Tuesday, 4 June 2013

Mukomuko 5 Juni 2013

Kapal Terbalik, 3 Nelayan Selamat
METRO – Sebuah kapal penangkap ikan milik nelayan asal perumahan nelayan di Kelurahan Bandar Ratu, Kecamatan Kota Mukomuko siang kemarin mengalami musibah. Kapal yang dinaiki oleh 3 orang nelayan masing-masing Muklis, Robi dan Satra Wijaya terbalik lalu karam di perairan dekat Padang Panaek, Desa Pasar Sebelah.
Beruntung ketiganya berhasil diselamatkan oleh nelayan lain. namun demikian, seluruh peralatan tangkap termasuk ikan hasil tangkapan hilang ditelan ombak.
Kapal yang mengalami kerusakan cukup parah baru berhasil dievakuasi ke tepi dengan ditarik menggunakan kapal lain dibantu anggota Polair Polres dan tim Tagana pada sorenya, sekitar pukul 16.45 WIB.
Diceritakan salah seorang korban, Robi, karamnya kapal usai diterjang ombak besak saat ingin berlabuh. Seketika itu kapal terbalik. Robi dan kedua rekannya terlempar ke air bersama dengan seluruh peralatan tangkap.
‘’Saat  kejadian, kita sempat terbenam di laut dan dihimpit oleh badan kapal. Ini berkat bantuan Tuhan YME hingga nyawa kita semua masih bisa selamat. Semua perlatan kami lenyap semuanya, termasuk kapal kami rusak parah,’’ ungkap Robi
Rasa syukur juga disampaikan korban lainnya, Satra. Atas kejadian yang dialami ia lebih memikirkan keselamatan diri ketimbang peralatan. Menurutnya, peralatan yang hilang dapat dicari ganti, sementara nyawa hanya 1. 
‘’Jelas semua barang-barang kami habis, kecuali mesin kapal yang hanya mengalami kerusakan dan badan kapal kami yang mengalami kerusakan,’’ imbuh Sat.
M Toha, S.Sos.I salah seorang tim tagana yang ikut serta dalam penyelamatan dan evakuasi kapal merasa lega lantaran dalam peristiwa tidak terdapat korban jiwa. Selaku pekerja sukarelawan, Toha bersama rekan-rekannya menyatakan siap membantu siapa saja yang terkena bencana ataupun kejadian. (cw1)

Kualitas Caleg Tak Menjanjikan
POLITIK RM – Kualitas calon anggota legislatif (Caleg) yang diusung sebagian besar parpol dinilai masih sangat lemah. Mulai dari tingkat pendidikan, pengalaman hingga jiwa saing mereka. Kondisi ini akan berdampak dengan kualitas wakil rakyat ke depannya. Disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Mukomuko, Drs. Arnadi Pelam.
Kualitas dewan itu sangat penting, sebab mereka adalah wakil dari sekian ribu warga Mukomuko untuk berpikir tentang pembangunan dan pembelaan kepada masyarakat. Jika kemampuan lemah, sama halnya masyarakat tidak terwakili dengan baik. Sementara tugas dari dewan makin lama bukan semakin membaik, sebab persaingan di tingkat nasional juga terus meningkat.
‘’Kita bukan sekedar duduk di dewan saja, melainkan banyak tugas besar diluar sana menunggu. Kalau kualitas calon lemah, maka dewan yang akan terpilih sudah jelas lemah pula. Ini berdampak sangat besar dengan pembangunan ke depan,’’ kata Arnadi.
Lanjutnya, hal ini tidak lepas dari ketatnya aturan KPU tentang syarat maju sebagai calon dewan dan juga kepiawaian parpol menjaring calonnya. Sebagian besar caleg hanya mengandalkan dukungan dari keluarga besar, sementara kemampuan mereka lemah bahkan masih buta. Masyarakat diingatkan jangan terjebak dengan kekeluargaan atau orang dekat. Utamakan memilih orang-orang yang berkualitas dan memang dipandang mampu menjalankan amanah. Bahkan ia menganggap memilih calon Incamebent yang sudah jelas kualitasnya lebih baik, sebab mereka bisa meneruskan pekerjaan yang sudah ada.
‘’Masyarakat juga harus paham, jangan memilih dengan alasan kedekatan semata, kualitas dan kemampuan seorang calon itu yang perlu diutamakan, sebab dewan bukan utusan keluarga melainkan perwakilan untuk membela hak kita sendiri dan daerah ini,’’ demikian Arnadi.(jar)


KPPD PAN Minta Caleg Aktif
POLITIK RM – Ketua Komite Pemenangan Pemilu Daerah (KPPD) Mukomuko, Partai Amanat Nasional (PAN) Eranardi, S.Ip, mulai bergerak. Seluruh kader dan bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) PAN dikondisikan untuk aktif melakukan sosialisasi PAN di tengah masyarakat dan juga memperkenalkan setiap calon yang diusung parpol berlambang matahari putih ini.
Dijelaskannya, sekarang sudah saatnya setiap calon dan kader melakukan sosialisasi secara katif dan terbuka kepada masyarakat mengenai parpol ini. Sebab tidak dipungkiri persaingan sudah mulai tampak di kalangan caleg dan parpol. Jangan sampai basis PAN menjadi bulan-bulan parpol lain untuk mencari suara. Sebaliknya selain menjaga basis semua kader dan caleg juga meski terus mengembangkan sayap masing-masing.
‘’Kita minta kawan-kawan mulai beraksi dan menjaga basis serta terus mengembangkan sayap demi mencapai target memenangkan pemilu 2014. Untuk saat ini utamakan pengenalan PAN lebih jauh dulu, baru kita mengenal diri sebagai caleg,’’ kata Era.
 Lanjutnya, menang atau tidaknya PAN pada 2014 tergantung dengan kesiapan calon yang diusung. Maka jangan sampai lengah dan membiarkan caleg lain bebas mendapat suara di basis PAN. Secara terbuka kedepannya DPD dan DPW PAN akan turun langsung melakukan kempanye ke masyarakat terutama di setiap basis caleg. Selain itu juga ia minta semua bersatu dan saling member dukungan kepada sama-sama kader PAN.
‘’Sekarang utamakan parpol, semua harus punya tujuan yang jelas dan saling membantu, soal siapa yang akan duduk nanti tetap sama saja, yang artinya PAN berhasil keluar sebagai pemenang pemilu,’’ demikian Era.(jar)


DCS Diumumkan 13 Juni
//Masyarakat Diminta Beri Masukan
POLITIK RM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko telah kelar memverifikasi seluruh berkas perbaikan bakal calon anggota legislatif (bacaleg) 12 Parpol peserta pemilu untuk Pileg 2014. Sesuai jadwal KPU akan mengumumkan Daftar Caleg Sementara (DCS) tanggal 13 Juni 2013 hingga 17 Juni.
Salah seorang anggota KPU Zulhazi, mengatakan saat ini KPU tengah merapikan susunan caleg untuk setiap parpol. Ada diantara mereka masuk dalam DCS dan ada yang bakal dihilangkan sebab tidak melengkai syarat.
‘’Sekarang masih melakukan penyusunan DCS Hasilnya, akan diumumkan pada tanggal 13 Juni di media massa," kata Komisioner KPU Zulhazi.
DCS yang akan diumumkan itu memuat gambar dan nomor parpol, serta nama-nama dan pas foto diri terbaru caleg. KPU akan meminta persetujuan pimpinan parpol atau petugas penghubung parpol sebelum merilis DCS tersebut. Menurut Zulhazi, setelah diumumkan maka tidak ada lagi masa perbaikan caleg. Perubahan DCS hanya dimungkinkan jika calon tersebut meninggal dunia atau adanya masukan atau tanggapan masyarakat yang mengakibatkan tidak terpenuhinya persyaratan administrasi caleg.
"Masyarakat diharapkan bisa memberi masukan dan tanggapan atas DCS yang ditetapkan," ucapnya.
Amrozi, SE, M.Pd menambahkan, jika masyarakat mengetahui ada caleg yang menggunakan ijazah palsu dan terbukti, maka caleg bersangkutan akan dibatalkan dari pencalonan alias dihapus dari DCS. Namun KPU akan memberi kesempatan kepada parpol untuk menyampaikan klarifikasi atas masukan dan tanggapan masyarakat tersebut. Baru setelah itu KPU mengumumkan Daftar Caleg Tetap (DCT).
‘’Parpol diberi hak memberi tanggapan atas setiap masukan dari masyarakat, hingga KPU menetapkan bakal calon tetap,’’ demikian Amrozi.(jar)


KPU Pastikan Caleg 2 Parpol Sama
POLITIK RM – Meski ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat (DPD-PD), Ir. Muharamin membantah jika bacaleg parpolnya sama dengan caleg Partai NasDem, namun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mukomuko memastikan jika hanya 1 orang. Hal ini berdasarkan poto dan juga data bacaleg atas nama Hongli Sitonggang tersebut. Hanya perbedaannya daerah pemilihan saja.
Disampaikan oleh Ketua KPU MUkomuko, Nasir Ahmad, S.Pi, M.Si, pihaknya sudah memastikan dengan seksama seluruh data bacaleg tersebut. Maka mengenai keraguan dari Muharamin, terhadap kelitian KPU menurutnya tidak ada alasan. Selain itu permasalahan tersebut juga sudah diakui oleh pihak dari NasDem.
‘’Saya membantah apa yang disanggah oleh ketua Demokrat, kami sudah melakukan proses verifikasi dengan baik, daya 1 caleg tersebut yang terdaftar di NasDem dan Demokrat benar-benar sama, bisa dicek poto dan berkas lainnya,’’ kata Nasir.
Juga disampaikan anggotanya Amrozi, SE, M.Pd, terhadap calon bersangkutan sudah tidak bisa dibantah lagi. Ia sendiri sudah memastikan dengan calon tersebut  dan mengakui jika ia terdaftar di Demokrat dan NasDem. Pilihannya adalah melakukan penggantian dengan calon lain saat masa perubahan DCS ke DCT.
‘’Kami sudah memastikan jika nama yang terdapat disana sama dan orangnya adalah satu, yang jelas langkah berikutnya melakukan pergantian pada saatnya nanti,’’ papar Amrozi.
Sekjen DPC Demokrat, Nurrakhim, tidak membantah, sebab ia sudah memastikan dengan pihak KPU dan juga calon tersebut mengakui. Ia belum tahu apa motifnya, yang jelas saat penyerahan berkas, calon tersebut mengakui dan menyanggupi ketentuan yang ada. Dan ia tidak pernah memberitahukan, jika juga mendaftar melalui NasDem.
‘’Ya memang dengan ketua belum kami sampaikan, sebab beliau berada diluar daerah dalam rangka dinas,’’ demikian Nurrakhim.(jar)


3 Parpol Tak Penuhi 30 Persesn Perempuan
POLITIK RM – Tiga Partai Politik (Parpol) tidak memenuhi kuota calon perempuan 30 persen. 3 Parpol tersebut adalah PKPI, NasDem dan Golkar. Pasalnya 1 caleg perempuan masing-masing parpol ini dinyatakan tidak memenuhi syarat sebagai caleg sesuai dengan hasil verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mukomuko.
Dimana NasDem lehilangan calon perempuan Daerah Pemilihan (Dapil) 2 nomor urut 7. Golkar calon wanita Dapil 3 nomor urut 8 dan PKPI asal Dapil 1 nomor urut 8 juga perempuan. Pilihannya adalah melakukan penambahan caleg perempuan atau 2 caleg laki-laki masing-masing terancam ikut dicoret, agar tetap kuota perempuan mencukup 30 persen.
Salah seoarang anggota KPU, Amrozi, SE, M.Pd  mewakili ketuanya Nasir Ahmad, S.Pi, M.Si, mengakui jika 3 caleg yang dinyatakan tidak memenuhi syarat adalah perempuan. Selain itu satu lagi asal PKS dinyatakan Belum Memenuhi suarat. Berdasarkan aturan perempuan harus 30 persen, maka kemungkinan pengurangan caleg laki-laki bisa saja. Waktu masih panjang dan masing-masing parpol dapat melakukan penggantian.
‘’Waktu masih panjang untuk melakukan penggantian, namun kalau memang tidak dilakukan penggantian, maka mau tidak mau caleg laki-laki dikurangi agar tetap 30 persen perempuan,’’ lata Amrozi.
Sementara itu, Ketua DPC PKPI membenarkan jika mereka sekarang kekurangan 1 orang caleg perempuan. Ia memastikan akan melakukan penggantian dengan caleg perempuan kembali agar kuota perempuan 30 persen bisa terpenuhi. Pada awalnya calon merek mencukup, namun lantaran ada permasalahan, akhirnya KPU menyatakan TMS.
‘’Sebetulnya tidak ada persoalan diawal, hanya kemudian nampaknya calon kita tidak melengkapi syarat dan dinyatakan tidak memenihi syarat, kita harus melakukan penggantian,’’ demikian Alpian.(jar)

Monday, 3 June 2013

Mukomuko 4 Juni 2013

 4 Bacaleg Tereliminasi, 6 BMS 
Pleno Hasil Verifikasi DCS
METRO – Perjuangan para Bakal calon legislatif (Bacaleg) Kabupaten Mukomuko untuk bisa berlaga pada 2014 agaknya tidak semudah yang dibayangkan. Selain mesti melalui tahapan yang terbilang panjang, menguras waktu, energi serta materi, persyaratan yang ditetapkan oleh penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU cukuplah ketat. Terbukti, dari keseluruhan bacaleg yang terdaftar dalam Daftar Caleg Sementara (DCS) parpol peserta pemilu, 4 diantaranya tereliminasi alias gugur dengan status Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Keputusan gugurnya 4 bacaleg telah diplenokan oleh KPU berdasarkan hasil verifikasi dan sudah disampaikan kepada parpol pengusung bacaleg tersebut.
Adapun keempat bacaleg yang dinyatakan gugur berasal dari parpol NasDem nomor urut 7 dapil II, parpol Golkar nomor urut 8 dapil III, PKPI nomor urut 8 dapil I dan Partai Demokrat dapil III nomor urut 5.
Menariknya, permasalahan pada bacaleg Demokrat ini yang bersangkutan juga terdaftar sebagai bacaleg NasDem nomor urut 6 dapil II.  3 bacaleg lain adalah perempuan. Jika tidak dilakukan penggantian maka parpol asal calon gugur harus mengurangi 2 calon laki-lakinya agar memenuhi kuota 30 persen perempuan.
‘’Ini hasil akhir sudah diplenokan. Kita juga sudah sampaikan kepada masing-masing pengurus parpol dan panwaslu. Hasil ini sudah tetap dan tidak dapat dirubah. Memang adapun calon yang TMS adalah kebanyakan perempuan, risikonya parpol meski mengganti atau mengurangi calon laki-lakinya,’’ kata Amrozi, SE, M.Pd
Ketua KPU, Nasir Ahmad, S.Pi, M.Si menambahkan permasalahan yang dihadapi mayoritas bacaleg gugur adalah ijazah sekolah dan juga faktor usia.
‘’Yang jelas ini adalah ketetapan berdasarkan aturan yang ada, parpol kita harapkan dapat memakluminya serta mengambil langkah yang tepat, agar mereka bisa memenuhi caleg seperti diusulkan semula,’’ kata Nasir didampingi Zulhazi.
Selain ada 4 bacaleg yang gugur, KPU juga memutuskan 6 bacaleg Belum Memenuhi Syarat (BMS). Mereka berasal dari PKS dapil I nomor urut 9, lalu dari Golkar dapil II nomor urut 1, dari Gerindra dapil III nomor urut 8, asal PAN dapil II nomor urut 8, Hanura sebanyak 2 orang, 1 dari dapil II dan 1 lagi dapil III.(jar)



Buruh Harian dan Pelajar SMP Tewas 
Korban Laka Kerja dan Lakalantas
PENARIK – Nahas dialami seorang wanita tua bernama Suminah (60). Suminah yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian pemungut brondolan sawit di perkebunan milik perusahaan ternama di Kabupaten Mukomuko mengalami kecelakaan kerja kemarin. Nyawanya tak tertolong lagi usai diduga tertabrak dan tubuhnya tergilas ban dump truk. Peristiwa itu terjadi kemarin sekitar pukul 09.25 WIB di kawasan Tanah Rekah.
Diduga, sopir mobil yang tengah memuat Tandan Buah Segar (TBS) tak mengetahui jika di belakangnya terdapat korban. Tak ada luka, namun dari hasil pemeriksaan korban mengalami luka dalam yang amat serius. Usai kejadian korban langsung dilarikan ke RSUD Mukomuko untuk diperiksa secara medis, sementara sopirnya menyerahkan diri ke Mapolres Mukomuko.
Pada hari sebelumnya, Minggu (2/6) di TKP terpisah, di Bukit Damri Desa Mekar Mulya, Kecamatan Penarik terjadi lakalantas yang berujung pada tewasnya seorang pelajar SMPN Jefri (15), asal Desa Sido Makmur, Kecamatan Penarik.
Berdasarkan informasi, Jefri pada saat kejadian mengendarai motor Honda Blade membonceng Dimas (14), siswa kelas 1 SMPN. Dimas sendiri mengalami luka memar dan luka lecet di bagian kaki. Sedangkan Hendri (15), pengendara motor Revo Nopol BD 3676 NL mengalami patah kaki bagian kiri, Adi (15) yang dibonceng Hendri tak mengalami luka berarti.
Kapolres Mukomuko, AKBP Wisnu Widarto, S.IK melalui Kapolsek Penarik, Iptu. Tjik Sadarne MS membenarkan bahwa pihaknya menerima laporan kejadian lakalantas yang menewaskan seorang pelajar SMPN. Untuk kepentingan penyelidikan kedua sepeda motor diamankan di mapolsek.  ‘’Kita awalnya mendapat laporan dari masyarakat bahwa ada terjadi  kecelakaan lalu lintas. 2 unit kendaraan milik korban sudah kita amankan di mapolsek,’’ ungkap kapolsek.
Dari data terhimpun, kronologis kejadian bermula saat korban seperti biasa bekerja di kebun. Diduga korban tidak menyadari ada truk yang hendak mundur, pun sama dengan sopirnya yang juga tidak mengetahui. Akibatnya, saat mobil sudah dekat, korban tak dapat lagi mengelak.
Truk baru berhenti saat ada pekerja lain yang berteriak dan memberi tahu. Mengetahui ada kecelakaan, langsung memberikan pertolongan dan melarikan korban ke klinik perusahaan. Sayangnya, korban tak dapat ditolong. Untuk memastikannya, korban langsung dilarikan ke RSUD Mukomuko.
‘’Ya, kami sudah mendapat laporan atas kecelakaan kerja dari salah satu perusahaan besar. Dan sopir mobilnya sudah kita amankan, karena dia menyerahkan diri. Kami akan melakukan penyelidikan dan meminta keterangan dari sejumlah saksi,’’ ungkap Kapolres Mukomuko, AKBP. Wisnu Widarto, S.Ik melalui Kabag Ops, Kompol. Laba Meliala, S.Ik.
Kepala IGD RSUD Mukomuko, dr. Mahadi Marpaung juga membenarkan adanya korban kecelakaan kerja yang masuk RSUD untuk dilakukan otopsi. Dan tim medis langsung melakukan tindakan untuk melakukan pemeriksaan.
‘’Memang benar, ada korban yang masuk RSUD Mukomuko akibat kecelakaan kerja. Tim medis sudah melaku pemeriksaan dan otopsinya. Setelah itu langsung kita buatkan laporannya. Informasinya, korban sudah meninggal dunia,’’ pungkasnya.(ray)
Salah seorang korban lakalantas, Hendri ditemui di kediamannya menceritakan bahwa motor yang dikendarai Jefri bermaksud ingin memotong kendaraannya. Karena ada motor lain dari arah yang berlawanan, Jefri dan dirinya mengelak agar tidak terjadi tabrakan. Nahas, motor yang dikendarai Jefri menabrak tumpukan batu hingga oleng dan terjatuh.
‘’Kaki saya patah karena tertimpa motor yang saya bawa ketika saya jatuh. Sedangkan motor Jefri menabrak material batu yang ada di pinggir jalan di tempat kami terjatuh itu. Motor saya agak pelan, tetapi motor Jefri yang memboncengi Dimas, agak kencang ketika ingin memotong kami ketika itu. Karena kami terjatuh, kemudian dibawa oleh masyarakat untuk berobat ke Puskesmas SP 1. Di perjalanan saya tidak tahu apa yang terjadi selanjutnya. Beberapa jam kemudian baru tahu bahwa Jefri teman saya telah meninggal dunia akibat kejadian itu,’’ tutur Hendri.(cw1)

Gudang Kayu Manis Dilalap Api
SELAGAN RAYA – Sebuah gudang tempat penyimpanan kulit kayu manis milik Aswan (35), warga Desa Sungai Jerinjing dilalap api. Peristiwa kebakaran terjadi dinihari kemarin, sekitar pukul 02.35 WIB. Lokasi gudang sendiri berjarak kurang lebih 3 meter dari rumah Aswan. Beruntung api tidak sampai membakar rumah tersebut, hanya terkena jilatan.
Kapolres Mukomuko, AKBP. Wisnu Widarto, S.Ik melalui Kapolsek Teras Terunjam, Iptu. Rikky Operiady, S.Sos dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya peristiwa kebakaran. Begitu mendapat informasi, anggota langsung turun ke TKP dan sempat ikut memadamkan api. Hingga berita ini diturunkan belum diketahui pasti penyebab kebakaran.
‘’Kita belum bisa memastikan darimana sumber api itu,  penyelidikan masih terus kami lakukan. Tidak ada korban jiwa dari kejadian itu,’’ ungkap kapolsek.
Kades Sungai Jerinjing, Hadi Suswanto turut membenarkan telah terjadi kebakaran di desanya. Hadi sendiri bersama-sama warganya berpartisipasi dalam pemadaman. Karena hanya mengandalkan peralatan seadanya, api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 04.15 WIB.
‘’Kita juga mengetahui adanya kejadian itu dan langsung meminta warga untuk membantu memadamkan api. Kami juga tidak tahu darimana sumber apu itu. Kita akan minta keterangan sama korbannya, sehingga ada kejelasan terkait penyebabnya. Yang terpenting adalah tidak ada korban dari kejadian itu,’’ demikian Hadi.(ray)

KPU Coret Calon 2 Parpol
POLITIK RM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko mencoret salah seorang Bacaleg atas nama Holan Sitanggang, lantaran terdaftar di 2 parpol berbeda. Dasar pencoretannya peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2013 yang kemudian di rombah dengan peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2013. Kemudian berdasarkan undang-undang pemilihan umum pasal 4 huruf (p) serta pasal 19 huruf (o) dan juga edaran KPU nomor 135/kpu/v/2013.
Holan Sitanggang, terdaftar sebagai calon di NasDem nomor 6 untuk Dapil 2. Kemudian ia juga tercatat sebagai bacaleg nomor urut 5 di Demokrat untuk Dapil 3. Maka yang bersangkutan tidak diizinkan mencalonkan diri sebagai anggota dewan untuk pemilu 2014.
Disampaikan oleh salah seorang anggota KPU, Zulhazi, mendampingi ketua KPU, Nasir Ahmad, S.Pi, M.Si. Hasil pleno KPU sudah memutuskan nama calon tersebut di coret dan tidak diizinkan nyaleg di 2 parpol ini. Kepada pengurus parpol sudah disampaikan mengenai temuan KPU ini.
‘’Keputusan KPU dengan didasari aturan yang ada, maka atas nama calon tersebut tidak berhak mencalon meskipun ia mundur dari salah satu parpol tersebut. Dimana ia terdaftar di Demokrat dan NasDem,’’ papar Ezi.
Sekjen DPD NasDem Mukomuko, Musfar Rusli, membenarkan jika ia sudah menerima pemberitahuan ini. Mengingat dasar KPU melakukan pencoretan sangat jelas dan pihaknya juga memahami aturan itu, maka NasDem secara terbuka menerima keputusan ini. Artinya mereka harus menyiapkan calon lain untuk mengganti posisi dari Holan Sitanggang.
‘’Kami harus menerima dong.  KPU mencoret berdasarkan aturan yang jelas dan memang kami juga paham dengan itu. Langkah kami jelas menyiapkan calon lain untuk menggantinya,’’ papar Musfar.
Sementara ketua DPC Demokrat Mukomuko, Ir. Muharamin, membantah ada calegnya yang bermasalah. Mengenai apa yang disampaikan KPU, menurutnya itu keliru. Kemungkinan saja nama mereka mirip atau marganya sama, semua caleg Demokrat Mukomuko sudah dinyatakan memenuhi syarat oleh KPU.
‘’Kami rasa salah infotmasi itu, sebab setahu saya semua caleg Demokrat memenuhi syarat dan tidak pernah bergabung dengan parpol lain,’’ tutup anggota DPRD Provinsi Bengkulu ini.(jar)


Dewan Keberatan Lepas Kursi?
//Tartib : Pindah Parpol Berhenti
POLITIK RM – Angaknya 6 anggota DPRD Kabupaten Mukomuko belum tulus melepas kursi untuk maju melalui parpol lain. Mereka masih berharap aturan KPU tentang dewan pindah parpol wajib mundur bisa di batalkan. Berbagai dalihpun tidak ragu disampaikan anggota dewan Mukomuko tentang hal ini. Diantaranya mereka menilai aturan KPU tersebut melangkahi undang-undang yang lebih tinggi.
Padahal dalam Tatib dewan dijelaskan pergantian antar waktu dapat terjadi  bila dewan meninggal dunia, mengundurkan diri dan diberhentikan. Dimana dalam penjelasan pasal 102 BAB  XII, ini huruf (h) dewan diberhentikan dari partai politik sesuai dengan aturan undang-undang. Kemudian dalam huruf (i) dipekuat lagi, kala menjadi anggota partai politik lain. Seprti yang diketahui 6 anggota DPRD Mukomuko sudah menjadi anggota parpol lain, dibuktikan dari KTA saat mendaftarkan berkas DCS ke KPU.
Salah seorang dewan yang harus mundur, Karena menjadi anggota Hanura dari parpol asal PNBK, Suntoko, S,Pd, menjelaskan aturan KPU tidak lebih tinggi dari undang-undang. Mengenai aturan dalam Tatib ini, yang melakukan pemberhentian dewan bukan pimpinan melainkan parpol. Dimana dalam pasal 103 Tatib desa dijelaskan pemberhentian diusulkan pimpinan parpol kepada pimpinan dewan dengan tembusan meteri dalam negeri.
‘’Sekarang saya lagi dalam proses, karena ketua parpol di Mukomuko saya sendiri. Yang jelas mengenai mundur atau tidak itu adalah urusan kami dengan parpol. Sebaiknya sebelum mengelurkan berita pelahari dulu aturannya,’’ tegas Suntoko yang diamini, Husni Tamrin yang juga meski mundur karena, dari PKPB ia pindah ke Golkar.
Ketua DPC Hanura, mengakui Tatib sudah sangat jelas menerangkan tentang aturan dewan harus mendur kala pindah parpol. Menurutnya apa yang dijelaskan dalam aturan KPU sudah sejalan dengan aturan yang ada. Berikutnya tergantung dewannya lagi.
‘’Itukan sudah jelas, bagi yang pindah parpol maka berhenti. Logikanya memang masuk, dewan itu adalah bagian dari parpol tersebut,’’ demikian Hermansyah.(jar)


Pendukung DPD Ughang Mating
//Temuan Tim Verifikasi KPU Terhadap Berkas DPD
POLITIK RM – Dugaannya banyaknya Bakal Calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) menggunakan dukungan fiktif agaknya terbukti. Dimana dalam proses verifikasi faktual berkas dukungan calon yang sedang dilakukan oleh tim verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mukomuko, beberapa pemilik KTP dukungan menolak pernah memberikan dukungan bahkan ada pemilik KTP yang sudah meninggal dunia (Ughang mating red).
Disampaikan oleh sekretaris sekretariat KPU Mukomuko, Junhari, B.Sc ia ikut turun langsung melakukan verifikasi bersama anggota KPU. Temuan yang didapat bermacam-macam, selain warga tidak mendukung dan meninggal dunia, juga banyak mereka yang tidak ada di rumah saat di datangi. Namun data ini belum bisa dipastikan hasil akhirnya sebab proses masih berlangsung.
‘’Memang berbagai temuan ada, seperti pemilik dukungan tidak mengenal calon DPD, ada yang meninggal bahkan banyak yang tidak ditemui orangnya. Yang jelas kami masih melakukan tahapan verifikasi,’’ kata Junhari.
Lanjutnya, KPU Mukomuko dalam proses ini hanya menjalankan petunju dari KPU Provinsi Bengkulu. Termasuk nama-nama pendukung yang akan diverifikasi berdasarkan petunjuk dari Provinsi. Hasilnya nanti akan diserahkan ke provinsi setelah dilakukan perekapan di Mukomuko. Jumlah dukungan paling banyak yang mereka verifikasi adalan calon yang berada di Mukomuko sendiri.
‘’Yang jelas KPU di sini hanya melakukan tugas yang sudah ditetapkan, hasil akhirnya nanti diserahkan ke Provinsi. Prosesnya sama dengan verifikasi terhadap dukungan dan kenggotaan parpol selama ini, kami langsung menemui pendukung tersebut,’’ lanjutnya.
Juga dibenarkan anggota KPU, Amrozi, SE, M.Pd, proses ini akan berakhir pada (6/6) besok. Selanjutnya akan direkap sesuai hasil yang di dapat. Untuk pendukung calon DPD yang tidak ditemui di lapangan akan mereka sampaikan kepada tim calon tersebut agar dilakukan pengumpulan pendukungan di sekretariat.
‘’Proses ini akan selesai pada 6 Juni sebab sudah ada jadwalnya. Maka KPU langsung dibanti syaf sekretariat melakukan verifikasi, sejauh ini berjalan dengan lancar,’’ demikian Amrozi.(jar)

Panwaslu Asuransi Petugasnya
POLITIK RM – Untuk meningkat kinerja setiap petugasnya dalam melakukan kegiatan pengawasan pemilu dan pelayanan terhadap peserta pemilu dan masyarakat. Panwaslu Kabupaten Mukomuko memberi asuransi kepada semua petugas mereka, seperti Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) staf panwaslu Mukomuko dan staf panwaslu kecamatan.
Disampaikan oleh ketua Panwaslu Kabupaten Mukomuko, Muchtadir Munib, SE, asuran yang diberikan berbentuk asuransi jiwa, dimana berlaku selama mereka bertugas untuk panwas. Tujuannya agar setiap rekanan panwaslu dalam melaksanakan tugas tidak ragu dan meningkatkan jiwa juang mereka demi kesuksesan pemilu 2014.
‘’Kita berikan asuransi kepada setiap petugas kita, termasuk nanti kepada PPL. Tujuannya sebagai bentuk pelayanan dan juga adalah demi meningkatkan kinerja kawan-kawan dalam pengawal pemilu,’’ papar Muctadir.
Juga disampaikan anggota Panwaslu lainnya, Padlul Azmi, SH, kebijakan memberi asuransi ini memang langsung dari mereka yang memikirkan nasib setiap petugas. Sebeb kegiatan melakukan pengawasan pemilu bukan perkara gampang untuk dilaksanakan, sebab wilayah Mukomuko jarak antara daerah satu dengan yang lain berjauhan.
‘’Ini adalah kebijakan ketua dalam menyukseskan tugas kawan-kawan melakukan kegiatan pengawasan nantinya. Sebab setiap orang memiliki tugas cukup berat,’’ demikian Padlul.(jar)


PBB dan PKPI Bangun Kialisi
POLITIK RM – Hubungan dua petinggi Partai politik (Parpol) yaitu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Bulan Bintang (DPC-PBB), Mukti Ali, S.Ip dan ketua DPC Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Kabupaten Mukomuko, Alpian, SE, tampak mesra. Pertanyaanya apakah dua parpol yang terlambat menjadi peserta pemilu ini berkoalisi?.
Kepada wartawan, Mukti Ali, mengaku punya hubungan dekat dengan ketua DPC PKPI sejak lama. Namun mengenai berkoalisi, anggota Komisi II DPRD Mukomuko ini belum bisa buka-bukaan. Menurutnya sebagai parpol yang terakhir masuk sebagai peserta pemilu, wajar saja jika mereka saling curhat. Sejauh ini arah untuk berkoalisi belum pernah disebut-sebutkan, sebab masing-masing punya target pada pemilu 2014.
‘’Kalau hubungan tentu kami sudah kenal sejak lama, apalagi sama-sama tahu PKPI dan PBB senasib. Kami sama-sama tertatih-tetih menyiapkan pemilu, lantaran masuk terakhir, beda dengan parpol lain yang dari awal sudah menyiapkan diri,’’ kata Muktia Ali.
Sementara Alpian, juga tidak membantah jika ia dan bos PBB ini sering kontak. Tujuannya lain tidak bukan sebagai bentuk saling dukung menghadapi pemilu. Meski terlambat sebagai peserta pemilu, namun mereka tetap optimis akan memperoleh suara signifikan pada pemilu 2014 mendatang. Meski berupaya membesarkan parpol masing-masing namun PKPI dan PBB di Mukomuko akan saling mendukung.
‘’Kalau soal berkoalisi, sekarang belum saatnya, namun mengenai dukung mendukung, kami saling menjaga. Mudahan saja PKPI dan PBB nanti bisa memperoleh suara maksimal, meski kami lebih terakhir menyiapkan berkas parpol,’’ demikian Alpian.(jar)



Sunday, 2 June 2013

Mukomuko RM 3 Juni 2013


Dieksekusi, Aminudin dan Darmi Reuni
//Amandeka Dideadline 1 Bulan
METRO – Kemarin merupakan hari pertama bagi Aminudin menghirup udara di balik tembok Lapas Arga Makmur, Bengkulu Utara (BU). Sesuai prosedur, sebelum ditempatkan di blok tahanan, Aminudin melalui yang namanya Masa pengenalan lingkungan (Mapenaling). Untuk diketahui, di lapas ini Aminudin bertemu kembali alias reuni dengan Ahmad Darmi yang sudah lebih dulu dieksekusi oleh kejaksaan atas perkara yang sama, korupsi proyek pembangunan jembatan gantung di Desa Sibak, Mukomuko C Kecamatan Ipuh.
Berbeda dengan Darmi, Aminudin pada saat menerima surat panggilan menjalani eksekusi tidak lantas mengulur-ngulur waktu, apalagi sampai dinilai mempersulit. PNS di salah satu instansi lingkungan Pemkab Mukomuko ini bersikap kooperatif dengan mendatangi kantor Kejari Mukomuko pada Sabtu (1/6).
‘’Ya, pak Aminudin kita nilai kooperatif dalam menjalankan eksekusi putusan MA. Dia datang tepat pada hari yang dijanjikan. Bahkan datangnya pagi-pagi sekali. Sesuai isi putusan MA, pak Aminudin harus menjalani hukuman selama 3 tahun dan denda sebesar Rp 50 juta dengan ketentuan apabila terdakwa tidak membayar denda tersebut maka akan dikenakan pidana pengganti berupa pidana kurungan selama 3 bulan,’’ ungkap Kajari, Azhari, SH, MH didampingi Kasi Pidsus, Anton Nur Ali, SH.
Secara lengkap isi amar putusan kasasi MA bernomor: 611 K/Pid.Sus/2012, mengabulkan permohonan kasasi dari pemohon kasasi, dalam hal ini Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Mukomuko. Membatalkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Arga Makmur, Bengkulu Utara (BU) bernomor: 213/Pid.B/2010/PN.AM tanggal 18 Juli 2011.
Mengadili sendiri, menyatakan Aminudin telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi.
Tidak selesai sampai disitu, pihak kejari tengah menunggu turunnya putusan kasasi 1 lagi terdakwa dalam perkara serupa, yakni kontraktor proyek. Jika salinan amar putusan tersebut telah diterima, dipastikan akan langsung dilakukan eksekusi. 
Bagaimana dengan Amandeka Amir, S.Sos? kepada Radar Mukomuko (RM) kajari menyampaikan, pihaknya memberi batas waktu kepada mantan caretaker Bupati Mukomuko itu selama 1 bulan terhitung kemarin untuk melapor. Jika tidak, kajari bakal berkoordinasi dengan pihak Kejaksaan agung (Kejagung) RI.
‘’Kita persuasif dulu. Kita beri waktu selama 1 bulan. Jika tidak ya kita akan melibatkan satgas kejagung untuk mencari keberadaannya,’’ ungkap kajari.
Sekadar mengulas, masih mengutip isi putusan MA Aminudin, peran terdakwa dalam perkara bersama Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), tidak lain Ahmad Darmi yang merangkap Ketua Panitia Justifikasi Teknis Pelaksanaan Kontrak, PHO dan FHO, turut serta merekayasa dokumen ataupun surat-surat yang menyatakan seolah-olah pelaksanaan pembangunan jembatan gantung tersebut telah selesai 100 persen dan dilakukanlah pembayaran kepada pihak kontraktor, dalam hal ini PT. Surya Wiyaja Laksana sebesar Rp 817.356.725,85.(ray)

6 Dewan Belum Ajukan Pengunduran Diri
Ketua DPRD : Sebaiknya Tak Usah
POLITIK RM – 6 Orang anggota DPRD Mukomuko yang sudah mengisi BB5 sebagai syarat mencalonkan diri pada pemilu 2014 sampai sekarang belum mangajukan surat pengunduran di ke Sekretariat DPRD dan pimpinan dewan untuk ditindak lanjuti. Padahal pada 1 Agustus 2013 mereka sudah harus cabut dari kursi DPRD Mukomuko dan digantikan dengan calon lainnya.
Disampaikan oleh ketua DPRD Kabupaten Mukomuko, Drs. Arnadi Pelam, sejauh ini belum ada satupun dari mereka yang mengajukan pengunduran diri untuk ditindak lanjuti. Mengenai keseriusan dari dewan tersebut untuk mundur ia belum mengetahuinya. Sebab masa pengunduran diri sesuai dengan syarat KPU masih cukup panjang bagi mereka untuk mempersiapkannya.
‘’Sampai sekarang belum ada yang mengajukan pengunduran diri ke kami, saya rasa mereka masih menunggu saat yang tepat. Sesuai atura KPU paling lambat pengunduran diri mereka diserahkan 1 Agustus. Mungkin saja kawan-kawan masih perlu memperlajari dan memikirkannya,’’ kata Arnadi.
Arnadi, lebih menyarankan kepada 6 dewan tersebut untuk berpikir matang-matang sebelum membuat keputusan besar ini. Karena persaingan pada pemilu 2014 cukup berat dan pelung untuk bisa duduk kembali tidak gampang bagi incumbent. Masa 1 tahun jabatan bukan singkat dan masih sangat banyak yang bisa mereka lakukan untuk melayani masyarakat. Ikut pemilu perlu biaya dan perjuangan lebih keras lagi, menurutnya menunggu 5 tahun lagi lebih baik, hingga masyarakat lebih yakin jika wakilnya serius dalam memberi pelayanan.
‘’Kalau memang ragu, sebaiknya tidak usah mengundurkan diri sebab resiko yang diambil cukup besar, masa jabatan kita masih panjang dan masyarakat tentu masih menginginkan kita menyelesaikan kepercayaan yang mereka berikan. Kedepannya tetap bisa maju kembali dan itu saya pikir pebih baik,’’ tutup Arnadi.
Untuk diketahui, Dari 9 anggota DPRD Mukomuko yang berasal dari parpol non pemilu, yang sudah melengkapi BB5 sebagai syarat untuk mendaftarkan diri dalam Daftar Calon Sementara (DCS) partai politik (Parpol adalah, Hadir, S.Ip asal PPPI dari Dapil II untuk 2014 maju melalui Gerindra. Kedua Ir. Nurlina Zamdial, M.Si, dari Kedaulatan asal Dapil I pindah ke PKS, Suntoko, S.Pd dari Patriot pindah ke Hanura dapil II, kemudian Husni Tamrin maju melalui Golkar juga Dapil 2 dan selanjutnya Eri Zulhayat, SE, juga asal Dapil II maju menggunakan perahu PAN.(jar)

Baru 4 SKPD yang Meramaikan Senam Massal
METRO – Kendati dari Bupati Mukomuko, Drs.H Ichwan Yunus, CPA, MM dan Sekdakab, Syafkani, SP sudah mengimbau sekaligus mengajak jajaran pegawai di seluruh SKPD untuk berpartisipasi dalam acara senam massal Demi Indonesia (DI) Style yang akan diadakan Surat Kabar Harian (SKH) Radar Mukomuko (RM) pada tanggal 9 ini, namun hingga kemarin baru 4 SKPD yang mengkonfirmasikan akan mengutus tim.
Keempat SKPD tersebut, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD), Dinas Pendapatan dan Kekayaan Daerah (DPKD), Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) dan Dinas Pertanian, Perkebunan, Peternakan dan Kehutanan (P3K).
Kepala DPKD, Ir. Kasmidi Kasim, M.Si menyampaikan bahwa semenjak mendapat informasi dari Koran RM akan digelarnya senam massal yang dipimpin langsung oleh Menteri BUMN, Dahlan Iskan, dirinya cukup antusias untuk ikut serta. Apalagi pelaksanaannya serentak se Indonesia.
‘’Saya semakin serius untuk melibatkan jajaran pegawai di DPKD untuk ikut serta dalam senam nanti setelah adanya imbauan dari bupati. Kita terus menunggu informasi terbaru mengenai teknis pelaksanaannya dari RM,’’ terang Kasmidi.
Terpisah, Kadis P3K, Eddy Apriyanto, SP turut mengapresiasi diadakannya acara senam massal DI Style.
‘’Ya, kita pasti akan ikut meramaikan acara nanti. Senamnya serentak se nasional kan? Dan infonya akan memecahkan rekor MURI? Tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi daerah kita karena bisa ambil bagian dalam acara yang besar seperti itu,’’ ungkap Yanto, sapaan akrabnya.
General Manager (GM) RM, Ahmad Kartubi menjelaskan bahwa pihaknya masih ingin memastikan lokasi penyelenggaraan senam. Yang sudah pasti, dari RM bekerjasama dengan sponsor menyediakan doorprize kepada peserta senam. Caranya, RM akan menerbitkan formulir pada hari yang akan ditentukan nanti.(red)






Thursday, 30 May 2013

Mukomuko Politik 31 Mei



20 Bacaleg TMS, NasDem Terbanyak
METRO – Proses verifikasi terhadap berkas pencalonan sebanyak 300 orang Bakal calon legislatif (Bacaleg) dari 12 Partai politik (Parpol) peserta Pemilu 2014 telah berakhir. Hasilnya diketahui sebanyak 20 orang bacaleg Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Yang terbanyak berasal dari partai NasDem, sebanyak 8 orang bacaleg. Disusul PPP 7 bacaleg, 3 bacaleg dari PBB, 1 bacaleg PKPI dan 1 bacaleg Golkar.
Kesalahan yang mendominasi adalah pada legalisir ijazah dimana menurut KPU tidak sesuai aturan. Selain itu masih ada ditemukan bacaleg yang belum cukup umur serta permasalahan pada kartu identitas berupa KTP.
Bagi parpol tempat bernaung para bacaleg yang dinyatakan TMS tersebut tidak memiliki pilihan selain dari mengganti mereka. Tenggang waktu pergantian sendiri mulai tanggal 26 Juni hingga 1 Agustus.
Dijelaskan oleh Ketua KPU Mukomuko, Nasir Ahmad, S.Pi, M,Si, didampingi Amrozi, SE, M.Pd, sebelum ditetapkan TMS, pihaknya sudah menyampaikan terlebih dulu atau konfirmasi kepada parpol bersangkutan mengenai permasalahan apda berkas bacalegnya. Namun lantaran hingga waktu berakhir tidak juga dilakukan perbaikan, maka pihak KPU langsung memberi tanda TMS.
‘’Ini sudah final, tidak ada masa perbaikan lagi. Parpol dapat melakukan penggantian pada saatnya kelak. Kesalahan paling banyak adalah masalah Ijazah juga kesalahan fatal lainnya. Kami bekerja diatur jadwal, dan disana jelas tidak ada masa perbaikan kembali. Hanya bagi BB4 hingga BB7 yang belum lengkap bisa dilengkap sampai dengan 1 agustus mendatang. Untuk syarat lain tidak ada petunjuk bisa diperbaiki,’’ jelas Nasir diamini anggota KPU lain, Merida Susanti, SH dan Zulhazi.
Dimintai tanggapannya, Sekjen DPD II Partai Golkar Kabupaten Mukomuko, Muslim Caniago, SH, mengklaim bahwa semua bacaleg yang diusung telah  memenuhi syarat. Terkait hasil verifikasi KPU ada bacaleg Golkar yang tidak memenuhi syarat, pihaknya siap mengambil tindakan sesuai aturan yang berlaku.
‘’Calon Golkar adalah orang-orang yang siap, maka kami yakin tidak ada kesalahan. Kalau memang ada ya kita siap menindaklanjutinya,’’ kata Muslim kepada Radar Mukomuko (RM).
Terpisah, pentolan DPD NasDem Kabupaten Mukomuko, Busril mengaku belum mengetahui adanya masalah dengan calon mereka. Namun demikian ia siap menunggu informasi lebih lanjut dari KPU. Mengenai langkah ke depannya ia akan bicarakan dengan pengurus partai lainnya.
‘’Saya belum dapat informasi pastinya, besok kita cek kembali. Memang kabarnya ada 1 belum lengkap,’’ demikian Busril.(jar)

Partai         Jumlah Bacaleg TMS 
NasDem         8 Orang
PPP            7 Orang
PBB            3 Orang
PKPI            1 Orang
Golkar        1 Orang



Ini Dia Prediksi 5 Besar KPU
METRO – Jelang babak akhir penetapan 5 besar anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko terpilih, publik ramai memperbincangkan prediksi siapa saja yang akan menduduki kursi anggota KPU selama 5 tahun kedepan. Dari informasi dihimpun Radar Mukomuko (RM) di lapangan kemarin, terdapat 2 versi nama-nama yang diprediksi lolos ke 5 besar.
Versi pertama ada nama Abdul Hamid Siregar, S.Ag, M.Pd, Dawud, S.Ag dan Sri Murniati, M.Pd. Sedangkan untuk calon incumbent, Amrozi, SE, M.Pd disebut-sebut memiliki kans terbesar ketimbang Zulhazi yang masih fifty-fifty dengan Khairanzar, SE.
Menurut salah seorang pemerhati politik, H Hamdani Makir, SH, M.Hum, keberadaan Abdul Hamid Siregar, Dawud dan Sri Murniati di KPU sebagai pendatang baru yang berdasarkan hasil seleksi dianggap layak dan berkompeten. Bagi Hamdani sudah sewajarnya KPU didominasi wajah baru agar menciptakan suasana kerja yang baru namun tetap kompak dan harmonis.
Sedangkan sosok Amrozi dikenal sudah berpengalaman dalam berkarir di KPU. Selain itu, Amrozi piawai dalam menjalin hubungan komunikasi dengan publik, termasuk dengan parpol yang menjadi peserta pemilu.
‘’Nah kalau incumbent lain, Zulhazi prediksi kita 50 persen : 50 persen dengan Khairanzar. Pada dasarnya siapapun yang akan terpilih nantinya diharapkan siap secara lahir dan batin. Bisa bekerja dengan baik, kompak dan profesional. Karena sudah menjadi rahasia umum saban  penyelenggaraan pemilu KPU rentan diintervensi atau disusupi kepentingan politik. Harapan kita ini jangan sampai terjadi pada KPU di Mukomuko,’’ ungkap Hamdani. 
Bagaimana dengan versi kedua? Informasi dihimpun dari beberapa sumber, nama Abdul Hamid Siregar kembali diyakini unggul. Diikuti oleh Syofia Diana, SE, Ramadhan Gusti, S.IP, Khairanzar dan Amrozi.
Pemerhati politik lain, Muslim Chaniago, SH mengatakan dirinya lebih menyerahkan sepenuhnya penetapan 5 besar KPU kepada KPU Provinsi Bengkulu.
‘’Harapannya penetapan yang dilakukan nanti benar-benar memenuhi kriteria atau persyaratan yang ditentukan. Yang terpenting harus dilihat track record calon anggota di lapangan, lalu bagaimana hubungannya dengan publik serta memiliki visi yang jelas. Tugas KPU itu kan memiliki risiko yang tinggi, terutama dalam menyelenggarakan pemilu sampai pilkada. Jadi anggota KPU dituntut memiliki kredibilitas, integritas, intelektualitas serta akuntabilitas dalam bekerja,’’ pungkas Muslim.(ray)

Bacaleg PBB Dapil 2 Bermasalah
POLITIK RM – Susunan nomor urut Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) Partai Bulan Bintang (PBB) Dapil Mukomuko 2 diduga bermasalah. Pasalnya susunan bacaleg mereka tidak sesuai dengan petunjuk yang sudah diatur dengan jelas dan rinci dalam aturan Komisi Pemilihan Umum (KPU).  Dimana calon perempuan tidak diposisikan dalam 3 nomor urut caleg teratas. Hal ini diketahui dari hasil verifikasi KPU Mukomuko yang sudah berakhir (29/5) lalu.
Dibenarkan oleh salah seorang anggota KPU Mukomuko, Merida Susanti, SH, kuota perempuan PBB secara keseluruhan cukup 30 persen. Namun memang ada kesalahan dalam penepatan caleg perempuan.  Dimana seharunya dari 3 nama calon paling atas salah satunya harus perempuan, sedangkan PBB tidak melakukan itu. Secara otomatis berdasarkan aturan KPU, bacaleg PBB Dapil II dinyatakan BMS.
‘’Karena tidak sesuai kita beri tanda silang, artinya PBB di Dapil II belum bisa masuk DCS. Dalam aturan sudah jelas petunjuk menepati calon dan telah pula kami sosialiasasikan secara langsung dan terbuka,’’ kata Merida.
Terkait solusi perbaikannya, Merida, mengaku perlu dibahas lebih jauh. Sebab masa perbaikan tidak ada lagi, berdasarkan aturan dan jadwal yang ditetapkan KPU pusat. Kesalahan ini sebelumnya juga pernah terjadi di beberapa parpol, namun kemudian di robah pada masa perbaikan. Namun PBB tidak melakukan dengan alasan yang tidak jelas. KPU sendiri dalam perkara ini tidak memiliki kewenangan untuk melakukan perubahan nomor urut.
‘’Untuk sementara kami tetapkan tidak sesuai, mengenai apakah ada solusi kalau berdasarkan jadwa tidak ada lagi, namun perlu telaah kembali terhadap aturan KPU nomor 7. Kita lihat saja nanti, kami yang pastinya tidak bertindak diluar aturan yang berlaku,’’  terang Merida.
Dikonfirmasi salah seorang petinggi DPC PBB Mukomuko, Agus Suarli, SE, mengaku tidak melakuka kesalahan dalam penyusunan caleg. Sebab mereka melakukannya sesuai aturan dan petunjuk dari KPU. Namun apakah ada perubahan kembali dari apa yang sudah dilakukan sebelumnya ia tidak memahaminya. KPU juga diminta tidak asal klaim mengenai kesalahan parpol, harus ada pemberitahuan kepada pengurus.
‘’Saya rasa itu tidak benar, sebab kami sudah melakukannya dengan benar sebelum menyerahkannya ke KPU, namun kalau ada perubahan kembali saya belum tahu. KPU jangan dulu asal putuskan sebelum menginformasi dengan kami,’’ demikian Agus.(jar)


Legalisir Ijazah Calon Dicurigai
POLITIK RM – Legalisir Ijazah salah seorang Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) dicurigai di palsukan. Dasarnya pihak yang melegalisir Ijazah tamatan 1995 di salah satu sekolah di Kabupaten Kulong Progo ini masih kepala sekolah yang sama pada Mei 2013. Selain itu tanda-tangan juga diduga tidak pas dengan yang ada pada ijazah tersebut.
Ketua KPU Mukomuko, Nasir Ahmad, S.Pi, M.Si, terkait dengan ini untuk sementara berkas yang bersangkutan diberi tanda Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Namun demikian pihaknya akan mencari informasi lebih jauh untuk memastikannya. Sebab secara logis jarang ada kepala sekolah menjabat dalam waktu 18 tahun. Jika memang nanti terbukti tidak benar, maka KPU akan menyatakan yang bersangkutan tidak layak dan pilihan bagi parpol tersebut mengganti atau tidak.
‘’Memang kita curigai legalisirnya dipalsukan, namun dalam hal ini kami akan pastikan lagi. Untuk sementara kami beri tanda Tidak Memenuhi Syarat sebagai calon,’’ kata Nasir.
Juga anggota KPU lainnya, Merida Susanti, SH, yang langsung melakukan  verifikasi berkas calon bersangkutan, menyatakan sudah menandai berkas calon tersebut. Kecurigaan mereka dasarnya jelas dan akan dilakukan kroscek lebih jauh. Jika terbukti maka mereka akan melakukan pencoretan nama calon tersebut, parpol dapat mengganti pada waktu yang sudah ditentukan.
‘’Jika terbukti ada pemalsuan maka dicoret, serahkan kepada parpol, apakah akan diganti atau tidak. Kami dalam hal ini hanya menjalankan tugas mengecek setiap detail berkas calon,’’ demikian Merida.(jar)

Wednesday, 29 May 2013

Politik Mukomuko 30 Mei 2013

Predikat Bersih, Modal Hanura 2014
POLITIK RM – Predikat sebagai parpol terbersih dari kasus dugaan korupsi secara nasional yang didapat Partai Hanura sesuai hasil survey salah satu tim, dianggap sebagai modal penting bagi Hanura mendapat kepercayaan masyarakat pada pemilu 2014. Wajah bangga dan optmis para caleg serta kader DPC Hanura Mukomuko terlihat saat berlangsung rapat koordinasi yang berlangsung disalah satu aula hotel ternama di Mukomuko kemarin.
Wakil Sekjen DPD Hanura Bengkulu yang juga sekretaris tim bapilu Hanura Provinsi Bengkulu, Prayanto Ateng, dalam sambutannya kemarin mengatakan. Dalam survey resmi Hanura berada dalam 3 besar pemenang pemilu 2014. Hasil ini tak lepas dari harapan masyarakat Hanura tetap mampu menjadi parpol yang bersih dan dapat dipercaya kedepannya.
‘’Ingat kita ada pada 3 besar pemenang pemilu sesuai hasil survey, ini tidak lepas dari keberadaan Hanura selama ini yang merupakan parpol paling bersih dari tindakan korupsi secara nasional,’’ ungkap Prayanto.
Ketua DPC Hanura Mukomuko, Hermansyah, M.Kom, dalam sambutannya mengaku semua persyaratan caleg sudah hampir rampung secara keseluruhan, hanya saja masih ada catatan kecil dari KPU yang harus dilengkapi. Namun ia tetap merasa kecewa, sebab semangat para caleg belum tumbuh, hal ini terlihat dari lambannya gerakan sosialiasi dan juga belum berkibarnya atribut Hanura di kediaman caleg dan kader.
‘’Kita belum begitu semangat melihat kawan-kawan, sebab sosialisasi dinilai lamban. Orang lain gencar dan sudah meramaikan setiap sudut dengan bendera mereka, kita sepi-sepi saja. Saya ingatkan kalau ada yang ragu silahkan bicara sekarang,’’ ungkap Hermansyah.
Sekjen DPD Hanura, Jhon Simamora, mengucapkan banyak terimakasih atas kehadiran semua caleg dan pengurus Hanura pada acara ini. ia berharap kedepannya kader Hanura lebih siap menghadapi pemilu untuk mengejar target keluar sebagai pemenang pemilu.
‘’Rapat koordinasi ini terlaksana berkat kerhasama yang baik semua caleg dan kader Hanura di Mukomuko. Kita berharap dari sekarang komunikasi antar kader terus terjadi demi mempererat hubungan dan menyamakan visi dalam perjuangan bersama,’’ demikian Jhon.(jar)

Jangan Memilih Karena Uang
POLITIK RM – Jika alasan masyarakat memilih lantaran dapat sesuatu dari calon anggota dewan atau ada kesepakatan, seperti pengoralan jalan dan memberi barang untuk kepentingan kelompok, itu kesalahan besar. Pasalnya sikap ini merugikan warga dan juga daerah kedepannya. Wakil yang akan duduk di DPR/DPRD adalah orang-orang menghalalkan semua cara untuk duduk. Jasa masyarakat yang memilih mereka sudah tidak ada lagi, lantaran dibayar sebelumnya.
Disampaikan oleh tokoh Kabupaten Mukomuko sekaligus akademisi Unib Bengkulu, Hamdani Makir, SH, M.Hum.  Memilih lantaran ada embel-embel lain merupakan kesalahan besar, sebab jasa warga habis setelah pemilihan berlangsung. Mereka yang duduk di DPRD akan semena-mena dan tidak punya beban dalam pembangunan maupun membantu masyarakat yang butuh bantuan. Calon yang berani bayar secara tidak langsung sudah menunjukkan kepada warga jika ia bukan orang yang dapat dipercaya ke depannya.
‘’Jangan memilih karena menerima sesuatu, itu mengakibatkan kerugian panjang bagi masyarakat dan daerah ke depannya. Kapan perlu jangan dilayani, sebab sikap mereka sudah menggambarkan jika calon tersebut tidak siap menjadi pemimpin yang jujur dan amanah, malah menghalalkan semua cara,’’ kata Hamdani.
Lanjutnya, termasuk memilih karena hubungan keluarga semata adalah kesalahan. Sebab wakil rakyat bukan wakil keluarga dan kelompok. Sebainya pilih calon dengan kemampuan yang baik dan memiliki nilai positif dalam bermasyarakat serta yang tak kalah penting orang dengan latar belakang pendidikan yang baik. Pasalnya tugas seoarang dewan tidak cukup dengan duduk dan bersuara besar.
‘’Pilih dewan yang pintar, dikenal baik dan bergaul dengan masyarakat bisa sama rata. Sebab kita perlu dewan itu untuk mewakili kita dalam segala aspek kehidupan.  Keluarga oke asal mampu, kalau tidak ya percuma juga,’’ demikian Hamdani.(jar)


Turnamen Volly Bernuansa Politis?
POLITIK RM – Ada isu turnamen volly Rosna Ichwan Cup ke-1 Desa Mekar Mulya, KJS, Kecamatan Penarik dikaitkan dengan politik 2014. Seleting isu ini berawal dari warna lapangan yang kebanyakan merah. Selain itu Ketua TP PKK Kabupaten Mukomuko, Hj Rosna Ichwan selaku donatur utama turnamen ini adalah Bacaleg Provinsi yang diusung PAN. Hanya saja jika Rosna yang mengaitkannya dengan politik, maka warna lapangan bukan merah melainkan sesuai warna parpolnya.
Ketua DPRD Mukomuko, Drs. Arnadi Pelam yang hadir pada saat pembukaan turnamen mengaku tidak mengetahui mengenai dugaan adanya politisi atau parpol yang menompangi turnamen ini. Sebab dari spanduk dan juga penyampaian dari panitia, turnamen ini berjudul Rosna Ichwan, Cup I. Namun ia tidak membantah jika lapangan volley tersebut berwarna merah.
‘’Kalau warna lapangan memang ada merah, tetapi tidak semuanya. Apalagi mengenai ada parpol yang menompangi, saya sama sekali tidak berpikir kesana,’’ kata politisi Partai Demokrat ini.
Sementara ketua TPPD DPD PAN Mukomuko, Eranardi, S,Ip mewakili sekjen PAN Mukomuko, Chaidirisman, SH mengaku tidak mengerti mengenai hal tersebut. Termasuk mengenai turnamen ini didanai kader caleg Provinsi PAN mereka tidak pernah diberi tahukan. Menurutnya Rosna, adalah istri bupati, maka kegiatannya tidak ada hubungan dengan PAN, wajar jika ia membantu karang taruna dan warga setiap kegiatan. Namun terkait dengan isu turnamen ditompangi parpol lain, mereka berharap tidak terjadi yang sedemikian.
‘’Kami tidak tahu, yang jelas ibuk memberi sumbangan kesana bukan atas nama parpol, hal seperti itu wahar saja, karena dia adalah istri bupati dan sudah menjadi tugasnya membina setiap masyarakat,’’ papar Era Nardi.
Salah seorang Panitia Dedi Kurnia, S.Sos, diminta keterangannya mengaku tidak ada unsure politik dalam turnamen ini. Mengenai warna lapangan merah, menurutnya jauh sebelumnya sudah demikian adanya.
‘’Tidak ada unsur politik, warna merah lapangan itu sudah sejak lama seperti itu. Ditengah lapangan ada lambang karang taruna. Kami tidak ada urusan dengan parpol manapun,’’ demikian Didik.(jar)


KPU Verifikasi Faktual Dukungan DPD
POLITIK RM – Hari ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko memulai verifikasi faktual berkas dukungan terhadap Bakal Calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Provinsi Bengkulu. Diketahui calon DPD yang mendapat dukungan dari warga Mukomuko terdapat sebanyak 17 orang dengan sample dukungan 10 persen, maka yang harus diverfikasi sebanyak 764 orang.
Adapun bentuk dukungan yang dicek oleh KPU kebenarannya, berupa poto copy KTP pendukung calon DPD yang sudah didaftar ke KPU Provinsi Bengkulu beberapa waktu lalu. Tim verifikasi akan langsung mendatangi masing-masing pemilik KTP dukungan tersebut ke rumahnya satu persatu. Proses verifikasi berlangsung hingga (6/6) nanti.
Ketua KPU Mukomuko, Nasir Ahmad, S.Pi, M.Si, diminta keterangannya mengakui perintah untuk melakukan verifikasi faktual terhadap dukungan baru saja ia terima. Dari sekian banyak calon DPD terdapat 17 orang yang memiliki pendukung di Mukomuko. Petugas KPU akan dibagi dalam beberapa tim mendatangi setiap alamat yang tertera di dalam KTP yang ada.
‘’Kami akan kerja sepanjang hari nanti dalam bentuk tim mendatangi rumah-rumah pendukung calon yang dipilih secara acak. Dari sekian banyak dukungan yang akan diverfikasi sebanyak  764 KTP. Kami akan bekerja cepat sebab waktunya hanya sampai 6 Juni,’’ kata Nasir.
Lanjutnya, dalam proses ini mereka diberi petunjuk, pendukung yang mengakui dukungannya akan diberi tanda benar dan bagi yang menolak maka diminya membuta surat pernyataan, yang intinya ia tidak mendukung calon DPD tersebut. KPU Mukomuko hanya menjalankan proses sesuai ketentuan, tidak membuat keputusan apakah calon itu memenuhi syarat atau tidak. Hasil dari faktual yang mereka lakukan akan direkap dan disampaikan ke KPU Provinsi.
‘’Perkara apapun yang kami temukan tidak akan memutuskan apakah calon memenuhi syarat atau tidak, sebab ini akan dicek oleh KPU Provinsi, kami hanya menyampaikan keterangan sesuai hasil verifikasi,’’ demikian Nasir.(jar)



Di Kota PKB ‘’Mati Suri’’
POLITIK RM – Kalau bukan kerap ditampilkan di Media Massa, kemungkinan warga Kota Kabupaten Mukomuko tidak mengetahui jika Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) adalah salah satu peserta pemilu 2014. Pasalnya parpol dengan nomor urut 2 ini seakan ‘’Mati Suri’’. Sekretariat tampak kosong dan atribut yang terpasang juga sudah lusuh dimakan waktu.
Dihubungi via HP, Ketua Dewan Pimpinan Cabang PKB (DPC-PKB) mengakui hal ini. Pihaknya memang masih fokus berkonstrasi menyiapkan keperluan parpol dalam menghadapi masa verifikasi di DCS di KPU. Selain itu selama ini semua urusan parpol di pusatkan di rumah pribadi ketua DPC yang dilengkapi dengan berbagai peralatan yang dibutuhkan sebagai pendukung kegiatan.
‘’Kita memang belum pasang atribut baru di sana, sebab masih fokus kepada urusan caleg. Pada waktunya nanti akan kita meriahkan seluruhnya, walau demikian PKB paling siap menghadapi pemilu,’’ Kata Adrizon.
Lanjutnya, meski di sekretariat pusat kabupaten mereka tidak begitu tampak meriah. Namun untuk di derah seperti di kediaman pengurus dan kader, PKB sudah berkibar dengan semangatnya. Dalam waktu dekat memang mereka berencana mengibarkan atribut sebanyak mungkin di setiap tempat untuk sosialisasi kepada masyarakat. Hingga pesta hijau 2014 bisa terlihat lebih meriah lagi.
‘’Kalau di beberapa tempat atribut kita sudah meriah, seperti di Teramang Jaya, Air Rami dan daerah lainnya. Pada waktunya nanti kota Mukomuko akan kita hijaukan dengan atribut PKB,’’ demikian ungkap anggota Komisi I DPRD Mukomuko ini.(jar)

Tuesday, 28 May 2013

Politik Mukomuko





Bendera Merah Putih Dikalahkan Bendera Parpol
POLITIK RM – 5 Sekretariat Partai Politik (Parpol) di Kecamatan Kota Mukomuko diketahui tidak mengibarkan bendera merah putih yang sedianya terdapat di halaman depan kantor. Sebaliknya, bendera parpol dipasang sebanyak-banyaknya, bahkan hingga ke rumah-rumah kader mereka. 5 parpol tersebut diantaranya, PKB, Partai Demokrat, Hanura, PPP dan PBB. Sementara di markas PDIP merah putih diposisikan lebih rendah dan berukuran lebih kecil dari bendera parpol. Seyokyanya merah putih sebagai bendera kebangsaan harus didahulukan serta diposisikan lebih tinggi dari atribut partai.
Salah seorang tokoh Kabupaten Mukomuko, Hamdani Makir, M.Hum, menilai tindakan dari pengurus parpol tersebut adalah kesalahan besar. Ada dua factor penyebab mengapa mereka melakukan kesalahan demikian. Peratama lantan rasa kebangsaan yang sudah luntur dikalangan politisi dan kedua memang disebabkan ketidak tahuan mereka terhadap mekanisme dalam berbangsa dan berorganisasi. Hingga yang diutamakan kelompoknya saja dan menganggap itulah jadi penyatu.
‘’Ini kesalahan besar yang dilakukan oleh pengurus parpol. Mereka tidak punya rasa kebangsaan dan kadang tidak tahu aturan main, lantaran keterbatasan pengetahun tentang aturan dalam berbangsa dan bernegara. Semestinya merah putih dahulu baru atribut partai,’’ kata Hamdani.
Lanjutnya, merah putih merupakan jati diri bangsa, untuk mempertahankannya sekian banyak nyawa yang melayang dan harta benda musnah. Maka apapun lembaganya wajib memberlakukan merah putih secara terhormat. Dalam hak ini pemerintah daerah melalui kesbangpol harus mengingatkan dan memberi pemahaman kepada pengurus parpol, seperti seminar dan sebagainya. Bahkan aparat terkait berhak untuk menarik setiap atribut organisasi yang tidak mengutamakan merah putih tersebut.
‘’Semestinya kesbangpol harus tegas dan bertindak sebagai pembina setiap organisasi yang ada, bukan malah diatur oleh mereka. Maka dalam hal ini selain parpol pemerintah juga kadang tidak punya taji dan kepedulian mendalam dengan Negara,’’ lanjutnya.
Ketua DPC Hanura Mukomuko, Hermansyah, M.Kom, mengakui jika belum memasang merah putih di sekretariatnya. Ia berencana memasangkannya dalam waktu dekat. Semua terjadi lantaran ia selama ini belum fokus memperhatikan sekretariat lantaran sibuk dengan tugasnya. Sementara stafnya sampai sekarang nampaknya belum memahaminya.
‘’Akan segera kita pasang, kebetulan benderanya belum dibeli. Saya terlalu banyak tugas belakangan ini, hingga ada hal penting seperti itu terabaikan,’’ ungkap Hermansyah.(jar)

Umur Bacaleg Diragukan
Hasil Verifikasi KPU
POLITIK RM – Dari hasil verifikasi yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko, ditemukan bacaleg diragukan sudah cukup umur 21 tahun pada saat mendaftar. Dimana dalam KTP umur bacaleg sudah cukup sementara di Ijazah kurang hingga beberapa bulan. Ada indikasi umur calon tersebut dipercepat dalam indentitasnya.
Salah seorang anggota KPU, Zulhazi, ditemui kemarin menerangkan memang ada umur caleg yang diragukan sudah cukup, namun ia tidak mengetahui berapa jumlahnya. Pihaknya akan menelusuri lebih jauh atas keraguan ini untuk mendapat kepastian. Sebab sesuai aturan umur calon harus cukup 21 pada saat ia mendaftar ke KPU.
‘’Kita tidak katakan umurnya kurang tetapi diragukan cukup, sebab ada perbedaan di identitasnya dengan data lain. untuk memastikannya kami berencana menelusuri lebih jauh,’’ kata Eri.
Lanjutnya, selain itu banyak kesalahan lain, terutama perbedaan nama di KTP dan ijazah serta legalisir yang salah lainnya. Namun ini masih diberi kesempatan untuk melakukan perbaikan hingga ditetapkan sebagai calon tetap. Usai verifikasi KPU akan melakukan pleno untuk memastikan apakah calon bersangkutan bisa masuk DCS atau tidak.
‘’Kami akan gelar pleno untuk menentukan kelayakan seorang bacaleg masuh dalam DCS, karena ada beberapa kesalahan dalam berkas. Untuk yang telah lengkap dan memenuhi syarat dipastikan masuk,’’ papat Ezi.
Juga anggota KPU lainnya, Amrozi, SE, M.Pd, menjelaskan proses untuk pengolahan data DCS masih cukup panjang. Yang jelas semua kekeliruan yang ditemukan sudah mereka beri tanda untuk disampaikan kembali kepada pengurus parpol agar dapat dimengerti. Jadwal pleno masih menunggu instruksi dari ketua KPU yang pada saat sekarang tengah berada di luar dalam rangka dinas.
‘’Untuk pleno kita tunggu ketua, kapan ada kesempatan kemungkinan langsung dilakukan, sebab kita juga dikejar jadwal yang sudah diatur oleh pusat,’’ demikian Amrozi.(jar)

Di Kota PKB ‘’Mati Suri’’
POLITIK RM – Kalau bukan kerap ditampilkan di Media Massa, kemungkinan warga Kota Kabupaten Mukomuko tidak mengetahui jika Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) adalah salah satu peserta pemilu 2014. Pasalnya parpol dengan nomor urut 2 ini seakan ‘’Mati Suri’’. Sekretariat tampak kosong dan atribut yang terpasang juga sudah lusuh dimakan waktu.
Dihubungi via HP, Ketua Dewan Pimpinan Cabang PKB (DPC-PKB) mengakui hal ini. Pihaknya memang masih fokus berkonstrasi menyiapkan keperluan parpol dalam menghadapi masa verifikasi di DCS di KPU. Selain itu selama ini semua urusan parpol di pusatkan di rumah pribadi ketua DPC yang dilengkapi dengan berbagai peralatan yang dibutuhkan sebagai pendukung kegiatan.
‘’Kita memang belum pasang atribut baru di sana, sebab masih fokus kepada urusan caleg. Pada waktunya nanti akan kita meriahkan seluruhnya, walau demikian PKB paling siap menghadapi pemilu,’’ Kata Adrizon.
Lanjutnya, meski di sekretariat pusat kabupaten mereka tidak begitu tampak meriah. Namun untuk di derah seperti di kediaman pengurus dan kader, PKB sudah berkibar dengan semangatnya. Dalam waktu dekat memang mereka berencana mengibarkan atribut sebanyak mungkin di setiap tempat untuk sosialisasi kepada masyarakat. Hingga pesta hijau 2014 bisa terlihat lebih meriah lagi.
‘’Kalau di beberapa tempat atribut kita sudah meriah, seperti di Teramang Jaya, Air Rami dan daerah lainnya. Pada waktunya nanti kota Mukomuko akan kita hijaukan dengan atribut PKB,’’ demikian ungkap anggota Komisi I DPRD Mukomuko ini.(jar)

Hadang Pemilu, Kader Hanura Merapat
POLITIK RM – Hari ini dijadwalkan pertemuan seluruh bakal calon anggota legislating (Bacaleg), pengurus dan kader Hanura Kabupaten Mukomuko disalah satu aula hotel ternama di Kecamatan Kota Mukomuko. Kegiatan yang bertajuk rapat koordinasi Hanura ini, merupakan langkah parpol nomor 10 ini menghadang ketatnya persaingan pada pemilu 2014.
Disampaikan oleh ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC-Hanura) Kabupaten Mukomuko Hermansyah, M.Kom. Selain dihadiri kader Hanura di Kabupaten juga dijadwalkan acara ini akan dihadiri oleh pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Hanura Provinsi Bengkulu. Acara dijadwalkan pahi hari ini. Semua bacaleg dan kader Hanura sudah diberitahukan melalui undangan resmi atapun via hp.
‘’Rapat koordimasi dalam rangka persiapan menghadapi pemilu dan pemantapan keperluan lainnya bagi parpol ataupun caleg dan tim menghadapi pemilu mendatang,’’ kata Hermansyah.
Lanjutnya, dalam pertemuan ini nanti pihaknya akan memastikan keseriusan caleg menghadapi pemilu. Bagi mereka yang masih ragu dapat memperjelaskan dengan partai agar ada langkah ke depan yang diambil.  Sebab parpol tidak menginginkan saat KPU sudah memutuskan peserta sah pemilu, ada yang down. Juga akan dibicarakan mengenai jurus dalam berkampanye dan usulan lain dari semua kader agar Hanura bisa keluar sebagai winner pemilu 2014.
‘’Tidak ada orang yang tidak penting dalam Hanura, maka semua bisa menyampaikam pendapat dan visi mereka untuk kebailan parpol menghadapi pemilu mendatang,’’ demikian Hermansyah.(jar)

Sunday, 26 May 2013

Ular Mukomuko

Ular Piton Seberat 80 Kg Ditangkap
LUBUK PINANG – Warga Dusun I, Desa Sumber Makmur, Kecamatan Lubuk Pinang dihebohkan dengan aksi penangkapan seekor ular jenis Piton. Ular dengan berat sekitar 6 Meter dan berat 80 Kg tersebut ditangkap oleh salah seorang warga, Khairul. Saat ditemukan Sabtu (18/5) tengah malam, posisi ular berada di dekat kandang sapi milik Khairul.
Diperkirakan ular yang merupakan jenis ular terpanjang di dunia ini tengah mengincar jawing lantaran lapar.
Ditemui Radar Mukomuko (RM) kemarin, Khairul mengaku dirinya sudah 6 kali menangkap ular serupa di lokasi berbeda namun masih wilayah setempat. Tentunya fakta ini patut disikapi pihak terkait. Tak terbayangkan jika ular sebesar itu mengincar warga, terutama anak-anak.
Diceritakan Khairul, yang kali pertama melihat ular adalah Nur Syarifudin, tidak lain anak Khairul. Nur semula ingin memberi makan sapi peliharaannya di dalam kandang. Saat sedang berjalan di dekat kandang, Nur melihat cahaya di tengah kegelapan. Saat didekati, sumber cahaya itu rupanya mata ular yang tubuhnya sedang melingkar.
Lantaran takut, Nur pun menelpon Khairul via Hp. Bersama keempat warga lain, Khairul mendatangi lokasi. Tidak mudah bagi Khairul dan warga menangkap ular tersebut. Butuh waktu tak kurang dari 30 menit. Usai berhasil menangkapnya, ular langsung dibawa ke rumah.
‘’Kami sempat kewalahan karena tenaganya kuat sekali. Saya kebetulan hobi berburu babi, jadi sudah sering ketemu ular besar. Ini sudah yang keenam kali saya menangkap ular,’’ kata Khairul.
Ditanya akan diapakan ular yang kulitnya biasa dijadikan bahan baku tas, sepatu, ikat pinggang, dompet dan lain-lain, Khairul berencana akan menjualnya. Namun sejauh ini Khairul belum mendapat peminat. 
Pantauan lain RM di rumah Khairul, cukup banyak warga bukan hanya dari desa namun juga dari luar yang berdatangan untuk melihat penemuan ular itu. Salah satunya Jumanto.
‘’Untuk koleksi saja saya poto-poto ular ini. Bagi saya yang pertama kalinya melihat ular sebesar iini,’’ demikan Jumanto.(cw2)


Kader PDIP Mukomuko Bawa Randang Untuk Megawati

METRO – Seperti diinformasikan, besok (5/2) Presiden Joko Widodo bersama, megawati, Ketua DPR RI Puan Maharani dan Kemensos akan datang k...