketua DPC Demokrat Mukomuko, Ir. Muharamin, membantah ada calegnya yang bermasalah. Mengenai apa yang disampaikan KPU, menurutnya itu keliru. Kemungkinan saja nama mereka mirip atau marganya sama, semua caleg Demokrat Mukomuko sudah dinyatakan memenuhi syarat oleh KPU.
‘’Kami rasa salah infotmasi itu, sebab setahu saya semua caleg Demokrat memenuhi syarat dan tidak pernah bergabung dengan parpol lain,’’ tutup anggota DPRD Provinsi Bengkulu ini.(jar)
Dewan Keberatan Lepas Kursi?
//Tartib : Pindah Parpol Berhenti
POLITIK RM – Angaknya 6 anggota DPRD Kabupaten Mukomuko belum tulus melepas kursi untuk maju melalui parpol lain. Mereka masih berharap aturan KPU tentang dewan pindah parpol wajib mundur bisa di batalkan. Berbagai dalihpun tidak ragu disampaikan anggota dewan Mukomuko tentang hal ini. Diantaranya mereka menilai aturan KPU tersebut melangkahi undang-undang yang lebih tinggi.
Padahal dalam Tatib dewan dijelaskan pergantian antar waktu dapat terjadi bila dewan meninggal dunia, mengundurkan diri dan diberhentikan. Dimana dalam penjelasan pasal 102 BAB XII, ini huruf (h) dewan diberhentikan dari partai politik sesuai dengan aturan undang-undang. Kemudian dalam huruf (i) dipekuat lagi, kala menjadi anggota partai politik lain. Seprti yang diketahui 6 anggota DPRD Mukomuko sudah menjadi anggota parpol lain, dibuktikan dari KTA saat mendaftarkan berkas DCS ke KPU.
Salah seorang dewan yang harus mundur, Karena menjadi anggota Hanura dari parpol asal PNBK, Suntoko, S,Pd, menjelaskan aturan KPU tidak lebih tinggi dari undang-undang. Mengenai aturan dalam Tatib ini, yang melakukan pemberhentian dewan bukan pimpinan melainkan parpol. Dimana dalam pasal 103 Tatib desa dijelaskan pemberhentian diusulkan pimpinan parpol kepada pimpinan dewan dengan tembusan meteri dalam negeri.
‘’Sekarang saya lagi dalam proses, karena ketua parpol di Mukomuko saya sendiri. Yang jelas mengenai mundur atau tidak itu adalah urusan kami dengan parpol. Sebaiknya sebelum mengelurkan berita pelahari dulu aturannya,’’ tegas Suntoko yang diamini, Husni Tamrin yang juga meski mundur karena, dari PKPB ia pindah ke Golkar.
Ketua DPC Hanura, mengakui Tatib sudah sangat jelas menerangkan tentang aturan dewan harus mendur kala pindah parpol. Menurutnya apa yang dijelaskan dalam aturan KPU sudah sejalan dengan aturan yang ada. Berikutnya tergantung dewannya lagi.
‘’Itukan sudah jelas, bagi yang pindah parpol maka berhenti. Logikanya memang masuk, dewan itu adalah bagian dari parpol tersebut,’’ demikian Hermansyah.(jar)
Pendukung DPD Ughang Mating
//Temuan Tim Verifikasi KPU Terhadap Berkas DPD
POLITIK RM – Dugaannya banyaknya Bakal Calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) menggunakan dukungan fiktif agaknya terbukti. Dimana dalam proses verifikasi faktual berkas dukungan calon yang sedang dilakukan oleh tim verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mukomuko, beberapa pemilik KTP dukungan menolak pernah memberikan dukungan bahkan ada pemilik KTP yang sudah meninggal dunia (Ughang mating red).
Disampaikan oleh sekretaris sekretariat KPU Mukomuko, Junhari, B.Sc ia ikut turun langsung melakukan verifikasi bersama anggota KPU. Temuan yang didapat bermacam-macam, selain warga tidak mendukung dan meninggal dunia, juga banyak mereka yang tidak ada di rumah saat di datangi. Namun data ini belum bisa dipastikan hasil akhirnya sebab proses masih berlangsung.
‘’Memang berbagai temuan ada, seperti pemilik dukungan tidak mengenal calon DPD, ada yang meninggal bahkan banyak yang tidak ditemui orangnya. Yang jelas kami masih melakukan tahapan verifikasi,’’ kata Junhari.
Lanjutnya, KPU Mukomuko dalam proses ini hanya menjalankan petunju dari KPU Provinsi Bengkulu. Termasuk nama-nama pendukung yang akan diverifikasi berdasarkan petunjuk dari Provinsi. Hasilnya nanti akan diserahkan ke provinsi setelah dilakukan perekapan di Mukomuko. Jumlah dukungan paling banyak yang mereka verifikasi adalan calon yang berada di Mukomuko sendiri.
‘’Yang jelas KPU di sini hanya melakukan tugas yang sudah ditetapkan, hasil akhirnya nanti diserahkan ke Provinsi. Prosesnya sama dengan verifikasi terhadap dukungan dan kenggotaan parpol selama ini, kami langsung menemui pendukung tersebut,’’ lanjutnya.
Juga dibenarkan anggota KPU, Amrozi, SE, M.Pd, proses ini akan berakhir pada (6/6) besok. Selanjutnya akan direkap sesuai hasil yang di dapat. Untuk pendukung calon DPD yang tidak ditemui di lapangan akan mereka sampaikan kepada tim calon tersebut agar dilakukan pengumpulan pendukungan di sekretariat.
‘’Proses ini akan selesai pada 6 Juni sebab sudah ada jadwalnya. Maka KPU langsung dibanti syaf sekretariat melakukan verifikasi, sejauh ini berjalan dengan lancar,’’ demikian Amrozi.(jar)
Panwaslu Asuransi Petugasnya
POLITIK RM – Untuk meningkat kinerja setiap petugasnya dalam melakukan kegiatan pengawasan pemilu dan pelayanan terhadap peserta pemilu dan masyarakat. Panwaslu Kabupaten Mukomuko memberi asuransi kepada semua petugas mereka, seperti Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) staf panwaslu Mukomuko dan staf panwaslu kecamatan.
Disampaikan oleh ketua Panwaslu Kabupaten Mukomuko, Muchtadir Munib, SE, asuran yang diberikan berbentuk asuransi jiwa, dimana berlaku selama mereka bertugas untuk panwas. Tujuannya agar setiap rekanan panwaslu dalam melaksanakan tugas tidak ragu dan meningkatkan jiwa juang mereka demi kesuksesan pemilu 2014.
‘’Kita berikan asuransi kepada setiap petugas kita, termasuk nanti kepada PPL. Tujuannya sebagai bentuk pelayanan dan juga adalah demi meningkatkan kinerja kawan-kawan dalam pengawal pemilu,’’ papar Muctadir.
Juga disampaikan anggota Panwaslu lainnya, Padlul Azmi, SH, kebijakan memberi asuransi ini memang langsung dari mereka yang memikirkan nasib setiap petugas. Sebeb kegiatan melakukan pengawasan pemilu bukan perkara gampang untuk dilaksanakan, sebab wilayah Mukomuko jarak antara daerah satu dengan yang lain berjauhan.
‘’Ini adalah kebijakan ketua dalam menyukseskan tugas kawan-kawan melakukan kegiatan pengawasan nantinya. Sebab setiap orang memiliki tugas cukup berat,’’ demikian Padlul.(jar)
PBB dan PKPI Bangun Kialisi
POLITIK RM – Hubungan dua petinggi Partai politik (Parpol) yaitu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Bulan Bintang (DPC-PBB), Mukti Ali, S.Ip dan ketua DPC Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Kabupaten Mukomuko, Alpian, SE, tampak mesra. Pertanyaanya apakah dua parpol yang terlambat menjadi peserta pemilu ini berkoalisi?.
Kepada wartawan, Mukti Ali, mengaku punya hubungan dekat dengan ketua DPC PKPI sejak lama. Namun mengenai berkoalisi, anggota Komisi II DPRD Mukomuko ini belum bisa buka-bukaan. Menurutnya sebagai parpol yang terakhir masuk sebagai peserta pemilu, wajar saja jika mereka saling curhat. Sejauh ini arah untuk berkoalisi belum pernah disebut-sebutkan, sebab masing-masing punya target pada pemilu 2014.
‘’Kalau hubungan tentu kami sudah kenal sejak lama, apalagi sama-sama tahu PKPI dan PBB senasib. Kami sama-sama tertatih-tetih menyiapkan pemilu, lantaran masuk terakhir, beda dengan parpol lain yang dari awal sudah menyiapkan diri,’’ kata Muktia Ali.
Sementara Alpian, juga tidak membantah jika ia dan bos PBB ini sering kontak. Tujuannya lain tidak bukan sebagai bentuk saling dukung menghadapi pemilu. Meski terlambat sebagai peserta pemilu, namun mereka tetap optimis akan memperoleh suara signifikan pada pemilu 2014 mendatang. Meski berupaya membesarkan parpol masing-masing namun PKPI dan PBB di Mukomuko akan saling mendukung.
‘’Kalau soal berkoalisi, sekarang belum saatnya, namun mengenai dukung mendukung, kami saling menjaga. Mudahan saja PKPI dan PBB nanti bisa memperoleh suara maksimal, meski kami lebih terakhir menyiapkan berkas parpol,’’ demikian Alpian.(jar)
Sunday, 2 June 2013
Mukomuko RM 3 Juni 2013
//Amandeka Dideadline 1 Bulan
METRO – Kemarin merupakan hari pertama bagi Aminudin menghirup udara di balik tembok Lapas Arga Makmur, Bengkulu Utara (BU). Sesuai prosedur, sebelum ditempatkan di blok tahanan, Aminudin melalui yang namanya Masa pengenalan lingkungan (Mapenaling). Untuk diketahui, di lapas ini Aminudin bertemu kembali alias reuni dengan Ahmad Darmi yang sudah lebih dulu dieksekusi oleh kejaksaan atas perkara yang sama, korupsi proyek pembangunan jembatan gantung di Desa Sibak, Mukomuko C Kecamatan Ipuh.
Berbeda dengan Darmi, Aminudin pada saat menerima surat panggilan menjalani eksekusi tidak lantas mengulur-ngulur waktu, apalagi sampai dinilai mempersulit. PNS di salah satu instansi lingkungan Pemkab Mukomuko ini bersikap kooperatif dengan mendatangi kantor Kejari Mukomuko pada Sabtu (1/6).
‘’Ya, pak Aminudin kita nilai kooperatif dalam menjalankan eksekusi putusan MA. Dia datang tepat pada hari yang dijanjikan. Bahkan datangnya pagi-pagi sekali. Sesuai isi putusan MA, pak Aminudin harus menjalani hukuman selama 3 tahun dan denda sebesar Rp 50 juta dengan ketentuan apabila terdakwa tidak membayar denda tersebut maka akan dikenakan pidana pengganti berupa pidana kurungan selama 3 bulan,’’ ungkap Kajari, Azhari, SH, MH didampingi Kasi Pidsus, Anton Nur Ali, SH.
Secara lengkap isi amar putusan kasasi MA bernomor: 611 K/Pid.Sus/2012, mengabulkan permohonan kasasi dari pemohon kasasi, dalam hal ini Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Mukomuko. Membatalkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Arga Makmur, Bengkulu Utara (BU) bernomor: 213/Pid.B/2010/PN.AM tanggal 18 Juli 2011.
Mengadili sendiri, menyatakan Aminudin telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi.
Tidak selesai sampai disitu, pihak kejari tengah menunggu turunnya putusan kasasi 1 lagi terdakwa dalam perkara serupa, yakni kontraktor proyek. Jika salinan amar putusan tersebut telah diterima, dipastikan akan langsung dilakukan eksekusi.
Bagaimana dengan Amandeka Amir, S.Sos? kepada Radar Mukomuko (RM) kajari menyampaikan, pihaknya memberi batas waktu kepada mantan caretaker Bupati Mukomuko itu selama 1 bulan terhitung kemarin untuk melapor. Jika tidak, kajari bakal berkoordinasi dengan pihak Kejaksaan agung (Kejagung) RI.
‘’Kita persuasif dulu. Kita beri waktu selama 1 bulan. Jika tidak ya kita akan melibatkan satgas kejagung untuk mencari keberadaannya,’’ ungkap kajari.
Sekadar mengulas, masih mengutip isi putusan MA Aminudin, peran terdakwa dalam perkara bersama Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), tidak lain Ahmad Darmi yang merangkap Ketua Panitia Justifikasi Teknis Pelaksanaan Kontrak, PHO dan FHO, turut serta merekayasa dokumen ataupun surat-surat yang menyatakan seolah-olah pelaksanaan pembangunan jembatan gantung tersebut telah selesai 100 persen dan dilakukanlah pembayaran kepada pihak kontraktor, dalam hal ini PT. Surya Wiyaja Laksana sebesar Rp 817.356.725,85.(ray)
6 Dewan Belum Ajukan Pengunduran Diri
Ketua DPRD : Sebaiknya Tak Usah
POLITIK RM – 6 Orang anggota DPRD Mukomuko yang sudah mengisi BB5 sebagai syarat mencalonkan diri pada pemilu 2014 sampai sekarang belum mangajukan surat pengunduran di ke Sekretariat DPRD dan pimpinan dewan untuk ditindak lanjuti. Padahal pada 1 Agustus 2013 mereka sudah harus cabut dari kursi DPRD Mukomuko dan digantikan dengan calon lainnya.
Disampaikan oleh ketua DPRD Kabupaten Mukomuko, Drs. Arnadi Pelam, sejauh ini belum ada satupun dari mereka yang mengajukan pengunduran diri untuk ditindak lanjuti. Mengenai keseriusan dari dewan tersebut untuk mundur ia belum mengetahuinya. Sebab masa pengunduran diri sesuai dengan syarat KPU masih cukup panjang bagi mereka untuk mempersiapkannya.
‘’Sampai sekarang belum ada yang mengajukan pengunduran diri ke kami, saya rasa mereka masih menunggu saat yang tepat. Sesuai atura KPU paling lambat pengunduran diri mereka diserahkan 1 Agustus. Mungkin saja kawan-kawan masih perlu memperlajari dan memikirkannya,’’ kata Arnadi.
Arnadi, lebih menyarankan kepada 6 dewan tersebut untuk berpikir matang-matang sebelum membuat keputusan besar ini. Karena persaingan pada pemilu 2014 cukup berat dan pelung untuk bisa duduk kembali tidak gampang bagi incumbent. Masa 1 tahun jabatan bukan singkat dan masih sangat banyak yang bisa mereka lakukan untuk melayani masyarakat. Ikut pemilu perlu biaya dan perjuangan lebih keras lagi, menurutnya menunggu 5 tahun lagi lebih baik, hingga masyarakat lebih yakin jika wakilnya serius dalam memberi pelayanan.
‘’Kalau memang ragu, sebaiknya tidak usah mengundurkan diri sebab resiko yang diambil cukup besar, masa jabatan kita masih panjang dan masyarakat tentu masih menginginkan kita menyelesaikan kepercayaan yang mereka berikan. Kedepannya tetap bisa maju kembali dan itu saya pikir pebih baik,’’ tutup Arnadi.
Untuk diketahui, Dari 9 anggota DPRD Mukomuko yang berasal dari parpol non pemilu, yang sudah melengkapi BB5 sebagai syarat untuk mendaftarkan diri dalam Daftar Calon Sementara (DCS) partai politik (Parpol adalah, Hadir, S.Ip asal PPPI dari Dapil II untuk 2014 maju melalui Gerindra. Kedua Ir. Nurlina Zamdial, M.Si, dari Kedaulatan asal Dapil I pindah ke PKS, Suntoko, S.Pd dari Patriot pindah ke Hanura dapil II, kemudian Husni Tamrin maju melalui Golkar juga Dapil 2 dan selanjutnya Eri Zulhayat, SE, juga asal Dapil II maju menggunakan perahu PAN.(jar)
Baru 4 SKPD yang Meramaikan Senam Massal
METRO – Kendati dari Bupati Mukomuko, Drs.H Ichwan Yunus, CPA, MM dan Sekdakab, Syafkani, SP sudah mengimbau sekaligus mengajak jajaran pegawai di seluruh SKPD untuk berpartisipasi dalam acara senam massal Demi Indonesia (DI) Style yang akan diadakan Surat Kabar Harian (SKH) Radar Mukomuko (RM) pada tanggal 9 ini, namun hingga kemarin baru 4 SKPD yang mengkonfirmasikan akan mengutus tim.
Keempat SKPD tersebut, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD), Dinas Pendapatan dan Kekayaan Daerah (DPKD), Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) dan Dinas Pertanian, Perkebunan, Peternakan dan Kehutanan (P3K).
Kepala DPKD, Ir. Kasmidi Kasim, M.Si menyampaikan bahwa semenjak mendapat informasi dari Koran RM akan digelarnya senam massal yang dipimpin langsung oleh Menteri BUMN, Dahlan Iskan, dirinya cukup antusias untuk ikut serta. Apalagi pelaksanaannya serentak se Indonesia.
‘’Saya semakin serius untuk melibatkan jajaran pegawai di DPKD untuk ikut serta dalam senam nanti setelah adanya imbauan dari bupati. Kita terus menunggu informasi terbaru mengenai teknis pelaksanaannya dari RM,’’ terang Kasmidi.
Terpisah, Kadis P3K, Eddy Apriyanto, SP turut mengapresiasi diadakannya acara senam massal DI Style.
‘’Ya, kita pasti akan ikut meramaikan acara nanti. Senamnya serentak se nasional kan? Dan infonya akan memecahkan rekor MURI? Tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi daerah kita karena bisa ambil bagian dalam acara yang besar seperti itu,’’ ungkap Yanto, sapaan akrabnya.
General Manager (GM) RM, Ahmad Kartubi menjelaskan bahwa pihaknya masih ingin memastikan lokasi penyelenggaraan senam. Yang sudah pasti, dari RM bekerjasama dengan sponsor menyediakan doorprize kepada peserta senam. Caranya, RM akan menerbitkan formulir pada hari yang akan ditentukan nanti.(red)
Subscribe to:
Posts (Atom)
Kader PDIP Mukomuko Bawa Randang Untuk Megawati
METRO – Seperti diinformasikan, besok (5/2) Presiden Joko Widodo bersama, megawati, Ketua DPR RI Puan Maharani dan Kemensos akan datang k...
-
Inspektorat : Diakuinya Satu Kali METRO – Ujian berat tengah dihadapi oleh dunia pendidikan Kabupaten Mukomuko dan merupakan pukulan bagi p...
-
Pemilihan Bupati 2020 MUKOMUKO – Semakin dekatnya perhelatan pemilihan bupati dan wakil bupati Mukomuko, nama-nama tokoh yang benar...
-
Kerja Keras dan Cerdas KARMADI, SH lahir di Desa Pondok Lunang 8 Oktober 1980. Merupakan salah satu anggota dewan termuda di DPRD Muk...


.jpg)
.jpg)


